Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MAJALAH ILMIAH GLOBE

APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PENENTUAN KAWASAN WISATA BAHARI DI PULAU WANGIWANGI, KABUPATEN WAKATOBI Yulius, Yulius; Salim, Hadiwijaya L; Ramdhani, M; Arifin, T; Purbani, D
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 15, No 2 (2013)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.766 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2013.15-2.82

Abstract

Wakatobi memiliki sumber daya alam yang sangat potensial dengan 25 gugusan terumbu karang yang indah dan masih alami dengan spesies beraneka ragam bentuk. Kawasan ini dinilai terbaik di dunia dengan sering dijadikan sebagai ajang diving dan snorkling bagi para penyelam nasional maupun internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian kawasan untuk wisata bahari menggunakan SIG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis spasial (keruangan) dan analisis tabular terhadap kesesuaian kawasan dalam SIG. Hasil analisis spasial dan tabular terhadap kesesuaian kawasan untuk wisata bahari, menunjukkan bahwa lokasi yang sesuai adalah di utara Pulau Wangiwangi, Kecamatan Wangiwangi dan di utara Pulau Kapota, KecamatanWangiwangi Selatan dengan luas sekitar 2.786,9 ha atau 20,3% dari luas total wilayah kawasan.Kata kunci : Sistem Informasi Geografis (SIG), Wisata Bahari, Pulau Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi.ABSTRACTWakatobi has a huge potential of natural resources with 25 beautiful and pristine coral reefs species in diverse forms. Wakatobi is considered as one of the best biosphere area in the world and frequently used as a place for diving and snorkeling among national and international divers. This study aims to determine the suitability of the area for marine tourism using GIS. The methods used in this research are spatial analysis methods and tabular analysis of the suitability of the area with the GIS tools. From the results of the spatial analysis of the suitability area for marinetourism, obtained that the corresponding location is at the northern island of Wangiwangi, Wangiwangi District and at the northern of Kapota Island, South Wangiwangi District with an area of 2786,9 hectares or 20,3 % of the total area inthe region.Keyword : Geographic Information System (GIS), Marine Tourism, Wangiwangi Island, Wakatobi Regency.
IDENTIFIKASI PULAU BERDASARKAN KAIDAH TOPONIMI DI KEPULAUAN TOGEAN PROVINSI SULAWESI TENGAH Yulius, Yulius; Triyono, Triyono
MAJALAH ILMIAH GLOBE Vol 13, No 1 (2011)
Publisher : Badan Informasi Geospasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.702 KB) | DOI: 10.24895/MIG.2011.13-1.110

Abstract

Survei Toponim Pulau telah dilakukan pada wilayah survei Kepulauan Togean ProvinsiSulawesi Tengah. Pengambilan data toponim pulau dilakukan dengan cara survei lapangan. Data pulau terdiri dari dua macam, yaitu Pulau Bernama dan Pulau Belum Bernama. Nama pulau didapat dengan metode wawancara dan posisi pulau itu ditentukan dengan alat GPS sederhana. Survei yang dilakukan berhasil mengindentifikasi 211 pulau dengan 210 pulau tidak terdaftar namanya dalam daftar pulau DEPDAGRI (Departemen Dalam Negeri), dan hanya 1 pulau yang mempunyai nama. Sebanyak 47 nama pulau dapat di-update dari peta laut DISHIDROS TNI-AL, sedangkan dari pulau-pulau yang tidak memiliki nama pada peta tersebut berhasil diidentifikasi sebanyak 165 buah nama pulau.Kata Kunci: GPS, Kepulauan Togean, Pulau, ToponimiABSTRACTThe Survey of Toponym of Islands has been done at Togean Archipelago Central Sulawesi Province. The data, covering islands with and without names of the islands were taken through interviews and their positions were measured by a simple GPS system. The Survey from Togean Archipelago at Central Sulawesi, 211 had been identified with 210 islands have not been listed at DEPDAGRI (Ministry of Internal Affairs) but the other 1 island have been named. A sea map published by DISHIDROS TNI-AL was used as a reference to update 47 islands with name, while islands without name still can be identified to an amount of 165 islands in general.Keywords: GPS, Island, Togean Archipelago, Toponymy