Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Bioindustry

PEMANFAATAN DAUN KIPAHIT (Tithonia diversifolia) SEBAGAI ALTERNATIF PENGENDALIAN HAMA KEONG MAS (Pomacea canaliculata L.) PADA TANAMAN PADI. Tri Bagus Wicaksono; Saifuddin Hasjim; Nanang Tri Haryadi
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: VOL. 2 NO. 1 (2019)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v2i1.505

Abstract

Golden snail (Pomacea canaliculata L.) is one of the main pests that attack young paddy plants. Golden snail pest attack on paddy plants has the potential to reduce yields and even crop failure. Kipahit plants (T. diversifolia) have the potential as bio molluscides because they contain toxic compounds against golden snails. The purpose of this research was to study the effect of bio molluscicide concentration of kipahit leaf extract (T.diversifolia) on mortality of golden snails at two phases of age and damage intensity of paddy  plants. The. The research was conducted in December 2017 until May 2018. The research was carried out in Lampeji Village, Mumbulsari District, Jember Regency. The researh used a Completely Randomized Design (CRD) with 6 concentrations of kipahit leaf extract, tested on 2 different age phases of golden snail and 3 times repeated. The variables observed were golden snail mortality, crop damage intensity (DI), Lethal Concentration 50 (LC50) and Lethal Time 50 (LT50). The data obtained were then analyzed by probit analysis and Duncan test with a confidence level of 95%. The results showed that the concentration of 60 g/L was the most efficient and effective concentration in controlling golden snails at various age phases as well as suppressing the intensity of damage to paddy plants. Keywords: golden snail, kipahit leaves (T. diversifolia), molluscicide, mortality
EFEKTIFITAS PENANAMAN REFUGIA TERHADAP POPULASI DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA KUTU KEBUL (Bemisia tabaci) PADA PERTANAMAN CABAI MERAH BESAR (Capsicum annum L.) Nanang Tri Haryadi; Wildan Muhlison; Muhammad Bagus Dirrar Al Ashar
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v4i2.761

Abstract

Keberadaan hama B. tabaci pada tanaman cabai dapat berpengaruh terhadap tersebarnya infeksi virus gemini, hal ini dikarenakan B. tabaci  merupakan vektor dari virus gemini. Salah satu cara untuk mengendalikan hama B. tabaci pada tanaman cabai yaitu dengan memanfaatkan tanaman refugia untuk meningkatkan kehadiran serangga menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tanaman refugia terhadap populasi dan intensitas serangan hama B. tabaci pada lahan cabai merah besar. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak kelompok non faktorial yang terdiri dari 2 taraf perlakuan yang dibandingkan dimana masing-masing perlakuan diulang sebanyak 9 kali dengan mengamati intensitas serangan dan populasi B. tabaci serta mengamati musuh alami B. tabaci dan arthopoda lainnya. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh dari perlakuan refugia menunjukkan intensitas serangan dan populasi B. tabaci yang lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan konvensional dengan hasil uji analisis data yang berbeda nyata antara kedua perlakuan yang dibandingkan. Selain itu pada perlakuan refugia lebih banyak menarik serangga musuh alami ke lahan cabai merah besar dibandingkan dengan perlakuan konvensional.
KOMBINASI WARNA DAN KETINGGIAN STICKY TRAPS UNTUK MENGENDALIKAN Bemisia tabaci (GENNADIUS) (HEMIPTERA: ALEYRODIDAE) PADA TANAMAN KEDELAI EDAMAME Fatkur Rohman; Nanang Tri Haryadi
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v2i2.221

Abstract

Bemisia tabaci (Gennadius) (Hemiptera: Aleyrodidae) merupakan OPT yang banyak menimbulkan kerugian pada tanaman edamame. Pengendalian yang biasa digunakan untuk mengendalikan B. tabaci  adalah menggunakan insektisida sintetik yang dapat meninggalkan residu pestisida pada edamame yang menyebabkan turunnya jumlah ekspor edamame yang diterima oleh negara lain. Pengendalian ramah lingkungan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tangkat residu pestisida adalah dengan pemasangan sticky traps. Penelitian ini dilakukan di lahan edamame kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember pada tanggal 17 februari 2018 sampai 22 april 2018. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan 2 faktor yaitu warna (kuning, merah, hijau, biru dan putih) dan ketinggian pemasangan sticky traps (100 cm, 125 cm, 150 cm, 175cm, dan 200 cm) dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi perlakuan warna kuning dengan ketinggian 150 cm merupakan perlakuan yang paling efektif untuk memperangkap Bemisia tabaci dengan rata-rata 526,33 ekor/perlakuan. Populasi Arthropoda yang tertarik pada sticky traps antara lain dari ordo: Diptera, Coleoptera, Araneae, Hymenoptera, Hemiptera, Orthoptera, Lepidoptera. Penggunaan sticky traps paling efektif untuk mengendalikan B. tabaci adalah pada saat pagi hari (06.00-08.00). Intensitas serangan B. tabaci tertinggi terjadi pada perlakuan warna merah dengan ketinggian 200 cm, hal ini berbanding lurus dengan rata-rata jumlah polong pertanaman sebanyak 33 polong/tanaman.
RESPONSE OF IMAGO Spodoptera exigua HUBNER ATTRACTION TO TWO TYPES OF TRAPS ON ONION PLANTS Ar Rohmah, May Tricia; Haryadi, Nanang Tri
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v6i2.1686

Abstract

One solution to solve pest problems in shallot cultivation is to apply the concept of Integrated Pest Management (IPM). An example of IPM that can be used is the use of light traps and sex pheromone traps, where both traps have been proven to be able to control the population of S. exigua Hubner in shallot plants. This study used RAK (Randomized Group Design) with 1 factor, namely the type of trap. The observation variables observed were the number of trapped imago, the number of egg clusters, the intensity of the attack, and production yield. Based on the results showed that S. exigua Hubner imago was more trapped in the lamp trap which amounted to 197.67 heads than the sex pheromone trap which only amounted to 14.01 heads. The number of egg groups in the sex pheromone trap plot was 0.28 and in the light trap plot was 0.18. The larval population in the sex pheromone trap plot was higher at 3.58 individuals than in the lamp trap plot at 3.16 individuals. The intensity of S. exigua infestation in the light trap plots was lower at 126.66 while in the sex pheromone trap plots, it was 155. The use of light traps to control the S. exigua population also provides higher production and profit than using sex pheromone traps. 
EFECTIVENESS OF GREEN BETEL LEAF EXTRACT (Piper betle L.) AND LIQUID SMOKE AGAINST Plutella xylostella IN CHICORY PLANTS Mahmuda, Jevina Dewi; Haryadi, Nanang Tri
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v6i1.1699

Abstract

Chicory is one of the horticultural crops that is widely cultivated in Indonesia. Plutella xylostella are the main pests of the chicory plant. The attack damaged P. xylostella by 58-100%. The intensive use of chemical pesticides in pest control can use damage the environment and humans. Utilization of green betel leaves extract and liquid smoke in an alternative control of P.xylostella. This study aims to determine the ability of green betel leaf extract and liquid smoke to P. xylostella on the laboratory scale. The study was conducted with 7 treatments, namely, control = 0%, green betel leaf concentrations of J1 = 10%, J2 = 15%, J3 = 15%, and liquid smoke concentrations of J4 = 10%, J5 = 15%, and J6 = 20%, and repeated 4 times. The results showed that the application of green betel leaf extract and liquid smoke at a concentration of 20% caused mortality of P. xylostella of 87.5% and 100%. This is because green betel leaves contain tannins and alkaloid compounds that inhibit cell and nerve metabolism in the larvae P. xylostella which occurs continuously and causes death. Liquid smoke contains phenolic compounds that cause respiratory problems in the larvae of P. xylostella and if swallowed can cause systemic poisoning. Green leaf extract with a concentration of 3.26% and liquid smoke with a concentration of 0.34% effectively killed 50% of the larvae P. xylostella.
EFEKTIVITAS BIOPESTISIDA BERBAHAN AKTIF Trichoderma harzianum PADA BERBAGAI FORMULASI DAN LAMA PENYIMPANAN DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT DAMPING-OFF TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merill) Maysixteen, Rica Ahswara; Haryadi, Nanang Tri
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v5i1.1351

Abstract

Rhizoctonia solani merupakan patogen tular tanah yang terdapat pada tanaman kedelai. Serangan tersebut dapat menyebabkan tanaman rebah kecambah pada tanaman kedelai. Fase penyerangan Rhizoctonia solani terjadi pada fase pembibitan pada tanaman kedelai. Salah satu teknik pengendalian dalam menekan serangan cendawan tersebut dapat dilakukan dengan tindakan preventif dengan menggunakan biopestisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas spora, kerapatan spora, masa inkubasi, insidensi penyakit, keparahan penyakit dan efektivitas pengendalian setelah dilakukan pengaplikasian biopestisida berbahan aktif Trichoderma harzianum dengan lama penyimpanan yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Green House HPT Fakultas Pertanian, Universitas Jember. Rancangan percobaan menggunakan rancangan faktorial dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan pengaruh pemberian dari bahan formulasi dengan tepung ikan terhadap kemampuan daya kecambah Trichoderma harzianum, masa inkubasi, insidensi penyakit, serangan penyakit dan efektivitas pengendalian pada lama penyimpanan 30 hari mampu menekan serangan cendawan Rhizoctonia solani. Hasil uji analisis pada sangat berbeda nyata jika dibandingkan dengan perlakuan kontrol.
Co-Authors . Usmadi Adiwena, Muh Agung S. Kurnianto Agung Sih Kurnianto Agustina, Titin Ahmad Ilham Tanzil Ahmad Muammar Kadafi Aini, Falzah Riski Khoirotul Ainun Dessy Alfia Aisyah, Anjelina Putri Ajeng Faradhila Muninggar Alfarisy, Fariz Kustiawan Andaresta, Regina Ryo Ankardiansyah Pandu Pradana Anugerah, Muhammad Aldi Ilham Ar Rohmah, May Tricia Arizona, Salsa Dinta AYU LESTARI Aziz Surahman Bagus Priambodo Berliand, Ghalih Daffa Binti Choirul Latifa daniel christian Dewi, Nilasari Dhevischa Alamanda Iriyanto Dian Siska Safitri Efendi, Galang Prasetyo Fairuzil Firdaus Fatkur Rohman Febrianti, Wanda Hamidah Zakiyah Firnanda, Anita Fitri, Dewi Adhelia Guretno, Titus Krido Hadi Paramur Hanafi, Ahmad Rifqi A. Hanafi, Ahmad Rifqi Alief Hari Purnomo Hari Purnomo Hari Purnomo HARI PURNOMO Hartati, Kurnia Hidayat, Rachma Wahyu Hidayat, Yunus Hilda Ramadhani Hoesain, Mohammad Ihtizar, Azizul Nur Irza Ikhtiyar Rizqi Ritanti Imron Rosyidi, Imron Indraswari, Nadya Oktarinz Intan Karina Mutiara Irfan Harianto Irwanto Sucipto, Irwanto Isniatul Lailiyah Khowatini, Husnul Laili, Fadlul Laily, Fajar Kurnia Lathifa, Nurul Lestari , Auralia Sakinah Lestari, Auralia Sakinah M Novel Ghufron Syahroni M. Hilman Nur Farodis M. Yogi Riyantama Isjoni Magvira, Nur Laila Mahmuda, Jevina Dewi Margaretha, Novia Maysixteen, Rica Ahswara Miftakhul Jannah Mubarokah, Aiqe Seprinanda Muhammad Ainul Yaqin Muhammad Bagus Dirrar Al Ashar Muhammad Erfan Muhammad Firdaus Muhayati Rofiah Muhvidatul Jannah Mulyono, Abel Rahmad Nabil, Farrel Rayhan Nafsi, Ach. Sulthon Azizun Noviardhana, Astiningtia Nurhayati, Wiwik Oktaviani, Nabiila Salsabil Pamungkas, A. S. P. Pamungkas, Ardhi Satrio Paramita, Sofia Dwi Prameswari, Sekar Faradita Puspitasari, Dea Ayu Rachmawati, Rizki Amelia Rahma Mar’atus Sholikhah Ramadianto, R. Helmy Ratriningtyas, Ajeng Rejanta, Mohammad Iqbal Adelia Reza Oktavianus Rika Ningtias Rizkia Dwi A Rose Novita Sari Handoko Rosida, Oktafia Rosidah, Erin Indriana Rosita, Mitayuni Faur Rosyid, Abdullah Al Halimir Safitri, Amelia Saifuddin Hasjim Sallindri Apalle Sandra Nurmeiswara Putri Sani, Amalia Putri Santosa, Enjel Meylita Sari, Sasmita Septiadi, Luhur Shinta, Salsabila Nur Siska Agustina Pertiwi Sofyana, Siska Anggraini Solekhah, Jihan Lutviatus Titin Agustina Tri Bagus Wicaksono Uswatun Hasanah Wildan Muhlison, Wildan Wildatun Munawara Witjakso, Michele Aprilia Wulandari, Tri Anggi Yuliastika, Devi Elengga Zahwan, Mohammmad Daffa