Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Buku Saku Digital Terhadap Pengetahuan Infeksi Menular Seksual Pada Remaja Riskia, Anisah; Husnah, Ridni; Laska, Yulinda
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1435

Abstract

Minimnya pengetahuan remaja disebabkan oleh kurangnya informasi mengenai penularan penyakit seksual. Buku saku digital adalah buku yang dapat diakses di computer, handphone berisi informasi digital yang berbentuk gambar ataupun teks. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh media buku saku kesehatan reproduksi digital terhadap pengetahuan infeksi menular seksual pada remaja. Metode penelitian pre-experimental designs dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 85 siswa siswi dengan teknik pengambilan sampel Cluster sampling. Lokasi penelitian yaitu di SMA N 12 Batam pada bulan Juni-Juli 2024. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian: menunjukan kategori pengetahuan remaja yang baik meningkat dari 67,1% menjadi 97,6%. Hasil uji Wilcoxon signed rank test data pretest-posttest pengetahuan p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Data tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media buku saku kesehatan reproduksi digital terhadap pengetahuan infeksi menular seksual pada remaja.
Pengaruh Permainan Make A Match Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Fluor Albus di SMP Negeri 41 Batam Hikmah Fajar Cahyani; Netty Herawati Purba; Ridni Husnah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v9i1.530

Abstract

Latar Belakang : Fluor albus merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang umum dialami oleh remaja putri, namun kurang mendapatkan perhatian karena masih dianggap tabu untuk dibahas. Minimnya pengetahuan remaja tentang fluor albus dapat menyebabkan kesalahan persepsi dan perilaku yang kurang tepat dalam menjaga kebersihan organ reproduksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan Make A Match terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang fluor albus di SMP Negeri 41 Batam. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen one group pre-test dan post-test. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner tertutup yang terdiri dari 16 item dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan setelah diberikan intervensi, dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p lebih kecil 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan permainan Make A Match terhadap pengetahuan responden. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan dapat menjadi metode edukatif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap kesehatan reproduksi. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode interaktif seperti Make A Match dalam pendidikan kesehatan di sekolah dan mendorong penelitian lanjutan terkait efektivitas jangka panjangnya
Optimizing the Role of Adolescents in Preventing Early Marriage Through Advocacy of Reproductive Health Rights. Fitriani, Fitriani; Husnah, Ridni; Fariningsih, Erika; Kartika, Adila Citra
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i4.589

Abstract

Wedding age early Still become challenge serious in Indonesia because its complex impact to health , education and welfare social teenagers. Activities devotion public This aiming For optimize role teenager in prevention wedding age early through advocacy rights health reproduction. Activities implemented at SMAN 7 Batam in May 2025, with involving 32 teenagers age 14–18 years. The method used covering education interactive, discussion group, training advocacy , as well as simulation and formation group peers. Evaluation is carried out through pre-test and post-test, observation participatory, as well as interview. The results show improvement significant to knowledge teenager related health reproduction (62.5%), impact wedding age early (71.87%), rights adolescents (68.75%), and advocacy strategies (81.25%). In general qualitative, teenagers show better understanding comprehensive and attitude critical to practice wedding age early. They also showed initiative For share information and form group Advocacy. Activities This prove that teenager own potential big as agent change in effort prevention wedding age early, and advocacy rights health reproduction is an effective strategy in empowerment teenager For create change positive social.   
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Gizi Ibu Hamil Husnah, Ridni; Fitriani, Fitriani; Mutia Lestari, Ayu
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.266 KB) | DOI: 10.58794/jubida.v1i1.91

Abstract

World Health Organization (WHO) Menyatakan bahwa gizi merupakan pilar utama dari kesehatan dan kesejahteraan sepanjang siklus kehidupan.Sejak janin dalam kandungan, bayi, balita, anak remaja, dewasa dan merupakan kebutuhan utama untuk pertahanan hidup, pertumbuhan fisik, perkembangan mental, prestasi kerja, kesehatan dan kesejahteraan. Tujuan Peneliti adalah Untuk Mengetahu perilaku gizi ibu hamil di segeri pangkep. Desain penelitian adalah Deskriptif. populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang tercatat dalam status dan tercantuam dalam ruangan ANC yang berjumlah 297 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan non propility sampling (Purposive Sampling) dengan jumlah sampel 49 responden. Pengukuran data menggunakan kesioner tertutup berjumlah 12 soal. Data yang diperoleh kemudian diolah  menggunakan spss dan membuat dalam bentuk tabel. Hasi yang diperoleh yaitu semakin bertambah umur seseorang maka semakin luas dan banyak pula pengetahuan yang didapatkan dikarenakan umur dapat mempengaruhi pola pikir seseorang. Saran bagi bidan atau petugas kesehatan lainnya dapat memberikan informasi-informasi atau penyuluhan kepadaaibu hamil tentang gizi ibu hamil. Tingkat Prilaku Gizi Ibu Hamil adalah Cukup
PEMBERDAYAAN KONSELOR SEBAYA STRATEGI PENANGANAN MASALAH REMAJA Husnah, Ridni; Adyatma, Aminah Aatinaa; Panjaitan, Anggelista Lammabue
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25540

Abstract

Masa remaja adalah masa yang sangat rentang dengan berbagai permasalahan. Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk kelompok konselor sebaya di posyandu remaja guna membantu mensosialisasikan peran dan fungsi bimbingan konseling, meningkatkan kompetensi diri (pribadi yang positif) agar mampu menjadi konselor, membantu memecahkan permasalahan teman sebaya melalui kegiatan konseling. Pelaksanaan program pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 17 September dan 24 September 2023 yang berlokasi di Posyandu Remaja Healthy Teenagers dengan melibatkan 8 Kader Remaja. Metode kegiatan yang dipilih adalah dengan metode pelatihan dan pendampingan dengan strategi ceramah, focused group discussion, role play dan simulasi. pelaksanaan kegiatan ini telah mampu meningkatkan performansi bimbingan konseling melalui kegiatan konseling sebaya. Selain itu kegiatan ini memberikan penghargaan dan perhatian terhadap Remaja dengan melakukan kegiatan positif dalam bimbingan konseling di Posyandu Remaja, Kader juga dapat mengantisipasi munculnya perilaku negatif remaja (kenakalan remaja).
Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja Melalui Pendampingan Konselor Sebaya Di Posyandu Remaja Adhyatma, Aminah Aatinaa; Husnah, Ridni; Sitompul, Elmay Satifa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa perubahan atau masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yang disertai dengan berbagai perubahan baik secara fisik, psikis maupun secara sosial. Remaja pada masa peralihan tersebut kemungkinan besar dapat mengalami masa kritis, yang ditandai dengan kecenderungan munculnya perilaku menyimpang. Kondisi tersebut apabila didukung oleh lingkungan yang kurang kondusif dan sifat kepribadian yang kurang baik akan menjadi pemicu timbulnya berbagai penyimpangan perilaku dan perbuatan-perbuatan negatif yang melanggar aturan dan norma yang ada di masyarakat Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk : 1) Meningkatkan pemahaman remaja tentang pelayanan kesehatan peduli remaja dan peran konselor sebaya, 2). Membentuk kader konselor sebaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Remaja Wilayah Kerja Puskesmas Sei Panas Kota Batam pada bulan Oktober 2023 yang melibatkan 16 orang peserta. Pengabdian kepada masyarakat ini meliputi tiga tahapan diantaranya tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi pada akhir kegiatan. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dengan memberikan pelatihan kepada remaja tentang Konselor Sebaya, serta pendampingan untuk pembentukan kader konselor sebaya. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Tingkat pengetahuan baik, namun setelah kegiatan dilakukan terdapat peningkatan menjadi 11 orang atau 73,3%. Untuk remaja dengan Tingkat pengetahuan yang kurang mengalami penurunan dari 10 orang (66,7%) sebelum kegiatan menjadi 2 orang (13,3%) setelah kegiatan dilakukan.
EFEKTIVITAS WORDWALL TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA Julianawati, Tinta; Husnah, Ridni; Maulani, Rici Gusti; Arnanda, Fitri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36795

Abstract

Anemia merupakan sesuatu hal yang sangat penting untuk diketahui oleh remaja putri. Dari data yang didapatkan 28,1% persen remaja putri di Indonesia mengalami anemia. Dampak remaja putri jika mengalami anemia dapat menurunkan kualitas kerja dalam kehidupan sehari-hari, mencegah terjadinya perdarahan dan penting dalam mempersiapkan kehamilan untuk menghasilkan keturunan yang berkualitas. Media wordwall digunakan agar remaja putri lebih memahami tentang anemia dan dapat meningkatkan pengetahuan. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di SMPN 40 Batam, dengan populasi siswi SMPN 40 Batam dan sampel sebanyak 64 orang. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan True Eksperimen Pretest-Posttest kepada 2 kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing 32 orang. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji fisher didapatkan hasil thitung = 3,203 > ttabel = 2,309. Penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dan adanya peningkatan pengetahuan bagi remaja yang di berikan media wordwall dan yang tidak diberikan perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa media wordwall sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi di SMPN 40 Batam.