Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Workshop Pelatihan Tari bagi Guru Taman Kanak Kanak untuk Meningkatkan Keterampilan dalam Menari di Kabupaten Takalar Yatim, Heriyati; Syakhruni, Syakhruni; Linda, Johar
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Taman kanak kanak dalam mengajarkan seni tari kepada anak usia dini, sebab tari memiliki peran penting dalam perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak-anak, serta merupakan sebuah wujud keterlaksanaan tranfer ilmu pengetahuan tehnik membuat karya tari terhadap guru TK, dimana Pelatihan tari bagi guru Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dan kreativitas pendidik, sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak, dan ketercapaian tujuan pembelajaran dapat terolah dengan baik, Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah pelatihan langsung terhadap guru taman Kanak kanak yang ada di Kabupaten Gowa, dengan melalui tahapan pelaksanaan sosialisasi, pelatihan, penerapan tehnologi, pendampingan dan evaluasi dan berkelanjutan program. Hasilnya menunjukan bahwa, pembelajaran seni tari adalah upaya peningkatan kreativitas anak, yang pembelajarannya dapat menyenangkan dan tidak menjemukan, diberi kemerdekaan dengan mengembangkan daya imajinasi anak sehingga dapat menciptakan atau menyajikan karya tarinya dengan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki termasuk menumbuhkan pribadi kreatif, mandiri dan inovatif sesuai tingkat usia maupun perkembangannya. Workshop ini menyoroti peran pentingnya kompetensi guru taman kanak kanak dalam mengajarkan tari pada anak usia dini, Respons positif yang diterima dari peserta guru guru taman kanak kanak, adalah menunjukkan potensi dalam mempertunjukan karya tari sedehana yang telah diciptakan.Kata kunci: Kompetensi, Seni Tari, Kreativitas.
PEMBELAJARAN TARI KREASI MELATIH KETERAMPILAN MENARI SISWA SMPN 4 SUNGGUMINASA KABUPATEN GOWA Heriyati Yatim; Syakhruni Syakhruni; Johar Linda; Muhammad Suyudi; Buyung Pardamean
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 5, No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v5i1.84883

Abstract

Pelatihan tari ini adalah sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian, observasi dan wawancara terhadap siswa SMP Neg 4 Gowa, Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan nilai tambah siswa secara signifikan dimana mereka memiliki kemampuan mengekspresikan diri melalui gerak tari yang aspiratif dan kreatif, disamping itu siswa diharapkan punya karya tari kreasi melalui kolaborasi dengan memadukan sentuhan budaya kearifan lokal yang terintegrasi ke dalam tari kreasi. Melalui pelatihan ini diharapkan siswa lebih berkompeten dalam  pembelajaran seni tari yang kreatif, inovatif dan aspiratif, khususnya bagaimana siswa dapat berkarya untuk pengembangan seni tari. Selain itu khasanah ilmu pengetahuan pendidikan dimana seni tari memiliki peran penting dalam perkembangan motorik pengetahuan, kognitif, sosial, dan emosional siswa SMP, disamping  sebagai  wujud  transformasi  ilmu dalam mencipta karya seni tari terhadap diri siswa pada mata Pelajaran seni budaya.  Dalam konteks dan realitas ini maka peran pelatihan  seni tari bagi siswa merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dan kreativitas pendidik, sehingga dapat menciptakan banyak karya yang signifikan  baik dalam memahami aspirasi serta   suasana kebhatinan siswa   dalam metode proses pembelajaran langsung  yang indah dan  menyenangkan juga  ketercapaian sasaran pelatihan melalui transformasi ilmu dengan pengintegrasian nilai-nilai budaya kearifan lokal ke dalam seni tari kreasi budaya lokal. Proses pembelajaran dan pelatihan  yang meliputi  pelaksanaan sosialisasi, penerapan teknolog informasi, pendampingan dan evaluasi serta program yang berkelanjutan menunjukan hasil  bahwa, pembelajaran seni tari adalah upaya peningkatan kreativitas siswa  yang pembelajarannya dapat menyenangkan dan tidak menjemukan. Siswa mendapatkan kemerdekaan untuk mengembangkan daya imajinasi dan pribadinya  sehingga  gampang menyerap dan memainkan dengan baik  sebuah karya seni tari secara kreatif , aspiratif,  mandiri dan inovatif.   Workshop ini juga  menyoroti peran pentingnya  sekolah dalam merespons dan menindaklanjuti program pelatihan selanjutnya, mengingat bahwa nilai-nilai budaya tradisional khususnya melalui pengembangan seni tari dan semacamnya guna revitalisasi, validasi serta pelestarian warisan sejarah untuk kepentingan peningkatan kualitas pendidikan dan pengelolaan kepariwisataan di Kabupaten Gowa.
PELATIHAN TARI PELANGI UNTUK SISWA UPT SMPN 2 PANGSID KABUPATEN SIDRAP Syakhruni Syakhruni; Andi Ihsan; Heriyati Yatim; Khaeruddin Khaeruddin; Andi Taslim Saputra
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 5, No 2 (2026): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v5i2.88958

Abstract

Pelestarian budaya lokal melalui pendidikan seni memerlukan model pelatihan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan menari, tetapi juga kreativitas siswa. Berbagai pelatihan tari telah dilakukan, namun umumnya masih berfokus pada penguasaan gerak dan belum mengintegrasikan proses kreatif berbasis budaya lokal secara utuh. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kreativitas siswa UPT SMP Negeri 2 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang melalui Pelatihan Tari Pelangi berbasis budaya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, eksplorasi dan improvisasi gerak, latihan, presentasi hasil karya, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan kreativitas, kemampuan bekerja sama, kepercayaan diri, dan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya lokal yang diwujudkan dalam pertunjukan Tari Pelangi. Novelty kegiatan ini terletak pada pengembangan model Pelatihan Tari Pelangi yang mengintegrasikan eksplorasi, improvisasi, dan penciptaan tari berbasis budaya lokal sebagai pengalaman belajar kreatif bagi siswa sekolah menengah pertama.