Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN SISWA KELAS III DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN BERBANTU MEDIA BUS PINTAR FISKA WAHYUNINGTIAS; ENDAH RITA; SUKAMTO SUKAMTO
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1245

Abstract

Untuk mengembangkan potensi peserta didik perlu diterapkan sebuah model pembelajaran inovatif dan konstruktif. Dalam mempersiapkan pembelajaran, para pendidik harus memahami karakteristik materi pembelajaran, karakteristik peserta didik. Namun pada kenyataannya, dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas, pendidik belum menggunakan metode pembelajaran yang inovatif dimana peserta didik lebih banyak mendengarkan penjelasan guru di depan kelas serta melaksanakan tugas jika pendidik memberikan latihan soal-soal kepada peserta didik. Sehingga menyebabkan peserta didik pasif pada pembelajaran tersebut dan akan merasa mudah bosan karena hanya mendengarkan apa yang dijelaskan oleh pendidik, tanpa memberikan peserta didik kesempatan untuk ikut serta aktif di dalam pembelajaran tersebut guna memberikan pengalaman langsung sehingga peserta didik mampu mendapatkan pembelajaran yang lebih bermakna. Selain menggunakan metode pembelajaran yang belum inovatif, pendidik belum menggunakan media pembelajaran yang mendukung. Kurangnya penggunaan media yang digunakan dalam proses pembelajaran, semakin bertambah banyak penerapan metode ceramah yang dilakukan oleh guru. Penggunaan media atau alat bantu yang dapat digunakan pada saat pembelajaran sangat membantu proses pembelajaran yang berada di dalam maupun di luar kelas. Berawal dari masalah tersebut  peneliti melakukan dengan tujuan mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Penalaran Siswa Kelas III ditinjau dari Kemampuan Berhitung Perkalian Berbantu Media Bus Pintar. Dengan sampel dari penelitian ini adalah peserta didik kels III SD Negeri Sambiroto 01 yang berjumlah 27 anak. . Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest Posttest Design.  Sebelumnya peserta didik kelas III akan diberi pretest terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi awal sebelum diberi perlakuan. Setelah hasi pretest didapat, selanjutnya peserta didik diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Media Bus Pintar lalu baru diambil nilai posstest. Setelah memberi perlakua diperleh data nilai sebelum dilakukan treatment siswa yang tuntas sebesar 1 siswa dan yang tidak tuntas 26 siswa, namun setelah diberi perlakuan pada nilai posstes terlihat teradi peningkatan siswa tuntas mencapai 25 siswa dan sisanya hanya 2 anak. Ditunjukan juga dalam uji ketutasan klasikal, hasil pretest mencapai ketuntasan belajar klasikal 4%. Hasil posttest mencapai ketuntasan belajar sebesar 93%. Suatu kelas dikatakan tuntas apabila terdapat ≥70% peserta didik yang telah tuntas belajar. Dengan demikian, hasil posttest dapat dikatakan tuntas secara klasikal dengan 93% peserta didik tuntas belajar. Hasil pretest dikatakan tidak tuntas secara klasikal dengan 4% peserta didik tuntas belajar. Maka dapat disimpulkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantu Media Bus Pintar dapat diterapkan terhadap peningkatan kemampuan penalaran peserta didik kelas III SD Negeri Sambiroto 01 Semarang.Kata Kunci: Penerapan, Problem Based Learning, Penalaran, perkalian,Bus Pintar
Perakitan dan perbaikan komputer untuk meningkatan kualitas remaja di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Alfirman Alfirman; Sukamto Sukamto; Gita Sastria; Zaiful Bahri
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.1.243-254

Abstract

The objectives to be achieved in community service activities are, so that the participating communities can: 1). Having knowledge of how to basic assembly of computers, 2). Having knowledge about how to install a Windows operating system and its application programs, 3). Having knowledge about how to repair / boot booting on computer hardware or software. This community service is carried out based on our observation, that in Pandau Jaya Village, Siak Hulu District 80% of the community has no knowledge of assembly and maintenance on PC computers (personal computers) or laptops. With the development of technology, especially computers that are increasingly widespread, so as to provide employment opportunities in the field of computers will also be more wide open. For this reason, competence in how to assemble and repair computer hardware and software in the community, especially the people in Pandau Jaya Village, is highly needed so that they can later overcome the problems themselves on the computer equipment. The level of achievement of Community Service activities that have been carried out in Pandau Jaya village are: 1) community members, especially teenagers in Pandau Jaya village, Siak Hulu sub-district have knowledge and skills about basic assembly on computers. 2) Having knowledge and skills on how to make improvements to the computer. 3) Can overcome the interference if there are simple problems that arise at any time. 4) Having knowledge and skills on how to install an windows operating system along with application programs.
HUBUNGAN PELAKSANAAN SENAM HAMIL TERHADAP KEJADIAN KALA II LAMA DI RSUD dr. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2015 sarkiah sarkiah; Sukamto Sukamto
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.368 KB)

Abstract

Latar Belakang: Penyebab kematian maternal dan perinatal terbesar dinegara berkembang adalahakibat lamanya persalinan. Persalinan yang berlangsungterlalu lama pada kala II akan menimbulkangejala seperti dehidrasi, infeksi ,kelelahan pada ibu serta asfiksia dan kematian janin dalamkandungan Intra Uterine Fetal Death. Lama pesalinan dipengaruhi oleh 5 faktor yaitu tenaga,jalanlahir, janin, psikolohis respon dan penolong. Senam hamil merupakan suatu program latihan bagi ibusehat untuk mempersiapkan kondisi fisik ibu dengan menjaga kondisi otot-otot dan persendian yangberperan dalam proses persalinan, serta empersiapkan kondisi psikis ibu, terutama dalammenumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi persalinan.Tujuan: mengetahui hubungan pelaksanaan senam hamil terhadap kejadian kala II lama di RSUDDR H Moch Ansari Saleh Banjarmasin tahun 2015.Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik dengan metode cross sectional. Populasi adalah seluruhibu nifas yang bersalin di RSUD Dr H Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Pengambilan sampeldilakukan dengan Accidental Sampling dengan jumlah sampel 71 orang. Analisis denganmenggunakan uji Chi Square dengan nilai keyakinan 95%.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ada hubungan antara pelaksanaan senam hamil terhadap kejadiankala II lama, diaman ibu yang mengikuti senam hamil sebanyak 57 orang lama persalinannyaberlangsung dengan normal. Ditunjukkan dengan uji statistic didapatkan ada hubungan yangsignifikan antara senam hamil dengan kejadian kala II lama (p value = 0,000).Kesimpulan. Ibu yangmengikuti senam hamil terbukti mengalami lama persalinan yang normal.Kata kunci: Senam Hamil, Kala II Lama
Penanaman Nilai Karakter Melalui Lagu Dolanan Anak dalam Pembelajaran Daring Di SD Negeri 01 Mejagong Felina Ela Wijiasih; Khusnul Fajriyah; Sukamto Sukamto
Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Publisher : Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.64 KB)

Abstract

The background in this research is the rapid development of the times so that character building in the current era of modernization is very much needed so that the national identity and indigenous culture of Indonesia are not eroded by modernization because we are faced with developments in various fields such as politics, economy, science and technology and socio-culture. The objective of this research is to find out what character values ​​are contained in children's prayer songs and how to instill character values ​​through children's kids songs in online learning. This research was conducted at SD Negeri 01 Mejagong class III, amounting to 26 students using observation, interview and questionnaire techniques. Based on the research findings, the character values ​​contained in the song lyrics of kids songs ilir-ilir, Padhang Bulan and Menthok-menthok are religious, nationalist, integrity, and independent character values. Meanwhile, the inculcation of character values ​​through the kids songs taught by the teacher during online learning is carried out by habituating the behavior of students in accordance with the meaning of the kids songs so that the character values ​​in students can be seen during online learning.
PERAN KEPEMIMPINAN DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN KUBU RAYA E1011131149 Putri Rizka Arini; Sukamto Sukamto; Martinus Martinus
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v9i4.2815

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui Peran Kepemimpinan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, dimana Peran Kepemimpinan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya masih belum maksimal, dimana  masih banyak pegawai yang tidak menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu dan masih banyak sasaran kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya yang tidak terealisasi sesuai target. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan yang bersifat kualitatif yaitu suatu pendekatan penelitian yang menghasilkan berupa data-data tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati yang menunjukkan bagaimana peran pimpinan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa, Pertama: peran pemimpin bersifat interpersonal sudah cukup baik. Akan tetapi, kepala dinas diharapkan lebih memperhatikan pegawai-pegawainya dan selalu memberikan motivasi agar pegawai dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Kedua: Kepala dinas dalam menjalankan peranan pembuat keputusan sudah cukup baik. Namun masih perlu ditingkatkan memanfaatkan sumber daya yang ada secara maksimal serta bersifat meredam dan memberikan peluang. Ketiga: peran pemimpin bersifat informasial sudah cukup baik, hal ini terlihat dalam melakukan penyampaian informasi dari luar ke dalam organisasinya, dan informasi yang berasal dari bawahan atau stafnya ke bawahan atau staf lainnya.
PENGAWASAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA DI DESA SERANGGAM KECAMATAN SELAKAU TIMUR KABUPATEN SAMBAS NANA LESTARI E1011131030; Sukamto Sukamto; Joko Triyono
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v10i3.2856

Abstract

Pengawasan yang dilaksanakan BPD Seranggam berdasarkan aspek standar pengawasan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah No.72 Tahun 2005 melalui hak untuk meminta keterangan. Hak meminta keterangan tersebut diterjemahkan kedalam bentuk rapat evaluasi kinerja pemerintah Desa dan rapat koordinasi lintas lembaga pada 04 Desember 2019. b) Membandingkan Standar Pengawasan dengan hasil pelaksanaan pekerjaan; kesimpulannya adalah dalam mengawasi penyelenggaraan Pembangunan Desa, Pengawasan telah dilakukan dikarenakan pertama dapat terlihat dari kerja sama antara BPD dan Pemerintah Desa dan melibatkan masyarakat dalam menyusun Peraturan Desa, hal ini menunjukan adanya usaha untuk meningkatkan pelaksanaan penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang baik. c) Tindakan Koreksi; kesimpulan penelitian adalah telah dilakukan oleh BPD. Jika terjadi penyelewengan, BPD memberikan teguran untuk pertama kali secara kekeluargaan. BPD akan mengklarifikasi dalam rapat desa yang dipimpin oleh Ketua BPD. Namun pada tahap untuk pengoreksian pelaksanaan pembangunan desa dirasakan belum melakukan pengawasan dengan maksimal. Saran untuk kedepanya Perlu adanya koordinasi dan bekerjasama dengan baik antara BPD sebagai mitra kerja masyarakat desa. Kepala Desa dan aparat desa harus mampu mengelola sumber daya Manusia (SDA) yang ada di desa.Kata Kunci : Pengawasan, Badan Permusyawaratan Desa, Pembangunan Desa, Desa Seranggam.
STRATEGIES OF SINTANG REGENCY POPULATION AND CIVIL REGISTRY OFFICE IN INCREASING THE ISSUANCE OF CHILD IDENTITY CARD VENNY MARSELLA E1011161155; Sukamto Sukamto; Pardi Pardi
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v10i4.2865

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian eksploratif, dengan pendekatan kualitatif, dan teknik analisis data yang digunakan ialah analisis SWOT. Teori yang digunakan ialah teori Strategi dari Argyris, dkk. (dalam Rangkuti 2018, 14) yang terdiri dari 1) Faktor Internal, meliputi kekuatan yaitu memiliki regulasi yang jelas, adanya SOP KIA, pelatihan kompetensi yang dilakukan secara rutin. Kelemahan yaitu keterbatasan jumlah pegawai, belum optimalnya penyampaian informasi kepada masyarakat, terbatasnya anggaran, dan sarana yang masih kurang. 2) Faktor Eksternal, meliputi peluang yaitu dapat menjalin kerjasama dengan Instansi Pemerintah dan Pihak Swasta, dan perkembangan teknologi. Ancaman yaitu partisipasi masyarakat yang masih kurang, kondisi ekonomi masyarakat dan jarak tempuh yang jauh, keterbatasan akses internet dan tidak semua masyarakat menggunakan handphone android, serta belum ada Peraturan Daerah Kabupaten Sintang tentang KIA. Saran yang peneliti berikan yaitu memaksimalkan pemanfaatan KIA dengan melakukan kerja sama dengan Instansi Pemerintah dan Pihak Swasta, pelayanan jemput bola ke Kecamatan atau Desa, pemasangan spanduk di tempat umum dan memaksimalkan penggunaan media massa Disdukcapil Kabupaten Sintang, serta kerja sama dengan Pemerintah Desa di Kabupaten Sintang.Kata Kunci : Strategi, Disdukcapil, Kartu Identitas Anak.
Pengaruh Rasio Likuiditas Resiko Pembiayaan dan Permodalan terhadap Kinerja Bank Umum Syariah Wiwin Wahyuni; Lilik Mardiana; Sukamto Sukamto
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v11i1.635

Abstract

Laporan keuangan utama yang dihasilkan dari proses akuntansi adalah neraca, laporan rugi-laba, dan juga laporan aliran kas. Neraca dibuat dengan maksud untuk menggambarkan posisi keuangan suatu organisasi pada suatu saat tertentu. Pembiayaan adalah sumber pendapatan bank syariah yang terbesar, namun sekaligus merupakan sumber risiko operasi bisnis yang terbesar, yaitu timbulnya Pembiayaan bermasalah, karena dengan adanya pembiayaan bermasalah bukan saja menurunkan pendapatan bagi bank syariah tetapi juga akan berdampak pada kesehatan bank syariah dan pada akhirnya akan merugikan nasabah penyimpan. profitabilitas bank merupakan kemampuan bank dalam mendapatkan keuntungan dalam suatu periode. rasio “Return On Assets“(ROA) yang dipakai guna mengukur kemampuan bank dalam memperoleh laba dan melakukannya secara efisien secara keseluruhan. Rasio likuiditas sering digunakan dalam dunia perbankan diperoleh dari “Loan to Deposit Ratio” (LDR). Namun “Loan to Deposit Ratio” (LDR) itu sendiri digunakan untuk objek penelitian pada bank konvensional, sedangkan jika bank syariah menggunakan istilah berbeda yaitu “Financing to Deposit Ratio “(FDR).””Non Performing Financing” (NPF) pada bank syariah atau pada bank konvensional disebut “Non Performing Loan (NPL) merupakan rasio keuangan yang berkaitan dengan resiko kredit. Non Performing Financing” (NPF) menunjukan risiko pembiayaan yang akan dihadapi bank akibat dari penyaluran pembiayaan dan investasi dana bank. Capital adequacy ratio digunakan untuk mengukur kemampuan permodalan yang ada untuk menutup kemungkinan kerugian di dalam kegiatan perkreditan dan perdagangan surat-surat berharga.
FARAZDAQ HIDUP DAN KARYANYA Sukamto Sukamto
Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2005)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajbs.2005.%x

Abstract

-
IBNU JINNI DAN PEMIKIRAN KEBAHASAANNYA Sukamto Sukamto
Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2004)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajbs.2004.%x

Abstract

-