Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JOMIS (Journal of Midwifery Science)

Hubungan Anemia Dan Usia Ibu Hamil Dengan Abortus Inkomplit Nova Yulita
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 1 No 1 (2017): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.036 KB)

Abstract

Angka abortus termasuk dalam kasus perdarahan dan infeksi yang merupakan penyebab yang dominan terjadinya angka kesakitan dan kematian ibu. Penyebab abortus inkomplit ada beberapa faktor seperti usia ibu, faktor janin, kelainan pada plasenta, penyakit ibu, kelainan gen atau kromosom dan pembukaan leher rahim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan anemia dan usia ibu hamil dengan abortus inkomplit. Jenis penelitian Kuantitatif dengan desain Analitik dan menggunakan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa tabel Checklist, yang diolah secara komputerisasi dengan SPSS yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Pengolahan data dilakukan melalui proses editing, coding, prossesing, tabulating, dan cleaning. Analisa data menggunakan analisa Univariate dan analisa Bivariate. Hasil uji Chi-square yang telah dilakukan diperoleh P value = 0,002 berarti P value < 0,05 Terdapat Hubungan Anemia Dengan Abortus Inkomplit dan tidak ada hubungan antara usia ibu dengan kejadian abortus inkomplit dimana p value >0,005. Kesimpulam terdapat hubungan sebab akibat antara anemia dengan abortus inkomplit.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG POSYANDU TERHADAP STATUS GIZI ANAK BALITA DI POSYANDU DELIMA WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG BARU Nova Yulita; Sellia Juwita
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 1 No 2 (2017): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.652 KB)

Abstract

Posyandu merupakan tempat pelayanan terpadu bersumberdaya masyarakat, dimana ibu dan balita mendapatkan berbagai macam layanan dan informasi tentang kesehatan terutama masalah gizi pada balita. Dari 19 Puskesmas yang ada di Pekanbaru Puskesmas Simpang Baru merupakan Puskesmas yang terendah cakupan penimbangan Balitanya. Dari 16 Posyandu yang ada di Puskesmas Simpang Baru Posyandu Delima merupakan Posyandu yang terendah cakupan penimbanganya, dari 32 Balita yang melakukan penimbangan hanya 12 Balita dan 2 Balita mengalami Gizi Kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Posyandu terhadap Status Gizi Balita di Posyandu Delima Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Baru. Jenis penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional dengan populasi semua ibu yang memiliki Balita, sampel pada penelitian berjumlah 32 orang, teknik pengambilan sampel dengan Quota Sampling. Data yang di gunakan data primer. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan cara Editing, Coding dan Tabulating. Analisa data dengan Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian pengetahuan ibu tentang posyandu mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 16 orang (50%). Sikap ibu tentang posyandu mayoritas bersikap positif sebanyak 17 orang (53,1%). Dari hasil analisis data Pengetahuan ibu tentang Posyandu terhadap Status Gizi Balita di peroleh P value > α (0,556 > 0,05), hasil analisis dari Sikap Ibu tentang Posnyandu terhadap Status Gizi Balita di peroleh P value > α (0,814 > 0,05). Hal ini menunjukan bahwa tidak ada Hubungan antara Pengetahuan Ibu tentang Posyandu terhadap Status Gizi Balita dan tidak ada Hubungan antara Sikap Ibu tentang Posyandu terhadap Status Gizi Balita. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Posyandu, Status gizi, Hubungan
Hubungan Pengetahuan Dengan Kesiapan Remaja Putri Dalam Mengahadapi Menarche Sellia Juwita; Nova Yulita
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 2 No 2 (2018): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.529 KB)

Abstract

Menarche ataupun masa pubertas terjadi serangkaian perubahan fisik maupun mental yang saling mempengaruhi. Perubahan yang terjadi pada saat Menarche menyebabkan remaja putri menjadi malu. Menarche sering dihayati oleh remaja sebagai suatu pengalaman traumatis, terkadang anak yang belum siap menghadapi menarche akan timbul keinginan untuk menolak proses fisiologis tersebut. Tetapi berbeda bagi mereka yang telah siap, mereka akan merasa senang dan bangga, dikarenakan mereka menganggap dirinya sudah dewasa secara biologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Desain penelitian kuantitatif analitik, dengan populasi remaja putri SMP di Kecamatan Senapelan dengan teknik pengambilan sampel total sampling, jumlah sampel 258 orang. Data diambil melalui pengisian kuesioner dan diolah dengan komputerisasi selanjutnya dianalisa secara univariat dan bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil univariat di ketahui remaja putri yang memiliki pengetahuan baik 75,2%, dan yang berpengetahuan cukup sebanyak 24,8, remaja yang siap menghadapi menarche sabanyak 57,4% dan yang tidak siap sebanyak 42,6%. Hasil analisa bivariate diketahui terdapat hubungan pengetahuan dengan kesiapan remaja dalam menghadapi menarche dimana nilai pvalue <0,05. Remaja yang memiliki pengetahuan baik lebih siap menghadapi menarche dibandingkan dengan remaja berpengetahuan cukup dengan pengetahuan remaja dapat mempersiapkan diri. Pengetahuan memberikan pengaruh terhadap kesiapan remaja dalam menghadapi menarche.
Analisis Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif (Continue Of Care / COC) Di Kota Pekanbaru Nova Yulita; Sellia Juwita
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 3 No 2 (2019): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.104 KB)

Abstract

Masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus merupakan suatu keadaan fisiologis yang kemungkinan dapat mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan bidan yaitu dengan menerapkan model asuhan kebidanan yang komprehensif/berkelanjutan (Continuity of Care/CoC). Asuhan kebidanan yang komprehensif dapat mengoptimalkan deteksi resiko tinggi maternal neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif di Kota Pekanbaru.Penelitian ini merupakan penelitian mixed method, yang menggabungkan penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk melihat pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif di kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan di 9 site yang terdiri dari Klinik Pratama dan Praktik Mandiri Bidan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa D-III Kebidanan Univrab yang memberikan asuhan komprehensif pada ibu dan bayi di Kota Pekanbaru yang berjumlah 22 orang. Seluruh populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini. Teknik pengambilan data dilakukan melalui observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar asuhan telah diberikan seseuai standar asuhan kebidanan, namun ada beberapa asuhan yang belum diberikan dengan tepat. Metode pemilihan asuhan komprehensif perlu diperbaiki. Pembimbing perlu mengarahkan pemberian asuhan deng lebih baik. Mahasiswa harus meningkatkan kemampuan komunikasi.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN SOYBEAN (Glycine Max) DALAM PENINGKATAN ASI IBU MENYUSUI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA PEKANBARU Ade Febriani; Nova Yulita; Sellia Juwita
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 4 No 2 (2020): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v4i2.1359

Abstract

Mother's Milk (ASI) is the best food that contains all nutrients needed by infants aged 0-6 months. Breast milk also contains immune substances that will protect babies from various infectious diseases, bacteria, viruses, parasites, and fungi. Breast milk can affect the growth and development of infants, including mental emotional development through attachment formed through breastfeeding. Soybeans are one of a variety of good sources of protein for the body. One of the ingredients is phytoestrogens which when consumed routinely by breastfeeding mothers will help mothers to increase abundant and abundant milk production and get good quality milk. The purpose of this study was to determine the effect of soybean consumption on breast milk production in breastfeeding mothers in the Rumbai working area of ​​Pekanbaru. The research method is an experiment (quasi experiment). The design of this study used the One Group Pretest-Postest design. Where there is no comparison group (control), but there has been a first observation (pre-test) that the researcher might be able to test changes that occur after the experiment. This research was conducted in the working area of ​​the Rumbai Health Center conducted in April 2019 to July 2019. The results of the research are that the respondent of ASI production is smooth, that is 14 people, 46.7%), ASI is slightly smooth, 11 people (36.3%), and ASI is very smooth, 6 people (20%). Increased ASI production after being given soybean by 24 people (80%) with the category of ASI very smooth and 6 people ASI smooth (20%). The results of this test indicate the value of p = 0,000 (p <0.05). Based on the results of the study, it can be concluded that there is an effect of soybean consumption on breastfeeding mothers on breast milk production and an increase in milk production in breastfeeding mothers.