Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Edukasi dan Pelatihan Keterampilan Membatik Bagi Remaja Putri Nagari Padang Bintungan Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman Widdiyanti, Widdiyanti; Yulimarni, Yulimarni; Yuliarni, Yuliarni; Ditto, Anin; Sundari, Sri; Kurniawan, Ramadhani
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i2.1134

Abstract

Pelatihan keterampilan membatik dalam kegiatan pengabdian ini ditujukan kepada remaja putri yang ada di nagari Padang Bintungan Kecamatan Nan Sabaris. Kegiatan bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan membatik dalam rangka menggali kreativitas masyarakat khususnya remaja putri, untuk meninjau tingkat kreativitas remaja putri di bidang membatik serta sebagai salah satu bentuk usaha untuk mengembangkan dan melestarikan warisan budaya. Metode yang digunakan meliputi metode ceramah, demonstrasi dan praktek langsung. Hasil dari program ini menunjukan bahwa peserta sangat antusias mengikuti dari awal sampai akhir kegiatan, hal tersebut dibuktikan dengan hasil karya yang mereka buat berupa kain panjang dengan motif dan warna yang menarik.
Efek Sedativa dan Kebugaran Teh Celup Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis L) Kamaluddin, Muhammad Totong; Yuliarni, Yuliarni; Agustin, Yeni; Parisa, Nita; Hidayat, Rahmat; Wahyuni, Tri; Yuliana, Citra; Perryanis, Perryanis
Jurnal Jamu Indonesia Vol. 2 No. 3 (2017): Jurnal Jamu Indonesia
Publisher : Tropical Biopharmaca Research Center, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jji.v2i3.40

Abstract

Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis) sejak lama telah digunakan masyarakat Kabupaten Bangka Tengah untuk menangkal keletihan akibat gangguan tidur ringan. Minuman yang diramu dari daun Gaharu yang diiris-iris lalu dijemur sebentar kemudian disedu air hangat kuku ternyata berkhasiat untuk menimbulkan rasa kantuk dan setelah bangun dari terlelap sejenak maka tubuh akan menjadi lebih segar. Penelitian ini ingin membuktikan manfaat tersebut di atas. Sejumlah 60 orang sukarelawan sehat terdiri dari 30 orang laki-laki dan 30 orang wanita dengan rentang umur 18 – 60 tahun berpartisipasi untuk membuktikan efek sedativa dan pengaruh kesehatan lainnya. Dengan disain pre-post test serta kerelaan sukarelawan sehat ini (dengan mengisi informed consent) sebagai responden, maka semuanya diberi minum teh celup Gaharu yang berisi 1 g simplisia kering/saset setiap hari selama 3 minggu berturut-turut. Setelah selesai satu sesi minum, semuanya diwawancarai pemeriksaan fisik, mental dengan menggunakan kuesioner model Pittsburgh Insomnia Rating Scale (PIRS) serta dikoleksi darah intravenanya. Hasil menunjukkan bahwa 32 % responden timbul rasa kantuk ringan, 10 % merasa lebih segar walaupun terasa sakit kepala ringan, serta berkurangnya rasa pegal dan nyeri sendi namun nafsu makan bertambah. Profil darah rutin tidak berubah namun kadar hormon seks seperti testosteron, progesteron, estradiol dan FSH meningkat ringan tanpa LH serta penurunan fibrinogen dan hs-CRP. Sedangkan transaminase hepar tidak berubah. Dari temuan ini disimpulkan bahwa konsumsi rutin teh gaharu memperbaiki profil tidur dan kesegaran jasmani namun tidak bersifat hepatotoksik. Perubahan kadar hormon seks, fibrinogen dan hs-CRP perlu dikaji lebih lanjut.
UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DALAM PENERAPAN MEDIA TEKNOLOGI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Setyawati, Dewi; Yuliarni, Yuliarni; Heryati, Heryati
Danadyaksa Historica Vol 5, No 2 (2025): Danadyaksa Historica
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jdh.v5i2.10560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pendekatan dan penerapan media teknologi pembelajaran dalam peningkatan mutu pendidikan peningkatan di sekolah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan dalam segala kehidupan manusia, terutama di bidang pendidikan. Hal ini membuka pandangan yang lebih luas dan memberikan  peluang yang lebih besar bagi masyarakat pendidikan untuk memanfaatkan  berbagai produk  teknologi dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan (Library Reseach). Penelitian ini ditujukan untuk mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan material yang terdapat di ruangan perpustakaan. Adanya perkembangan teknologi informasi dalam pendidikan mendorong pemerintah untuk lebih meningkatkan profesionalisme guru agar dapat mengajar dengan baik serta memotivasi siswa untuk lebih mengenal teknologi agar dapat meningkatkan hasil belajar.   
KOLABORASI MUHAMMADIYAH DALAM KANCAH INTERNASIONAL:BERGURU ISLAM KE BARAT DAN PENGEMBANGAN PERGURUAN TINGGI ISLAM DI INDONESIA Yuliani, Yuliani; Mardianis, Mardianis; Yuliarni, Yuliarni; Julhadi, Julhadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37875

Abstract

This paper examines the international collaboration of Muhammadiyah in sending lecturers from Islamic Higher Education Institutions (PTKI) to Western universities as a strategy to improve the quality of Islamic education in Indonesia amidst globalization challenges. Using a qualitative descriptive approach, the study explores the historical context and rationale behind the policy, as well as the contributions of alumni to curriculum reform, research, global networks, and religious diplomacy. The findings suggest that the policy aims to integrate knowledge and faith in line with Islam Berkemajuan (Progressive Islam). The study concludes that sending PTKI lecturers abroad is not Westernization but a strategic effort to integrate knowledge and faith. Recommendations include strengthening co-funding policies, integrating interdisciplinary knowledge, and establishing collaborative research centers to prevent brain drain.
The Transformation of Indonesian Ulama Writing in Negotiations of Islamic Intellectual Authority Fadli R, Syahrul; Yuliani, Yuliani; Yuliarni, Yuliarni; Salsabila, Mira; Maigus, Maigus; Amat, Ali; Sabri, Ahmad; Sukmareni, Sukmareni
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i1.9859

Abstract

This research aims to analyze the doctrinal construction of the writing tradition in Islam, examine the historical dynamics of Indonesian scholars' writing traditions from the 19th to the 21st century, and identify structural and cultural factors influencing its development. This study uses a qualitative approach with a library research method. Data were collected from primary and secondary sources, including scholarly books, academic references, journal articles, and other relevant publications. Data analysis was conducted through content analysis, historical, and conceptual approaches to comprehensively understand the development of scholarly writing traditions. The results show that the Islamic writing tradition has a strong epistemological foundation through the concepts of iqra', al-qalam, and the codification of knowledge (tadwīn al-'ilm), which encourage literacy culture and knowledge production. Historically, the writing tradition of Indonesian scholars developed significantly in the 19th century through transnational Islamic intellectual networks, experienced challenges during the colonial period due to changes in education systems and power structures, and transformed in the modern era through print and digital media. Supporting factors for this tradition include networks of scholars, Islamic boarding schools, educational institutions, and access to knowledge sources. Meanwhile, inhibiting factors include colonial intervention, secularization of education, limited literacy culture, and changing patterns of information consumption in the digital era. This study confirms that the writing tradition of Indonesian scholars is dynamic and adaptive, requiring the strengthening of literacy ecosystems to sustain Islamic knowledge production in the future.