Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT PEMERAS SANTAN DAN MESIN PENGUPAS SABUK KELAPA PADA BUMDES SUMBER BERKAT DESA MARINSOW Sanjaya, Ricardo; Sidik, Dilan Richardo; Somba, Junri; Alfredo, Jannifer; Sarubang, Gabriel Vieri Sarubang; Moningka, Gregorius Viktor; Simbolon, Efriwandy; Sthiefandy, Alvin; sinaga, Amos Axcel; Pomalingo, Moh. Fikri; Bandu, Rahmat; Pabubung, Kurnia; Silalahi, Rike Firda; Situmorang, Ayu Triana; Sinaga, Ramesintia; Saerang, Syefiorita Angela; Zega, Cici Chrisdayanti
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 4, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v4i1.1146

Abstract

Decree of the President of the Republic of Indonesia, Likupang became one of the priority tourist destinations. This is certainly a blessing for the people of North Sulawesi, especially Likupang. One of the industries in Marinsow Village is producing klentik coconut oil (village oil). Klentik coconut oil (village oil) is a product derived from coconuts. This oil has a distinctive taste and aroma for the fish meat that will be served. This product is also one of North Sulawesi's export commodities. In the process of making klentik coconut oil, there are several stages that must be passed. These stages include, peeling the coconut, splitting the coconut, grating the coconut meat, making coconut milk, stirring, fermenting, separating and cooking. Based on the results of the team's interviews with partners, several problems were raised. These problems include, 1) the equipment used is still traditional, 2) peeling coconut is still manual and takes a lot of time and energy, 3) the process of separating oil and water in coconut milk still takes 12-15 hours, 4) there is no business management and 5) the product is not yet standardized. The methods used in this activity are surveys, tool manufacturing, machine use training and reporting. From the results obtained, the participants were very enthusiastic about taking part in the training as evidenced by the presence of the participants. As a result of the interviews, the training participants were able to explain orally the components that make up the tools 80% of the time. The presentation value was not optimal, because there were 2 people aged 56 and 60 years. Both of them were unable to remember and were shy in explaining. For practical material, all participants with a percentage of 100% were able to process coconut milk using a homogeneizer machine or coconut peeling
Karakterisasi Tebal Lapisan Dan Ketahanan Korosi Mild Steel SS400 JIS G3101 Dengan Metode Elektroplating Ni-Cr Pakanna, Adi Aprians; Sumual, Hendro Maxwell; Pomalingo, Moh Fikri; Mansjur, Zuldesmi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i1.21779

Abstract

Mild steel is steel with a concentration of carbon element below 0.3%. In its use as an oil storage tank material on fuel transport trucks, there is a problem, namely its resistance to corrosion in fuel. Sulfur compounds in fuel have a role in the formation of corrosion. Currently, the Ni-Cr electroplating coating method is very widely used as an effort to control the corrosion rate of carbon steel. The use of Ni-Cr as an anode is relied upon as a substance resistant to corrosion. Therefore, the purpose of this study was to identify how layer thickness affects corrosion levels in SS400 mild steel based on current variations and duration of the electroplating process. In this study using mild steel SS400 JIS G3101 with electroplating method (electroplating) varying the electric current 1A, 2A and 3A, as well as electroplating time of 10 minutes, 20 minutes and 30 minutes. The test parameters of the electroplating results are the actual layer thickness test, theoretical thickness test and corrosion rate test. Data processing was analyzed using two-way variance analysis. The thickness of the layer increases with increasing electric current and the length of time of Ni-Cr electroplating. The highest thickness value of 102.34 μm using a digital microscope while for theoretical testing of 98.33 μm, both were obtained at a current variation of 3A and an electroplating time of 30 minutes. The trend of corrosion rate value will decrease with the increase in electric current and the length of electroplating time with the lowest value of 0.003359 mmpy at a variation of electric current 3A and electroplating time of 30 minutes. For optimal values with the lowest corrosion rate on mild steel SS400 JIS G3101 as an oil storage tank material on fuel transport trucks, it is obtained by using a current of 3A and an electroplating time of 30 minutes Ni-Cr.
“SEKOLAH BENGKEL LAS” SOLUSI TEPAT PENINGKATAN PENDAPATAN NARAPIDANA PASCA BEBAS DARI LP KELAS II MANADO Urbanus, Ricardo Sanjaya; Panjaitan, Jimmy Charlos; Hutasoit, Xui Ching Angelika; Purba, Fiderman Boniaga; Simbolon, Efriwandy; Pomalingo, Moh.Fikri
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2023
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v6i2.1245

Abstract

Lembaga pemasyarakatan atau disingkat LP atau Lapas adalah tempat untuk melakukan pembinaan terhadap narapidana dan anak didik pemasyarakatan di Indonesia. Pengajar yang melatih keterampilan bengkel dan pengelasan merupakan hal yang sangat penting. Mengelas adalah salah satu teknik menyambung logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah dan menghasilkan sambungan yang kontinu Program pelatihan keterampilan las yang diselenggarakan di LP kelas II A manado bertujuan untuk membekali narapidana dengan keterampilan yang dapat membantu mereka dalam mencari pekerjaan yang layak setelah pembebasan bahkan dapat menciptakan peluang usaha pengelasan sendiri. Metode penelitian melibatkan survei dan wawancara dengan narapidana yang telah mengikuti program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program "Sekolah Bengkel Las" secara signifikan meningkatkan keterampilan narapidana dalam bidang pengelasan dan membantu mereka dalam mendapatkan pekerjaan yang lebih baik pasca pembebasan. Selain itu, program ini juga memberikan dampak positif pada tingkat pendapatan mereka. Studi ini menggarisbawahi pentingnya pelatihan keterampilan sebagai alat untuk merehabilitasi narapidana dan mengintegrasikan mereka kembali ke masyarakat.
Penerapan Ergo-Mechanical Design Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja CV. Victorina Suarjana, I Wayan Gede; Pomalingo, Moh. Fikri; Parhusip, Bastian Rikardo
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 1, No 1 (2022): Jatibara Vol.1 No.1, Agustus 2022
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v1i1.1121

Abstract

Dalam melakukan aktivitas proses produksi dijumpai beberapa sistem fasilitas kerja, serta kondisi kerja yang tidak sesuai dengan aspek ergonomic pada area kerja operator yang mengakibatkan rasa kurang nyaman pada saat bekerja. Tujuan pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini maka prioritas yang harus ditangani bersama mitra adalah perlu melakukan penerapan ergo-mechanical design yang dapat memberikan perbaikan dari sisi kesehatan kerja dan kualitas produk yang dihasilkan. Hal ini dapat memberikan peningkatan daya saing produk.  Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan metode sosialisasi dan pembinaan terhadap proses kerja agar lebih efektif melalui perencanaan stasiun kerja agar sesuai dengan karakter pekerja, kapasitas, alat dan ruang serta lingkungan kerja, dilakukan penataan ruang kerja ergonomis, serta melakukan pengadaan fasilitas kerja berupa meja kerja dan lemari penyimpanan bahan dan alat-alat kerja untuk menunjang peningkatan kualitas dan perlindungan hasil produksi.   Hasil dari sosialisasi yang dilakukan pekerja dan pemilik usaha semakin mengerti tentang pentingnya memiliki ruang kerja yang ergonomic dimana dapat meningkatkan hasil produksi dan meningkatkan produktivitas kerja, juga dapat menghindari kelelahan fisik dan mental pekerja serta mencegah terjadinya penyakit akibat kerja dan kecelakaan akibat kerja saat bekerja.  Pelatihan design dilakukan untuk menunjang proses produksi, sebelum adanya pelatihan design ini, proses design produksi di CV. Victorina masih menggunakan gambar konvensional atau manual. pekerja mampu mengetahui dan menerapkan ergonomic dan design menggunakan solidwork dalam proses design produk yang dihasilkan berdasarkan kaidah design dan kaidah ergonomic yaitu menggunakan acuan antropometri orang Indonesia sehingga kualitas kesehatan dan kualitas produksi yang bersaing 
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN MESIN TEPAT GUNA DI DESA MOKODITEK Montolalu, Friska Mery; Rumondor, Fadly; Potalangi, Nerni O; Soputan, Grace Jenny; Samuel, Mokosuli Yeremia; Pomalingo, Moh Fikri
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 7 (2024): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan teknologi dalam proses pasca-panen sering menjadi hambatan utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian di daerah perdesaan yang berbukit-bukit, termasuk di Desa Mokoditek. Jagung dan kelapa sebagai komoditas utama di desa ini diolah secara manual, yang membutuhkan waktu dan tenaga yang besar dan mengalami kesulitan dalam pengangkutan hasil panen. Untuk mengatasi tantangan tersebut, program ini memperkenalkan mesin pemipil jagung portabel, penepung, penggiling, dan pemarut portabel berpenggerak motor yang bisa dibawa sampai dilokasi pertanian sebagai solusi berbasis teknologi tepat guna. Pelatihan yang diberikan mencakup cara penggunaan, pemeliharaan, dan penerapan teknologi dalam kegiatan pasca-panen. Pelatihan ini berdampak pada peningkatan efisiensi produksi, dengan produktivitas hasil panen meningkat hingga 50% dan pengurangan waktu kerja sebesar 70% dibandingkan metode tradisional. Teknologi ini juga memungkinkan petani melakukan diversifikasi produk, seperti tepung jagung, minyak kelapa klentik, dan pakan ternak, yang memberikan nilai tambah pada hasil pertanian mereka. Pendapatan petani meningkat hingga 30%, serta tercipta peluang usaha baru yang mendukung keberlanjutan ekonomi desa.
Peningkatan Kapasitas Produksi dan Manajemen Kelompok Tani Singkanaung melalui Pendampingan Teknologi Tepat Guna di Desa Mokoditek, Bolaang Mongondow Utara Montolalu, Friska; Rumondor, Fadly; Potalangi, Nerni; Mege, Revolson; Soputan, Grace; Mokosuli, Yeremia; Pomalingo, Moh Fikri
Servitium Smart Journal Vol 3 No 2 (2025): Servitium Smart Journal
Publisher : Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/servitium.v4i1.35

Abstract

Mokoditek Village in North Bolaang Mongondow has great agricultural potential, especially in corn and rice production. However, low productivity and limited technology have caused local farmer groups, especially the Singkanaung Farmers Group, to be unable to optimize their agricultural output. This research aims to increase the production capacity and management of farmer groups through the application of appropriate technology and intensive training. The results of the program showed an increase in corn productivity from 3 tons/ha to 4 tons/ha. In addition, financial management training has strengthened the capacity of farmer group members to manage agricultural businesses more efficiently and sustainably.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING BERBASIS APLIKASI SOLIDWORKS PADA PEMBELAJARAN ONLINE MATA KULIAH GAMBAR TEKNIK Parhusip, bastian; Suarjana, I Wayan Gede; Pomalingo , Fikri
Steam Engineering Vol. 5 No. 2 (2024): STEAM Engineering, Vol. 5, No. 2, Maret 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jptm.v5i2.12931

Abstract

The purpose of this study is to see an overview or analyze: (1) student learning activity during the pandemic through online learning using University LMS. (2) Seeing an improvement in students' drawing skills in the Machine Drawing II course using the Solidwoks application. This research was conducted using Quasi Experiment (pseudo-experiment) and qualitative descriptive methods. The Quasi Experiment design used in this study is One group Pretest-postest design. The data analysis technique in this study used the help of SPSS statistical application / software version 25 for Mac. The purpose of the data analysis technique is to see improvements in the learning outcomes of Machine Drawing II by applying the Project Based Learning model assisted by the Solidworks application. Data analysis in this study used non-parametric statistical analysis. Non-parametric statistics used in testing the mean comparison hypothesis are independent sample t-tests, with the Wilcoxon Test technique. The results of the study concluded that: (1) The implementation of Project-based Learning using Solidworks in online learning during the Covid-19 pandemic was proven to increase student activity, as evidenced by the results of observations of activeness, readiness, and raising ideas or ideas above 90% ("Very active" category). (2) The implementation of Project-based Learning using Solidworks in online learning is proven to improve students' skills/psychomotor knowledge. Based on the output table "Independent Samples Test" it can be seen that the significance value is 0.00 < ( ( 0.05) then the H1 hypothesis is accepted and it can be concluded that there is a significant difference between the average pretest and posttest learning outcomes.
PERANCANGAN MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN TIPE MATA PISAU HAMMER Sthiefandy, Alvin; Munaiseche, Robert O.K; Pomalingo, Moh. Fikri
Steam Engineering Vol. 6 No. 1 (2024): STEAM Engineering, Vol. 6, No. 1, September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jptm.v6i1.15777

Abstract

According to the national waste management information system (SIPSN) in 2021 organic waste in Manado city is 47.7%. The purpose of this research is to reduce organic waste in the tondano market and get a hammer blade design on the chopping machine, this research uses an experimental method which includes design, data collection, making initial design concepts, selecting materials, making 2d and 3d designs, manufacturing processes, testing tools, reports. The organic waste chopping machine works mechanically using diesel rotating speed of 2600 rpm, the working principle of the chopping machine is to enter organic waste through the hopper then the waste is chopped with a rotating hammer blade totaling 6 and 2 silent hammer blades. Waste will be filtered into smaller pieces and easily processed further, such as maggot food, compost or organic fertilizer. From the results of the research conducted and based on data processing, it can be concluded that this waste chopping machine has been successfully made and fulfills the first goal of the researcher to reduce the amount of waste in the Tondano market whose volume is 300kg / day. The machine is able to chop organic waste into fine pulp with a waste chopping capacity of 553.84 kg / hour.
Penerapan Green Ergonomics melalui Transformasi Limbah Serutan Kayu Menjadi Papan Partikel Ekonomis pada Kelompok Pengerajin Kayu Woloan Tomohon Sulawesi Utara Suarjana, I Wayan Gede; Parhusip, Bastian Rikardo; Pomalingo, Moh. Fikri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17552

Abstract

ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah serutan kayu yang melimpah di kelompok pengrajin kayu Woloan, Tomohon, Sulawesi Utara, dengan menerapkan prinsip-prinsip green ergonomics. Program ini mengaplikasikan teknologi pengolahan kayu yang hemat energi dan ramah lingkungan untuk mengubah limbah serutan kayu menjadi papan partikel yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan dan pemilahan limbah serutan kayu, desain produk yang mempertimbangkan karakteristik limbah, proses produksi yang efisien, serta finishing menggunakan bahan ramah lingkungan. Selain itu, pelatihan dan workshop ergonomi diadakan untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja. Pengadaan alat press dengan sistem hidrolik juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah serutan kayu dapat menghasilkan produk papan partikel berkualitas tinggi yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Pelatihan ergonomi berhasil mengurangi keluhan muskuloskeletal dan meningkatkan produktivitas pekerja. Pemasaran produk melalui media sosial dan platform e-commerce berhasil meningkatkan penjualan dan memperkenalkan produk ramah lingkungan kepada konsumen. Program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap masalah limbah kayu, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan produk bernilai ekonomis dan peningkatan kesehatan pekerja. Kata Kunci: Green Ergonomics, Limbah Serutan Kayu, Papan Partikel Ekonomis, Pengerajin Kayu Woloan, Teknologi Ramah Lingkungan  ABSTRACT This community service project aims to utilize the abundant wood shavings waste in the Woloan Woodcraft group, Tomohon, North Sulawesi, by applying green ergonomics principles. The program employs energy-efficient and environmentally friendly wood processing technology to transform wood shavings into economically valuable particle boards. The methods include collecting and sorting wood shavings, designing products that consider the characteristics of the waste, efficient production processes, and finishing with eco-friendly materials. Ergonomics training and workshops are also conducted to improve worker health and productivity. A press machine with a hydraulic system is also procured to increase production capacity. The results indicate that wood shavings waste can produce high-quality, eco-friendly, and economically valuable particle boards. Ergonomics training successfully reduced musculoskeletal complaints and increased worker productivity. Marketing the products through social media and e-commerce platforms boosted sales and introduced eco-friendly products to consumers. This program provides solutions to wood waste issues and contributes to community welfare by creating economically valuable products and improving worker health. Keywords: Green Ergonomics, Wood Shavings Waste, Economical Particle Boards, Woloan Woodcraft, Eco-Friendly Technology
Optimasi Rasio Campuran Jeruk Nipis, Belimbing Wuluh, dan Tanah Liat untuk Meningkatkan Kinerja Baterai Organik Galvani Dosi, Paulus Pius Pora; Pomalingo, Moh Fikri; ratang, Lenie; Indonesia, Indonesia
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.22333

Abstract

Bahan organik seperti jeruk nipis (Citrus aurantifolia), belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), dan tanah liat memiliki kandungan asam serta ion alami yang berpotensi digunakan sebagai elektrolit pada sistem sel galvanik. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa buah-buahan dapat menghasilkan tegangan listrik, namun stabilitas, durabilitas, dan komposisi optimal elektrolit organik belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi campuran jeruk nipis–belimbing wuluh–tanah liat sebagai elektrolit ramah lingkungan untuk bio-battery berdaya rendah. Sebanyak 27 sampel jeruk nipis pada tiga tingkat kematangan diuji tingkat keasamannya menggunakan pH meter. Empat variasi komposisi elektrolit—1:1, 1:2 (jeruk nipis lebih sedikit), 2:1 (belimbing wuluh lebih sedikit), dan 1:2 dengan dominasi tanah liat—diuji selama 15 hari menggunakan elektroda tembaga (katoda) dan seng (anoda). Tegangan, arus, dan energi listrik diukur setiap 24 jam menggunakan multimeter digital. Komposisi terbaik diterapkan pada prototipe aki organik dan diuji pada lampu LED dengan pengukuran intensitas cahaya menggunakan lux meter. Jeruk nipis setengah matang memiliki keasaman terendah (pH 1,54) dan dipilih sebagai elektrolit utama. Komposisi 1:2 dengan jeruk nipis lebih sedikit menghasilkan kinerja terbaik selama sembilan hari pertama dengan tegangan maksimum 0,75 V, arus 24,14 mA, dan energi 1,089384 J pada hari pertama. Penurunan performa signifikan terjadi setelah hari ke-10 akibat degradasi bahan organik dan pengeringan media. Prototipe mampu menyalakan lampu LED dengan intensitas awal 212 lux, namun berhenti bekerja pada hari ke-12. Campuran jeruk nipis, belimbing wuluh, dan tanah liat memiliki potensi sebagai elektrolit organik ramah lingkungan untuk aplikasi berdaya rendah. Meskipun demikian, masa operasi efektif hanya sekitar 10 hari sehingga diperlukan upaya peningkatan stabilitas elektrolit dan pengendalian kelembapan untuk pemanfaatan jangka panjang.
Co-Authors Agung Rai Putri Alfonds Andrew Maramis Alfredo, Jannifer Alif, Alfiah Alvin Sthiefandy Amos Axel Sinaga Anatje Lihiang Anggela Aine Adam Anthonov Marandof Aprildy Randy Andrew Ferdinandus Bandu, Rahmat Bastian Rikardo Parhusip Briand Steven Kaligis Damai Juliaman Zega Desi Rinnawati Sinaga Djami Olii Dosi, Paulus Pius Pora Efriwandy Simbolon Efriwandy Simbolon Elfransius Sinaga Fadly Steven Jefry Rumondor Feti Fatimah Friska Mery Montolalu Ginting, Agus Susanto Grace Jenny Soputan Hendro Maxwell Sumual Hutasoit, Xui Ching Angelika I Dewa Made Subrata I Parsaroan Tamba I Putu Nuharta Yasa I Wayan Gede Suarjana Ichiro Davidson Piri Indonesia, Indonesia Ingka Rizkyani Akolo Ingka Rizkyani Akolo Iqrima Staddal Jane Sulinda Tambas Jannifer Alfredo Jimmy Charlos Panjaitan Julfran Devit Damanik Kapli Dama Kapli Dama Barana Livana Dethris Rawung Max Kurniawan Mokosuli Yermia Samuel Moningka, Gregorius Viktor mubarak, azhar aras Muhammmad Muhdi Attaufiq Mustofa Nerni Potolangi Nindy Gaby Sepang Norma Komalig Pabubung, Kurnia Pakanna, Adi Aprians Palilingan, Richard Andreas Panjaitan, Jimmy Charlos Parhusip, bastian Paulus Pius Pora Dosy Potalangi, Nerni O Purba, Fiderman Boniaga Radite Praeko Agus Setiawan Rahmawati Djunuda ratang, Lenie Revolson Mege Robert Munaiseche Rosdiani, Azis Saerang, Syefiorita Angela Samaluddin, Samaluddin Samuel, Mokosuli Yeremia Sanjaya, Ricardo Sanusi Gugule Sarubang, Gabriel Vieri Sarubang Sidik, Dilan Richardo Silalahi, Rike Firda Simbolon, Efriwandy sinaga, Amos Axcel Sinaga, Elfransius Sinaga, Ramesintia Siti Vahira Cantika Kawuwung Situmorang, Ayu Triana Sjahril Botutihe Somba, Junri Stepani Mangguali Sthiefandy, Alvin Trina E. Tallei Urbanus, Ricardo Sanjaya Yuvita Satriani Djuli Zega, Cici Chrisdayanti Zuldesmi