Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Effects of Counseling on the Quality of Life of MDR Lung TB Patients Baharuddin Condeng
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2023): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i1.2177

Abstract

Research shows initiatives to combat the TB virus. Patients with MDR-Lung Tuberculosis are worried about their quality of life, according to recently completed research in Indonesia. Patients with MDR-TB may benefit from counseling to enhance their quality of life. Study aims to analyze effect of counseling on changes in the quality of life of MDR-TB patients.  A quasi-experimental design with a randomized pretest and posttest control group is used in this kind of research. 38 patients from the Undata Palu Hospital who were randomly chosen between May and November 2022 made up the study's samples. The data were then analyzed using the Wilcoxon test, the Mann Whitney test, and the two mean difference tests. Each participant receives counseling sessions seven times over the course of a six-month period. Counseling using the SOWAN approach is supported by observation, well-being, action, and nursing. The research ethics number for this study is 0011.7/KEPK-KPK/IV/2022 This research received a research ethics number 0011.7/KEPK-KPK/IV/2022 from the Research Ethics Commission of the Ministry of Health Poltekkes Palu. The result of this research show it has been shown that counseling MDR lung TB patients at Undata Palu Hospital improves their quality of life to the point that ongoing counseling is necessary for MDR lung TB patients and can reduce the occurrence of MDR TB.
Kader Gizi Cegah Stunting dengan Menggunakan Aplikasi Mobile Berbasis Android di Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai: Nutrition Cadres Prevent Stunting by Using Android-Based Mobile Applications in Nuhon District Banggai Regency Baharuddin Condeng; Firdaus J. Kunoli; Azizah Saleh
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i12.4600

Abstract

Kabupaten Banggai di Provinsi Sulawesi Tengah diketahui menjadi salah satu daerah dalam daftar 100 kabupaten/kota prioritas yang harus diintervensi untuk mengatasi anak tumbuh kerdil atau stunting pada tahun 2018. Dalam jangka pendek, kekurangan gizi akan menyebabkan gangguan kecerdasan, tidak optimalnya ukuran fisik tubuh, serta gangguan metabolisme. Prevalensi stunting di Kabupaten Banggai tahun 2016 menunjukkan, dari 359 ribu penduduk terdapat 9,47 persen atau sekitar 34 ribu penduduk miskin. Sehingga tahun ini kabupaten Banggai menjadi salah satu dari 100 kabupaten/kota untuk intervensi anak kerdil atau stunting. Tujuan untuk memberikan Pelatihan kader gizi cegah stunting dengan menggunakan aplikasi mobile berbasis android kecamatan Nuhon di kabupaten Banggai. Masih kurangnya keterampilan kader dalam pencegahan stunting karena belum adanya pelatihan pada kader posyandu untuk dapat melaksanakan tugasnya sebagai kader stunting. Hal tersebut membuat kami tertarik untuk mengadakan Pelatihan Kader dalam Pencegahan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Nuhon Kabupaten Banggai dengan menggunakan aplikasi mobile berbasis android. Pemecahan masalah melalui Peningkatan pengetahuan kader gizi melalui pelatihan sangat diperlukan agar kader gizi mampu mengelola kegiatan Posyandu sesuai dengan kemampuannya, karena pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting bagi pembentukan tindakan seseorang termasuk pelatihan kader gizi cegah stunting melalui aplikasi mobile berbasis android.
Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) Usia 45- 59 Tahun Melalui Penguatan Peran Kader Intergasi Layanan Primer (IIP) Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Palu: Early Detection of Non-Communicable Diseases (NCDs) in People Aged 45-59 Years Through Strengthening the Role of Primary Health Service Integration (IIP) Cadres in the Work Area of the Talise Palu Community Health Center Firdaus Hi. Yahya Kunoli; Azizah Saleh; Baharuddin Condeng
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8372

Abstract

Masalah yang dihadapi dalam pembangunan kesehatan saat ini adalah terjadinya pergeseran pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Menurut WHO penyakit Tidak Menular (PTM) sampai ini merupakan penyebab utama kematian di dunia dari 63% dari semua kematian pertahun. PTM membunuh lebih dari 36 juta orang setiap tahun. Tujuannya adalah untuk mendeteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) usia 45- 59 tahun melalui penguatan peran kader Intergasi Layanan Primer (ILP) Kesehatan di Wilayah kerja Puskesmas Talise Palu. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah seluruh kader ILP dan sasaran lansia di wilayah kerja Puskesmas Talise di Kelurahan Talise valangguni Palu sebanyak 30 sasaran. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan simulasi pengukuran tekanan darah, pengukuran lingkar perut, tinggi badan dan berat badan sesuai SOP kepada kader ILP dan melakukan pendampingan kepada kader dalam memberikan edukasi kepada lansia di Posyandu Lansia tentang perilaku gaya hidup dalam mencegah penyakit tidak menular (PTM). Hasil pendampingan penguatan peran kader Intergasi Layanan Primer (ILP) Kesehatan di Wilayah kerja Puskesmas Talise Palu berjalan dengan baik, para kader ILP sudah mampu mengukur tekanan darah, pengukuran lingkar perut, tinggi badan dan berat badan dengan benar sesuai SOP, memberikan edukasi tentang deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) kepada Lansia dengan lancar. Disarankan diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular dan kerjasama antara pihak puskesmas, kelurahan dan kader Integrasi Layanan Primer (ILP) kesehatan dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Edukasi Simulasi Multi-Bencana terhadap Kesiapsiagaan Siswa SMKN 1 Galang Rahmat Kurniawan; Saman Saman; Baharuddin Condeng; Hamsiah Hamsiah; Zainul Zainul; Putri Handayani; Amir Amir; Arifuddin Arifuddin
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 8 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v8i2.1104

Abstract

Disaster preparedness among school students is an important aspect of disaster risk reduction efforts. This community service activity ims to increase the knowledge and attitude of SMKN 1 Galang students regarding disaster preparedness through multi-disaster simulation education. The method used is participatory education through interactive lectures, visual media, and disaster simulations covering earthquakes, floods, landslides, and fires, with a pre-test and post-test design. The activity was carried out in December 2025, involving 40 students as participants. The results showed an increase in students' knowledge and preparedness attitudes, where before the intervention, most respondents were in the “poor” category, while after the intervention, all respondents (100%) were in the “good” category. Multi-disaster simulation education proved effective in increasing student preparedness and is recommended as a school-based disaster education model to build a sustainable disaster preparedness culture.
Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Toaya Kab. Donggala Provinsi Sulawesi Tengah: Empowerment of Posyandu Cadres in Stimulation, Detection and Early Growth and Development Intervention (SDIDTK) for Toddlers in the Working Area of the Toaya District Health Center. Donggala, Central Sulawesi Province Andi Fatmawati; Azizah Saleh; Fajrilah Kolomboy; Metrys Ndama; Lisnawati; Baharuddin Condeng
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Donggala merupakan salah satu kabupaten yang berada di provinsi Sulawesi Tengah dengan jumlah Puskesmas sebanyak 18 unit. Tahun 2022 jumlah balita di kabupaten Donggala sebanyak 29.583 orang. Dari jumlah tersebut balita yang mendapat pelayanan penimbangan berat badan sebanyak 21.150 orang (71,5%), balita yang memiliki buku KIA dan dilakukan pemantuan pertumbuhan dan perkembangan sebanyak 21.077 orang (71,25%) serta dilakukan SDIDTK 19.784 orang (66,88%). Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita sudah dilaksanakan tetapi hanya sebatas menimbang berat badan saja, demikian juga pelayanan SDIDTK sudah dilakukan tetapi interpretasi hasil SDIDTK belum dilaksanakan secara maksimal, karena masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia yang melaksanakan di Posyandu serta sarana prasarana yang dimiliki. Selain itu masih terbatasnya pemahaman dan minat orang tua untuk membawa anak balitanya untuk mendapatkan pelayanan SDIDTK, Oleh karena itu pemantauan pertumbuhan dan perkembangan pada balita harus terus dikawal karena indikator ini memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak serta ikut berperan dalam menurunkan angka kecacatan dan kematian pada anak. Dengan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Dosen Poltekkes Kemenkes Palu dapat meningkatkan mutu layanan pada balita karena melibatkan kolaborasi antara Dosen Poltekkes Kemenkes Palu dengan pihak Puskesmas Toaya.
Peningkatan Kapasitas Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Tsunami di Desa Wani Satu Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah: Increasing Community Preparedness Capacity in Facing Tsunami Disaster in Wani Satu Village, Labuan District, Donggala Regency, Central Sulawesi Baharuddin Condeng; Amyadin; Supriadi Abdul Malik; Iwan; Azizah Saleh
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5703

Abstract

Desa Wani Satu di Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, merupakan daerah yang rawan terhadap bencana tsunami. Untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman ini, berbagai upaya telah dilakukan. Peningkatan kapasitas ini melibatkan beberapa aspek penting yaitu Edukasi dan Pelatihan: Masyarakat diberikan edukasi mengenai tanda-tanda tsunami dan tindakan yang harus diambil ketika bencana terjadi. Pelatihan evakuasi rutin dilakukan untuk memastikan warga mengetahui rute evakuasi dan titik kumpul yang aman, pembangunan Infrastruktur : Pembangunan dan perbaikan infrastruktur, seperti jalur evakuasi dan tempat perlindungan sementara, sangat penting untuk memastikan evakuasi yang cepat dan aman. Penempatan rambu-rambu evakuasi di tempat-tempat strategis juga menjadi prioritas. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyrakat Desa Wani Satu dengan partisipan Babinsa, Babinkatibmas, Petugas Puskesmas, dan Kader. Kondisi Sistem Peringatan Dini sangat diperlukan untu Implementasi sistem peringatan dini yang efektif untuk memberikan informasi cepat kepada masyarakat mengenai potensi tsunami. Ini termasuk penggunaan sirene dan teknologi komunikasi lainnya, selanjutnya kerjasama dan Koordinasi: Penguatan kerjasama antara pemerintah daerah, lembaga non-pemerintah, dan masyarakat setempat untuk memastikan kesiapsiagaan yang terintegrasi. Koordinasi ini mencakup simulasi bencana dan penyusunan rencana aksi tanggap darurat dan kesadaran dan Partisipasi Masyarakat: Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan kesiapsiagaan melalui pembentukan kelompok-kelompok siaga bencana di tingkat desa. Peningkatan kesadaran mengenai pentingnya kesiapsiagaan juga dilakukan melalui kampanye dan sosialisasi.
Pelatihan Deteksi Dini dan Pertolongan Pertama pada Penyakit Jantung di Desa Lumbumpetigo Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala: Early Detection and First Aid Training for Heart Disease in Lumbumpetigo Village, Tanantovea District, Donggala Regency Jurana; Firdaus Hi. Yahya Kunoli; Yulianus Sudarman; Fajrillah; Nasrul; Selvi A.M; Rina T; Baharuddin Condeng; Supriadi Abdul Malik; Lenny D; Amir; Rizkaningsih
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6522

Abstract

Situasi gawat darurat dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, dalam lingkup keluarga maupun masyarakat. Kondisi gawat darurat merupakan keadaan klinis yang membutuhkan tindakan segera untuk menyelamatkan nyawa dan pencegahan terhadap kecacatan. Tindakan segera untuk menyelamatkan nyawa memerlukan pengetahuan praktis bagi seluruh masyarakat berkaitan dengan pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat. Kader kesehatan merupakan anggota masyarakat yang terlatih untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan, sehingga peranannya dalam mendukung program pemerintah sangat penting. Pasien hipertensi mungkin mengalami krisis yang memerlukan penanganan segera. Oleh karena itu, kader kesehatan berperan penting dalam membantu petugas kesehatan dalam situasi darurat, khususnya penyakit jantung dan hipertensi yang dapat menyebabkan stroke. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian factor pencetus penyakit jantung dan hipertensi melalui Pelatihan Deteksi Dini Dan Pertolongan Pertama Pada Penyakit Jantung dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di Lumbumpetigo. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini sebanyak 40 sasaran yang terdiri dari kader kesehatan desa Lumbumpetigo Kecamatan Tanantovea dan lansia desa Lumbumpetigo Kecamatan Tanantovea. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan Pelatihan Deteksi Dini Dan Pertolongan Pertama Pada Penyakit Jantung. Hasil Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterammpilan Kader kesehatan tentang penangan dateksi dini dan pertolongan pertama pada penyakit jantung serta kemampuan dalam melakukan pengukuran tekanan darah dengan benar. Luaran wajib yang dihasilkan berupa Artikel jurnal pengabmas. Kesimpulan hasil kegiatan penelitian adalah kegiatan berjalan lancar baik dalam proses kegiatan maupun koordinasi dengan mitra. disarankan diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular dan kerjasama antara pihak puskesmas, kelurahan dan kader kesehatan dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Co-Authors Abd Farid Lewa Agusrianto Amat S Arhama Aminudin Aminudin Amir Amir Amir Amsal Amyadin Amyadin, Amyadin Andi Fatmawati Andi Fatmawati Andi Fatmawati Syamsu Andi Nurhany Andi Nurhany Anna Veronica Pont Ansar Ansar Arifuddin Arifuddin Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azizah Saleh Azwar Azwar Baiq Emy Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Diah Ayu Hartini Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Djunaedil Syukur Sulaeman Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrilah Kolomboy Fajrillah Fajrillah Fajrillah Kolomboy Firdaus Hi Jahja Kunoli Firdaus Hi. Yahya Kuno Firdaus Hi. Yahya Kunoli Firdaus J. Kunoli Firdaus J. Kunoli Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hastuti Usman I Wayan Supetran I Wayan Supetran I Wayan Supetran, I Wayan Indro Subagyo Irsanty Collein Ismunandar Iwan Junaidi Junaidi Jurana Kadar Ramadhan Lenny D Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Malik, Supriadi Abdul Mardani Mangun Masda Masda Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Moh. Fadli Dg. Patompo Mohamad Fadli Dg. Patompo Muliani Nasrul Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Niluh Nita Silfia Niluh Nita Silfia Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nur Fitri Rahmayanti Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurjaya Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Patompo, Moh. Fadli Dg. Putri Handayani Rahmat Kurniawan Raoda Rina T Rina Tampake Rizkaningsih Ros Arianty Rusneni Saharudin Saharudin Salman Saman Saman Saman Selvi A.M Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Sigit Muhammad Nuzul Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Restu Tempali Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Sumiaty Sumiaty Supriadi Supriadi Abd Malik Supriadi Abdul Malik Supriadi Abdul Malik Supriadi Abdul Malik Supriadi Abdul Malik Syamsul Arifin Taqwin Taqwin Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Wery Aslinda Wery Aslinda Widya Pani Wijianto Yasmin H Yasmin H Yulianus Sudarman Zainul