Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESPON PETANI GARAM TENTANG SISTEM RESI GUDANG DI DESA RACI KECAMATAN BATANGAN Anggun Novita Sari; Yuliawati Yuliawati
SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol.13, No.1, 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana Jalan PB.Sudirman Denpasar, Bali, Indonesia. Telp: (0361) 223544 Email: soca@unud.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.789 KB) | DOI: 10.24843/SOCA.2019.v13.i01.p01

Abstract

This study aims to describe the flow of implementation of the Warehouse Receipt System and find out the factors that influence the response of salt farmers to the Warehouse Receipt System. This research was conducted from June to July 2018 in Raci Village, Batangan district. Raci Village was chosen purposively as the location of the study taking into account that the storage location was inaugurated using Warehouse Receipt System. The sampling technique used was probability sampling with simple random sampling method and 70 respondents were taken. The data source used was primary data obtained from questionnaires and secondary data obtained from related institution such as BPS and Mutiara Laut Mandiri Coorperattive (MLM) as the warehouse manager. The data analysis techniques used is multiple linear regression using EViews 9.0 software. The result of the study shows that in Raci Village there was only one salt farmer that utilizes the Warehouse Receipt System and the factors that influence of salt farmers to the Warehouse Receipt System are the level of education, perception, and role field agricultural extension while the factors that did not influence were age, land area, and motivation.
ANALISIS DAYA SAING KOPI DI DESA TLETER KECAMATAN KALORAN KABUPATEN TEMANGGUNG Arif Irfanda; Yuliawati Yuliawati
SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol.13, No.2, 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana Jalan PB.Sudirman Denpasar, Bali, Indonesia. Telp: (0361) 223544 Email: soca@unud.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.837 KB) | DOI: 10.24843/SOCA.2019.v13.i02.p09

Abstract

Coffee is a plantation that grows and develops in Indonesia. In Indonesia there are many coffee-producing regions with distinctive tastes. Temanggung Regency is one of the coffee producing regions in Indonesia, but not all regions in Temanggung Regency are known as coffee producers with distinctive flavors. One of the coffee producing areas in Temanggung Regency is Tleter Village, located in Kaloran District. To find out whether coffee from Desa Tleter can be developed or not, competitiveness analysis is needed so that competitive advantage and the comparative advantage of coffee farming will be known. This study aims to determine coffee competitiveness in Tleter Village, Kaloran District, Temanggung Regency. The method used in this research is quantitative descriptive method. The sampling technique is purposive. The number of respondents in this study were 40 coffee farmers. Data retrieval is done by interviewing using a questionnaire. Competitiveness analysis is done by using the Policy Analysis Matrix (PAM). The results of the PAM analysis show the value of competitive advantage or PCR of 0, 55 and comparative advantage or DRCR of 0.55 means that coffee in Tleter Village has competitiveness.
Hubungan Sifat Kewirausahaan dengan Kinerja Petani Sayur Organik di Kelompok Tani Tranggulasi Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Angga Adi Prasetya; Yuliawati Yuliawati
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 19 No 3 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v19i3.1297

Abstract

 Dalam upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan dan menghadapikemajuan jaman yang penuh persaingan, pelaku sektor pertanian semakin dituntut untuk memiliki sifat wirausaha (enterpreneurship) sehingga dapat diperoleh kinerja yang lebih besar dibandingkan usaha tani yang dilakukan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sifat kewirausahaan dengan kinerja petani sayur organik di kelompok tani Tranggulasi Dusun Selo Ngisor Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Sifat kewirausahaan dalam penelitian ini ditelaah dari empat indikator yaitu percaya diri, berani mengambil risiko, kepemimpinan dan keorisinilan. Penentuan sampel secara jenuh (sensus) sesuai dengan jumlah anggota kelompok tani Tranggulasi yaitu 32 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan korelasi rank Spearman (rs). Hasil penelitian menunjukkan sifat kewirausahaan berhubungan positif dan signifikan dengan kinerja petani sayur organik. Indikator sifat kewirausahaan percaya diri memiliki hubungan kuat dengan kinerja petani sayur organik, sedangkan keberanian mengambil risiko, kepemimpinan dan keorisinilan memiliki hubungan sedang dengan kinerja petani sayur organik. 
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP MANAJEMEN DAN STRATEGI PEMASARAN SAYUR ORGANIK (Studi Kasus di Kelompok Tani Tranggulasi Desa Batur, Kabupaten Semarang) Illene Naomi Nugroho; Yuliawati Yuliawati
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 7, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v7i2.5389

Abstract

Today's a lot of people are starting to pay attention to consumed products such as organic vegetables. The emergence of covid-19 has an impact on the sale of organic vegetables. One of the business actors who have experienced the impact of Covid-19 is the Tranggulasi farmer group. Tranggulasi is engaged as a producer and supplier of organic vegetables in several cities. The emergence of Covid-19 had an impact on the sale of organic vegetables. The purpose of this study is to examine the impact of the Covid-19 pandemic on the management and marketing strategies of organic vegetables in Tranggulasi. The research method used is descriptive analysis, marketing mix (4P), and Analytical Hierarchy Process (AHP). Based on the research results, the impact of Covid-19 on management is the difficulty of distributing organic vegetables, selling dynamic products, and maximizing sales with social media. Based on the results of AHP analysis at the factor level, the product is the main focus with a weight of 0.29. Level of actors, secretaries with a weight of 0.44. The priority objectives in the marketing strategy are improving quality and quality with a weight of 0.29. At the alternative level, setting product quality standards is a priority with a weight of 0.37.
PENYERAPAN TENAGA KERJA OLEH SEKTOR PERTANIAN TAHUN 2016-2021 Wiwi Sepriani; Yuliawati
Jurnal Samudra Ekonomika Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jse.v6i1.5044

Abstract

ABSTRACT Indonesia's economic growth rate contracted during the covid-19 pandemic, in 2019 the economic growth rate was still positive at 5.02% while in 2020 the growth rate decreased to a negative value of -2.07%. Too many layoffs will cause the unemployment rate to increase. The agricultural sector plays a role in absorbing labor and determining the number of workers that can be absorbed so as to reduce unemployment, especially forced unemployment during the pandemic. This study aims to determine the role of the agricultural sector in employment and its effect on poverty rates in Indonesia in 2016-2021. This study uses a descriptive analysis writing type. The secondary data comes from BPS, journals and other official reports, with 5 years of time series data. The data collection technique is the literature study technique. Analysis of the data used is by searching, collecting, reading, studying and reviewing library sources in order to achieve the research objectives. The agricultural sector has the largest role in absorbing labor than the industrial sector and trade services during the economic crisis due to the COVID-19 pandemic, amounting to 38,224,371 million people who work. Actions that must take to develop this sector need to be taken by the government so that it becomes a priority to be developed like other sectors. The role of the agricultural sector has a competitive value and contributes greatly to Indonesia's economic growth Key Word: Job absorption, unemployment, the role pf the farming sector
Analisis Pendapatan Usahatani dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Risiko Produksi Bunga Potong Krisan di Desa Duren Kecamatan Bandungan Yusy Kurnia Chrisdiyanti; Yuliawati Yuliawati
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.006 KB) | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.1.1-7

Abstract

Bunga krisan (Chrysantemum indicum L.) merupakan salah satu jenis komoditas florikultura. Produksi bunga krisan memiliki risiko produksi yang bisa berdampak pada kegagalan panen dan berpengaruh terhadap pendapatan petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan usahatani bunga potong krisan dan faktor-faktor yang mempengaruhi risiko produksi bunga potong krisan di Desa Duren Kecamatan Bandungan. Penelitian dilakukan di Dusun Clapar Desa Duren Kecamaran Bandungan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara secara sengaja (purposive) dengan jumlah sampel sebanyak 32 petani. Metode analisis menggunakan analisis usahatani dan risiko produksi dengan model Just and Pope. Model Just and Pope digunakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor produksi terhadap risiko produksi yang ditunjukkan dengan adanya variasi pada produktivitas output. Hasil analisis menunjukan bahwa: (1) biaya produksi bunga kisan sebesar Rp 226.703.735/Ha/musim dengan keuntungan sebesar Rp 133.399.794/Ha/musim dan diperoleh R/C 1,71 yang artinya usahatani ini layak untuk dilakukan; (2) faktor pupuk kandang dan pestisida berpengaruh nyata meningkatkan risiko produksi bunga potong krisan.
STRATEGI PENGEMBANGAN KEDELAI DI RUMAH KEDELAI GROBOGAN Raka Ega Prasetya; Yuliawati Yuliawati
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 4, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.15 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v4i1.5353

Abstract

Pemenuhan kebutuhan kedelai nasional selama ini masih tergantung dengan impor, jika ketersediaan bahan pangan selalu dipenuhi dengan impor dapat mengakibatkan berbagai permasalahan ekonomi dan sosial sehingga diperlukan pengembangan kedelai lokal. Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui faktor internal dan eksternal pada pengembangan kedelai di Rumah Kedelai Grobogan. 2) merumuskan strategi pengembangan kedelai di Rumah Kedelai Grobogan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kedelai Grobogan yang merupakan pusat pengembangan kedelai di Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, dengan informan sebanyak 5 orang yang dipilih meliputi pihak internal yaitu manager (key informant), bagian pemasaran Rumah Kedelai Grobogan, pihak eksternal meliputi mitra, penyuluh pertanian dan Dinas Pertanian Grobogan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dokumentasi, pencatatan dari instansi dan studi literatur. Metode analisis data menggunakan analisis SWOT, Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Bisnis Model Kanvas. Hasil penelitian menunjukan faktor internal yang menjadi kekuatan utama yaitu produk dikenal masyarakat luas, kelemahan utama yaitu kurangnya controlling dan manjemen. Faktor eksternal yang menjadi peluang utama yaitu kesetiaan pelanggan dan ancaman utama adalah permintaan akan produk rendah. Prioritas strategi pengembangan kedelai di Rumah Kedelai Grobogan yang telah dirumuskan adalah branding produk berkualitas dan menggunakan kedelai lokal. Pada penyempurnaan Model Bisnis Kanvas disarankan untuk menambah mitra seperti rumah makan, restoran, catering dan mencoba segmentasi konsumen seperti masyarakat di pasar tradisonal serta masyarakat yang peduli akan kesehatan. Hubungan dengan pelanggan perlu ditingkatkan dengan membuat website yang menarik agar masyarakat lebih mudah dalam mendapat informasi tentang Rumah Kedelai Grobogan.
FEASIBILITY OF SOYBEAN FARMING BUSINESS FROM YOUTH AND OLD SUBSIDIARIES OF GROBOGAN LOCAL VARIETIES Febyningsi Rambu Ladu Mbana; Tinjung Mary Prihtanti; Yuliawati Yuliawati
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 5, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v5i2.8543

Abstract

The demand for soybean needs continues to increase every year. This is not matched by productivity. The role of the government is to attract farmers to conduct business by providing subsidies. Even though they haven't reached the productivity target, some farmers conduct the early harvest. Therefore, this study aims to: 1) determine the R/C ratio of young soybean pods and old soybean pods commodity, knowing the breakeven point of productivity and prices of young soybean pods and old pods. The location selection was carried out purposively (purposive) and the determination of respondents using purposive sampling technique with a total of 39 respondents. Data sources used secondary and primary data. The data collection method was conducted by interview. This research used R/C ratio analysis, breakeven analysis of productivity and price. The results showed that the R/C ratio of commodity young soybean pods> 1.23, old pods = 1. The breakeven point of productivity and price of young pods was 523 kg/ha, IDR 763 kg and old pods 708.21 kg/ha, IDR 1,214, 93 kg, this exceeds the breakeven point of productivity and price and thus results in a profit. Therefore, there is a need for the government to play a role in setting prices for old soybean pods to attract farmers to cultivate old soybean pods.
Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi Varietas Ciherang dan Mekongga di Desa Rogomulyo Marsela Anggita Ratri; Yuliawati Yuliawati
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 21, No 1 (2019): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.74 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v21i1.4196

Abstract

The purpose of this research is to (1) analyze the differences in rice farming of Ciherang and Mekongga varieties, (2) to determine R/C ratio of rice farming in Ciherang and Mekongga varieties, (3) to determine the factors that influence the differences of income in rice farming between Ciherang and Mekongga varieties. This study carried out at Rogomulyo village, Kaliwungu, Semarang. Allegedly factors that affecting the differences income are seed costs, pesticide costs, fertilizer costs, labor costs, grain prices, land area and dummy varieties. The number of farmers who planted Ciherang varieties was 211 people and the number of farmers who planted Mekongga varieties was 158 people. Simple random sampling technique with a sample of 40 Ciherang varieties and 40 Mekongga rice farmers. Data collection is done through interview using questionnaires. Analysis of the data used inclued analysis of unpaired t-test (independent sample t-test), R/C ratio, and multiple linier regression. The results showed that the difference in income of rice farmers of Ciherang and Mekongga varieties was Rp 1.507,056/Ha/planting season but statistically different. The R/C ratio of Ciherang variety rice farming is 2,39 while the R/C ratio of Mekongga varieties is 1,79. Factors that influence income differences are fertilizer costs, labor costs, grain prices, grain prices, land area and production while aeed costs, pesticidae costs, dummy varities have no effect.  Keywords : Ciherang R/C ratio, Mekongga R/C ratio, Income difference, Rice farming.  
PERAN KELOMPOK TANI TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KELURAHAN KAUMAN KIDUL KECAMATAN SIDOREJO KOTA SALATIGA Lolita Geofanny Pramono; Yuliawati Yuliawati Yuliawati
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 21, No 2 (2019): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.297 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v21i2.5064

Abstract

Peranan kelompok tani merupakan serangkaian perilaku kelompok petani yang saling berhubungan dalam pengadaan sarana produksi pertanian, kerjasama antar kelompok maupun luar kelompok serta mengembangkan unit usaha secara bersama yang akan berdampak pada pendapatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran kelompok tani terhadap pendapatan petani padi sawah di Kelurahan Kauman Kidul. Peran kelompok tani diukur dari empat variabel independen yaitu peran sebagai kelas belajar, peran dalam kerjasama, peran sebagai penyedia unit produksi, peran dalam penerapan teknologi dan informasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional  random sampling dan ditetapkan sebanyak 67 orang sebagai responden penelitian. Pengambilan data responden dilakukan dengan wawancara menggunakan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda diolah dengan software EViews 8.0. Hasil yang diperoleh menunjukkan peran kelompok tani sebagai kelas belajar, peran kelompok tani dalam kerjasama dan peran kelompok tani sebagai penyedia unit produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan, sedangkan peran kelompok tani dalam penerapan teknologi dan informasi tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan anggota kelompok tani di Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan  Sidorejo, Kota Salatiga.
Co-Authors Agnes Chaprilia Alfred Jansen Sutrisno Amirusholihin, Amirusholihin Andree Wijaya Setiawan Angga Adi Prasetya Anggraini, Yetti Anggun Novita Sari Arif Irfanda Athanasius Aditya Wisnu Graha Aulia Habsari Bayu Nuswantara Bistok Hasiholan Simanjuntak DA, Sakti Nurani Damara Dinda Nirmalasari Zebua Deprianto Sembiring Dewi Astuti, Sakti Nurani Elisa Murti Puspitaningrum Endang Pudjihartati Endang Purwati RN Esther Sheliena Fauzi, Muhamad Ikmal Febyningsi Rambu Ladu Mbana Febyningsi Rambu Ladu Mbana Fernando Augusta Laksono Fina, Fina Galih Seno Samodro Golda Mariska Kleopatra Gustina Lubis Hans Hananto Andreas Hari Sunarto, Hari Hartati Soetjipto Hendrik Johannes Nadapdap Hohary, Yunelfi Musraino Illene Naomi Nugroho Irvan Aji Saputra Jayaprawira, Jefanya Diva Adriana Jefanya Diva Adriana Jayaprawira Jeremia Christ Adi Baskara KASWATI KASWATI Klarista Ardiani Kristanjung Ganes Swara Kristin V Pasaribu Lasmono Tri Sunaryanto Lili Andriani Liska Simamora Loho, Michelle Angellina Lolita Geofanny Pramono Maria Maria Maria Maria Maria Maria Maria Maria Marina Herawati Marina Marina Herawati Marsela Anggita Ratri Mayasari Dwi Rahayu Mochammad Imron Awalludin Muhammad Hardika Prasetya Muhammad Mas'udin Najwa, Syifa Auliya Novialno, Trias Nugraheni Widyawati P Purwanto Pangestika, Maria Petrus Kristriantono Polykarvos Nubun Pratiwi, Ossy Aprillia Priskilah Febi Widya Ningrum R Aji Bayu Nugroho R. Aji Bayu Nugroho Raka Ega Prasetya Restu, Luna Yureka Reza Subastian Ria Rosdiana Silaban Ristya Desy Wardani Rivano Tegar Kurniawan Rodhiah Umaroh Romualdus Reinaldo Santi Perawati, Santi Saputra, Irvan Aji Saragih, Elsa Christin satria akmal Sinaga, Apri Gunawan Sinta Nur Riskawati Sulistiyorini, Dyah Nuraini Suprihati Suprihati Suprihati Sutrisno , Deny Tampubolon, Yunita Angela Teguh Wahyono Tinjung Mary Prihtanti Trie Venny Pratiwi Utomo, Bayu Aji Vincent Stevanus Saragih Wadu, Junaedin Wahyu Tri Utama Wiwi Sepriani Yassar, Gina Cantica Yoga Aji Handoko Yusri Dianne Jurnalis Yusy Kurnia Chrisdiyanti