Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Sosialisasi Berbagai Jenis Kupu Kupu Taman Hutan Raya Pulau Lombok Sebagai Materi Pengayaan Biologi Di SMAN 1 Narmada Ilhamdi, Mohammad Liwa; Idrus, Agil Al; Santoso, Didik; Zulkifli, Lalu; Wirajagat , Cahyadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9038

Abstract

Pembelajaran materi pengayaan yang kontekstual di sekolah belum dilakukan karena tidak ada buku dan media VCD pembelajaran kontekstual yang menyajikan dari hasil penelitian. Faktor ini yang menjadi permasalahan utama mitra dan tawaran penyelesaiannya adalah dengan mensosialisasikan materi pengayaan keanekaragaman hayati khususnya kupu-kupu yang ada di sekitar sekolah. Taman Hutan Raya Pulau Lombok dekat sekali lokasi dengan sekolah mitra. Pembelajaran berbasis lingkungan sekitar atau CTL (Contextual Teaching and Learning) siswa dapat melihat secara nyata, mengalami sendiri materi pelajaran yang ada di sekitar lingkungannya sehingga sangat menyenangkan. selanjutnya dengan CTL dapat meningkatkan hasil belajar Siswa dibelajarkan dengan buku dan VCD yang berisi materi pelajaran yang ada di sekitar siswa. Hasil belajar siswa di SMPN sekitar taman wisata Suranadi masih di bawah standar KKM 75. Metode kegiatan ini adalah sosialisasi, pembelajaran dan pendampingan. Tujuan dari kegiatan ini untuk mensosialisasikan berbagai Jenis Kupu-Kupu Indah sebagai Materi Pengayaan Keanekaragaman Hayati di SMAN 1 Narmada. Setelah selesainya pelaksanaan kegiatan ini juga akan dilaksanakan pendampingan pembelajaran yang dilakukan guru untuk melaksanakan pembelajaran berbasis lingkungan. Hasil pengabdian sebagai berikut 1) telah dilakukan sosialisasi berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMAN 1 Narmada 2) peserta kegiatan pengabdian 100% mengikuti, menanggapi dan memahami materi sosialisasi. Kesimpulan sosialisasi berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMAN 1 Narmada dalam kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dengan antusiasme peserta kegiatan yang tinggi.
The Effects of Pineapple Fruit Extracts (Ananas comosus) on the Quality of Chemical and Microbiological-Rabbitfish (Siganus spp.) Sauce Products Mahrus, Mahrus; Al Idrus, Agil; Syukur, Abdul; Zulkifli, Lalu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5918

Abstract

The present work aims to study the effect of pineapple fruit extracts on the quality of Chemical and microbiological - rabbitfish sauce products. Utilizing pineapple extract can speed up the fermentation process because pineapple extract contains bromelain enzymes that will break down rabbitfish’s protein, carbohydrate, and fat molecules into simpler molecules. The research method applied involved experimental laboratory procedures. This study used a completely randomized design. The variables observed were protein, water content, acidity (pH), total microbe, total lactic acid bacteria, Escherichia coli, Staphylococcus, and taste values. The pineapple extracts and fermentation length affected sauce product quality significantly. Pineapple extracts of 15% and 12-day fermentations produced the best sauce quality, consisting of 14.18% protein content, 73.55% moisture content, and a pH of 5.26. Besides, other parameters observed were total microbes 7.8 x 104 CFU/g, total lactic acid bacteria 1, 0 x 102 CFU/g, E. coli, and Staphylococcus sp. (negative), taste value was 3.46, but consumers did not like it so much. However, these results have met the Indonesian National Standards for the product and are safe for human consumption.
Penggunaan Pohon Filogenetik Ikan Lemuru Dari Selat Lombok Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Materi Genetika di MAN2 Mataram Mahrus; Idrus, Agil Al; Syukur, Abdul; Raksun, Ahmad; Zulkifli, Lalu; Syauki, Lalu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13034

Abstract

Materi Genetika pada mata pelajaran Biologi di Madrasah Aliyah (MA) Kelas 12 merupakan materi yang cukup sulit di dipahami oleh siswa karena sejumlah faktor di antaranya kurangnya sumber pembelajaran yang efektif, materinya abstrak, rumit dan sulit untuk dipraktekkan. Secara umum, materi Biologi di MA Kelas 12 terdiri dari: Evolusi, Bioteknologi, Materi Genetik (DNA dan RNA), Pembelahan Sel, serta Pewarisan Sifat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman konsep keanekargaman gen yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret kepada para siwa MAN2 Mataram. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, dan tanya jawab. Pohon Fiolgenetik merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup antar spesies, berdasarkan data genetik atau morfologi. Keberadaan Pohon Fiolgenetik ini mampu menyajikan informasi tentang garis keturunan evolusi, seperti nenek moyang bersama dan hubungan percabangan antara kelompok organisme. Ikan lemuru (Sardinella spp.) merupakan jenis ikan laut pelagis kecil yang hidup secara berkelompok dan keberadaannya cukup melimpah di perairan Selat Lombok. Keanekaragaman ikan lemuru secara genetik merupakan salah satu sumber belajar bagi siswa MA Kelas 12 IPA pada topik materi Genetik. Materi yang digunakan pada kegiatan ini adalah pohon filogenetik ikan lemuru berbasis hasil penelitian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksananaan program pengabdian masyarakat di MAN2 Mataram telah bejalan dengan baik. Hal ini terlihat dari berbagai pertanyaan yang dilontarkan para siswa dan guru mereka pada saat diskusi. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam bidang genetika molekuler melalaui sosialisasi hasil penelitian genetika ikan pelagis kecil di perairan Selat Lombok.
Peningkatan Kesiapan Siswa Kelas XII Se-Kabupaten Lombok Tengah Masuk Perguruan Tinggi Negeri Melalui Pelatihan Strategi Sukses SBMPTN Musaddat, Syaiful; Wardana, Lalu Ali; Zulkifli, Lalu; Sukardi
DARMADIKSANI Vol 1 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v1i1.92

Abstract

ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa angka ketidaklulusan peserta SBMPTN dari tahun ke tahun terus meningkat dan ketidaklulusan dimaksud ternyata tidak semata-mata disebabkan oleh faktor IQ. Lebih dari itu, ketidaklulusan itu juga disebabkan kekurangpahaman peserta tentang sistem dan pola SBMPTN. Tujuan dari pengabdian ini secara lebih spesifik adalah: (1) untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang strategi sukses SBMPTN dan strategi menyiasati soal-soal SBMPTN; (2) untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang contoh-contoh strategi sukses SBMPTN dan strategi menyiasati soal-soal SBMPTN; dan (3) untuk melatih peserta secara kontinyu dalam menerapkan strategi-strategi tersebut. Materi disampaikan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemodelan dan penugasan/latihan mengerjakan soal-soal SBMPTN. Analisis hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesiapan siswa dalam menghadapi SBMPTN. Hal ini terbukti dari data berikut. (1) Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan adalah 44 siswa dan semuanya mengikuti pretes dengan rerata nilai 55.57; (2) Nilai pretes peserta rata-rata di bawah standar ketuntasan. Dari 44 peserta hanya 7 peserta yang tuntas atau memperoleh nilai 85 (15,91%), sisanya 37 siswa tidak tuntas; (3) Jumlah peserta yang mengikuti postes 40 orang dengan nilai rerata 85.38; (4) Nilai postes peserta telah mencapai standar ketuntasan yang diharapkan. Dalam hal ini, terdapat 33 siswa (82.50%) tuntas, sisanya 7 siswa tidak tuntas. Di samping itu, para peserta (siswa-siswi kelas XII se-Kabuapten Lombok Tengah) memberikan sambutan positif terhadap materi yang diberikan. Hal ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif mereka terhadap materi dan tugas-tugas yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Bahkan, semua peserta mengharapkan agar dilakukan kegiatan serupa secara berkelanjutan. ABSTRACT This Community Service is motivated by the fact that the number of SBMPTN participants failing to pass from year to year continues to increase and the failure to pass is not solely due to the IQ factor. More than that, the failure to pass was also caused by the participants' lack of understanding of the SBMPTN system and pattern. The objectives of this service are more specifically: (1) to provide knowledge to participants about SBMPTN success strategies and strategies for dealing with SBMPTN questions; (2) to provide knowledge to participants about examples of successful SBMPTN strategies and strategies for dealing with SBMPTN questions; and (3) to train participants continuously in implementing these strategies. The material is delivered by the method of lecturing, question and answer, modeling and assignments / exercises to work on SBMPTN questions. The analysis of the results of the training showed that there was an increase in the readiness of students in facing the SBMPTN. This is evident from the following data. (1) The number of participants who took part in the activity was 44 students and all of them took part in the pretest with an average score of 55.57; (2) The average pre-test score of the participants is below the mastery standard. Of the 44 participants, only 7 participants completed or scored 85 (15.91%), the remaining 37 students did not complete; (3) The number of participants who took part in the posttest was 40 with a mean score of 85.38; (4) The participants' post-test scores have reached the expected completeness standards. In this case, 33 students (82.50%) completed, the remaining 7 students did not complete. In addition, the participants (class XII students from Central Lombok Regency) gave a positive response to the material given. This can be seen from their enthusiasm and active participation in the material and assignments given during the activity. In fact, all participants hoped that similar activities would be carried out in a sustainable manner.
Sosialisasi Pemanfaatan Mikroba Lokal sebagai Sumber Biofertilizer di SMK PP Negeri Mataram Zulkifli, Lalu; Ayu Citra Rasmi, Dewa; Sakaroni, Rubiyatna; Robi'atul Adawiyah, Marosa; Cahyadi Wirajagat, Gde; Fadilla Yuliana, Baiq
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.12852

Abstract

The intensive use of synthetic chemical fertilizers has led to soil fertility degradation, environmental pollution, and high dependence on expensive production inputs. An environmentally friendly alternative is the use of local microbes as biofertilizers that can dissolve phosphate, fix nitrogen, and produce plant growth hormones. This community service activity aimed to increase the understanding of teachers at SMK PP Negeri Mataram about the role of local microbes in sustainable agriculture, while also providing basic skills in the technique of isolating phosphate-solubilizing bacteria from the rhizosphere. The implementation methods included material socialization, interactive discussions, laboratory practices, and evaluation of understanding through pre-tests and post-tests. The results of the activity showed a significant increase in understanding after the dissemination, with the majority of teachers scoring above 80 on the post-test. Enthusiasm was also evident in the isolation practice, as teachers gained hands-on experience that they had never had before. The impact of this activity not only increased teachers' knowledge of biofertilizers, but also opened up opportunities to integrate local microbe material into the school curriculum as an alternative to environmentally friendly agriculture.