Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Karakteristik Batubara Formasi Warukin di Kalimantan Selatan serta Implikasinya pada Teknologi Pencairan Batubara Nursanto, Edy; Haq, Shofa Rijalul; Ardian, Aldin
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan Volume 7 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v7i2.11075

Abstract

Batubara di Indonesia didominasi oleh peringkat rendah (low rank coal) prosentase lebih dari 85% dari total cadangan batubara. Meskipun demikian, batubara peringkat rendah lebih mudah diolah untuk meningkatkan nilai tambahnya karena struktur molekul dan gugus hidroksil batubara peringkat rendah yang reaktif dibandingkan dengan batubara peringkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik batubara peringkat rendah formasi Warukin pada proses pencairan batubara. Data primer berupa pengambilan sampel batubara dan arah kedudukannya serta kemiringannya diperoleh dengan metode pengambilan ply by ply. Analisis proksimat, ultimat, maseral dan reflektan vitrinit dilakukan pada sampel-sampel tersebut dengan variasi pengujian, kemudian diolah dengan analisis secara teoritis empiris yang disajikan dalam bentuk tabel. Analisis data dilakukan berdasarkan hasil pengujian di laboratorium secara deskriptif kualitatif.  Dengan penelitian ini, sebaran sifat dan kualitas batubara dapat dievaluasi, serta alternatif teknologi penambangan dengan pencairan dapat direncanakan secara efektif dan efisien dengan penciri maseral liptinit mempunyai persentasi besar, yaitu rata-rata 34,28 % pada lapisan.
Overview Pengelolaan Air Asam Tambang Dengan Menggunakan Zeolit sefti, amila; Nursanto, Edy; Ernawati, Rika
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan Volume 7 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v7i2.11316

Abstract

Air asam tambang  adalah masalah global  dan menyebabkan dampak lingkungan yang berbahaya sehingga tersebar luas yang terkait dengan operasi penambangan yang sedang berjalan dan yang ditingkalkan, yang dihasilkan dari oksidasi mikroba pirit dengan adanya air dan udara, menghasilkan larutan asam yang mengandung ion logam beracun bagi tumbuhan, hewan, dan manusia. dan pelepasan logam berat terlarut merupakan perhatian penting yang dihadapi industri pertambangan. Oleh karena itu diperlukan metode yang efektif dan efesien dalam pengelolaan air asam tambang menggunakan zeolit. Metode yang mudah dalam aplikasinya, berbiaya rendah, dan ramah lingkungan sangat diharapkan untuk pengelolaan air asam tambang. Jurnal ini mengulas tentang metode pengelolaan  air asam tambang yang telah diterapkan diberbagai Negara. Metode yang paling efektif adalah metode pengelolaan air asam tambang menggunakan zeolit sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas penyisihan logam berat menggunakan zeolit sintesis adalah 98,16%, tetapi metode zeolit sintesis cukup mahal. Untuk metode efisien dalam pengelolaan air asam tambang adalah metode zeolit alam yang hemat biaya dibandingkan dengan metode lainnya dikarenakan tanpa ada tambahan bahan kimia secara terus menerus.
Karakteristik Batubara Formasi Warukin di Kalimantan Selatan serta Implikasinya pada Teknologi Pencairan Batubara Nursanto, Edy; Haq, Shofa Rijalul; Ardian, Aldin
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan Volume 7 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v7i2.11075

Abstract

Batubara di Indonesia didominasi oleh peringkat rendah (low rank coal) prosentase lebih dari 85% dari total cadangan batubara. Meskipun demikian, batubara peringkat rendah lebih mudah diolah untuk meningkatkan nilai tambahnya karena struktur molekul dan gugus hidroksil batubara peringkat rendah yang reaktif dibandingkan dengan batubara peringkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik batubara peringkat rendah formasi Warukin pada proses pencairan batubara. Data primer berupa pengambilan sampel batubara dan arah kedudukannya serta kemiringannya diperoleh dengan metode pengambilan ply by ply. Analisis proksimat, ultimat, maseral dan reflektan vitrinit dilakukan pada sampel-sampel tersebut dengan variasi pengujian, kemudian diolah dengan analisis secara teoritis empiris yang disajikan dalam bentuk tabel. Analisis data dilakukan berdasarkan hasil pengujian di laboratorium secara deskriptif kualitatif.  Dengan penelitian ini, sebaran sifat dan kualitas batubara dapat dievaluasi, serta alternatif teknologi penambangan dengan pencairan dapat direncanakan secara efektif dan efisien dengan penciri maseral liptinit mempunyai persentasi besar, yaitu rata-rata 34,28 % pada lapisan.
Overview Pengelolaan Air Asam Tambang Dengan Menggunakan Zeolit sefti, amila; Nursanto, Edy; Ernawati, Rika
Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Mineral Energi dan Lingkungan Volume 7 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional (UPN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmel.v7i2.11316

Abstract

Air asam tambang  adalah masalah global  dan menyebabkan dampak lingkungan yang berbahaya sehingga tersebar luas yang terkait dengan operasi penambangan yang sedang berjalan dan yang ditingkalkan, yang dihasilkan dari oksidasi mikroba pirit dengan adanya air dan udara, menghasilkan larutan asam yang mengandung ion logam beracun bagi tumbuhan, hewan, dan manusia. dan pelepasan logam berat terlarut merupakan perhatian penting yang dihadapi industri pertambangan. Oleh karena itu diperlukan metode yang efektif dan efesien dalam pengelolaan air asam tambang menggunakan zeolit. Metode yang mudah dalam aplikasinya, berbiaya rendah, dan ramah lingkungan sangat diharapkan untuk pengelolaan air asam tambang. Jurnal ini mengulas tentang metode pengelolaan  air asam tambang yang telah diterapkan diberbagai Negara. Metode yang paling efektif adalah metode pengelolaan air asam tambang menggunakan zeolit sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas penyisihan logam berat menggunakan zeolit sintesis adalah 98,16%, tetapi metode zeolit sintesis cukup mahal. Untuk metode efisien dalam pengelolaan air asam tambang adalah metode zeolit alam yang hemat biaya dibandingkan dengan metode lainnya dikarenakan tanpa ada tambahan bahan kimia secara terus menerus.
Karakteristik Logam Tanah Jarang di lapisan Batubara pada Formasi Pulaubalang dan Formasi Balikpapan Nursanto, Edy; Ilcham, Adi; Nugroho, Arif Rianto Budi; Sakti, Hakim Erlangga Bernado
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.16330

Abstract

Selain dimanfaatkan sebagai bahan bakan, batubara juga dimanfaatkan sebagai salah satu batuan pembawa logam tanah jarang (LTJ) dalam kadar yang cukup signifikan. Permintaan akan Logam Tanah Jarang terus meningkat tajam, didorong oleh perannya yang tidak tergantikan dalam berbagai aplikasi teknologi tinggi, termasuk baterai, paduan ringan, perangkat medis, katalis, dan teknologi energi terbarukan. Batubara, bersama dengan produk samping pembakarannya seperti abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash), telah diidentifikasi sebagai sumber potensial yang melimpah dan belum banyak dimanfaatkan. penelitian ini disusun untuk menganalisis potensi LTJ di batubara Formasi Balikpapan dan Formasi Pulau Balang. Potensi berupa kadar LTJ pada sampel batubara di Formasi Balikpapan dan Formasi Pulau Balang. Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan di bidang geologi batubara, khususnya mengenai akumulasi dan distribusi LTJ dalam batubara khususnya batubara Cekungan Kutai. Penelitian ini mengukur konsentrasi dan jenis LTJ dalam batubara dari Formasi Pulau Balang dan Balikpapan menggunakan metode kuantitatif-kualitatif deskriptif-analitis dan pengujian ICP-OES sesuai standar ASTM D6357–11, dengan sampel diambil melalui random sampling. Analisis ICP-OES menunjukkan total Rare Earth Elements (REE) pada sampel batubara bervariasi antara 104,29-269,63 mg/kg, dengan dominasi light rare earth elements (LREE) di seluruh sampel. Analisis sampel batubara menunjukkan variasi luas pada nilai koefisien konsentrasi (CC) unsur REE, yang dihitung sebagai rasio konsentrasi unsur terhadap nilai Clarke. Nilai CC di atas 1 mengindikasikan pengayaan dibandingkan kerak bumi, sementara di bawah 1 menunjukkan deplesi. Unsur seperti Pr, Tb, Gd, dan Lu secara umum sangat kaya (CC > 1), berbeda dengan Ce dan Y yang memiliki nilai CC lebih rendah.