Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Training And Implementation of Automatic Irrigation Systems for Grape Plants in Bangunsari Village, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency, Sumatera Utara Surbakti, Rudianto; Utami, Citra; Kamil, Idham; Sitorus, Melvin Bismark Hamonangan; Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Salleh, Shuharzi Bin Md; Ahmad Suandi, Nurul Aimi Binti; Fesul, Mohd Fuaad Bin
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.4492

Abstract

Rural development based on agrotourism is booming in Indonesia to increase community income. The process of cultivating grapes as an agrotourism has stages from land preparation, variety selection, proper watering care, to the process of picking and processing the harvest. The Bangun Sari village community has begun to develop grape cultivation as one of the agrotourism objects. However, due to limited human resources and technology, the productivity of agrotourism plants in Bangun Sari village has not been going well. The results of the grape plants that are currently cultivated are not optimal and many grape plants have not grown well because the irrigation and watering system is not good according to plant needs. International community service activities carried out by lecturers at the Medan State Polytechnic and in collaboration with the Nilai Negeri Sembilan Malaysia Polytechnic aim to implement automatic irrigation methods for grape farmers in Medan City. Community service activities begin with the presentation of material on automatic irrigation and watering systems followed by the fabrication and installation process of equipment in the field. The results of this community service activity are in the form of increased knowledge and delivery of products in the form of automatic irrigation and watering installations that have been installed at the grape cultivation location. The construction of this automatic fertigation equipment can solve farmers' problems. Ultimately, increasing the fertility and yield of grape plants can have an impact on increasing income.
Peningkatan Kapasitas Produksi UMKM Getuk melalui Revitalisasi Mesin Pencetak Getuk di Desa Sukamandi Hilir Sitorus, Melvin Bismark Hamonangan; Salman, Aulia; Akhiruddin, Akhiruddin; Lubis, M. Arif Fadhillah; Netty, Netty
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.3.2025.1090

Abstract

Usaha pembuatan getuk di Dusun II Desa Sukamandi Hilir yang dikelola oleh Ibu Sugini memiliki potensi pasar yang luas, namun mengalami penurunan kapasitas produksi dari sekitar 400 kg/hari menjadi 100 kg/hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas dan kinerja mesin pencetak getuk yang sudah menurun, keterbatasan keterampilan teknis dalam pengoperasian dan perawatan mesin, serta belum adanya pendampingan terstruktur untuk penguatan kapasitas produksi. Program pengabdian ini bertujuan membantu mitra meningkatkan kapasitas dan efisiensi usaha melalui tiga bentuk kegiatan utama: (1) revitalisasi dan rancang bangun mesin pencetak getuk dengan kapasitas yang lebih sesuai kebutuhan usaha dan menggunakan material yang aman pangan, (2) pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin kepada mitra dan anggota keluarga yang terlibat dalam produksi, serta (3) pendampingan produksi untuk penataan alur kerja, pengaturan waktu proses, dan pemanfaatan mesin secara optimal. Metode pelaksanaan meliputi survei dan analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan mesin, uji coba lapangan, pelatihan teknis, serta monitoring dan evaluasi berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin baru mampu mempercepat proses penggilingan dan pencetakan, menghasilkan bentuk getuk yang lebih seragam, dan memudahkan mitra dalam memenuhi permintaan pasar. Di sisi lain, pelatihan dan pendampingan meningkatkan kemampuan mitra dalam mengoperasikan dan merawat mesin, sekaligus memperbaiki pengelolaan alur produksi. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas usaha, efisiensi proses produksi, serta kepercayaan diri mitra dalam mengembangkan usaha getuk secara berkelanjutan.