Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR BIOLOGI DENGAN NILAI UAS MATA KULIAH BIOLOGI UMUM MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNDANA Lidia Susanti Nuryati; Moses Kopong Tokan; Arini Rahma Dhani; Yusnaeni
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/e3sj9511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan prestasi akademik mahasiswa pada mata kuliah Biologi Umum di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Nusa Cendana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa angkatan 2022 hingga 2024 yang telah menempuh mata kuliah Biologi Umum, dengan jumlah total 242 mahasiswa. Sampel diambil sebanyak 72 orang dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel proporsional. Instrumen yang digunakan adalah angket minat belajar yang dikembangkan oleh Knekta dkk. (2020), yang terdiri atas 33 butir pernyataan yang mencakup tiga indikator utama yaitu: perasaan senang, nilai, dan keterlibatan. Berdasarkan analisis deskriptif, diperoleh rata-rata skor minat belajar sebesar 134,11 dengan mayoritas responden (58,3%) berada pada kategori tinggi dan 40,3% pada kategori sangat tinggi. Sedangkan data nilai UAS menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) dinyatakan lulus, dengan mayoritas (59,7%) memperoleh nilai A. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya hubungan positif yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar yang diukur melalui nilai UAS. Nilai korelasi yang ditemukan sebesar 0,447, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi minat belajar mahasiswa, maka semakin tinggi pula hasil belajar yang dicapai
Analisis penerapan dan pengembangan kurikulum merdeka belajar terhadap karakteristik 4c (communication, collaboration, critical thinking, and creativity) pembelajaran abad 21 tingkat sekolah menengah atas(sistematic literature review) Yinma Dewita Talaen; Andam S Ardan; Yusnaeni; Moses Kopong Tokan
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/5m7ant21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan Kurikulum Merdeka Belajar terhadap karakteristik 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Creativity) pembelajaran abad 21 pada Sekolah Menengah Atas.  Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 30 artikel ilmiah yang relevan dengan topik, yang diperoleh melaui seleksi kriteria inklusi dan ekslusi yang pada data base google scholar.  Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka belajar masih berlangsung secara bertahap dan belum merata di SMA serta Keterampilan abad 21 komunikasi, kolaborasi dan kreativitas menunjukkan peningkatan yang signifikan sedangkan berpikir kritis masih membutuhkan strategi khusus. Ditemukan pula bahwa metode pembelajaran berbasis proyek dan masalah, lingkungan belajar yang kolaboratif serta integrasi teknologi sangat berpengaruh dalam peningkatan keterampilan 4C. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru secara intensif, penggunaan pendekatan pembelajaran inovatif, serta evaluasi berbasis proyek untuk mendukung efektivitas kurikulum merdeka dalam membentuk peserta didik yang adaptif di era abad 21.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA MATERI SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 11 KOTA KUPANG Rosiana Yosefia; Moses Kopong Tokan; Arini Rahma Dhani
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.22905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran inkuiri pada materi sistem ekskresi pada manusia untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kupang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11 Maret dan 14 Maret 2025 di SMP Negeri 11 Kupang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara sikluitas yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu, tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi., penelitian ini telah dilakukan dalam dua siklus. Data dalam penelitian dianalisis menggunakan observasi Keterampilan guru, aktivitas siswa, dan tes hasil belajar siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri pada materi sistem ekskresi pada manusia dapat meningkatkan hasil siswa kelas VIIIB SMP Negeri 11 Kupang. Terbukti pada siklus I hasil belajar peserta didik 51,85% pada siklus II 81,48% dengan kategori baik, kualifikasi tuntas dan aktivitas peserta didik siklus I 68,75% pada siklus II 90,62% dengan peningkatan sebesar 21,87% kategori sangat baik, kualifikasi berhasil. Sedangkan untuk keterampilan guru (peneliti) siklus I 76,56% pada siklus II 92,18% dengan kategori sangat baik kualifikasi berhasil.
Analisis Perbandingan Minat Dan Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi Angkatan 2023 Berbasis Jalur Masuk di Universitas Nusa Cendana Falen Rohi Kari; Moses Kopong Tokan; Arini Rahma Dhani; Mario Justinianus Santrum
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.23339

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk (1) Menganalisis perbandingan minat belajar mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2023 berdasarkan jalur masuk di Universitas Nusa Cendana. (2) Menganalisis perbandingan hasil belajar mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2023 berdasarkan jalur masuk di Universitas Nusa Cendana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel penelitian berjumlah 84 mahasiswa yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data minat belajar dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan data hasil belajar diperoleh dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) semester I dan semester II. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk minat belajar dan IPK semester II, serta uji one-way ANOVA untuk IPK semester I. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) uji kruskal-Wallis terhadap minat belajar menghasilkan H = 4,159 dengan (p = 0,125), (2) uji ANOVA terhadap IPK semester I menunjukkan F = 0,066 dengan (p = 0,936), dan (3) uji Kruskal-Wallis terhadap IPK semester II menghasilkan H = 5,025 dengan (p = 0,081). Ketiga hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan jalur masuk (p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa jalur masuk tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat maupun hasil belajar mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2023 di Universitas Nusa Cendana.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA KONKRET PADA MATERI CAHAYA DAN SIFATNYA DI KELAS V SD NEGERI NAIKOTEN 2 gaudate saetban; Moses Kopong Tokan; Kurniayu Triastuti R A Ratu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34446

Abstract

Gaudate Deventi Saetban. 2101140064. Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Konkret Pada Materi Cahaya dan Sifatnya di Kelas V SD Negeri Naikoten 2. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Dibimbing oleh Moses Kopong Tokan dan Kurniayu Triastuti R. A. Ratu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas V UPTD SD Negeri Naikoten 2 pada materi Cahaya dan Sifatnya melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media konkret. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang terlihat dari kurangnya keterlibatan dalam bertanya, menjawab, dan menyampaikan pendapat. Metode penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 21 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru, observasi aktivitas peserta didik, dan angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik dari 66,92% (kategori cukup) pada siklus I menjadi 92,30% (kategori sangat baik) pada siklus II. Aktivitas guru meningkat dari 71,45% menjadi 94,31%, sedangkan aktivitas peserta didik meningkat dari 65,78% menjadi 90,15%. Dengan demikian, penerapan model problem based learning berbantuan media konkret terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas V pada materi Cahaya dan Sifatnya.
Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru Profesional Lulusan PPG LPTK FKIP Universitas Nusa Cendana di Kabupaten Belu I Gusti Ngurah Budiana; I Made Parsa; Andreas Ande; Malkisedek Taneo; Moses Kopong Tokan; Jacobis J. Messakh; Damianus D Samo; Imelda Paulina Soko
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i1.27740

Abstract

Kompetensi pedagogi mencakup kemampuan guru dalam memahami karakteristik peserta didik, merancang dan melaksanakan pembelajaran, serta melakukan evaluasi pembelajaran secara efektif. Namun demikian, berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan termasuk guru profesional lulusan PPG LPTK Universitas Nusa Cendana. Solusi praktis yang dilaksanakan LPTK FKIP Universitas Nusa Cendana yakni dengan mengadakan pelatihan penguatan kompetensi pedagogik berbasis praktik. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Pendekatan yang digunakan adalah praktik langsung (learning by doing) sehingga guru dapat langsung mengaplikasikan konsep yang dipelajari. Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah rata-rata keaktifan peserta pada kategori baik, atau minimal memiliki nilai observasi 3,00 dan ≥ 75% guru memiliki pemahaman yang baik terkait kompetensi pedagogi dan praktiknya dalam pembelajaran di kelas. Hasil kegiatan menunjukan nilai hasil observasi berada pada nila 3,53 atau kategori sangat baik dan adanya perbedaan rata-rata peningkatan yang signifikan pemahaman guru sebelum dan setelah kegiatan pelatihan
PENGARUH METODE PERAWATAN MORTAR BERBASIS SUSPENSI Bacillus subtilis TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR Alvin Alfredo Bara; Remigildus Cornelis; Moses Kopong Tokan
Racic : Rab Construction Research Vol. 11 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v11i1.7579

Abstract

This study aims to investigate the effect of curing methods based on Bacillus subtilis suspension on the compressive strength of cement mortar. The curing methods included immersion and wrapping using flannel cloth, non-woven geotextile, and plastic wrapping, with bacterial suspension concentrations of 3%, 6%, 9%, and 12%, and curing ages of 7, 14, 28, and 56 days. Compressive strength tests were conducted on control mortar and bacterial-treated mortar in accordance with standard testing procedures. The results indicate that mortars cured using Bacillus subtilis suspension exhibited higher compressive strength than the control mortar at all curing ages. The strength enhancement became more pronounced at 28 and 56 days, reaching a maximum value of 55.07 MPa for immersion curing, compared to 36.48 MPa for the control mortar. Wrapped curing methods also produced higher compressive strength values than the control, reaching 39.18 MPa, indicating effective moisture retention during the curing process. The variation in bacterial concentration showed an optimum trend, suggesting that compressive strength improvement does not increase proportionally with higher bacterial concentrations. Overall, the findings demonstrate that Bacillus subtilis–based curing methods significantly improve mortar compressive strength and have strong potential as an alternative, practical, and sustainable curing approach.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR DARI MODEL PROJECT BASED LEARNING  DAN MODEL KONVENSIONAL (CERAMAH) PADA MATERI EKOSISTEM SMP NEGERI 5 KUPANG Nofri Wake Lulu; Mario J Santrum; Andam Suriaty Ardan; Moses Kopong Tokan
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 7 (2026): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v3i7.2801

Abstract

This research aims to determine the influence of the project based learning model to improve student learning outcomes in class VII ecosystem material at SMP Negeri 5 Kupa This study aims to determine whether there are differences between the project-based learning model and the conventional model (lecture) regarding the topic of ecosystems for Grade VII students at SMP Negeri 5 Kupang. ng. This type of research is quasi-experimental which refers to a quantitative approach with data collection techniques through tests, observation and documentation. The sampling technique is random sampling. The results of the research show that there is a difference in the average pretest score, namely in the experimental class 46,16 and control 34.10, while in the posttest the experimental class average is 80,13 and the control class is 61.80, supported by the results of the hypothesis test, namely the t-test, which found a result of 0.000, which is smaller than 0.05, so Ho is rejected and H is accepted, in other words, there is the influence of the project based learning model to improve student learning outcomes in ecosystem material. Kupang 5 Public Middle School. The conclusion of this research is that there is an influence of the project based learning learning model to improve student learning outcomes in class VII ecosystem material at SMP Negeri 5 Kupang
ETNOBOTANI TUMBUHAN KUNYIT (CURCUMA LONGA) DI DESA OINLASI MOLLO SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN (TTS) Delfin Margerita Lake; Andam Suriaty Ardan; Moses Kopong Tokan; Mario J Santrum
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 4 (2026): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, April 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v3i4.2497

Abstract

This study aimed to determine community knowledge and ethnobotanical utilization of turmeric (Curcuma longa) in Oinlasi Village, South Mollo District, Timor Tengah Selatan Regency. This research used a qualitative descriptive method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Respondents were selected using purposive sampling, consisting of community members who have knowledge and use turmeric in their daily lives. The results showed that the people of Oinlasi Village have good knowledge of turmeric and utilize it in various aspects of life. The most commonly used plant part is the rhizome. Turmeric is used as traditional medicine to treat stomachache, wounds, and inflammation, as a cooking spice, and in certain traditional ceremonies. The processing methods include pounding, boiling, or grating depending on the purpose of use. Knowledge of turmeric utilization is inherited from generation to generation through oral tradition. In conclusion, turmeric (Curcuma longa) plays an important role in the lives of the Oinlasi community in terms of health, food, and cultural practices. This ethnobotanical knowledge needs to be preserved as part of the local wisdom of the community.