Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

An Analysis of Children’s Visual Artworks Through Free Drawing in Children Aged 5–7 Years Prayitno, Prayitno; Harun, Harun; Syamsudin, Amir; Zubaedah, Siti
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.103-09

Abstract

Children aged 5–7 years are in the preoperational stage of cognitive development. The problem that occurs in children of this age is that their ability to express their imagination through drawings is still limited. Previous research has not examined how visual expression emerges in early childhood drawings, particularly regarding drawing stages, object shapes, drawing duration, and sources of inspiration. This study aims to analyze the visual expression of drawings by children aged 5–7 years, focusing on drawing stages, object shapes, drawing duration, and sources of inspiration. This study used a descriptive qualitative method. The subjects were 70 kindergarten children in the Special Region of Yogyakarta. Data was collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed using reduction, presentation, and conclusion-drawing techniques. The results showed that children's drawing process involves imagination, creativity, and storytelling. The most frequently drawn object was a butterfly, with the longest drawing duration being between 10–15 minutes. Most of the drawings were inspired by children's visual experiences. This study found that 61 children drew based on objects they imagined, while 9 children experienced difficulty expressing ideas visually. This research contributes to early childhood education by stimulating visual expression as a foundation for creativity in kindergarten learning. However, this study was limited to one region and a limited number of subjects, so it does not fully represent the cultural diversity of children. Future research can be conducted on a broader and more diverse range of subjects and children's drawings. Further research may also help children who have difficulty with visual expression.
Contribution of Kurkuminoid Proteins From White Kunyit Root Extract (Curcuma zedoaria rosc.) ss anti-inflammatory zubaedah, Siti; Yanti , Hasvika; Widia , Besse; Rompegading, Andi Badli
Hayyan Journal Vol. 1 No. 2 (2024): June
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hayyan.v1i2.1572

Abstract

This research aims to identify curcuminoid compounds from white turmeric (Curcuma zedoaria Rosc.) rhizome extract as anti-inflammatory drugs. White turmeric rhizomes contain curcuminoids which can be used as anti-inflammatory. Curcuminoids are yellow polyphenols, insoluble in water and acidic solvents but soluble in dimethyl sulfoxide, acetone and ethanol. It has various benefits such as lowering blood sugar levels, acting as an antioxidant, and having anti-carcinogenic properties. The identification of curcuminoid compounds in white turmeric as potential anti-inflammatory drugs provides a significant contribution to the development of natural drugs for inflammation-related disorders. The research method used is descriptive through literature research, with a focus on exploring the contents and benefits of white turmeric in traditional medicine. This research provides evidence that supports the efficacy of curcuminoids from white turmeric rhizome extract as an anti-inflammatory agent. However, to validate the effectiveness and safety of using white turmeric as an anti-inflammatory drug in humans, further research is needed including pharmacodynamic studies, pharmacokinetics and clinical trials. Apart from that, purification of curcuminoid compounds and research on interactions with other drugs also need to be carried out to strengthen the scientific basis and develop more effective drug formulations.
ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA PIAUD TERHADAP KONSEP STIMULASI OTAK ANAK USIA DINI BERDASARKAN PERSPEKTIF NEUROSAINS Mufidah, Shofura; Zubaedah, Siti; Mohamad Agung Rokhimawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26058

Abstract

Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) merupakan calon pendidik yang diharapkan mampu merancang kegiatan pembelajaran yang relevan dengan tahap perkembangan otak anak usia dini, yang dikenal sebagai masa keemasan (golden age). Pada usia ini, perkembangan otak terjadi sangat pesat dan sangat dipengaruhi oleh stimulasi yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman mahasiswa PIAUD terhadap konsep stimulasi otak anak dari perspektif neurosains, serta untuk menggali persepsi, tantangan, dan kesiapan mereka dalam mengimplementasikan ilmu neurosains dalam pendidikan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik studi lapangan (field study), melibatkan mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah neurosains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman dasar yang cukup baik mengenai perkembangan otak dan pentingnya stimulasi, serta menyadari pentingnya integrasi neurosains dalam praktik pembelajaran PAUD. Namun demikian, mereka juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan fasilitas, belum meratanya pengetahuan guru tentang neurosains, serta perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih aplikatif dan praktis di tingkat perguruan tinggi.
Implementasi Mosel Pembelajaran STEAM Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini: Studi Literature Review Adiansa, Nadila; Putro, Khamim Zarkasih; Zubaedah, Siti
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 9 (2025): The 9th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran STEAM dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui pendekatan studi pustaka. Kreativitas merupakan salah satu keterampilan abad ke-21 yang penting dikembangkan sejak dini. Model STEAM yang mengintegrasikan sains, teknologi, teknik, seni dan matematika dianggap mampu merangsang kemampuan berpikir kritis, eksplorasi, dan ekspresi diri anak. Hasil dari tinjauan literatur menunjukan bahwa STEAM mendorong anak untuk berpikir secara fleksibel, orisinal dan mampu mengembangkan ide-ide baru. Namun penerapannya di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan seperti  keterbatasan fasilitas, rendahnya pemahaman guru, serta kurangnya pelatihan teknis. Oleh karena itu, kolaborasi lintas disiplin antar pendidik dan dukungan dari lingkungan sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan manfaat STEAM. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan STEAM dapat menjadi strategi efektif dalam menstimulasi kreativitas anak usia dini jika di Implementasikan secara tepat dan berkelanjutan.