Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

The Use of Puppet Drama to Engage Speaking Skills of Young Learners Wulan, Retno; Pratiwi, Agnes Iga; Manar, Marsandi
JELT: Journal of English Language Teaching Vol 9, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jelt.v9i2.201

Abstract

Young learners’ engagement is crucial to construct their identity and sense of belonging both within and outside the classrooms. This study aimed at investigating how the integration of puppets and drama enhanced young learners’ engagement in learning English and increasing their speaking performance. Employing a classroom action research, 22 students of the fifth and sixth grade of an English extracurricular program of one private primary school in Jambi Province, Indonesia, were involved. The researchers conducted two cycles for total four months from the observation to the reflection stages. Both cycles consisting of total five meetings defined how effective the use of puppets and drama in enhancing these young learners’ speaking ability. The current study revealed that the integration of puppets and drama contributed to increasing student’s engagement and enhancing their speaking performance. The findings have implication for students’ high participation, better self-confidence in speaking performance, and greater sense of affinity within their classroom.
PENDAMPINGAN KEGIATAN WIRAUSAHA SECARA DIGITAL INDUSTRI JAMU DAN SONGKOK RAJUT YAYASAN PKBM ALFASALAM DI DESA PANJEREJO KEC. REJOTANGAN KAB. TULUNGAGUNG Wulan, Retno; Aisam, Aisam; Andriyani, Vindi; Kamila, Rahma Rifda
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan ialah aktivitas yang pokok dalam mencapai kesempatan terbaik dalam aspek upaya berplatform profit. Tindakan psikologis yang aktif, inovatif, serta berakal, dan keahlian mencipta, berkarsa, serta apa adanya, jadi bagian kunci dalam tingkatkan pemasukan aktivitas upaya. Lewat Instruksi Kepala negara Nomor. 4 Tahun 1995, kewirausahaan dimaksud selaku antusias, tindakan, sikap, serta keahlian seorang dalam menanggulangi upaya yang mencari, menghasilkan, serta tingkatkan kemampuan buat membagikan jasa yang lebih bagus ataupun mendapatkan profit lebih besar. Pada masa digital, kewirausahaan terus menjadi berintegrasi dengan teknologi, membolehkan pelakon upaya menggunakan program alat digital buat meningkatkan ilham bidang usaha serta menggapai sasaran pelanggan dengan cara efisien. Workshop pendampingan kewirausahaan oleh bidang Bidang usaha Digital Stisospol Waskita Dharma Apes bermaksud mensupport wiraswasta pendatang baru, spesialnya di Dusun Panjerejo, dalam meningkatkan ilham bidang usaha lewat program digital. Aktivitas Dedikasi pada Warga( PKM) ini dicoba oleh regu dosen prodi Bidang usaha Digital selaku bagian dari tridarma akademi besar. Termotivasi oleh keinginan masyarakat dusun, aktivitas ini fokus pada kenaikan uraian mengenai berartinya survei pasar, pemakaian penjualan digital, serta pencatatan finansial modern. Target aktivitas ini merupakan warga Dusun Panjerejo di dasar arahan Yayasan Alfasalam.Tujuan PKM mengaitkan kenaikan wawasan partisipan dalam menguasai rancangan penjualan konvensional serta digital marketing. Diharapkan, aktivitas ini bisa membagikan persembahan ilmu serta keahlian dalam berwirausaha, paling utama untuk pelakon UMKM di dasar arahan Yayasan Alfasalam. Tidak hanya itu, pemakaian alat sosial semacam Facebook serta Instagram diharapkan bisa menolong dalam menghasilkan advertensi produk yang efisien serta menarik. Lewat pendampingan ini, diharapkan masyarakat dusun bisa tingkatkan energi saing bidang usaha mereka di masa digital.
Pulau Semujur dalam Arus: Meneroka Hak Dasar dan Identitas Desa Harahap, Apriliyani; Nugroho, Aji Royan; Wulan, Retno
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50249

Abstract

Masyarakat di Pulau Semujur Desa Kebintik yang merupakan seorang nelayan dianggap merugikan atas keberadaan identitas mereka. Penelitian ini fokus terhadap hak-hak nelayan penduduk Pulau Semujur mengenai hak mereka atas suara, politik dan pendidikan. Ketidakjelasan status kependudukan mengakibatkan berbagai hambatan dalam mengakses hak-hak dasar sebagai warga negara, termasuk hak politik dan pendidikan. Penelitian ini membahas hak politik masyarakat Pulau Semujur terkait akses mereka dalam menentukan pilihan dan keterlibatan dalam ruang publik. Lebih jauh, penelitian ini juga menyoroti dampak dari ketidakjelasan identitas terhadap hak pendidikan, yang menjadi faktor kunci dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir. Ketidaksesuaian Kartu Tanda Penduduk (KTP) tidak hanya membatasi hak politik mereka tetapi juga menghambat akses terhadap pendidikan formal, memperparah kondisi keterpinggiran sosial dan ekonomi mereka. Selain itu, absennya lembaga pendidikan, tenaga pengajar, dan kebijakan pendidikan yang berpihak pada komunitas kepulauan semakin memperburuk kondisi ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui teknik observasi dan interview. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa negara tidak hadir dalam pencatatan identitas di kepulauan tersebut. Kondisi masyarakat Pulau Semujur adalah bare life atau kehidupan yang telanjang dan rentan dalam konteks identitas.
A Progressive Approach to Corruption Law Enforcement by the Corruption Eradication Commission in Indonesia Yasser, Fadli; Wulan, Retno; Pualillin, Azriel
Al-Risalah VOLUME 25 NO 2, NOPEMBER (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-risalah.vi.60534

Abstract

This article critically evaluates the extent to which the Corruption Eradication Commission (KPK) of Indonesia continues to embody progressive law principles in corruption enforcement following the controversial 2019 revision of its founding law. Employing a juridical-empirical approach within a critical qualitative framework, this study interrogates the interplay between Satjipto Rahardjo’s progressive law theory, KPK’s institutional performance, and actual policy outcomes. While the KPK has historically demonstrated progressive traits through harsh sanctions, integration of anti-money laundering mechanisms, aggressive asset recovery, and revocation of political rights, the 2019 amendments 2024 period reveals a significant regression. Quantitative indicators (declining sting operations, fluctuating asset recovery, and stagnant Corruption Perception Index scores) and qualitative evidence suggest that structural constraints imposed by Law No. 19/2019 have transformed KPK’s “courage to be different” into selective and politically vulnerable enforcement. The article argues that progressive law at the KPK has increasingly become rhetorical rather than substantive, illustrating the limits of progressive legal theory when confronted with deliberate institutional weakening. Findings contribute to the growing critical literature on the political capture of anti-corruption agencies in semi-consolidated democracies.
Transformasi Proses Bisnis melalui Implementasi ERP (Studi Kasus pada PT. Claff Visionworks Indonesia) Munir, Muhammad Syahrul; Wulan, Retno; Wati, Santi Bintara; Hidah , Miftaqul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi proses bisnis melalui implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) pada PT. Claff Visionworks Indonesia sebagai salah satu upaya transformasi digital di lingkungan startup. Fokus penelitian mencakup tahapan implementasi ERP, perubahan proses bisnis yang terjadi sebelum dan sesudah penerapan sistem, serta identifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan kontekstual terhadap fenomena yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen dan pengguna sistem, observasi langsung terhadap proses operasional, serta telaah dokumen perusahaan yang relevan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik guna mengidentifikasi pola, tema, dan hubungan antarvariabel yang muncul selama proses implementasi ERP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ERP di PT. Claff Visionworks Indonesia diterapkan secara bertahap sesuai dengan kesiapan organisasi dan sumber daya yang tersedia. Implementasi ini terbukti mampu meningkatkan integrasi data antar divisi, mempercepat alur kerja, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih akurat dan berbasis data. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah kendala utama, antara lain keterbatasan kemampuan teknologi sumber daya manusia, resistensi terhadap perubahan, serta keterbatasan anggaran perusahaan. Di sisi lain, faktor pendukung yang berperan signifikan meliputi komitmen pimpinan, keterlibatan aktif pengguna, serta dukungan teknis yang memadai. Kesimpulannya, implementasi ERP tidak hanya berfungsi sebagai alat teknologi, tetapi juga mendorong perubahan struktural dan budaya organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan bertahap serta kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung keberhasilan transformasi digital pada perusahaan startup.
Registration and Labeling of Product Brands as an Effort to Increase Legal Awareness of Micro, Small, and Medium Enterprises in Majene Regency Novitasari, Ika; Wulan, Retno; Anwar, Desi Amalia
Abdi Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i2.9897

Abstract

This community service activity aims to increase legal awareness among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Majene Regency through product brand registration and labeling. Based on local data, the majority of MSMEs have not registered their trademarks, making them vulnerable to piracy and difficult to penetrate the modern market. The program is implemented through five stages: observation, needs analysis, training, implementation, and evaluation. The training covers understanding trademark law, the importance of labeling, and technical assistance for trademark registration with the Directorate General of Intellectual Property Rights (DJKI). The results of the activity indicate an increase in MSMEs' knowledge and skills in legal protection of product identity and label quality, which impacts business competitiveness and sustainability. This activity also strengthens collaboration between academics, government, and the community in supporting the legality and professionalism of local MSMEs.
Inovasi Edukasi Digital: Penggunaan E-Booklet untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia Defisiensi Besi di SMA Swasta Primbana Medan Lubis, Dita Anggriani; Hidayati, Yusmalia; Nainggolan, Wiwik Elsada; Gultom, Ria Fazelita Br; Wulan, Retno
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/njf3h920

Abstract

Anemia defisiensi besi merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, khususnya pada remaja putri. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa 32% remaja putri mengalami anemia, yang dapat berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, konsentrasi belajar, dan produktivitas. Kondisi ini diperburuk oleh kurangnya asupan zat besi dari makanan sehari-hari dan rendahnya kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD). Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi pencegahan anemia defisiensi besi kepada siswi SMA Swasta Primbana Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya asupan zat besi dan pencegahan anemia. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pembagian leaflet informatif mengenai anemia dan pentingnya konsumsi TTD. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta
Dimensi Contempt Of Court Versus Hak Imunitas Advokat dalam Sistem Peradilan Indonesia Kahar, Kahar; Wulan, Retno
JISH: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 5 No. 2 (2025): JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum)
Publisher : Universitas Islam DDI AG.H. Abdurrahman Ambo Dalle

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jish.v5i2.452

Abstract

This article examines The Dimension of Contempt of Court Versus the Immunity Rights of Advocates in the Indonesian Judicial System.” Recently, court trials have attracted widespread public attention not because people attend the courtrooms physically, but because the proceedings are now accessible through electronic systems, allowing anyone to watch trials, including the legal debates and arguments between public prosecutors and defense attorneys (advocates), or between plaintiffs or their legal representatives (advocates) and defendants or their counsel (advocates). These debates sometimes spiral out of control, resulting in the use of insulting or degrading language among participants, which is considered to undermine the authority and dignity of the court a situation referred to as contempt of court. Consequently, advocates have been reported for such behavior. This paper therefore examines three main issues: first, how the judicial system and the concept of contempt of court operate in Indonesia; second, how contempt of court relates to the immunity rights of advocates; and third, what factors influence advocates to commit acts that may constitute contempt of court during trials. This study employs empirical legal research with a conceptual approach, utilizing secondary data consisting of: (1) primary legal materials, which include fundamental norms such as the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, statutory regulations, uncodified legal materials, and jurisprudence; (2) secondary legal materials, which explain primary legal materials, such as draft laws, research findings, and scholarly works in the field of law; and (3) tertiary legal materials, which provide guidance or explanations of both primary and secondary legal materials, such as dictionaries and encyclopedias. The findings reveal that: (1) Indonesia’s judicial system adheres to a “combined system”, and contempt of court refers to any act that may be considered to humiliate, obstruct, hinder, or undermine the duties of the judiciary; (2) the immunity rights of advocates and the concept of contempt of court are interrelated and mutually supportive in maintaining the dignity and authority of the judiciary; and (3) acts of contempt of court committed by advocates during court proceedings are influenced by several factors, including: (a) the structure of the legal system, (b) the substance of the law, and (c) the legal culture.
Peran Hukum dalam Pembentukan Kebijakan Politik dalam Konteks Demokrasi Indonesia: Analisis terhadap Legislasi dan Regulasi Pemilu Amalia, Nara; Hidayat, Wahyudi; Wulan, Retno
SIMPUL: Jurnal Ilmu Politik dan Hukum Vol. 2 No. 1 (2026): SIMPUL:Jurnal Ilmu Politik dan Hukum, Maret 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/simpul.v2i1.273

Abstract

This study examines the role of law in the formation of political policy in Indonesia, with a focus on election legislation and regulations as key instruments for strengthening democracy. In Indonesia’s democratic system, the law plays a vital role in ensuring that political processes are conducted fairly, transparently, and in accordance with the democratic principles enshrined in the constitution. This article analyzes how legislation, particularly that related to elections, can influence the resulting political policies, as well as its impact on the quality of democracy. This study employs a qualitative method with a case study approach to the electoral legislative process in Indonesia, encompassing the roles of various state institutions, political parties, and civil society. The research findings indicate that although there have been efforts to improve the electoral system through regulatory changes, significant challenges remain in ensuring fair and equitable implementation of the law, particularly in addressing the practice of political corruption and unequal access to political participation. Therefore, strengthening electoral laws and regulations to make them more effective is key to ensuring that the resulting political policies truly reflect the will of the people.
Humor and the critique of knowledge: A pragmatic analysis of Cunk on Life (2024) Wulan, Retno; Manar, Marsandi; Nugroho, Aji Royan; Pratama, Aryawira
Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/diglosia.v9i2.1791

Abstract

Anchored by a theory of nine types of humor systematically proposed by Morrison (2008), this research aimed at analyzing types and functions of humor in a mockumentary series entitled Cunk on Life (2024). This mockumentary depicted humor as not only an entertainment or amusement medium but also social critics to the knowledge, popular culture, and how societies realize the reality. This research employed the qualitative-descriptive approach. The data were obtained through dialogues transcript and context observation of each scene. The findings pointed out that absurd humor, verbal humor, and incongruity humor were dominantly used in Cunk on Life (2024). They all served to highlight ignorance, unawareness, logical contradictions, and the authority of knowledge and the media. In addition, the findings also revealed four main social functions of humor used in this series and elaborated its implication in EFL classroom. This research contributes to the development of pragmatic linguistics and semiotics studies by expanding the application of Morrison's theory to the mockumentary genre, which has rarely been studied academically.