Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Standing Informasi Desa (SID) dalam Digitalisasi Pelayanan Publik di Kantor Desa Bulila Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Fitri Tanua; Ellys Rachman; Misbahudin Djaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pemanfaatan standing Information Desa (SID) di Desa Bulila Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif yang mengacu pada 3 fokus antara lain Pengelolaan SID, Sarana dan Prasarana dan Sumber Daya Manusia. Berdasarkan hasil penelitian ditinjau dan dilihat dari segi aspek Pengelolaan belum berjalan secara optimal, menyebabkan pemanfaatan dalam Digitalisasi Pelayanan Publik terbatas dan belum sepenuhnya mendukung pelayanan publik yang mandiri dan efisien. Dilihat dari aspek sarana dan prasarana belum sepenuhnya memadai, sehingga berdampak pada pemanfaatannya dalam Digitalisasi Pelayan Publik. Dilihat dari aspek sumber daya manusia pemahaman belum merata, mempengaruhi penggunaannya Adapun hal-hal yang disarankan dalam penelitian ini yakni perlunya pelatihan dan sosialisasi secara rutin kepada aparat dan masyarakat. Perlunya melakukan perbaikan dan pemeliharaan rutin terhadap peralatan seperti screen SID dan perangkat lainnya. Perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara menyeluruh melalui pelatihan teknis dan pendampingan berkelanjutan.
Faktor-Faktor Penghambat Pemasaran Produk Industri Meubel Taqim Di Kota Gorontalo Windia Arif; Ellys Rachman; Tety Thalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat pemasaran produk industri meubel Taqim di Kota Gorontalo. Metode yang digunakan Kualitatif Deskriptif dengan 3 fokus penelitian yaitu Lokasi, Promosi, Harga. Sumber data yang digunakan ialah data primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang menjadi penghambat pemasaran produk meubel taqim, yaitu : (1) lokasi usaha yang kurang strategis karena berada jauh dari pusat kota menyebabkan rendahnya aksesibilitas dan visibilitas usaha terhadap calon konsumen. (2) kurangnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi modern menyebabkan jangkauan pemasaran terbatas dan tidak mampu menjangkau segmen pasar yang lebih luas. (3) tidak adanya informasi yang jelas mengenai perbedaan harga antara pembeli umum dan reseller menimbulkan kebingungan dan ketidakpercayaan di kalangan pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran yang lebih adaptif, seperti pemanfaatan teknologi digital, peningkatan komunikasi harga, serta pemilihan lokasi usaha yang lebih strategis, sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja usaha.
Pengelolaan Umkm Dalam Meningkatkan Penjualan Di Depula Li Rahma Di Kota Gorontalo Maysara Igirisa; Ellys Rachman; Tety Thalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengelolaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam meningkatkan penjualan pada usaha Depula Li Rahma, sebuah usaha produksi kue kering yang berlokasi di Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi usaha yang berada di dalam lorong menjadi kendala utama dalam menarik pelanggan baru dan mempertahankan jumlah kunjungan harian. Selain itu, volume penjualan yang tidak stabil serta minimnya aktivitas promosi memperburuk performa usaha. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pemilik usaha mempertimbangkan pemindahan lokasi ke tempat yang lebih strategis, menerapkan strategi pemasaran yang adaptif untuk menjaga stabilitas penjualan, serta memanfaatkan media promosi digital guna menjangkau pasar yang lebih luas. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya manajemen lokasi dan promosi dalam mendukung pertumbuhan UMKM.
Pemanfaatan Media Sosial Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Rahida Cookies Di Kota Gorontalo Siti Rosmiaty; Ellys Rachman; Yahya Antui
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan penjualan produk UMKM Rahida Cookies di Kota Gorontalo. Fokus penelitian mencakup penggunaan platform media sosial, strategi promosi produk, dan promosi harga sebagai instrumen pemasaran digital. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi aktivitas media sosial Rahida Cookies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM telah aktif memanfaatkan platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk membangun eksistensi digital. Namun, keterlibatan pengguna (engagement) dalam bentuk like, komentar, dan share masih rendah. Promosi produk dilakukan secara visual, namun belum konsisten dan belum menyasar segmen pasar yang spesifik. Promo harga seperti diskon telah diterapkan, namun belum terkomunikasi secara efektif melalui media sosial. Secara keseluruhan, pemanfaatan media sosial oleh Rahida Cookies telah berada di jalur yang benar, tetapi masih memerlukan peningkatan dalam strategi konten, frekuensi promosi, dan integrasi pesan pemasaran. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi digital marketing berbasis data dan algoritma platform untuk meningkatkan keterlibatan dan konversi penjualan. Temuan ini memberikan gambaran kontekstual tentang tantangan dan peluang transformasi digital pada UMKM di daerah.
“Efektivitas Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Humas dalam Penyebaran Informasi Publik di Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo Utara” Agum Presiawan Tubuon; Ellys Rachman; Luthfia Bakari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2170

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan tupoksi Humas dalam penyebaran informasi publik di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo Utara. Pendekatan penelitian kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di lingkungan Diskominfo Gorontalo Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan website resmi daerah (portal.gorutkab.go.id) aktif digunakan untuk mendokumentasi kegiatan pimpinan daerah, namun menghadapi hambatan teknis (gangguan jaringan, serangan siber) dan konten yang masih bersifat berita singkat tanpa pemaparan kebijakan mendalam. Pemanfaatan media sosial publik belum terlembaga: belum ada akun resmi pemerintahan, sehingga penyebaran info publik masih sangat tergantung pada inisiatif pribadi pejabat (misalnya akun Instagram pribadi Kepala Dinas). Kualitas SDM Humas juga terbatas – hanya sedikit personel dengan latar IT, kurangnya staf berkompetensi komunikasi, serta minim peralatan dokumentasi – sehingga komunikasi cenderung bersifat administratif dan tidak komunikatif.
Implementasi Kebijakan Pengembangan Destinasi Wisata Lombongo di Kabupaten Bone Bolango Rusni Ente; Ellys Rachman; Lisda Van Gobel
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2388

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata lombongo oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone Bolango dan juga mengetahui faktor-Faktor Penghambat Proses Implementasi Kebijakan Pengembangan destinasi wisata lombongo oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olaraga Bone Bolango Metode yang digunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan melibatkan 9 orang informen yang terdiri dari pegawai dinas pariwisata pemuda dan olahraga kabupaten bone bolango berjumlah 6 orang,1 orang sebagai kepala desa lombongo dan 1 orang masyarakat serta 1 orang pengujung destinasi wisata lombongo.Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi kebijakan pengembangan destinasi wisata lombongo oleh dinas pariwisata Kabupaten Bone Bolango, belum efektif antara pemerintah dan masyarakat dilihat dari aspek baik dari komunikasi,sumber daya disposisi,struktur maupun dari faktor penghambat implementasi kebijakan, dimana dari faktor penghambat masih kurangnya peran aktif dari pemerintah, partispasi masyarakat, swasta, anggaran, serta promosi dalam pengembangan destinasi wisata lombongo, meskipun sumber daya penunjang sudah baik hal ini dapat dilihat dari keberadaan potensi yang dimiliki oleh kawasan destinasi wisata yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan pendapatan daerah (PAD).
Pengelolaan Usaha Dalam Meningkatkan Pendapatan Di Po Mitra Harlan Desa Kulingkinari Kec. Batudaka, Kabupaten Tojo Una-Una Afdal Afdal; Ellys Rachman; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan usaha yang dilakukan oleh PO Mitra Harlan dalam meningkatkan pendapatan serta kendala-kendala yang dihadapi selama proses usaha berlangsung. PO Mitra Harlan merupakan unit usaha lokal di Desa Kulingkinari, Kecamatan Batudaka, Kabupaten Tojo Una-Una, yang bergerak di bidang pengepulan ikan hasil tangkapan nelayan sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pemilik usaha, pekerja, dan pembeli yang bermitra dengan PO Mitra Harlan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usaha di PO Mitra Harlan mencakup beberapa aspek penting seperti manajemen kualitas produk, distribusi hasil tangkapan, dan strategi penetapan harga. Namun, masih terdapat beberapa kendala yang menghambat peningkatan pendapatan secara maksimal, antara lain keterbatasan fasilitas lemari pedingin (cold storage) atau pebekuan ikan. ketidakstabilan harga jual ikan, serta proses distribusi yang belum optimal akibat keterbatasan transportasi dan kondisi geografis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan usaha yang dilakukan telah berjalan cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan terutama dalam aspek manajemen logistik dan fasilitas pendukung. Diharapkan PO Mitra Harlan dapat memperbaiki sistem distribusi, menstabilkan harga jual, serta meningkatkan kualitas produk agar pendapatan usaha dapat meningkat secara berkelanjutan.
Pelaksanaan Program Rehabilitasi Sosial Untuk Lanjut Usia Terlantar Oleh Dinas Sosial Kota Gorontalo Nurain Adam; Ellys Rachman; Tety Thalib
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2937

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, termasuk di Kota Gorontalo, menimbulkan tantangan signifikan dalam penyediaan layanan sosial, terutama bagi lansia terlantar yang tidak memiliki dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program rehabilitasi sosial yang dijalankan oleh Dinas Sosial Kota Gorontalo melalui tiga aspek utama: pendampingan keluarga, koordinasi antarlembaga, dan dukungan anggaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendampingan keluarga masih rendah karena minimnya kesadaran dan kapasitas keluarga dalam merawat lansia. Di sisi lain, koordinasi antarinstansi pemerintah juga belum optimal akibat kurangnya sinergi dan ketidakterpaduan data antar lembaga. Selain itu, keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama dalam menjangkau seluruh lansia terlantar secara merata. Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan program rehabilitasi lansia tidak hanya bergantung pada keberadaan kebijakan, tetapi sangat ditentukan oleh kolaborasi aktor sosial, penguatan kapasitas keluarga, dan alokasi anggaran yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi strategi yang lebih terstruktur dan inklusif untuk menciptakan layanan sosial yang berkelanjutan bagi lansia.
Kompetensi Pegawai Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Gorontalo Rivani Datau; Ellys Rachman; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3028

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengalisis Kompetensi kompetensi Pegawai Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) di Politeknik Kesehatan kementerian Kesehatan Gorontalo. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan pedoman wawancara yang di ajukan kepada sejumlah informan dengan fokus penelitian yaitu, pengetahuan, keterampilan, sikap. Hasil penelitian menunjukan kompetensi PLP di Poltekkes Kemenkes Gorontalo berada pada level dasar hingga menengah. Penguatan kompetensi secara menyeluruh dan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa PLP tidak hanya berperan sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai mitra akademik yang strategis dalam menciptakan kualitas pembelajaran laboratorium yang unggul, aman, dan berorientasi pada mutu pendidikan kesehatan nasional. Disarankan Untuk meningkatkan kompetensi pegawai Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) secara menyeluruh, diperlukan upaya yang terpadu dan berkelanjutan dari pihak institusi, manajemen laboratorium, dan PLP itu sendiri. Pihak manajemen Poltekkes Kemenkes Gorontalo disarankan untuk secara aktif memfasilitasi pelatihan dan pengembangan kapasitas PLP yang tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap kurikulum, standar operasional laboratorium, serta capaian pembelajaran mahasiswa. Penyusunan program pelatihan berbasis kebutuhan (need assessment) akan sangat membantu dalam menjembatani kesenjangan kompetensi yang masih terjadi.    
Implementasi Kebijakan Program Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara (Studi Kasus di Desa Molingkapoto Selatan Kecamatan Kwandang) Siti Nurain Abas; Ellys Rachman; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3029

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan penurunan stunting oleh Dinas Kesehatan Gorontalo Utara (studi pada Desa Molingkapoto Selatan Kecamatan Kwandang). Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan pedoman wawancara yang di ajukan kepada sejumlah informan dengan fokus penelitian yaitu, SDM, Partisipasi, dan Koordinasi. Hasil penelitian menunjukan Secara keseluruhan, implementasi kebijakan program penurunan stunting di Desa Molingkapoto Selatan telah berjalan dengan adanya pelibatan multi-aktor dan dukungan program dari Dinas Kesehatan. Namun, efektivitasnya masih menghadapi tantangan yang signifikan pada aspek sumber daya manusia, partisipasi masyarakat, dan koordinasi. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM, strategi pemberdayaan masyarakat yang lebih adaptif, dan sistem koordinasi lintas sektor yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci untuk mempercepat penurunan stunting secara efektif dan berkelanjutan di tingkat desa. Disarankan perlunya Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara melakukan penguatan aspek SDM, partisipasi, dan koordinasi yang akan memperkuat fondasi implementasi kebijakan penurunan stunting agar lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.