Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisa Hidrolika Pada Uji Model Test Pelimpah Bendungan Warsamson Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Tirta, Asa Ekanugraha; Suwanto Marsudi; Very Dermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.018

Abstract

Kabupaten Sorong merupakan salah satu kabutapen yang terletak di provinsi Papua Barat yang memiliki luas wilayah 13.075,28 km2. Populasi penduduk kabupaten Sorong pada tahun 2021 berjumlah 118.6779 jiwa, dan kabupaten ini memiliki 30 distrik, dengan 26 kelurahan dan 226 desa atau kampung. Kebutuhan akan suplai air baku, listrik, dan irigasi untuk pertanian yang semakin meningkat karena bertumbuhnya jumlah penduduk dan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Salah satu daerah yang terdampak masalah kekeringan adalah Provinsi Papua Barat, di mana terdapat 138 desa terkena banjir dan 12 desa mengalami kekeringan. Untuk menanggulangi permsalahan tersebut maka direncanakan pembangunan Bendungan Warsamson di Kabupaten Sorong oleh Kementrian PUPR. Kemudian disempurnakan perencanaannya dengan uji model fisik di Laboratorium Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Terpadu Universitas Brawijaya. Dilakukan penyempurnaan desain diantaranya dengan perbaikan struktur pada hulu low level outlet hingga tidak ada pusaran air dan memenuhi kaidah hidrolika yang berlaku. Setelah itu, dilakukan flushing sedimen dengan efektivitas flushing maksimal mencapai 20,61 atau sebesar 37% sedimen yang tergelontor.
Analisis Peredaman Energi Pada Terjunan Bertangga Dengan Uji Model Fisik Nabilah, Aqmarina; Very Dermawan; Emma Yuliani
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.033

Abstract

Terjunan bertangga merupakan alternatif bangunan yang dipilih untuk memperbesar nilai peredaman energi. Dalam penelitian ini akan dipelajari pengaruh variasi jumlah tangga terhadap nilai peredaman energi. Penelitian ini menggunakan empat seri terjunan dengan tinggi anak tangga masing-masing 10 cm, 5cm, 3,3 cm dan 2,5 cm dengan empat variasi debit. Untuk sudut kemiringan terjunan dibuat tetap sebesar 45o. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah anak tangga berpengaruh signifikan pada kaki terjunan, terutama sebelum loncatan hidrolik Nilai peredaman energi semakin besar pada kaki terjunan.
Studi Perilaku Aliran pada Bendung Alale Kabupaen Bone Bolango Provinsi Grontalo dengan Uji Model Fisik Skala 1:50 Rokhman, Fatkhur; Very Dermawan; Dian Sisinggih
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.035

Abstract

Bendung Alale merupakan bendung yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan irigasi masyarakat Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, yang sebagian besar penduduknya bekerja pada sektor pertanian. Untuk upaya konservasi sumber daya air dan meningkatkan hasil pertanian, maka perlu dilakukan desain rehabilitasi Bendung Alale. Salah satu prosedur dalam perencanaan Bendung adalah melakukan uji model hidrolik. Uji model ini dilakukan untuk mengetahui kondisi aliran pada sungai bagian hulu, pelimpah bendung, peredam energi, serta sungai bagian hilir Bendung Alale pada debit Q25th. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perilaku aliran yang terjadi dari hulu hingga hilir bendung pada debit Q25th di kondisi eksisting dengan hasil dari pengujian model pada pelimpah Bendung Alale mampu mengalirkan debit Q25th tanpa menyebabkan overtopping dan aman terhadap bahaya kavitasi serta dilakukan analisa terhadap perilaku aliran setelah perubahan desain pada model. Penelitian ini diharapkan memperoleh hasil pemodelan hidrolika yang dapat lebih berkembang dan digunakan untuk menentukan desain bendung serta mempermudah perencanaannya.
Kajian Uji Model Hidraulika Pada Pengendalian Loncatan Air Pada Kolam Olak Ambang Tunggal Ma'rifah, Ulfiatul; Very Dermawan; Sumiadi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.045

Abstract

Perencanaan bangunan peredam energi secara efektif dan efisien perlu dikembangkan dengan melakukan penelitian hidraulika lanjutan menggunakan peredam energi. Kolam olak berperan penting sebagai peredam energi dari aliran air pada hilir saluran, dengan memanfaatkan loncatan air dari suatu aliran yang berkecepatan tinggi. Adapun pada penelitian ini digunakan kolam olak bentuk ambang tunggal, ogee dengan kemiringan kaki hulu yang memiliki tinggi ambang 10 cm. Pada hasil analisis diperoleh bahwa hasil loncatan hidraulika yang terbentuk adalah loncatan hidraulika tipe B dan termasuk ke dalam aliran loncatan tunak. Adapun kondisi alirannya dapat dilihat berdasarkan nilai rerata bilangan Froude pada hilir peredam energi sebesar 0,21 yang alirannya bersifat subkritis. Selain itu, besarnya kehilangan energi relatif rerata 42,46%, efisiensi loncatan hidraulika rerata minimum adalah 58% serta besarnya kehilangan energi total yang dihasilkan adalah 82,64%.
Studi Pola Gerusan di Hilir Bendung Alale Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Eka Juli Dwi Mulyawati; Very Dermawan; Evi Nur Cahya
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.046

Abstract

Bendung Alale dibangun untuk memenuhi kebutuhan air irigasi di Daerah Irigasi (DI) Lomaya Alale Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo yang perlu drehabilitasi. Supaya proses rehabilitasi bendung tepat dan optimal maka diperlukan uji model fisik. Salah satu parameter yang diuji di model adalah gerusan lokal. Gerusan lokal dapat disebabkan oleh loncatan hidrolik dan kehilangan energi apabila dasar saluran berupa granular. Untuk meminimalkan gerusan biasanya menggunakan kolam olak, rip-rap, endsill atau kombinasi dari itu. Penambahan lantai blok beton di hilir kolam olak juga dapat digunakan untuk meminimalkan gerusan akibat peredaman energi yang bertahap. Pada studi ini, penelitian gerusan di hilir Bendung Alale tanpa menggunakan lantai blok beton akan dibandingkan dengan gerusan di hilir bendung dengan menggunakan lantai blok beton yang dilaksanakan di Laboratorium Hidrolika Terapan. Selain itu, kedalaman gerusan juga dihitung menggunakan 3 (tiga) metode empiris yang kemudian dibandingkan dengan hasil pengamatan. Hasil percobaan menunjukkan gerusan berkurang dengan penambahan lantai blok beton di hilir kolam olak dengan gerusan terdalam semula pada elevasi +22,80 menjadi +25,10. Sedangkan metode empiris yang memiliki hasil mendekati dengan hasil pengamatan adalah Metode Vendijh dengan KR sebesar 37,64% dan Metode USBR dengan KR sebesar 42,27%.
BIM 6D dengan Integrasi Civil 3D dan Storm and Sanitary Analysis pada Jaringan Drainase Bandara Megantoro, Chrisnada Virgiawan; Evi Nur Cahya; Very Dermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.091

Abstract

Building Information Modeling (BIM) mulai diterapkan pada kegiatan konstruksi di Indonesia, salah satunya pada konstruksi pengembangan jaringan drainase di Bandara Tebelian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan contoh penerapan BIM pada konstruksi drainase bandara yang berupa pemodelan layout menggunakan Civil 3D dan 6D untuk menganalisa pemodelan tersebut agar didapatkan parameter hidrolik yang optimal. Perhitungan dilakukan dengan cara memodelkan jaringan drainase di Civil 3D. Setelah itu menghitung analisa hidrologi yang selanjutnya diolah menggunakan aplikasi SSA. Dari perhitungan tersebut menghasilkan penampang saluran drainase bandara dengan lebar 0,5 meter dan tinggi 0,5 meter, serta ukuran maksimum dengan lebar 2 meter dan tinggi 2 meter. Hal tersebut dapat menampung dan mengalirkan aliran banjir Q5 di drainase Bandara Tebelian. Debit maksimum yang dapat dialirkan sebesar 4,091 m3/dt, sedangkan kecepatan aliran air minimum yang diizinkan 0,78 m/dt dan kecepatan maksimumnya 3,00 m/dt. Selanjutnya dihitung kuantitas volume pekerjaannya dan didapatkan volume galian tanah sebesar 15.083,56 m3.
Pendugaan Laju Erosi Menggunakan Metode USLE Pada DAS Kedunggaleng Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur Abhipraya, Rayhan Bisma; Mohammad Bisri; Very Dermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.144

Abstract

DAS Kedunggaleng terletak di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini dilaukan sebagai upaya dalam mencegah erosi dengan cara menentukan zonasi potensi erosi, nilai laju erosi dan tingkat bahaya erosi yang selanjutnya diberikan arahan penggunaan lahan baru yang sesuai pada DAS Kedunggaleng. Dalam penelitian ini dalam menentukan laju erosi yang terjadi dibantu dengan menggunakan menentukan zonasi potensi air menggunakan teknik daerah resapan dan menggunakan metode USLE diperoleh DAS Kedunggaleng terbagi menjadi 4 klasifikasi . Laju erosi diperoleh sebesar 95,427 ton/ha/tahun atau setara dengan 7,937 mm/tahun, nilai tersebut melebihi rata rata laju erosi yang diperkenankan sebesar 2,5 mm/tahun. Hasil analisis diperoleh TBE dengan kelas sangat berat mendominasi yaitu sebesar 7.948,68 ha atau setara dengan 37,95% dari total luas DAS.
Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Debit Banjir Dan Laju Erosi Di DAS Jatiroto Muhammad Taufik Nurcahyo, Taufik; Very Dermawan; Sumiadi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.100

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Jatiroto merupakan daerah yang aliran yang sering terjadi bencana ketika musim hujan. Pada tahun 2018 – 2022 setiap tahunnya DAS Jatiroto mengalami bencana banjir dan keruntuhan tanggul sungai. Pada beberapa lokasi di DAS jatiroto juga mengalami tanah longsor ketika musim penghujan. Hal tersebut dikarenakan kondisi topografi DAS jatiroto dan perubahan tata guna lahan jatiroto. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui besarnya erosi yang menyebabkan banjir dan perubahan tata guna lahan yang terjadi di DAS Jatiroto. Sehingga dapat dijadikan sebagai analisis lebih lanjut terkait pengendalian banjir akibat sedimentasi yang disebabkan oleh erosi di DAS Jatiroto dan pengendalian erosi dengan cara konservasi lahan reboisasi. Hasil dari simulasi erosi dan debit banjir menggunakan metode MUSLE dengan HEC-HMS 4.10 berdasarkan tata guna lahan tahun 2017 didapatkan debit banjir kala ulang 2­th sebesar 312,6 m3/dt dengan rerata laju erosi sebesar 12,05 ton/ha/tahun, kala ulang 5­th sebesar 475,1 m3/dt dengan rerata laju erosi sebesar 20,00 ton/ha/tahun, kala ulang 10­th sebesar 599,7 m3/dt dengan rerata laju erosi sebesar 26,4 ton/ha/tahun.
Analisis Hidrolik Aliran Pelimpah Samping Tipe Gergaji Bendungan Sidan Dengan Uji Model Fisik Skala 1:40 wisely, nathanael; Suwanto Marsudi; Very Dermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.109

Abstract

Bendungan Sidan Provinsi Bali direncanakan menggunakan pelimpah samping tipe gergaji untuk mengalirkan debit banjir. Pelimpah samping memiliki kondisi hidrolik aliran yang kompleks yang sering kali belum teridentifikasi secara jelas. Perhitungan teoritis serta pemodelan fisik dimaksudkan untuk memvisualisasikan dan menguji kondisi aliran berdasarkan kaidah-kaidah hidrolik yang berlaku. Analisis hidrolik aliran dilakukan menggunakan persamaan momentum dan energi, dan metode tahapan standar pada saluran peluncur. Pengujian model dilakukan dengan mengukur tinggi muka air dan kecepatan aliran pada bagian saluran yang ditinjau untuk setiap debit banjir rancangan. Sehingga dapat diketahui alternatif desain terbaik dalam upaya menyempurnakan kinerja hidrolik aliran pada pelimpah samping secara menyeluruh. Hasil pengujian pada model fisik seri ke-2 menunjukan kondisi aliran yang sudah memenuhi kaidah-kaidah hidrolika yang berlaku. Saluran pengarah dapat mengalirkan debit banjir tanpa terjadi aliran balik dengan V < 4m/s dan Fr < 0,4. Efektifitas pelimpah gergaji sudah memuaskan. Saluran samping senantiasa dalam kondisi aliran subkritis. Kondisi aliran pada terowongan peluncur adalah superkritis (Fr > 1) tanpa terjadi transisi aliran subkritis. Efisiensi peredam energi tipe loncatan berkisar antara 73% - 75%.
Analisis Aliran Pada Terjunan Bertangga untuk Aliran Bebas dan Aliran Tenggelam Amatillah, Dhiannur; Very Dermawan; Sumiadi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.118

Abstract

Setiap bangunan memiliki saluran buatan yang memiliki aliran sehingga memengaruhi debit air. Salah satunya terdapat pada bangunan terjunan. Bangunan terjunan memiliki dua tipe aliran saluran terbuka yakni aliran bebas dan aliran tenggelam. Ketika perencanaan bangunan terjunan perlu diperhatikan perilaku hidrolikanya sehingga tidak terjadi kenaikan permukaan air dengan debit yang besar. Riset berikut tujuannya guna memahami pengaruh anak tangga terhadap kehilangan energi hulu dan hilir terjunan, mengetahui kondisi kedalaman tepi terjunan tegak pada tiap anak tangga dan berbagai variasi debit, serta mengetahui pengaruh adank tangga pada terjunan tegak terhadap kedalaman konjugasi pada berbagai variasi debit. Penelitian ini menggunakan 4 model terjunan yang terbuata dari bahan kayu tanpa mengikuti skala lapangan. Pada penelitian ini memanfaatkan 5 variasi debit dan 4 variasi anak tangga. Hasil dari riset memaparkan bahwasanya jumlah anak tangga yang makin banyak membuat nilai tinggi muka air di kaki terjunan semakin relatif tinggi dan panjang loncatannya semakin pendek.