Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERANCANGAN MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN TIPE MATA PISAU HAMMER Sthiefandy, Alvin; Munaiseche, Robert O.K; Pomalingo, Moh. Fikri
Steam Engineering Vol. 6 No. 1 (2024): STEAM Engineering, Vol. 6, No. 1, September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jptm.v6i1.15777

Abstract

According to the national waste management information system (SIPSN) in 2021 organic waste in Manado city is 47.7%. The purpose of this research is to reduce organic waste in the tondano market and get a hammer blade design on the chopping machine, this research uses an experimental method which includes design, data collection, making initial design concepts, selecting materials, making 2d and 3d designs, manufacturing processes, testing tools, reports. The organic waste chopping machine works mechanically using diesel rotating speed of 2600 rpm, the working principle of the chopping machine is to enter organic waste through the hopper then the waste is chopped with a rotating hammer blade totaling 6 and 2 silent hammer blades. Waste will be filtered into smaller pieces and easily processed further, such as maggot food, compost or organic fertilizer. From the results of the research conducted and based on data processing, it can be concluded that this waste chopping machine has been successfully made and fulfills the first goal of the researcher to reduce the amount of waste in the Tondano market whose volume is 300kg / day. The machine is able to chop organic waste into fine pulp with a waste chopping capacity of 553.84 kg / hour.
Penerapan Green Ergonomics melalui Transformasi Limbah Serutan Kayu Menjadi Papan Partikel Ekonomis pada Kelompok Pengerajin Kayu Woloan Tomohon Sulawesi Utara Suarjana, I Wayan Gede; Parhusip, Bastian Rikardo; Pomalingo, Moh. Fikri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17552

Abstract

ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah serutan kayu yang melimpah di kelompok pengrajin kayu Woloan, Tomohon, Sulawesi Utara, dengan menerapkan prinsip-prinsip green ergonomics. Program ini mengaplikasikan teknologi pengolahan kayu yang hemat energi dan ramah lingkungan untuk mengubah limbah serutan kayu menjadi papan partikel yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan dan pemilahan limbah serutan kayu, desain produk yang mempertimbangkan karakteristik limbah, proses produksi yang efisien, serta finishing menggunakan bahan ramah lingkungan. Selain itu, pelatihan dan workshop ergonomi diadakan untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja. Pengadaan alat press dengan sistem hidrolik juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah serutan kayu dapat menghasilkan produk papan partikel berkualitas tinggi yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Pelatihan ergonomi berhasil mengurangi keluhan muskuloskeletal dan meningkatkan produktivitas pekerja. Pemasaran produk melalui media sosial dan platform e-commerce berhasil meningkatkan penjualan dan memperkenalkan produk ramah lingkungan kepada konsumen. Program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap masalah limbah kayu, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan produk bernilai ekonomis dan peningkatan kesehatan pekerja. Kata Kunci: Green Ergonomics, Limbah Serutan Kayu, Papan Partikel Ekonomis, Pengerajin Kayu Woloan, Teknologi Ramah Lingkungan  ABSTRACT This community service project aims to utilize the abundant wood shavings waste in the Woloan Woodcraft group, Tomohon, North Sulawesi, by applying green ergonomics principles. The program employs energy-efficient and environmentally friendly wood processing technology to transform wood shavings into economically valuable particle boards. The methods include collecting and sorting wood shavings, designing products that consider the characteristics of the waste, efficient production processes, and finishing with eco-friendly materials. Ergonomics training and workshops are also conducted to improve worker health and productivity. A press machine with a hydraulic system is also procured to increase production capacity. The results indicate that wood shavings waste can produce high-quality, eco-friendly, and economically valuable particle boards. Ergonomics training successfully reduced musculoskeletal complaints and increased worker productivity. Marketing the products through social media and e-commerce platforms boosted sales and introduced eco-friendly products to consumers. This program provides solutions to wood waste issues and contributes to community welfare by creating economically valuable products and improving worker health. Keywords: Green Ergonomics, Wood Shavings Waste, Economical Particle Boards, Woloan Woodcraft, Eco-Friendly Technology
Optimasi Rasio Campuran Jeruk Nipis, Belimbing Wuluh, dan Tanah Liat untuk Meningkatkan Kinerja Baterai Organik Galvani Dosi, Paulus Pius Pora; Pomalingo, Moh Fikri; ratang, Lenie; Indonesia, Indonesia
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.22333

Abstract

Bahan organik seperti jeruk nipis (Citrus aurantifolia), belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), dan tanah liat memiliki kandungan asam serta ion alami yang berpotensi digunakan sebagai elektrolit pada sistem sel galvanik. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa buah-buahan dapat menghasilkan tegangan listrik, namun stabilitas, durabilitas, dan komposisi optimal elektrolit organik belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi campuran jeruk nipis–belimbing wuluh–tanah liat sebagai elektrolit ramah lingkungan untuk bio-battery berdaya rendah. Sebanyak 27 sampel jeruk nipis pada tiga tingkat kematangan diuji tingkat keasamannya menggunakan pH meter. Empat variasi komposisi elektrolit—1:1, 1:2 (jeruk nipis lebih sedikit), 2:1 (belimbing wuluh lebih sedikit), dan 1:2 dengan dominasi tanah liat—diuji selama 15 hari menggunakan elektroda tembaga (katoda) dan seng (anoda). Tegangan, arus, dan energi listrik diukur setiap 24 jam menggunakan multimeter digital. Komposisi terbaik diterapkan pada prototipe aki organik dan diuji pada lampu LED dengan pengukuran intensitas cahaya menggunakan lux meter. Jeruk nipis setengah matang memiliki keasaman terendah (pH 1,54) dan dipilih sebagai elektrolit utama. Komposisi 1:2 dengan jeruk nipis lebih sedikit menghasilkan kinerja terbaik selama sembilan hari pertama dengan tegangan maksimum 0,75 V, arus 24,14 mA, dan energi 1,089384 J pada hari pertama. Penurunan performa signifikan terjadi setelah hari ke-10 akibat degradasi bahan organik dan pengeringan media. Prototipe mampu menyalakan lampu LED dengan intensitas awal 212 lux, namun berhenti bekerja pada hari ke-12. Campuran jeruk nipis, belimbing wuluh, dan tanah liat memiliki potensi sebagai elektrolit organik ramah lingkungan untuk aplikasi berdaya rendah. Meskipun demikian, masa operasi efektif hanya sekitar 10 hari sehingga diperlukan upaya peningkatan stabilitas elektrolit dan pengendalian kelembapan untuk pemanfaatan jangka panjang.
The Evolution of Thematic and Integrative Approaches in Social Studies Education: A Historical and Conceptual Analysis Rahman, Eka Yuliana; Supriatna, Nana; Masunah, Juju; Wiyanarti, Erlina; Lasido, Nur Allan; Pomalingo, Moh Fikri
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 19, No 2 (2025)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v19i2.3849

Abstract

This article examines thematic and integrated approaches in Social Studies Education through ontological, epistemological, and axiological perspectives. It arises from the limited availability of studies that explore these approaches from historical and developmental perspectives. The purpose of this literature research is to describe the early evolution of thematic and integrated approaches and to explain how educational practices have changed over time. Using the library research method by Both and Williams (2016), the study follows ten stages of data collection, analysis, and reduction based on relevant references. Through the Publish or Perish application, 30 relevant articles were identified using the keywords "pendekatan tematik dan terpadu." The findings reveal that interdisciplinary contexts provide a crucial perspective in Social Studies, emphasizing integration among disciplines as a core principle. These approaches gained prominence in the 20th century, influenced by Bruner's constructivism (1960) and Krathwohl's revision of Bloom's Taxonomy (2002). Models developed by Fogarty (1991) and Jacobs & Borland (1986) demonstrate their practical application, with Indonesian curricula applying integrated, correlated, and separated models across different education levels
Co-Authors Agung Rai Putri Alfonds Andrew Maramis Alfredo, Jannifer Alif, Alfiah Alvin Sthiefandy Amos Axel Sinaga Anatje Lihiang Anthonov Marandof Bandu, Rahmat Bastian Rikardo Parhusip Briand Steven Kaligis Damai Juliaman Zega Desi Rinnawati Sinaga Djami Olii Dosi, Paulus Pius Pora Efriwandy Simbolon Efriwandy Simbolon Eka Yuliana Rahman Elfransius Sinaga Erlina Wiyanarti Fadly Steven Jefry Rumondor Feti Fatimah Friska Mery Montolalu Ginting, Agus Susanto Grace Jenny Soputan Hendro Maxwell Sumual Hutasoit, Xui Ching Angelika I Dewa Made Subrata I Putu Nuharta Yasa I Wayan Gede Suarjana Ichiro Davidson Piri Indonesia, Indonesia Ingka Rizkyani Akolo Ingka Rizkyani Akolo Iqrima Staddal Jane Sulinda Tambas Jannifer Alfredo Jimmy Charlos Panjaitan Juju Masunah Julfran Devit Damanik Kapli Dama Kapli Dama Barana Lasido, Nur Allan Max Kurniawan Mokosuli Yermia Samuel Moningka, Gregorius Viktor mubarak, azhar aras Muhammmad Muhdi Attaufiq Munaiseche, Robert O.K Mustofa Nana Supriatna Nerni Potolangi Pabubung, Kurnia Pakanna, Adi Aprians Palilingan, Richard Andreas Panjaitan, Jimmy Charlos Parhusip, bastian Paulus Pius Pora Dosy Potalangi, Nerni O Purba, Fiderman Boniaga Radite Praeko Agus Setiawan Rahmawati Djunuda ratang, Lenie Revolson Mege Robert Munaiseche Rosdiani, Azis Saerang, Syefiorita Angela Samaluddin, Samaluddin Samuel, Mokosuli Yeremia Sanjaya, Ricardo Sanusi Gugule Sarubang, Gabriel Vieri Sarubang Sidik, Dilan Richardo Silalahi, Rike Firda Simbolon, Efriwandy sinaga, Amos Axcel Sinaga, Elfransius Sinaga, Ramesintia Siti Vahira Cantika Kawuwung Situmorang, Ayu Triana Sjahril Botutihe Somba, Junri Stepani Mangguali Sthiefandy, Alvin Trina E. Tallei Urbanus, Ricardo Sanjaya Yuvita Satriani Djuli Zega, Cici Chrisdayanti Zuldesmi