Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERMAINAN DOMINO ANGKA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG PERKALIAN PADA SISWA KELAS IV SDN PEGANGSAAN DUA 07 Dinda Nevada; Dirgantara Wicaksono
Instruksional Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan pada pembelajaran matematika di SDN Pegangsaan Dua 07 adalah guru kesulitan dalam membuat media pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas diperoleh keterangan bahwa kurangnya guru dalam menggunakan media pembelajaran tersebut dipengaruhi karena kurangnya ide dalam pembuatan media pembelajaran. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan permainan Domino Angka sebagai media pembelajaran untuk melatih keterampilan operasi hitung perkalian yang valid dan efektif. Prosedur penelitian pengembangan dilaksanakan dengan mengacu model pengembangan ADDIE meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data penelitian diperoleh berupa data skor validasi produk. Data skor validasi produk diperoleh dari validator melalui angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah melalui proses validasi produk oleh ahli diperoleh skor rerata 86,00% yang berarti sangat baik. Namun masih terdapat kelemahan produk yaitu dalam pemilihan kertas, seharusnya kertas yang dipilih mudah untuk ditemukan seperti kertas Dove. Keefektifan media ditandai dengan hasil angket siswa dan guru dengan ketuntasan mencapai 90% setelah siswa menggunakan permainan Domino Angka sesuai dengan prosedur permainan sesuai dengan spesifikasi produk. Dengan demikian pengembangan media telah mencapai hasil yang valid dan efektif. Peneliti menyarankan kepada guru dan siswa kelas IV untuk dapat menggunakan permainan Domino Angka sesuai dengan spesifikasi produk dalam melatih keterampilan operasi hitung perkalian pada siswa. Kata Kunci: pengembangan permainan, Domino Angka, media pembelajaran
PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL KITAB AT TIBYAN BERBASIS HYPERCONTENT DI PESANTREN TAHFIDZ MASKANUL HUFFADZ Ayu Lestari; Dirgantara Wicaksono; Ahmad Suryadi
Instruksional Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan modul digital Kitab At Tibyan berbasis hypercontent, menilai/menguji hasil kelayakan, serta efektivitas dari modul digital Kitab At Tibyan berbasis hypercontent yang dikembangkan. Penelitan ini dilakukan di Pesantren Tahfidz Maskanul Huffadz Bintaro, Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R & D), dengan model pengembangan ASSURE. Objek penelitiannya adalah modul digital Kitab At Tibyan berbasis hypercontent. Populasi penelitian adalah peserta didik program Mukim, dengan sampel program Mukim Reguler berjumlah 30 santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital Kitab At Tibyan berbasis hypercontent adalah layak untuk diproduksi, di-publish dan digunakan, serta efektif dan bisa diterapkan di Pesantren Tahfidz Maskanul Huffadz Kata Kunci: pengembangan, modul digital, At Tibyan, hypercontent
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN KEJURUAN DI TINGKAT SMK Ai Siti Hindun; Agus Suradika; Dirgantara Wicaksono
Instruksional Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menguraikan hasil pengembangan alat ukur pembelajaran yang mencakup beberapa aspek penilaian, yaitu portofolio, hasil proyek, presentasi proyek, serta tes tertulis. Penelitian dilaksanakan dalam konteks pendidikan kejuruan dengan menerapkan pendekatan Project Based Learning (PjBL). Proses pembelajaran di SMK memiliki karakteristik yang berbeda dari SMA karena lebih berfokus pada pembekalan keterampilan dan kesiapan peserta didik untuk memasuki dunia profesional dan dunia industri. Sistem penilaian yang diterapkan dalam model PjBL bersifat lebih dinamis dan tidak terpaku pada pendekatan yang kaku, namun tetap menjunjung tinggi nilai objektivitas. Penentuan hasil akhir dilakukan melalui proses defuzzifikasi, yang dijalankan sepenuhnya dengan dukungan fuzzy logic toolbox. Pengembangan instrumen yang berbasis logika fuzzy ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif serta menjadi alternatif rujukan dalam merancang sistem evaluasi pembelajaran yang relevan di lingkungan pendidikan vokasional. Keywords: instrumen pembelajaran, Pembelajaran Berbasis Proyek, SMK
“DESAIN INSTRAKSIONAL : KUNCI SUKSES PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL” Febry Amirullah Benny; Dirgantara Wicaksono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.19324

Abstract

In today's digital era, learning has undergone a significant transformation. Instructional design plays a crucial role in creating an effective and engaging learning experience. This journal discusses instructional design concepts, the key components that influence them, as well as strategies that can be used to improve the quality of learning in a digital environment. This research aims to identify the basic principles of instructional design that can be the key to success in learning in the digital era. This study uses a qualitative approach method with literature analysis that discusses various instructional design models and their applications in the context of digital learning. The results of research in institutional design provide the key to successful learning in the digital era, namely by applying learning component components including design, process, and evaluation.
Development of the Taruna Melati Utama Paripurna Cadre Training Module Based on the Experiential Learning Method at PP IPM Hairani, Khadijah; Dirgantara Wicaksono
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025): #2
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1012

Abstract

This study develops a Training Module for Taruna Melati Utama Paripurna Cadres (PKPTMU) using Experiential Learning at the Central Board of Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM). Using a research and development method with the ADDIE model, the study involved facilitators, the cadre development division, and PKPTMU participants. Expert validation results indicate that the module is valid (media: 3.75; material: 3.80), while small- and large-group trials scored 3.74 and 3.81, respectively (both categorized as very good). The N-Gain analysis shows an improvement in learning outcomes from the medium to the high category. More than 85% of participants rated the module as engaging and relevant, confirming its feasibility and effectiveness for cadre development.
Integrating Diagnostics, Modularity, and Cultural Contexts: A DMC Framework for Adaptive Learning in Indonesian Secondary Schools Latifah Latifah; Dirgantara Wicaksono; Asep Saefullah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8005

Abstract

Adaptive learning platforms (ALPs) in Indonesia's secondary education are growing, yet often emphasize technical performance while neglecting learner diagnostics and socio-cultural relevance. This study addresses the need for a more holistic framework that integrates diagnostic assessment, modular instruction, and cultural contextualization. Using a case-informed literature review approach, the study examined adaptive learning practices in eight diverse institutions—four junior high schools (SMP) and four Islamic junior high schools (MTs)—selected for their innovation and regional representation. Data sources included academic literature, institutional documentation, and digital platform analysis. Findings revealed two key trends: SMPs tend to excel in implementing AI-driven diagnostics and modular pathways, while MTs emphasize cultural and religious integration in content design. However, neither school type fully integrates diagnostics with contextualized learning. Based on these insights, the study proposes the DMC (Diagnostic–Modular–Culture) framework, comprising: (1) individualized diagnostics via pre-assessment tools, (2) differentiated modular learning tracks (remedial, standard, enrichment), and (3) integration of socio-cultural content into instructional design. The DMC model offers a scalable, inclusive framework for adaptive learning tailored to Indonesia’s educational diversity. Its implementation supports personalized instruction while reinforcing learner identity and cultural engagement, aligning with the principles of Kurikulum Merdeka.
From Data to Action: A Qualitative Study of Rapor Pendidikan-Based Planning in Indonesian Primary Schools Desi Rahmawati; Nurhattati Nurhattati; Ujang Suherman; Dirgantara Wicaksono
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7508

Abstract

Data-based educational planning has become a key policy direction in Indonesia through the implementation of the Education Report Card (Rapor Pendidikan). However, empirical evidence on how primary schools utilize this data for systematic planning remains limited. This study explores how public primary schools optimize the Education Report Card in educational planning processes. This study employed a qualitative multiple-case design involving 35 public primary schools in Pulogadung District, East Jakarta. Data were collected through semi-structured interviews with principals, vice principals, teachers, and school operators (n = 107), non-participant observations of planning activities, and analysis of school planning documents. The data were analyzed thematically using Miles and Huberman’s framework, supported by cross-case comparison to identify planning typologies and optimization levels. The findings revealed two dominant planning typologies: strategic and reactive. Most schools demonstrated a strategic orientation characterized by systematic data analysis, long- and medium-term planning, and high stakeholder involvement. Schools with higher levels of data literacy and collaborative engagement were more effective in translating Education Report Card data into targeted programs, particularly in literacy and numeracy improvement. In contrast, reactive schools tended to rely on short-term responses and showed limited integration of data into sustainable planning. The study highlights that effective use of the Education Report Card is mediated by data literacy and stakeholder participation. Strengthening these capacities is essential for transforming educational data into actionable and sustainable school improvement strategies.
Research Trends of Branding In The Context of Eduation: A Bibliometric Analysis Desi Rahmawati; Elsah Fanisyah; Uwes Anis Chaeruman; Suwarno Suwarno; Dirgantara Wicaksono
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2101

Abstract

One of the efforts to deal with the development of world globalization and competition in winning the market is to do branding. The purpose of this study is to identify trending topics about branding in the context of education. This research method using the bibliometric or quantitative approach for analyzing and mapping of information with the help of the Scopus database, VOSviewer for data visualization, and Tableau for data display. Based on our results of analysis, we have obtained 841 publications of branding and 163 branding publication documents related to branding in the context of education. Furthermore, we have defined the development of publications, the most leading countries, subject area, affiliations, source title, author, cited by sources, and kind of research topics related to branding strategies in the context of education. The study contributes by highlighting the trends of branding in the context of education. We also underline that the small number and instability of branding research in the educational context provide opportunities for branding research in the context of education. Despite the results of our analysis in this study, there are still weaknesses that still need to be considered. Further, future research should analyze relevant research clusters for emerging trends on branding in the context of education.
Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Google Sites Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa MAN 4 Jakarta Erwin Saputra; Dirgantara Wicaksono; M. Ari Kuwoto
CHRONOLOGIA Vol 7 No 1 (2025): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v7i1.19897

Abstract

Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Google Sites Guna Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa MAN 4 Jakarta. Berpikir kritis adalah salah satu aspek wajib yang harus dimiliki siswa. Peristiwa sejarah, seperti yang tertulis dalam buku teks, sering kali memiliki bias yang perlu ditelusuri asal-usulnya melalui keterampilan berpikir kritis siswa. Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan ini adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang mudah diakses adalah Google Sites. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media pembelajaran sejarah berbasis Google Sites dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Dick and Carey dengan teknik pengumpulan data campuran, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 32 siswa kelas X di MAN 4 Jakarta. Validasi media dilakukan oleh ahli media, dan validasi materi dilakukan oleh ahli materi. Hasil penelitian menunjukkan validitas dengan nilai r-tabel distribusi 0,683 dan rata-rata r-hitung 0,691, yang berarti r-hitung > r-tabel, sehingga dinyatakan valid. Reliabilitasnya adalah r-hitung 0,349 dengan hasil pengukuran 0,948, yang berarti lebih besar dari nilai r-tabel, sehingga dinyatakan reliabel. Hasil validasi materi dan media menunjukkan bahwa media pembelajaran Google Sites untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa "layak" digunakan. Hasil pengukuran efektivitas dengan t-hitung 8,982 dan t-tabel 1,695, yang berarti pengembangan Google Sites untuk pembelajaran sejarah efektif digunakan.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHAN AJAR FLIPBOOK DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH TERHADAP PARTISIPASI BELAJAR IPA DI SMP Gafelina, Gafelina; Sari, Rika Widia; Saputra , Sadi; Wicaksono , Dirgantara
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.8295

Abstract

The Covid-19 pandemic, which lasted for more than a year, had a tremendous impact on the learning process, requiring the implementation of distance learning. Various problems that emerged during the implementation of distance learning (PJJ) demanded efforts to overcome them. This study aims to determine the effectiveness of using Flipbook teaching materials integrated with the Google Classroom platform in distance learning, as well as to provide an overview of students’ responses to the effectiveness of online learning in relation to their learning interest. The research method used was a descriptive method, which describes the implementation of distance learning using Flipbook teaching materials. The Flipbook teaching materials embedded in the Google Classroom platform as a Learning Management System (LMS) feature an attractive layout, are easy to use, allow students to understand the learning material more easily, and contain clear text and supportive images that enhance comprehension. The selection of appropriate media and the students’ motivation to obtain good grades and knowledge served as supporting factors that contributed to positive student responses. Additionally, the level of student activeness and engagement during the online learning process became an indicator that influenced their learning interest, particularly in science subjects. Based on the collected data, students gave a very positive response regarding the effectiveness of online learning toward their learning interest. The advantages of using Flipbook teaching materials, as shown by questionnaire results, received a “good” rating, and students’ level of understanding of the learning material achieved an average score above the minimum competency criteria (KKM). ABSTRAKTerjadinya masa pandemi Covid-19 yang berlangsung lebih dari setahun menimbulkan pengaruh yang luar biasa dalam proses pembelajaran, sehingga harus dilakukan pembelajaran jarak jauh. Berbagai permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan PJJ, diperlukan upaya untuk mengatasinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar Flipbook dengan platform Google Classroom dalam pembelajaran jarak jauh untuk memberikan gambaran tentang respon siswa terhadap efektivitas pembelajaran daring pada minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, yang mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dengan penggunaan bahan ajar Flipbook. Bahan ajar Flipbook yang disematkan dalam platform Google Classroom sebagai LMS (Learning Management System) memiliki tampilan yang menarik, mudah digunakan, materi pelajaran mudah dipahami, mengandung teks yang jelas serta gambar yang ditampilkan mendukung pemahaman materi pelajaran. Pemilihan media yang tepat dan keinginan untuk mendapatkan nilai dan pengetahuan menjadi fakor penunjang siswa memberikan respon yang baik. Serta tingkat keaktifan dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran daring berlangsung menjadi tolak ukur yang menarik minat belajar siswa khusunya pada mata pelajaran IPA. Berdasarkan pada data yang telah dikumpulkan menunjukkan kategori respon yang sangat baik telah diberikan siswa terhadap efektivitas pembelajaran daring terhadap minat belajar siswa. Kelebihan penggunaan bahan ajar Flipbook berdasarkan hasil angket menunjukkan predikat penilaian “baik”, serta tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran diperoleh nilai rata-rata di atas KKM.