Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Gizi Ibu Hamil Husnah, Ridni; Fitriani, Fitriani; Mutia Lestari, Ayu
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.266 KB) | DOI: 10.58794/jubida.v1i1.91

Abstract

World Health Organization (WHO) Menyatakan bahwa gizi merupakan pilar utama dari kesehatan dan kesejahteraan sepanjang siklus kehidupan.Sejak janin dalam kandungan, bayi, balita, anak remaja, dewasa dan merupakan kebutuhan utama untuk pertahanan hidup, pertumbuhan fisik, perkembangan mental, prestasi kerja, kesehatan dan kesejahteraan. Tujuan Peneliti adalah Untuk Mengetahu perilaku gizi ibu hamil di segeri pangkep. Desain penelitian adalah Deskriptif. populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang tercatat dalam status dan tercantuam dalam ruangan ANC yang berjumlah 297 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan non propility sampling (Purposive Sampling) dengan jumlah sampel 49 responden. Pengukuran data menggunakan kesioner tertutup berjumlah 12 soal. Data yang diperoleh kemudian diolah  menggunakan spss dan membuat dalam bentuk tabel. Hasi yang diperoleh yaitu semakin bertambah umur seseorang maka semakin luas dan banyak pula pengetahuan yang didapatkan dikarenakan umur dapat mempengaruhi pola pikir seseorang. Saran bagi bidan atau petugas kesehatan lainnya dapat memberikan informasi-informasi atau penyuluhan kepadaaibu hamil tentang gizi ibu hamil. Tingkat Prilaku Gizi Ibu Hamil adalah Cukup
PEMBERDAYAAN KONSELOR SEBAYA STRATEGI PENANGANAN MASALAH REMAJA Husnah, Ridni; Adyatma, Aminah Aatinaa; Panjaitan, Anggelista Lammabue
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25540

Abstract

Masa remaja adalah masa yang sangat rentang dengan berbagai permasalahan. Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk kelompok konselor sebaya di posyandu remaja guna membantu mensosialisasikan peran dan fungsi bimbingan konseling, meningkatkan kompetensi diri (pribadi yang positif) agar mampu menjadi konselor, membantu memecahkan permasalahan teman sebaya melalui kegiatan konseling. Pelaksanaan program pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 17 September dan 24 September 2023 yang berlokasi di Posyandu Remaja Healthy Teenagers dengan melibatkan 8 Kader Remaja. Metode kegiatan yang dipilih adalah dengan metode pelatihan dan pendampingan dengan strategi ceramah, focused group discussion, role play dan simulasi. pelaksanaan kegiatan ini telah mampu meningkatkan performansi bimbingan konseling melalui kegiatan konseling sebaya. Selain itu kegiatan ini memberikan penghargaan dan perhatian terhadap Remaja dengan melakukan kegiatan positif dalam bimbingan konseling di Posyandu Remaja, Kader juga dapat mengantisipasi munculnya perilaku negatif remaja (kenakalan remaja).
Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja Melalui Pendampingan Konselor Sebaya Di Posyandu Remaja Adhyatma, Aminah Aatinaa; Husnah, Ridni; Sitompul, Elmay Satifa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 2 No. 11 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa perubahan atau masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yang disertai dengan berbagai perubahan baik secara fisik, psikis maupun secara sosial. Remaja pada masa peralihan tersebut kemungkinan besar dapat mengalami masa kritis, yang ditandai dengan kecenderungan munculnya perilaku menyimpang. Kondisi tersebut apabila didukung oleh lingkungan yang kurang kondusif dan sifat kepribadian yang kurang baik akan menjadi pemicu timbulnya berbagai penyimpangan perilaku dan perbuatan-perbuatan negatif yang melanggar aturan dan norma yang ada di masyarakat Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk : 1) Meningkatkan pemahaman remaja tentang pelayanan kesehatan peduli remaja dan peran konselor sebaya, 2). Membentuk kader konselor sebaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Remaja Wilayah Kerja Puskesmas Sei Panas Kota Batam pada bulan Oktober 2023 yang melibatkan 16 orang peserta. Pengabdian kepada masyarakat ini meliputi tiga tahapan diantaranya tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi pada akhir kegiatan. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dengan memberikan pelatihan kepada remaja tentang Konselor Sebaya, serta pendampingan untuk pembentukan kader konselor sebaya. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Tingkat pengetahuan baik, namun setelah kegiatan dilakukan terdapat peningkatan menjadi 11 orang atau 73,3%. Untuk remaja dengan Tingkat pengetahuan yang kurang mengalami penurunan dari 10 orang (66,7%) sebelum kegiatan menjadi 2 orang (13,3%) setelah kegiatan dilakukan.
EFEKTIVITAS WORDWALL TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA Julianawati, Tinta; Husnah, Ridni; Maulani, Rici Gusti; Arnanda, Fitri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36795

Abstract

Anemia merupakan sesuatu hal yang sangat penting untuk diketahui oleh remaja putri. Dari data yang didapatkan 28,1% persen remaja putri di Indonesia mengalami anemia. Dampak remaja putri jika mengalami anemia dapat menurunkan kualitas kerja dalam kehidupan sehari-hari, mencegah terjadinya perdarahan dan penting dalam mempersiapkan kehamilan untuk menghasilkan keturunan yang berkualitas. Media wordwall digunakan agar remaja putri lebih memahami tentang anemia dan dapat meningkatkan pengetahuan. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di SMPN 40 Batam, dengan populasi siswi SMPN 40 Batam dan sampel sebanyak 64 orang. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan True Eksperimen Pretest-Posttest kepada 2 kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing 32 orang. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji fisher didapatkan hasil thitung = 3,203 > ttabel = 2,309. Penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dan adanya peningkatan pengetahuan bagi remaja yang di berikan media wordwall dan yang tidak diberikan perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa media wordwall sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi di SMPN 40 Batam.
Pendampingan Ibu Hamil dalam Mencegah Anemia Melalui Pemberian Edukasi Gizi Dan Tablet FE Husnah, Ridni; Fitriani, Fitriani; Ferzianda, Nasqilla
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.955

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui pendampingan ibu hamil dengan pemberian edukasi gizi dan konsumsi Tablet Fe secara teratur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kepatuhan ibu hamil dalam mencegah anemia melalui edukasi gizi seimbang serta pendampingan konsumsi Tablet Fe. Metode Edukasi Gizi dan Pencegahan Anemia, Pemberian Tablet Fe, Pendampingan individu, pemantauan dan tindak lanjut temuan. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil di PMB Bidan Atlantika. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu hamil tentang anemia, pentingnya asupan gizi kaya zat besi, serta manfaat dan cara konsumsi Tablet Fe yang benar. Selain itu, pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan mendorong peningkatan kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi Tablet Fe. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mencegah anemia pada ibu hamil. Diharapkan program pendampingan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan ibu untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan janin.
Perbandingan Efektivitas Madu Dengan Ekstrak Buah Bit (Beta Vulgaris) Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Remaja Putri Ridni Husnah; Fitriani Fitriani; Dita Cahya Olivia
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.35376

Abstract

Adolescence is a form of transition from childhood to adulthood which is characterized by biological, cognitive, and emotional changes. Nutritional status of adolescents nationally, the prevalence of BMI/U in adolescents aged 13-15 years who are very thin and thin is 8.7%, normal 79.3%, obese and obese 11.9%. In adolescents aged 16-18 years who experience very thin and thin nutritional status, which is 8.1%, normal 7.8%, obese and obese 13.5%. Beetroot fruit has several nutrients contained, including, vitamins A, B, C. Beets are also a source of minerals such as phosphorus, calcium and iron. The purpose of this study is to prevent anemia in adolescent girls by giving Honey and Beetroot Extract. Methods This study uses a quasi-experiment using a Pre and Post-Test Research Design With Countrol Group. This study looked at the Effectiveness of Honey with Beetroot Fruit Extract (Beta Vulgaris) on Increasing Hemoglobin (Hb) Levels in Adolescent Girls before and after the intervention. Based on the results of Wilcoxon's ppst hoc in intervention group 1 and intervention 2 before and after being given beet extract and honey combination beet extract, P=0.001 was obtained greater than the value of p<0.005. This shows that the difference in hemoglobin levels in groups 1 and 2 has increased. This data was also seen after the Friedman test in intervention group 1 there was an increase in hemoglobin levels between before and after treatment with a difference of 37.62 and statistically significant with a value of p = 0.03 where p<0.05. So the results were obtained that there was a difference in hemoglobin levels before and after the administration of beet fruit extract and honey in the intervention group which increased significantly
Pendampingan Kelas Ibu Hamil Serta Pemberian Madu Kurma untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Fitriani, Fitriani; Husnah, Ridni; Nurhaliza, Siti
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pgvxsw38

Abstract

Anemia defisiensi besi pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 48,9%. Kondisi ini meningkatkan risiko komplikasi seperti berat bayi lahir rendah (BBLR) dan perdarahan pascapersalinan. Upaya medis melalui Tablet Tambah Darah (TTD) sering terkendala masalah kepatuhan akibat efek samping mual. Oleh karena itu, diperlukan intervensi nutrisi komplementer yang aman dan efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) serta pengetahuan ibu hamil trimester III melalui program pendampingan holistik dan pemberian kombinasi madu serta kurma. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di wilayah Batu Besar, Kota Batam, dengan melibatkan 20 responden ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan mencakup edukasi kesehatan interaktif dan intervensi nutrisi berupa pemberian madu (1-2 sendok makan/hari) dan kurma (3-7 butir/hari) selama dua minggu. Kadar Hb diukur menggunakan alat HemoCue sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kadar hemoglobin yang signifikan, dari 10,1 g/dL (anemia ringan) menjadi 11,2 g/dL. Terjadi peningkatan rata-rata sebesar 1,1 g/dL (10,9%) tanpa adanya responden yang mengalami penurunan kadar Hb. Selain itu, terdapat peningkatan pengetahuan dan kepatuhan konsumsi karena intervensi ini tidak menimbulkan efek mual dan memberikan energi tambahan bagi ibu hamil. Simpulan: Pendampingan kelas ibu hamil yang dikombinasikan dengan pemberian madu dan kurma efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan pengetahuan gizi ibu hamil. Pendekatan holistik berbasis pangan lokal ini dapat menjadi alternatif strategi yang terjangkau dalam pencegahan anemia pada kehamilan trimester III.
Pengembangan Model Intervensi Bidan untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Remaja dalam Mengadvokasi Hak Kesehatan Reproduksi Fitriani Fitriani; Yulinda Laska; Ridni Husnah; Nuraini Amalia Zakiah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.158

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting yang masih menghadapi berbagai tantangan, tingginya angka kehamilan remaja, infeksi menular seksual, dan rendahnya literasi reproduksi. Remaja kerap menghadapi keterbatasan akses informasi, dan kurangnya keterampilan dalam mengadvokasi hak kesehatan reproduksi. Bidan sebagai tenaga kesehatan primer memiliki potensi besar dalam memberikan edukasi, namun peran tersebut belum optimal secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model intervensi bidan yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mengadvokasi hak kesehatan reproduksi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 43 siswa yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik biner untuk melihat hubungan antara partisipasi dalam program intervensi bidan dengan pengetahuan, sikap, dan tindakan remaja terhadap kesehatan reproduksi. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa partisipasi dalam intervensi bidan secara signifikan berhubungan dengan pengetahuan baik (88,9%), sikap positif (88,9%), dan tindakan yang baik (92,6%) terhadap kesehatan reproduksi. Uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,001 pada seluruh indikator dengan rasio prevalensi tinggi (RP = 90,0 untuk pengetahuan, RP = 22,0 untuk sikap, dan RP = 60,0 untuk tindakan). Analisis multivariat menunjukkan bahwa tidak mengikuti program meningkatkan risiko pengetahuan rendah (RP = 25,0) dan praktik buruk (RP = 15,5). Kesimpulan: Model intervensi bidan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan keterampilan advokasi remaja terkait hak kesehatan reproduksi. Peran aktif bidan dalam edukasi berbasis sekolah dapat menjadi strategi penting dalam upaya promotif dan preventif kesehatan remaja secara berkelanjutan.
Pengaruh Pemberian Madu dan Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Ridni Husnah; Syamsuriyati; Fitriani; Angellisa Lammabue Panjaitan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.162

Abstract

Anemia merupakan keadaan tubuh dengan jumlah sel darah merah yang sedikit sehingga mempengaruhi kadar hemoglobin dan berada di bawah batas normal. Remaja menjadi salah satu kelompok rentan mengalami anemia karena remaja sedang berada dalam fase di mana pertumbuhan dan perkembangannya berlangsung dengan cepat, sehingga kebutuhan tubuh akan zat besi pun mengalami peningkatan. Salah satu cara untuk mengurangi anemia dengan memberikan pengertian pada remaja mengenai pentingnya meminum tablet Fe ketika mengalami menstruasi dan menganjurkan remaja rutin mengkonsumsi madu. Madu merupakan salah satu cara untuk meningkatkan hemoglobin dan tidak memiliki efek samping dalam mengonsumsinya. Madu memiliki kandungan besi 1 gram dalam setiap 100 gram. Metode Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan menggunakan Desain Penelitian Pre and Post-Test With Countrol Group. Sampel yang digunakan adalah Remaja Putri yang Anemia sebanyak 30 dipilih secara perposive sumpling. Peneiltian dilaksanakan di Universitas Awal Bros dengan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan tentang Perbandingan Pemberian Madu dan Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Remaja Putri didapatkan kesimpulan : Terdapat perbedaan kadar Hemoglobin sebelum dan setelah pemberian Madu dan Tablet Fe pada kelompok intervensi yang meningkat secara signifikan. Tujuan untuk mencegah anemia pada remaja putri dengan pemberian Madu dan Tablet Fe