Claim Missing Document
Check
Articles

VIDEO ANIMASI MATERI GERAK PARABOLA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DILENGKAPI DENGAN PHET SIMULATION Widya Paramitasari; Handjoko Permana; Hadi Nasbey
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 11 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1102.PF12

Abstract

Abstrak Di era digitalisasi yang telah berkembang dengan pesat ini dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran, salah satunya dengan memanfaatkan media pembelajaran digital berbasis audio-visual. Berdasarkan analisis kebutuhan peserta didik kelas X, hasil yang didapatkan adalah 83,5% peserta didik menyukai tipe media pembelajaran berbasis audio-visual salah satunya video animasi, dan 54% peserta didik merasa kesulitan pada materi Gerak Parabola. Penelitian ini difokuskan untuk mengembangkan Video Animasi Materi Gerak Parabola berbasis Problem Based Learning dan dilengkapi dengan PhET Simulation. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa video animasi yang layak digunakan dalam mendukung proses pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model penelitian yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari empat tahap, yaitu define, design, development, dan disseminate. Instrumen penelitian ini berupa angket/kuesioner skala Likert dengan responden ahli media, ahli materi dan ahli pembelajaran, serta akan diujicobakan ke guru dan peserta didik. Video animasi yang dibuat terbagi menjadi 3 bagian dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Bagian 1 memuat penjelasan dan pengaplikasian materi dalam kehidupan sehari-hari. Bagian 2 memuat percobaan virtual menggunakan PhET Simulation. Bagian 3 memuat pembahasan hasil dari percobaan virtual yang telah dilakukan oleh peserta didik. Video animasi yang telah dikembangkan ini dapat diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran fisika sebagai media pendamping yang dapat membantu peserta didik dalam memahami materi dan meningkatkan motivasi serta daya tarik peserta didik terhadap materi gerak parabola. Kata- kata kunci: Video animasi, Gerak parabola, Problem based learning, Simulasi PhET Abstract In this rapidly growing digitalization era, it can be utilized in the learning process by using audio-visual-based digital learning media. Based on the analysis of the needs of class X students, it was found that 83.5% of students liked the type of audio-visual-based learning media, one of which was animated video, and 54% of students found it challenging to use Parabolic Motion material. This research is focused on developing an Animation Video for Parabolic Motion based on Problem-Based Learning and equipped with PhET Simulation. This study aims to produce learning media in the form of animated videos that are suitable for use in supporting the physics learning process. The research method used is a research and development (R&D) method. The research model used is a 4D model consisting of four stages: define, design, development, and disseminate. The research instrument is a Likert scale questionnaire with media expert respondents, material experts, and learning experts, and it will be tested on teachers and students. The animated video is divided into three parts using the Problem-Based Learning (PBL) learning model. Part 1 contains an explanation and application of the material in everyday life. Part 2 contains a virtual experiment using PhET Simulation. Section 3 discusses the results of virtual experiments that students have carried out. This animated video that has been developed can be implemented in physics learning activities as a companion media that can help students understand the material and increase students' motivation and attractiveness to the parabolic motion material. Keywords: Animated video, Parabolic motion, Problem based learning, PhET Simulation
VIDEO FLUIDA STATIS BERBASIS SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELLECTUAL (SAVI) BERBANTUAN PLATFORM EDPUZZLE UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS Luthfia Khofifa; I Made Astra; Andreas Handjoko Permana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 11 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1102.PF21

Abstract

Abstrak Kemampuan literasi sains sangat penting untuk dimiliki oleh peserta didik dalam era pembelajaran abad 21. Namun, kemampuan literasi sains peserta didik Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran fisika pada materi fluida statis berbasis SAVI berbantuan platform Edpuzzle untuk melatihkan kemampuan literasi sains. Penelitian ini dilakukan kepada peserta didik kelas XI MIPA SMA. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yakni Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, dari 68 responden peserta didik kelas XI MIPA pada Januari 2022, sebanyak 57,4% memilih menggunakan video pembelajaran yang interaktif untuk mendukung proses pembelajaran fisika. Kemudian, sebanyak 80,9% tertarik untuk menggunakan video fluida statis berbantuan platform Edpuzzle, dimana platform ini berfungsi sebagai alat evaluasi formatif berbasis literasi sains yang pertanyaannya akan muncul sebagai pop-up. Berdasarkan analisis kebutuhan tersebut dapat dinyatakan bahwa dibutuhkan pengembangan video pembelajaran fisika pada materi fluida statis berbasis SAVI berbantuan platform Edpuzzle untuk melatihkan kemampuan literasi sains. Kata Kunci: Video, Fluida Statis, SAVI, Edpuzzle, Literasi Sains Abstract Science literacy skills are very important for students to have in the 21st century learning era. However, the science literacy skills of Indonesian students are still low. This study aims to develop a physics learning video on SAVI-based static fluid material with the help of the Edpuzzle platform to practice science literacy skills. This research was conducted on students of class XI MIPA SMA. The method used in this research is the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model consisting of five stages, namely Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. Based on the results of the needs analysis, of the 68 respondents of class XI MIPA in January 2022, 57.4% chose to use interactive learning videos to support the physics learning process. Then, as many as 80.9% were interested in using the Edpuzzle-assisted static fluid video platform, where this platform functions as a science literacy-based formative test tool whose questions will appear as pop-ups. Based on the needs analysis, it can be stated that it is necessary to develop physics learning videos on SAVI-based static fluid materials with the help of the Edpuzzle platform to practice science literacy skills. Keywords: Video, Static Fluid, SAVI, Edpuzzle, Science Literacy
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MATERI FLUIDA DINAMIS DENGAN MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK FOUR-TIER UNTUK SISWA SMA KELAS XI Rena Afifah Putri; Handjoko Permana; Hadi Nasbey
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 11 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1102.PF25

Abstract

Abstrak Guru perlu memperhatikan tingkat pemahaman siswa atas konsep-konsep fisika yang diajarkan. Adanya miskonsepsi perlu untuk dideteksi sejak dini. Penggunaan tes diagnostik pilihan ganda four-tier dapat menjadi salah satu cara untuk mengetahui adanya miskonsepsi siswa.. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tes diagnostik pilihan ganda four-tier untuk topik fluida dinamis. Butir soal tes diagnostik pilihan ganda four-tier divalidasi kelayakannya oleh para ahli materi dan ahli evaluasi sebelum diujicobakan ke peserta didik. Hasil dari validasi tersebut akan diujikan ke peserta didik utuk selanjutnya diindentifikasi presentase miskonsepsi yang terjadi pada siswa untuk topik fluida dinamis. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 40 siswa di salah satu SMA di kota Jakarta Timur dalam pembelajaran dan analisis soal-soal, miskonsepsi yang terjadi umumnya disebabkan logika siswa yang kurang tepat yaitu pada sub materi persamaan kontinuitas dan persamaan Bernoulli. Perolehan presentase miskonsepsi paling tinggi pada sub materi Persamaan Bernoulii sebesar 73% pada 11 siswa, sedangkan pada sub materi persamaan kontinuitas presentase miskonsepsi paling tinggi sebesar 28% pada 4 siswa. Sehingga dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi pengajaran untuk guru-guru dalam proses pembelajaran fisika di kelas. Kata-kata kunci: miskonsepsi, tes diagnostik, four-tier, fluida dinamis. Abstract Teachers need to pay attention to the level of students' understanding of the physics concepts being taught. The existence of misconceptions needs to be detected early. The use of a four-tier multiple-choice diagnostic test can be one way to find out if there are students' misconceptions. This study aims to develop a four-tier multiple-choice diagnostic test for fluid dynamics. Material and evaluation experts validated the items of the four-tier multiple-choice diagnostic test before being tested on students. The validation results will be tested on students to identify further the percentage of misconceptions that occur in students for dynamic fluid topics. Based on the results of research on 40 students in one high school in East Jakarta in learning and analyzing questions, the misconceptions that occur are generally caused by students' inappropriate logic, namely in the continuity equations and Bernoulli equations sub-materials. The highest percentage of misconceptions was obtained in the Bernoulli equation sub-material of 73% for 11 students, while in the continuity equation sub-material, the highest percentage of misconceptions was 28% for four students. From this research, it is hoped that it can be used as a teaching evaluation material for teachers in the physics learning process in the classroom. Keywords: misconception, diagnostic test, four-tier, dynamic fluid
PENGEMBANGAN GAMIFIKASI UNTUK MELATIHKAN KOLABORASI SISWA SMA PADA MATERI TERMODINAMIKA Kamila Aulia Rahma; Dewi Muliyati; Handjoko Permana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 11 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1102.PF28

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain gamifikasi pada materi termodinamika untuk melatihkan kolaborasi siswa. Pengembangan ini dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pada tahap Analysis dilakukannya studi literatur untuk mengidentifikasi dan mengumpulkan informasi terkait produk yang akan dikembangkan. Selanjutnya, merancang desain produk dengan membuat materi, latihan soal, dan peraturan pada e-learning. Pengembangan gamifikasi ini berbantuan teknologi e-learning yaitu Classcraft. Classcraft menambahkan lapisan game petualangan di atas infrastruktur kursus yang sudah tersedia. Desain gamifikasi yang sudah dikembangkan kemudian melalui tahapan uji validasi oleh ahli materi, ahli media, ahli pembelajaran, dan ahli perangkat lunak serta dilakukan uji coba pada guru dan siswa. Hasil dari penelitian ini adalah desain gamifikasi pada materi termodinamika yang digunakan untuk melatihkan kolaborasi siswa dengan cara siswa berkolaborasi dengan kelompoknya untuk menyelesaikan quest, memperoleh XP dan Crystal, menjaga Health sesama anggota kelompok, serta menghindari hukuman. Sehingga desain gamifikasi berbantuan teknologi e-learning Classcraft dapat menjadi media pembelajaran fisika yang dapat melatihkan kolaborasi siswa. Kata-kata kunci: Gamifikasi, E-learning, Classcraft, Termodinamika, Pembelajaran kolaboratif Abstract This study aims to develop a gamification design on thermodynamic material to practice student collaboration. This development was carried out using the Research and Development (R&D) method with the ADDIE approach (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). At the Analysis stage, a literature study is carried out to identify and collect information related to the product to be developed. Next, designing product designs by making materials, practice questions, and rules on e-learning. The development of this gamification is assisted by e-learning technology, namely Classcraft. Classcraft adds a layer of adventure games to the existing course infrastructure. The gamification design that has been developed then goes through a validation test stage by material experts, media experts, learning experts, and software experts and is tested on teachers and students. The result of this research is the design of gamification on thermodynamic material that is used to practice student collaboration through students collaborating with their groups to complete quests, earn XP and Crystals, maintain the health of fellow group members, and avoid punishment so that the gamification design assisted by Classcraft e-learning technology can be a physics learning medium that can train student collaboration. Keywords: Gamification, E-learning, Classcraft, Thermodynamics, Collaborative learning
E-MODUL FLUIDA STATIS BERBASIS SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELLECTUAL (SAVI) BERBANTUAN FLIP PDF PROFESSIONAL Yasmine Aneilla; Hadi Nasbey; Andreas Handjoko Permana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 11 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1102.PF31

Abstract

Abstrak Di era digital saat ini, perkembangan teknologi berjalan semakin pesat dalam berbagai aspek kehidupan. Keterbatasan pada modul cetak sebagai media pembelajaran merupakan keterbelakangan dari kemajuan teknologi yang menyebabkan kurangnya motivasi siswa dalam belajar. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan berupa kuesioner yang disebarkan kepada 74 peserta didik kelas XI SMA IPA pada Januari 2022, sebesar 81.1% memilih penjelasan langsung oleh guru dengan menggunakan bahan ajar yang kreatif dan 74.3% peserta didik tertarik menggunakan media pembelajaran berupa modul elektronik. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu media pembelajaran yang menarik dan dikemas dengan menerapkan kemajuan teknologi seperti e-modul. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul fisika pada materi fluida statis berbasis SAVI yang digunakan sebagai media pembelajaran. E-Modul tersebut menggunakan software berupa Flip PDF Professional yang berfungsi dapat membuka e-modul pada gadget peserta didik dan menambahkan gambar, video, serta suara terkait materi fluida statis ke dalam e-modul guna untuk memudahkan siswa memahami materi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Dengan demikian, e-modul merupakan bahan ajar alternatif yang dapat digunakan peserta didik untuk belajar mandiri serta dapat digunakan kapan dan dimana saja. Berdasarkan analisis kebutuhan di atas, maka dibutuhkannya pengembangan e-modul fisika pada materi fluida statis berbasis SAVI berbantuan Flip PDF Professional. Kata Kunci: E-Modul, Fluida Statis, SAVI, Flip PDF Professional Abstract In today’s digital era, technological developments are progressing rapidly in various aspects of life. The limitations of the print module as a learning medium are the backwardness of technological advances which causes a lack of student motivation in learning. Based on the results of the needs analysis in the form of a questionnaire distributed to 74 students of class XI SMA IPA in January 2022, 81.1% chose direct explanations by teachers using creative teaching materials and 74.3% of students were interested in using electronic module learning media. Therefore, it is necessary to develop an attractive and packaged learning media by applying advanced technology such as e-modules. This study aims to develop a physics e-module on SAVI based static fluid material which is used as a learning medium. The e-module uses software in the form of Flip PDF Professional which functions to open e-modules on student gadgets and add images, videos, and sounds related to statistical material into the e-modules in order to make it easier for students to understand the material. This study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model. Thus, e-modules are alternative teaching material that students can use for independent study and can be used anytime and anywhere. Based on the needs analysis above, it is necessary to develop a physics e-module on SAVI based static fluid materials with the help of Flip PDF Professional. Keywords: E-Module, Static Fluids, SAVI, Flip PDF Professional
PENGARUH MEDIA STEM-FLIP EDU COMIC TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI USAHA DAN ENERGI Irvando Ilzha de L; Firmanul Catur Wibowo; A. Handjoko Permana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 11 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1102.PF32

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa melalui komik fisika berbasis flipbook. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan one-group pretest-posttest design dengan pendekatan pre-experimental. Sampel penelitian ditentukan secara random sampling sebanyak 68 siswa. Penelitian ini dilakukan di satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Media yang digunakan adalah komik berbasis flipbook tentang materi usaha dan energi. Keterampilan berpikir kritis siswa dianalisis berdasarkan hasil pretest dan posttest. Hasil dari kedua kelas yang diujikan menunjukkan adanya pengaruh media komik flipbook terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil hipotesis untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan adanya pengaruh pada nilai pretest dan posttest berada pada kategori rendah . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa komik fisika berbasis flipbook yang dikembangkan terdapat pengaruh yang sedikit terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Kata Kunci: Komik berbasis flipbook, Kemampuan berpikir kritis. Abstract This research aims to determine the effect of students' critical thinking skills through flipbook-based physics comics. This type of research is a quantitative research using a one-group pretest-posttest design with a pre-experimental approach. The research sample was determined by random sampling as many as 68 students. This research was conducted in one experimental class and one control class. The media used is a flipbook-based comic about business and energy. Students' critical thinking skills were analyzed based on the results of the pretest and posttest. The results of the two classes tested showed the influence of flipbook comic media on students' critical thinking skills. The hypotesis result for the experimental class and control class showed an influence on the pretest and posttest scores in the low category. Thus, it can be concluded that the flipbook-based physics comic that was developed has a smal influence on students' critical thinking skills. Keywords: Flipbook-based comic, Critical Thinking Skills
Development of a Two-Tier Diagnostic Test for The Analysis of Momentum and Impulse Learning Difficulties in Students Handjoko Permana; Supriyati, Yetty; Muliyati, Dewi; Sekartaji, Ananda Ayu Dewi; Morales, Marie Paz E.; Ambarwulan, Diah
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2023): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 9 Issue 2,
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/1.09206

Abstract

This study aimed to develop a formation test that also serves as a diagnostic test. The purpose of this product is to determine students’ learning difficulty levels. We used a two-step multiple-choice assessment tool to develop this diagnostic test. Because two-step multiple-choice tests help teachers identify learning difficulties that arise in students. The research method used is research and development. This test was developed using the Moodle platform and takes the form of a closed multiple-choice test consisting of 20 questions. Media and materials experts validate diagnostic tests. Based on validation, this developed product can be used as a physics learning assessment tool to measure student learning outcomes and learning difficulties. The aspects of media learning expert is usability, navigation, visuals, product, effectiveness, and content. While, the aspects of material expert are compliance with curriculum, construction, and language. We tested high school students and found that 2 of the 20 questions about the concepts of momentum and impulse were mastered and the remaining 18 were at the level of instrumental understanding and misunderstanding. Therefore, teachers should look for strategies to expand students' conceptual knowledge of dynamics and momentum. Thus, the mastery of the student's concept is whole and thorough.
Pelatihan Media Digital Berbasis Pembelajaran Saintifik untuk Mendukung Program Merdeka Belajar Bakri, Fauzi; Permana, Handjoko
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 1, Juni 2022
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.965 KB) | DOI: 10.58797/teras.0101.02

Abstract

Abstract The scientific approach to learning plays a significant role in students' cognitive abilities. This scientific approach can design through the learning media used. Learning media development is also progressing in this era of globalization and information. Information and Communication Technology is a significant component in the development of learning media and its transformation into digital media. The use of digital media in the scientific learning process can be an alternative solution to hone science students' abilities in facing the challenges of 21st-century learning and the Merdeka Belajar program. “Merdeka Belajar” states that education must create a happy atmosphere. The Merdeka Belajar program needs to support with fun digital learning media. Learning supported by digital media will make it easy for students to understand the concepts studied so that fun learning can realize. The training aims to enable teachers to produce digital learning media that support the implementation of learning in the Merdeka Belajar program. Abstrak Pendekatan saintifik dalam pembelajaran berperan besar pada kemampuan kognitif peserta didik. Pendekatan saintifik ini dapat didesain melalui media pembelajaran yang digunakan. Di era globalisasi dan informasi ini, perkembangan media pembelajaran juga semakin maju. Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi menjadi komponen utama dalam pengembangan media pembelajaran dan transformasinya menjadi media digital. Penggunaan media digital dalam proses pembelajaran saintifik dapat menjadi salah satu alternatif solusi yang dapat digunakan untuk mengasah kemampuan peserta didik sains dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad 21 dan program merdeka belajar. Merdeka Belajar menyatakan bahwa pendidikan harus menciptakan suasana yang membahagiakan. Program merdeka belajar perlu didukung dengan media belajar digital yang menyenangkan. Pembelajaran yang didukung dengan media digital akan membuat peserta didik mudah memahami konsep yang dipelajari sehinga pembelajaran menyenangkan dapat terwujud. Pelatihan yang diadakan ini bertujuan agar guru dapat menghasilkan media pembelajaran digital yang mendukung pelaksanaan pembelajaran pada program merdeka belajar.
Pelatihan Penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan Pendekatan Saintifik Permana, Handjoko; Bakri, Fauzi
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 1, Juni 2022
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.902 KB) | DOI: 10.58797/teras.0101.03

Abstract

Abstract Creative thinking skills can foster by scientific learning. Teachers play an important role in their competency in using new technologies, which is an essential prerequisite for the practical application of these skills. A worksheet (LKPD) includes learning tools that must be prepared in advance by the teacher before starting the learning process. In LKPD that guides students to do a practicum, there must be sections that direct students to identify parts, make tables, make observations, write or draw the results of their observations, and draw conclusions. This training design is so teachers can make LKPD with a scientific approach. Abstrak Kemampuan berpikir kreatif dapat ditumbuhkan dengan pembelajaran saintifik Guru memainkan peran penting dengan kompetensinya dalam menggunakan teknologi baru yang merupakan prasyarat penting untuk penerapan keterampilan ini secara efektif. Pada dasarnya, LKPD termasuk perangkat pembelajaran yang harus disiapkan terlebih dahulu oleh guru sebelum memulai proses pembelajaran. Dalam LKPD yang menuntun siswa melakukan praktikum harus terdapat bagian-bagian yang mengarahkan peserta didik mengidentifikasi bagian-bagian, membuat tabel, melakukan pengamatan, serta menuliskan atau menggambar hasil pengamatannya, dan menarik kesimpulan. Pelatihan ini dirancang agar guru kompeten dalam membuat LKPD dengan pendekatan saintifik.
Pelatihan Pembuatan Instrumen Tes Diagnostik Fisika untuk Mengetahui Miskonsepsi pada Peserta Didik Permana, Handjoko; Bakri, Fauzi
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 1, Juni 2022
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.524 KB) | DOI: 10.58797/teras.0101.05

Abstract

Abstract Many physics subjects become a scourge for most students because of the many formulas and concepts that must be understood. Teachers need help to assess the learning outcomes of their students. The use of objective tests in the form of multiple-choice tests, which are widely used today, has many areas for improvement. The "guessing" factor is one of the weaknesses of the multiple choice test, which can make the teacher wrong in analyzing student profiles (Permana, 2017). Identifying misconceptions (misconceptions) is an essential first step to understanding student learning (Kaltakci, 2016) so that teachers can find student profiles of weaknesses and learning difficulties to make improvements. One way to detect misconceptions is by using a diagnostic test. Diagnostic tests can be carried out at the beginning of learning or as formative tests. The diagnostic test at the beginning of learning uses a trivia quiz in the form of True-False questions with reasons. In contrast, the diagnostic test in the formative form of the test is a four-tier multiple-choice test. This four-level multiple-choice test effectively assesses misunderstandings (Kaltakci, 2015). Based on the description above, teachers need the ability to make diagnostic test instruments to determine whether or not there are misconceptions in students so that teachers can adequately analyze student profiles. Abstrak Mata pelajaran fisika banyak menjadi momok bagi sebagian besar peserta didik karena banyaknya rumus dan konsep yang harus dipahami. Hal ini yang menjadi kesulitan juga bagi guru dalam melakukan penilaian terhadap hasil belajar peserta didiknya. Penggunaan obyektif tes berupa pilihan ganda yang banyak dipakai saat ini memiliki banyak kelemahan. Faktor “menebak” merupakan salah satu kelemahan tes soal pilihan ganda yang dapat membuat guru salah dalam menganalisis profil peserta didik (Permana, 2017). Identifikasi kesalahpahaman (miskonsepsi) adalah langkah pertama yang penting untuk mendapatkan pemahaman tentang pembelajaran peserta didik (Kaltakci, 2016) sehingga guru dapat mengetahui profil peserta didik kelemahan dan kseulitan belajarnya untuk kemudian melakukan perbaikan. Salah satu cara untuk mendeteksi adanya miskonsepsi dengan menggunakan tes diagnostik. Tes diagnostik dapat dilakukan di awal pembelajaran maupun dalam bentuk formatif tes. Tes diagnostik di awal pembelajaran menggunakan quiz trivia dengan bentuk soal Benar-Salah dengan alasan, sedangkan tes diagnostik dalam bentuk formatif tes berupa tes pilihan ganda empat tingkat (four-tier multiple choice test). Tes pilihan ganda empat tingkat ini telah terbukti efektif dalam menilai kesalahpahaman (Kaltakci, 2015). Berdasarkan uraian di atas, guru sangat perlu kemampuan untuk membuat instrumen tes diagnostik untuk mengetahui ada atau tidak miskonsepsi pada peserta didik, sehingga guru dapat dengan tepat menganalisis profil peserta didik.
Co-Authors Achmad Fadhlih Saldy Saputra Adhi Kusumadjati Aditiya Nugraha Agus Setyo Budi Ahmad Zatnika Purwalaksana Amada, Early Anggara Budi Susila Anjani, Anisya Dirgahayu Annisa Dita Suryaningtyas Ari W Betty Zelda Siahaan Cahyani, Vina Dwi Cindi Efitayani Dadan Sumardani Dadan Sumardani Dadan Sumardani Desnita Dewi Muliyati Diah Ambarwulan Diah Ambarwulan, Diah Dila Sabila Dwi Handarini Dwi Handarini, Dwi Dwi Susanti Erfan Handoko Fauzi Bakri Firmanul Catur Wibowo Ghina Afifa Ishak Gustama Wibawa R Hadi Nasbey Halim, Joel Ongko Handy Handy Hanna Rohana I Made Astra I Made Astra Iip Wahyuni Indah Febriani Indah Hanifa Salsabila Irvando ilzha de L Ivanzieo Viooli Sulthon Kamila Aulia Rahma Kustika Nisfatullaila Rohmah Luthfia Khofifa M, M. Rizki Diva M. Rizki Diva M Mahaputra, A. V. Mahendra, M. Rizki Diva Mahmudah, Muhammad Suryauno Mellyana A. R, Diana Mia Andina Lubis Morales, Marie Paz E. Muhammad Hafidz Muhammad Suryauno Mahmudah Mutiara Chaerunnisa Mutoharoh Mutoharoh, Mutoharoh Nabila Islahana Ni Larasati Kartika Sari Nisrina Tsabitah Zain Novia Dwi Safira Aziz Nur Azizah Nurahmih, Silva Primasari, Nandia Purwahida, Rahmah Putri Marsha Sabrina R, Gustama Wibawa Rachman, Gustama Wibawa Radhita May Putri Rahmah Purwahida Rena Afifah Putri Riser Fahdiran Rugun Ivania Laudes Ruhiyat Rizki P Ruhiyat Rizki Permana Sabrina, Putri Marsha Sandy Syahrowardi Sani, Tiara Nurmalita Sari, Ni Larasati Kartika Savira Amalia Kirana Sekartaji, Ananda Ayu Dewi Shak Rhuk Khan Shelma Nur Chaeranti Sholina, Wini Silva Nurahmih Siti Rachmawati SITI RACHMAWATI Supriyadi A. Supriyati, Yetti Supriyati, Yetty Veronica Julianti Vina Dwi Cahyani Vina Serevina Wahyuni Wahyuni Wenggita Maulani Putri Widya Paramitasari Widyaningrum Indrasari Widyanirmala Widyanirmala Wini Sholina Wulandari Fitriani Wulandari Fitriani Yasmine Aneilla Yasti, Arfa Hanania Yetti Supriyati Yetti Supriyati Zain, Nisrina Tsabitah Zilan Zalila Rendy Zulfiah Ayu Kurnia Sari