Claim Missing Document
Check
Articles

Kompetensi Pegawai Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Gorontalo Rivani Datau; Ellys Rachman; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3028

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengalisis Kompetensi kompetensi Pegawai Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) di Politeknik Kesehatan kementerian Kesehatan Gorontalo. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan pedoman wawancara yang di ajukan kepada sejumlah informan dengan fokus penelitian yaitu, pengetahuan, keterampilan, sikap. Hasil penelitian menunjukan kompetensi PLP di Poltekkes Kemenkes Gorontalo berada pada level dasar hingga menengah. Penguatan kompetensi secara menyeluruh dan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa PLP tidak hanya berperan sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai mitra akademik yang strategis dalam menciptakan kualitas pembelajaran laboratorium yang unggul, aman, dan berorientasi pada mutu pendidikan kesehatan nasional. Disarankan Untuk meningkatkan kompetensi pegawai Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) secara menyeluruh, diperlukan upaya yang terpadu dan berkelanjutan dari pihak institusi, manajemen laboratorium, dan PLP itu sendiri. Pihak manajemen Poltekkes Kemenkes Gorontalo disarankan untuk secara aktif memfasilitasi pelatihan dan pengembangan kapasitas PLP yang tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap kurikulum, standar operasional laboratorium, serta capaian pembelajaran mahasiswa. Penyusunan program pelatihan berbasis kebutuhan (need assessment) akan sangat membantu dalam menjembatani kesenjangan kompetensi yang masih terjadi.    
Implementasi Kebijakan Program Penurunan Stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara (Studi Kasus di Desa Molingkapoto Selatan Kecamatan Kwandang) Siti Nurain Abas; Ellys Rachman; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3029

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan penurunan stunting oleh Dinas Kesehatan Gorontalo Utara (studi pada Desa Molingkapoto Selatan Kecamatan Kwandang). Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan pedoman wawancara yang di ajukan kepada sejumlah informan dengan fokus penelitian yaitu, SDM, Partisipasi, dan Koordinasi. Hasil penelitian menunjukan Secara keseluruhan, implementasi kebijakan program penurunan stunting di Desa Molingkapoto Selatan telah berjalan dengan adanya pelibatan multi-aktor dan dukungan program dari Dinas Kesehatan. Namun, efektivitasnya masih menghadapi tantangan yang signifikan pada aspek sumber daya manusia, partisipasi masyarakat, dan koordinasi. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM, strategi pemberdayaan masyarakat yang lebih adaptif, dan sistem koordinasi lintas sektor yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci untuk mempercepat penurunan stunting secara efektif dan berkelanjutan di tingkat desa. Disarankan perlunya Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara melakukan penguatan aspek SDM, partisipasi, dan koordinasi yang akan memperkuat fondasi implementasi kebijakan penurunan stunting agar lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Efektivitas Pengawasan Internal Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone Bolango Moh Raihan A Medaa; Ellys Rachman; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Efektivitas dan menganalisis Pengawasan Internal Terhadap Kualitas Pelayanan Publik di dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone Bolango. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu keakuratan Informasi, ketepatan waktu, dan evaluasi pelaksanaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Dinas, staf pelayanan dan masyarakat yang bermitra di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone Bolango. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun DPMPTSP Kabupaten Bone Bolango telah menunjukkan komitmen yang baik dalam memberikan pelayanan yang tepat waktu dan akurat, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya tindak lanjut dari hasil evaluasi, keterlambatan dalam pelayanan, dan penyebaran informasi yang belum optimal. Peningkatan koordinasi antara petugas, pengawasan internal yang lebih proaktif, serta komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat adalah langkah-langkah penting untuk memastikan pelayanan publik yang lebih efisien, transparan, dan dapat diandalkan di masa depan. Adapun rekomendasi untuk mengatasi ini adalah DPMPTSP Kabupaten Bone Bolango perlu fokus pada penguatan sistem evaluasi yang lebih konsisten dan berbasis perbaikan berkelanjutan. Perbaikan ini harus mencakup peningkatan komunikasi antara petugas dan masyarakat, penguatan sistem manajemen tugas untuk mengurangi keterlambatan, serta optimalisasi saluran informasi untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan akurat. Dengan langkah-langkah ini, DPMPTSP dapat lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut.
Pengawasan Kepala Puskesmas Dalam Meningkatkan Kualitas Kerja Tenaga Kesehatan (Studi Kasus Puskesmas Telaga Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo) Rosnia Banto; Ellys Rachman; Rukiah Nggilu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengawasan kepala Puskesmas dalam meningkatkan kualitas kerja tenaga kesehatan di Puskesmas Telaga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu ketepatan waktu, tanggung jawab (responsibility), dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Kepala Dinas, staf pelayanan, dan masyarakat yang bermitra di Puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek ketepatan waktu, masih terdapat keterlambatan pelayanan yang berdampak pada ketidaknyamanan pasien, diperparah dengan masalah teknis seperti gangguan jaringan dan mati lampu. Pada aspek tanggung jawab, meskipun terdapat petugas yang berusaha profesional, secara umum sikap ramah, kesabaran, dan responsivitas terhadap pasien masih rendah, terutama pada situasi pelayanan dengan volume pasien tinggi. Sementara itu, penerapan SOP belum optimal, di mana prosedur sering tidak diikuti secara konsisten sehingga menimbulkan pelayanan yang lambat dan kurang teratur. Rekomendasi yang diajukan mencakup peningkatan manajemen waktu, penataan antrian, mitigasi kendala teknis, pelatihan peningkatan sikap profesional dan empati, serta pengawasan dan evaluasi rutin terhadap penerapan SOP. Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Telaga dapat meningkat, memberikan kenyamanan, dan membangun kepercayaan pasien secara berkelanjutan.
Efektivitas Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Dalam Meningkatkan Minat Masyarakat Untuk Melanjutkan Studi Di Universitas Bina Taruna Gorontalo Rahmad Dandi Tuadingo; Ellys Rachman; Lisda Van Gobel
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Efektivitas Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dalam meningkatkan minat masyarakat untuk melanjutkan studi di Universitas Bina Taruna Gorontalo. Fokus utama dari penelitian ini adalah pembentukan unit/bidang promosi, peningkatan promosi, dan keterlibatan alumni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Penelitian ini melibatkan pihak-pihak terkait dalam penerimaan mahasiswa baru, termasuk staf pengelola, mahasiswa, dan alumni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Universitas Bina Taruna Gorontalo belum memiliki unit atau bidang promosi khusus yang secara efektif mengelola dan mempromosikan penerimaan mahasiswa baru. Pembentukan UPMB sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas dan sistematisasi proses penerimaan mahasiswa baru. Meskipun strategi promosi yang menggunakan direct marketing dan media digital sudah dilaksanakan, efektivitas promosi digital perlu ditingkatkan, terutama dalam hal penyajian konten yang lebih menarik dan mudah diakses oleh calon mahasiswa di berbagai daerah. Keterlibatan alumni juga sangat penting, karena mereka dapat membantu membangun citra positif universitas dan memperluas jaringan informasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pemetaan wilayah secara sistematis dengan mempertimbangkan potensi daerah dan akses informasi. Daerah dengan tingkat literasi pendidikan rendah, seperti Posigadan dan beberapa wilayah Sulawesi Tengah dan Utara, perlu menjadi prioritas dalam program sosialisasi langsung. Pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik lokal akan meningkatkan efektivitas promosi dan memperluas jangkauan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Bina Taruna Gorontalo.
Efektivitas Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Parkir Di Kota Gorontalo Nur Alisyah Ladawing; Ellys Rachman; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Parkir di Kota Gorontalo ditinjau dari aspek sosialisasi oleh Dinas Perhubungan, kepatuhan masyarakat, serta pengawasan dan penegakan sanksi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian Deskriptif Kualitatif yakni dengan melakukan interaksi secara langsung dengan informan. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, selama proses wawancara berlangsung penulis memperhatikan dengan seksama data yang diperoleh tersebut. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi kebijakan parkir belum berjalan maksimal. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan parkir juga masih kurang, praktik parkir liar masih ditemukan di beberapa lokasi. Sementara itu, aspek pengawasan dan penegakan sanksi belum optimal karena keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi, serta kurangnya konsistensi dalam penegakan aturan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Perda parkir di Kota Gorontalo masih belum efektif sehingga diperlukan peningkatan strategi sosialisasi, pengawasan yang lebih intensif, serta penerapan sanksi yang tegas dan konsisten agar pengelolaan parkir dapat berjalan tertib dan sesuai dengan tujuan kebijakan.
Koordinasi Pemerintah Dalam Penertiban Masalah Sosial Oleh Dinas Sosial Kota Gorontalo Rahmat Riski M. Loleh; Ellys Rachman; Agus Pariono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Koordinasi Pemerintah dalam Penerbitan Masalah Sosial olah Dinas Sosial Kota Gorontalo. khususnya pada sosialisasi, kejelasan tanggung jawab, dan komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi faktual di lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan pola dan kendala utama dalam pelaksanaan koordinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Gorontalo masih bervariasi. Sosialisasi melalui media sosial, papan pengumuman, dan penyuluhan langsung sudah berjalan, namun keterlibatan masyarakat belum maksimal. Pembagian tanggung jawab antar lembaga terkait sudah memiliki dasar aturan, tetapi implementasinya kurang efektif karena lemahnya koordinasi dan minimnya pembaruan petunjuk teknis. Selain itu, komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat belum berjalan optimal. Umpan balik masyarakat sering tidak ditindaklanjuti, sementara perbedaan latar belakang pendidikan dan akses teknologi memperburuk efektivitas komunikasi. Adapun penelitian merekomendasikan tiga hal: pertama, memperluas jangkauan sosialisasi melalui saluran yang lebih inklusif dan intensif; kedua, meningkatkan koordinasi antar lembaga dengan memperbarui petunjuk teknis secara berkala; dan ketiga, mengoptimalkan komunikasi dua arah dengan memastikan setiap umpan balik masyarakat ditindaklanjuti secara terstruktur. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran Dinas Sosial dalam menangani masalah sosial dan membangun keterlibatan aktif masyarakat.
Efektivitas Pengawasan Internal Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bone Bolango Rizal Prasetya Laisa; Ellys Rachman; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peningkatan Kapasitas Aparatur Dalam Pelayanan Administrasi Di Desa Milangodaa Induk Kecamtan Tomini Kabupaten Bolaang Mongondow. khususnya pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan. Keterbatasan dalam penguasaan teknologi, alur administrasi, dan kualitas penyusunan dokumen menjadi hambatan utama dalam pelayanan publik yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi faktual terkait peningkatan kapasitas aparatur. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan fokus pada tiga indikator utama: pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan aparatur desa terkait pelayanan administrasi masih terbatas. Pelatihan sudah pernah dilakukan, namun pelaksanaannya tidak rutin dan cakupannya sempit. Keterampilan teknis, terutama dalam penggunaan komputer, aplikasi sistem informasi desa, dan penyusunan dokumen, masih rendah sehingga sering menimbulkan keterlambatan, ketidaklengkapan data, dan kesalahan administrasi. Kemampuan aparatur dalam melaksanakan tugas dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan pengalaman, dengan perbedaan mencolok antara mereka yang berpendidikan sarjana dan yang tidak. Adapun rekomendasi untuk mengatasi ini adalah Untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa, diperlukan pelatihan rutin dan berkelanjutan, khususnya di bidang teknologi informasi dan administrasi digital. Penyediaan sarana, prasarana, dan alokasi waktu yang memadai harus diiringi dengan peningkatan pendidikan aparatur, penyusunan alur kerja yang jelas, serta penerapan aplikasi administrasi desa yang mudah digunakan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, ketepatan, dan responsivitas pelayanan publik di Desa Milangodaa Induk.
The Performance of Employees of The Secretariat of The General and Public Relations Section In The Office of The Regional People's Representative Council (DPRD) Gorontalo City Akhdan Ramadhan Badjeber; Ellys Rachman; Andi Yusuf Katili
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.1896

Abstract

This study aims to determine the performance of employees of the secretariat of the general and public relations section at the Gorontalo City Regional People's Representative Council (DPRD) office. This type of research is descriptive research using a qualitative approach. Data collection techniques were conducted through interviews with a number of informants, observation and documentation. The research focus consists of discipline, ability and work environment The results showed that: 1) Employee discipline in the general and public relations section is not optimal because there are still some employees who are not disciplined about working time. due to lack of awareness of the responsibilities given even though each employee is bound by a Work Agreement (PK) which requires employees to be orderly in carrying out their duties to prepare secretarial administration and sterilize meeting or session rooms. 2) The ability of employees in the general and public relations sections is in accordance with their respective duties and functions but has not been maximized when carrying it out. Because there are still some employees who do not understand the tasks distributed, one of which is secretarial administration. 3) The work environment in the general and public relations section is not conducive because there is noise during working hours in the form of booming voices and music everywhere, making work disturbed.
Faktor-Faktor Penghambat Pemberdayaan Petani Cengkih Di Desa Dolong A Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una Rifki Firmansyah; Ellys Rachman; Andi Yusuf Katili
Public Inspiration : Jurnal Administrasi Publik Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pi.10.2.2025.142-151

Abstract

Farmer empowerment should be understood as an effort to enhance the internal capacity of farmers while simultaneously expanding their access to productive resources and business opportunities that can improve their welfare. This research is a descriptive study utilizing a qualitative approach. The objective of this study is to obtain a clear overview of the inhibiting factors in the empowerment of clove farmers by village governments in Tojo Una-Una Regency. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The research focuses on the role of the village government, capital, and infrastructure. Based on the research findings regarding the role of the village government, it was found that the village government has performed its role appropriately; the government’s role as a facilitator has been implemented well. However, obstacles remain, particularly in the execution of programs planned by the village government. Consequently, cooperation and coordination between the village government and the farming community are required to maximize the needs for collective progress. Regarding capital, the results indicate that the provision and supply of capital by the village government have not been well-implemented due to a lack of planning and limited village budgets. Furthermore, the procurement of infrastructure and facilities by the village government is considered suboptimal due to budget constraints. Increased attention to the procurement and maintenance of infrastructure is a key factor for the successful development of clove farming in various regions. The village government must optimize empowerment efforts, provide information regarding market prices, and conduct counseling and mentoring programs to improve farmer welfare. Providing capital assistance programs for farmers, such as People's Business Credit (KUR), is essential for agricultural productivity to grow and succeed. It is expected that the village government can provide optimal infrastructure to support all forms of agricultural activities so that farming income can be maximized.