Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Analisa Pola Genangan Banjir Menggunakan Pemodelan 2D HECRAS Di Sungai Pekalen, Kabupaten Probolinggo Fadhlurrahman, Yafie Suryadany; Runi Asmaranto; Very Dermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.093

Abstract

Sungai Pekalen berlokasi di Kabupaten Probolinggo. Sungai ini memiliki panjang 30 Km. Pada tahun 2020, Sungai Pekalen melimpas dan menyebabkan banjir di beberapa kecamatan. Sebanyak 45 rumah terendam banjir. Diperlukan adanya analisa pola genangan banjir yang bertujuan untuk mengetahui tinggi dan luas sebaran banjir akibat meluapnya Sungai Pekalen. Analisa ini menggunakan pemodelan 2D HECRAS. Dari hasil analisa diketahui bahwa Banjir terjadi pada wilayah tengah dan wilayah hilir sungai dengan ketinggian yang bervariasi. Ketinggian banjir mencapai 1,5 m di wilayah tengah. Selain itu, luas sebaran banjir mencapai 322,6 ha.
Analisa Oksigen Terlarut (Do) Terhadap Jumlah Tangga Bangunan Terjun Bertingkat Tiga Menggunakan Uji Model Fisik Aurellia Rahma Sakti; Emma Yuliani; Very Dermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.068

Abstract

Bangunan terjunan tegak merupakan bangunan yang memiliki perbedaan elevasi dasar saluran yang mendadak dari elevasi atas ke lebih rendah, hal ini dapat memberikan peredaman energi serta meningkatkan kadar DO pada aliran. Penelitian ini menggunakan terjunan bertingkat anak tangga 3 dengan dimensi 3,3 menggunakan 6 (enam) variasi debit. Untuk sudut kemiringan terjunan ditetapkan sebesar 45o. metode penelitian ini menggunakan prosedural eksperimental dengan bahan kimia Na2SO3 pada aliran terjunan. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan kajian tentang kondisi perubahan dan efisiensi kadar oksigen terlarut (DO) untuk semua kondisi model fisik yang dilakukan. Alternatif perencanaan yang dilakukan untuk menciptakan kondisi hidrolika aliran yang baik dan kondisi peredaman aliran yang maksimal di hilir pelimpah dengan melakukan perubahan pada anak tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah anak tangga memiliki pengaruh terhadap kadar oksigen terlarut (DO), dimana semakin banyaknya anak tangga terjunan maka semakin meningkat kadar oksigen terlarut (DO).
Studi Pengendalian Banjir Menggunakan Pemodelan HEC-RAS 1D di Hilir Sungai Malalayang Kota Manado Bagian Selatan Berlyansari, Cindy; Sumiadi; Very Dermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.19

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan bencana terutama banjir sebagai jenis bencana hidrometeorologi yang paling dominan. Pada musim penghujan, wilayah Sungai Malalayang di Kota Manado bagian Selatan, khususnya di Kelurahan Bahu, kerap mengalami peristiwa banjir. Dalam beberapa tahun terakhir, terutama selama musim hujan pada tahun 2014 dan 2021, debit aliran Sungai Malalayang meningkat secara signifikan sehingga kapasitas sungai tidak lagi memadai untuk menampung debit air tersebut. Banjir di wilayah bagian hilir Sungai Malalayang disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain perubahan penggunaan lahan, pemanfaatan sempadan sungai sebagai permukiman, intensitas curah hujan tinggi, serta adanya pengaruh pasang surut air laut. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk memodelkan profil aliran Sungai Malalayang menggunakan software HEC-RAS 6.2 guna mengidentifikasi ruas-ruas sungai yang terjadi limpasan serta mengkaji alternatif pengendalian banjir yang tepat melalui pendekatan struktural. Pada studi ini, software HEC-HMS dimanfaatkan untuk perhitungan debit banjir rancangan menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik SCS. Debit banjir rancangan yang digunakan dalam analisis pemodelan kondisi eksisting adalah sebesar 51,3 m³/detik untuk untuk Q25th. Berdasarkan hasil simulasi aliran kondisi eksisting Q25th diketahui bahwasanya terjadi luapan air di beberapa ruas sungai bagian hilir, oleh karena itu mempertimbangkan kondisi tersebut, dilakukan alternatif pengendalian banjir berupa normalisasi sungai untuk mengatasi banjir di Sungai malalayang.
Studi Manajemen Konstruksi Proyek Dermaga Ujung Surabaya dengan Implementasi Building Information Modeling (BIM) Wijaya, Andrian Ahmad; Pitojo Tri Juwono; Very Dermawan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.44

Abstract

Dermaga Ujung merupakan dermaga yang berlokasi di Kota Surabaya, dermaga ini direncanakan untuk ditingkatkan kapasitasnya agar bisa digunakan oleh kapal yang berkapasitas lebih besar. Perencanaan proyek yang masih menggunakan cara konvensional dengan software 2D Computer-Aided Design (CAD)  yang tidak terintegrasi membuat perencanaan kurang efisien sehingga memperlambat durasi pengerjaan desain rencana. Oleh sebab itu, studi ini bertujuan memberikan alternatif solusi penerapan Building Information Modeling (BIM) untuk meningkatkan efisiensi perencanaan proyek sekaligus memberikan alternatif penjadwalan yang dapat mengurangi durasi dan biaya proyek. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan BIM dapat menjadi solusi keterbatasan data dan meningkatkan efisiensi pembuatan desain dan perhitungan volume pekerjaan dengan hasil rencana pekerjaan pengerukan sebesar 116.967,775 m3, kemudian alternatif percepatan penjadwalan dengan penambahan lembur merupakan yang paling optimal dan dapat menurunkan durasi proyek hingga 11,765% dengan biaya proyek berkurang sebesar 0,943% dibandingkan dengan estimasi awal. Manfaat dari studi ini dapat memberikan rekomendasi penggunaan BIM untuk efisiensi perencanaan dan alternatif percepatan yang optimum untuk meningkatkan kecepatan penyelesaian proyek dan pengurangan biaya proyek.
Penanggulangan Genangan Berwawasan Lingkungan di SMP Negeri 11 Kota Malang Ussy Andawayanti; Dian Sisinggih; Very Dermawan; Ery Suhartanto; Sri Wahyuni; Rahmah Dara Lufira
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri) Vol 5 No 2 (2025): UN PENMAS Vol 5 No 2
Publisher : LPPM Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/un-penmas.v5i2.3227

Abstract

Pengelolaan air hujan dan drainase yang kurang optimal dapat menyebabkan genangan serta pemborosan sumber daya air. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi genangan air hujan di SMP Negeri 11 Kota Malang melalui pembuatan sumur resapan, penanaman pohon penyerap air, serta memanfaatkan sistem penjernihan air menggunakan tandon untuk mendaur ulang air drainase agar dapat digunakan kembali. Metode yang diterapkan mencakup survei lokasi, perencanaan desain sumur resapan, serta perencanaan instalasi sistem penjernihan air berbasis filtrasi. Sumur resapan berfungsi sebagai media infiltrasi untuk mengurangi limpasan air hujan, sementara sistem penjernih memungkinkan air drainase yang terkumpul di tandon dapat diolah menjadi air layak guna, seperti untuk keperluan menyiram tanaman dan keperluan lainnya. Hasil dari implementasi program ini adalah dapat mengurangi 75% volume genangan, meningkatkan 90% kesadaran lingkungan siswa, dan estetika sekolah menjadi lebih baik dan lebih nyaman dalam kegiatan belajar mengajar. Program ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada siswa dan tenaga pendidik mengenai pentingnya konservasi air dan teknologi pengolahan air sederhana.
Perencanaan Fishway dan Analisis Profil Aliran Menggunakan Autodesk CFD di Bendung Damarwulan, Sungai Konto Hilir Ilonna Dewi, Marisha; Linda Prasetyorini; Very Dermawan
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendung berfungsi meninggikan muka air untuk penyadapan, namun keberadaannya mengganggu kemenerusan sungai dan berisiko memutus jalur migrasi ikan. Kondisi ini terjadi di Bendung Damarwulan pada Sungai Konto Hilir, tempat penyadapan debit tinggi saat kemarau menghambat pergerakan ikan lokal seperti Gabus, Wader Pari, Bilih, dan Wader Abang. Penelitian ini merencanakan pool passes fishway yang disesuaikan dengan geometri bendung dan kemampuan renang keempat spesies tersebut, kemudian memvalidasi kinerjanya melalui analisis profil aliran menggunakan Autodesk CFD. Perhitungan dimensi menggunakan persamaan kontinuitas, Bélanger, dan orifice, dengan debit rencana ditentukan melalui Metode Probabilitas Weibull. Hasil perencanaan menghasilkan 34 kolam dan 2 resting pool untuk mengakomodasi beda tinggi muka air ±5 m, kemiringan 1:13, dan kecepatan aliran 1,715 m/det. Simulasi CFD pada empat kondisi debit menunjukkan aliran subkritis, meski debit kemarau belum memenuhi syarat kedalaman minimum. Fishway ini tidak mengganggu fungsi intake irigasi bendung, dengan estimasi biaya konstruksi Rp4.613.509.410,91.
Penerapan Pendekatan Ekohidrolik untuk Analisis Kualitas Air dan Sedimen Menggunakan Model QUAL2Kw pada Segmen Hulu dari Sub DAS Konto Hilir Yuda Nugraha Wikandaru; Very Dermawan; Linda Prasetyorini
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Konto dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti pertanian, peternakan, dan pertambangan pasir, yang berpotensi menurunkan kualitas lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan menerapkan pendekatan ekohidrolik untuk menganalisis kualitas air dan sedimen menggunakan model QUAL2Kw pada Segmen Hulu dari Sub DAS Konto Hilir serta merumuskan upaya mitigasi yang sesuai. Penilaian kualitas air dilakukan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) dan Family Biotic Index (FBI), sedangkan pemodelan QUAL2Kw digunakan untuk menggambarkan distribusi parameter kualitas air dan mengidentifikasi indikasi sumber pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan nilai IP sebesar 5,63–6,80 (tercemar sedang) dan nilai FBI sebesar 5,42–7,29 (cukup hingga sangat buruk). Model QUAL2Kw mampu merepresentasikan kondisi lapangan dengan baik berdasarkan validasi RPD, RMSPE, dan Chi-square. Berdasarkan hasil tersebut, pendekatan ekohidrolik melalui constructed wetland, pagar datar, dan riparian buffer zone direkomendasikan sebagai upaya mitigasi untuk meningkatkan kualitas air serta mendukung keberlanjutan fungsi ekologis Sungai Konto.
Evaluasi Kinerja Modifikasi Sequent Baffle Block pada Peredam Energi untuk Pengendalian Loncatan Tipe Kuat Berbasis Pemodelan CFD Betran Dima; Very Dermawan; Sumiadi
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi kinetik dari pelimpah bendungan tinggi (Fr₁ > 9) dapat memicu loncatan hidrolik tipe kuat yang mengancam stabilitas struktur hilir. Penelitian ini mengevaluasi kinerja peredam energi USBR Tipe III terhadap usulan desain modifikasi sequent baffle block melalui uji model fisik berskala 1:100 dan simulasi numerik CFD berbasis Volume of Fluid (VOF). Pada kondisi debit ekstrem (21 l/dtk), kolam olak orisinal mengalami fenomena sweep-out yang mengakibatkan turunnya efisiensi peredaman menjadi 11%. Sebaliknya, penambahan sequent baffle block mampu meredam momentum aliran secara terdistribusi, menahan loncatan tetap di dalam kolam, dan mempertahankan efisiensi disipasi energi di angka 40%. Validasi komputasi numerik menunjukkan tingkat presisi yang cukup tinggi dengan Kesalahan Relatif (KR) di bawah 10%, yang secara efektif mengeliminasi bias pengukuran visual pada kondisi buih aerasi yang ada pada pengujian laboratorium.
Pendekatan Ekohidrolik dalam Penilaian Kualitas Air dan Sedimen di Segmen Hilir dari Sub DAS Konto Hilir serta Pemodelan QUAL2Kw Hilwa Dul Abror; Very Dermawan; Linda Prasetyorini
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air dan sedimen di segmen hilir Sub DAS Konto Hilir dinilai menggunakan pendekatan ekohidrolik, disertai pemodelan kualitas air melalui QUAL2Kw. Penilaian dilakukan pada enam titik sampling (TS 1–TS 6) menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan kualitas air dinilai melalui Indeks Pencemaran (IP), kondisi biologis melalui Family Biotic Index (FBI), serta sedimen dianalisis berdasarkan parameter fisik dan kimia; sebaran spasialnya dipetakan menggunakan Inverse Distance Weighted (IDW). Hasil menunjukkan nilai IP tertinggi sebesar 7,58 pada TS 3 saat musim kemarau dan nilai FBI berkisar 6,26–7,27. Integrasi kualitas air, sedimen, hidrolika, vegetasi riparian, dan makrozoobentos mengidentifikasi TS 3 sebagai lokasi dengan tekanan lingkungan tertinggi. Pemodelan QUAL2Kw menunjukkan kesesuaian baik terhadap data observasi, dengan MAPE debit sebesar 11,35% (kemarau) dan 8,48% (hujan). Mitigasi direkomendasikan melalui Horizontal Subsurface Flow Constructed Wetland (HSSF-CW) di Desa Dungus dan Geosynthetic Wrapped Face Vegetation (GWFV) yang dikombinasikan dengan riparian vegetation zone di Desa Wangkalkepuh.
Simulasi Banjir Rob Akibat Kenaikan Muka AirLaut dengan Model Numerik Delft3D Flexible Mesh di PulauKelapa, Kepulauan Seribu Muhammad Azzikri Aditya Gama; Very Dermawan; M Amar Sajali
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir rob di Pulau Kelapa, Kabupaten Kepulauan Seribu, semakin meningkat akibat pasang surut, gelombang, dan kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim yang mengancam permukiman serta infrastruktur pesisir. Penelitian ini bertujuan mensimulasikan banjir rob menggunakan Delft3D Flexible Mesh, menganalisis luas dan kedalaman genangan, serta menyusun rekomendasi teknis mitigasi. Penelitian menggunakan data topografi, batimetri, pasang surut, gelombang, dan proyeksi kenaikan muka air laut skenario RCP 4.5 dan RCP 8.5. Model hidrodinamika dikalibrasi dan divalidasi sebelum simulasi pada kondisi pasang tertinggi, ekstrem, dan perubahan iklim. Hasil simulasi menunjukkan kedalaman genangan 0,1–0,9 m dengan luas 6,131 ha pada kondisi pasang tertinggi. Pada skenario RCP 4.5, kedalaman meningkat menjadi 0,2–2,2 m dengan luas 11,613 ha, sedangkan RCP 8.5 dan kondisi ekstrem mencapai 0,3–2,35 m dengan luas 11,90 ha. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan sistem polder yang terdiri atas kawasan tampungan, sistem pembatas, dan pompa untuk mengendalikan genangan. Reklamasi pantai juga dipertimbangkan sebagai strategi adaptasi jangka panjang.