Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Konsep Kebudayaan Dalam Filsafat Ilmu: Integrasi Agama Dan Sains Febrianti Febrianti; Zulkifli Musthan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan teoretis tentang bagaimana Konsep Budaya dalam Filsafat Ilmu Integrasi Agama dan Sains. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah riset kepustakaan. Berdasarkan temuan penelitian, Budaya membantu menjembatani perbedaan antara agama dan sains dengan menyediakan konteks sosial dan normatif di mana keduanya dapat berdialog dan berinteraksi. Misalnya, budaya membawa nilai-nilai kepercayaan yang mendasari praktik agama sekaligus menyediakan kerangka moral dan etika yang bisa mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan. Budaya menjadi tempat bertemunya nilai-nilai keagamaan dan prinsip ilmiah yang menyatu dalam praktik sehari-hari. Dengan adanya budaya, integrasi agama dan sains tidak hanya menjadi diskursus teoritis, tetapi juga berlangsung nyata dan memberikan makna serta manfaat dalam kehidupan manusia sehari-hari.
Etika Keilmuan Dalam Filsafat: Ilmu Integrasi Agama Dan Sains Faisal Faisal; Zulkifli Musthan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas etika keilmuan dalam filsafat ilmu dengan fokus pada integrasi antara agama dan sains. Selama ini, dikotomi antara agama dan sains sering menimbulkan problem epistemologis maupun etis, di mana sains dipandang netral tanpa pertimbangan moral, sementara agama dianggap terpisah dari realitas empiris. Melalui pendekatan filsafat ilmu, tulisan ini menegaskan bahwa integrasi agama dan sains merupakan solusi yang lebih utuh untuk membangun paradigma ilmu pengetahuan yang tidak hanya rasional, tetapi juga etis dan transendental. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah literatur buku dan jurnal terkait tema filsafat ilmu, etika, serta integrasi keilmuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika keilmuan memperoleh pijakan kuat apabila diletakkan dalam kerangka integrasi, sehingga perkembangan ilmu dapat sejalan dengan nilai kemanusiaan, keadilan, dan spiritualitas. Dengan demikian, artikel ini menegaskan pentingnya paradigma integratif bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang berkelanjutan serta relevan dengan kebutuhan umat manusia.