Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Use of Puppet Drama to Engage Speaking Skills of Young Learners Wulan, Retno; Pratiwi, Agnes Iga; Manar, Marsandi
JELT: Journal of English Language Teaching Vol 9, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jelt.v9i2.201

Abstract

Young learners’ engagement is crucial to construct their identity and sense of belonging both within and outside the classrooms. This study aimed at investigating how the integration of puppets and drama enhanced young learners’ engagement in learning English and increasing their speaking performance. Employing a classroom action research, 22 students of the fifth and sixth grade of an English extracurricular program of one private primary school in Jambi Province, Indonesia, were involved. The researchers conducted two cycles for total four months from the observation to the reflection stages. Both cycles consisting of total five meetings defined how effective the use of puppets and drama in enhancing these young learners’ speaking ability. The current study revealed that the integration of puppets and drama contributed to increasing student’s engagement and enhancing their speaking performance. The findings have implication for students’ high participation, better self-confidence in speaking performance, and greater sense of affinity within their classroom.
PENDAMPINGAN KEGIATAN WIRAUSAHA SECARA DIGITAL INDUSTRI JAMU DAN SONGKOK RAJUT YAYASAN PKBM ALFASALAM DI DESA PANJEREJO KEC. REJOTANGAN KAB. TULUNGAGUNG Wulan, Retno; Aisam, Aisam; Andriyani, Vindi; Kamila, Rahma Rifda
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan ialah aktivitas yang pokok dalam mencapai kesempatan terbaik dalam aspek upaya berplatform profit. Tindakan psikologis yang aktif, inovatif, serta berakal, dan keahlian mencipta, berkarsa, serta apa adanya, jadi bagian kunci dalam tingkatkan pemasukan aktivitas upaya. Lewat Instruksi Kepala negara Nomor. 4 Tahun 1995, kewirausahaan dimaksud selaku antusias, tindakan, sikap, serta keahlian seorang dalam menanggulangi upaya yang mencari, menghasilkan, serta tingkatkan kemampuan buat membagikan jasa yang lebih bagus ataupun mendapatkan profit lebih besar. Pada masa digital, kewirausahaan terus menjadi berintegrasi dengan teknologi, membolehkan pelakon upaya menggunakan program alat digital buat meningkatkan ilham bidang usaha serta menggapai sasaran pelanggan dengan cara efisien. Workshop pendampingan kewirausahaan oleh bidang Bidang usaha Digital Stisospol Waskita Dharma Apes bermaksud mensupport wiraswasta pendatang baru, spesialnya di Dusun Panjerejo, dalam meningkatkan ilham bidang usaha lewat program digital. Aktivitas Dedikasi pada Warga( PKM) ini dicoba oleh regu dosen prodi Bidang usaha Digital selaku bagian dari tridarma akademi besar. Termotivasi oleh keinginan masyarakat dusun, aktivitas ini fokus pada kenaikan uraian mengenai berartinya survei pasar, pemakaian penjualan digital, serta pencatatan finansial modern. Target aktivitas ini merupakan warga Dusun Panjerejo di dasar arahan Yayasan Alfasalam.Tujuan PKM mengaitkan kenaikan wawasan partisipan dalam menguasai rancangan penjualan konvensional serta digital marketing. Diharapkan, aktivitas ini bisa membagikan persembahan ilmu serta keahlian dalam berwirausaha, paling utama untuk pelakon UMKM di dasar arahan Yayasan Alfasalam. Tidak hanya itu, pemakaian alat sosial semacam Facebook serta Instagram diharapkan bisa menolong dalam menghasilkan advertensi produk yang efisien serta menarik. Lewat pendampingan ini, diharapkan masyarakat dusun bisa tingkatkan energi saing bidang usaha mereka di masa digital.
Pulau Semujur dalam Arus: Meneroka Hak Dasar dan Identitas Desa Harahap, Apriliyani; Nugroho, Aji Royan; Wulan, Retno
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50249

Abstract

Masyarakat di Pulau Semujur Desa Kebintik yang merupakan seorang nelayan dianggap merugikan atas keberadaan identitas mereka. Penelitian ini fokus terhadap hak-hak nelayan penduduk Pulau Semujur mengenai hak mereka atas suara, politik dan pendidikan. Ketidakjelasan status kependudukan mengakibatkan berbagai hambatan dalam mengakses hak-hak dasar sebagai warga negara, termasuk hak politik dan pendidikan. Penelitian ini membahas hak politik masyarakat Pulau Semujur terkait akses mereka dalam menentukan pilihan dan keterlibatan dalam ruang publik. Lebih jauh, penelitian ini juga menyoroti dampak dari ketidakjelasan identitas terhadap hak pendidikan, yang menjadi faktor kunci dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir. Ketidaksesuaian Kartu Tanda Penduduk (KTP) tidak hanya membatasi hak politik mereka tetapi juga menghambat akses terhadap pendidikan formal, memperparah kondisi keterpinggiran sosial dan ekonomi mereka. Selain itu, absennya lembaga pendidikan, tenaga pengajar, dan kebijakan pendidikan yang berpihak pada komunitas kepulauan semakin memperburuk kondisi ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui teknik observasi dan interview. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa negara tidak hadir dalam pencatatan identitas di kepulauan tersebut. Kondisi masyarakat Pulau Semujur adalah bare life atau kehidupan yang telanjang dan rentan dalam konteks identitas.
A Progressive Approach to Corruption Law Enforcement by the Corruption Eradication Commission in Indonesia Yasser, Fadli; Wulan, Retno; Pualillin, Azriel
Al-Risalah VOLUME 25 NO 2, NOPEMBER (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-risalah.vi.60534

Abstract

This article critically evaluates the extent to which the Corruption Eradication Commission (KPK) of Indonesia continues to embody progressive law principles in corruption enforcement following the controversial 2019 revision of its founding law. Employing a juridical-empirical approach within a critical qualitative framework, this study interrogates the interplay between Satjipto Rahardjo’s progressive law theory, KPK’s institutional performance, and actual policy outcomes. While the KPK has historically demonstrated progressive traits through harsh sanctions, integration of anti-money laundering mechanisms, aggressive asset recovery, and revocation of political rights, the 2019 amendments 2024 period reveals a significant regression. Quantitative indicators (declining sting operations, fluctuating asset recovery, and stagnant Corruption Perception Index scores) and qualitative evidence suggest that structural constraints imposed by Law No. 19/2019 have transformed KPK’s “courage to be different” into selective and politically vulnerable enforcement. The article argues that progressive law at the KPK has increasingly become rhetorical rather than substantive, illustrating the limits of progressive legal theory when confronted with deliberate institutional weakening. Findings contribute to the growing critical literature on the political capture of anti-corruption agencies in semi-consolidated democracies.
Transformasi Proses Bisnis melalui Implementasi ERP (Studi Kasus pada PT. Claff Visionworks Indonesia) Munir, Muhammad Syahrul; Wulan, Retno; Wati, Santi Bintara; Hidah , Miftaqul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi proses bisnis melalui implementasi Enterprise Resource Planning (ERP) pada PT. Claff Visionworks Indonesia sebagai salah satu upaya transformasi digital di lingkungan startup. Fokus penelitian mencakup tahapan implementasi ERP, perubahan proses bisnis yang terjadi sebelum dan sesudah penerapan sistem, serta identifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan kontekstual terhadap fenomena yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen dan pengguna sistem, observasi langsung terhadap proses operasional, serta telaah dokumen perusahaan yang relevan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik guna mengidentifikasi pola, tema, dan hubungan antarvariabel yang muncul selama proses implementasi ERP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ERP di PT. Claff Visionworks Indonesia diterapkan secara bertahap sesuai dengan kesiapan organisasi dan sumber daya yang tersedia. Implementasi ini terbukti mampu meningkatkan integrasi data antar divisi, mempercepat alur kerja, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih akurat dan berbasis data. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah kendala utama, antara lain keterbatasan kemampuan teknologi sumber daya manusia, resistensi terhadap perubahan, serta keterbatasan anggaran perusahaan. Di sisi lain, faktor pendukung yang berperan signifikan meliputi komitmen pimpinan, keterlibatan aktif pengguna, serta dukungan teknis yang memadai. Kesimpulannya, implementasi ERP tidak hanya berfungsi sebagai alat teknologi, tetapi juga mendorong perubahan struktural dan budaya organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan bertahap serta kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung keberhasilan transformasi digital pada perusahaan startup.
Registration and Labeling of Product Brands as an Effort to Increase Legal Awareness of Micro, Small, and Medium Enterprises in Majene Regency Novitasari, Ika; Wulan, Retno; Anwar, Desi Amalia
Abdi Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i2.9897

Abstract

This community service activity aims to increase legal awareness among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Majene Regency through product brand registration and labeling. Based on local data, the majority of MSMEs have not registered their trademarks, making them vulnerable to piracy and difficult to penetrate the modern market. The program is implemented through five stages: observation, needs analysis, training, implementation, and evaluation. The training covers understanding trademark law, the importance of labeling, and technical assistance for trademark registration with the Directorate General of Intellectual Property Rights (DJKI). The results of the activity indicate an increase in MSMEs' knowledge and skills in legal protection of product identity and label quality, which impacts business competitiveness and sustainability. This activity also strengthens collaboration between academics, government, and the community in supporting the legality and professionalism of local MSMEs.