Claim Missing Document
Check
Articles

Alokasi Daya Kirim pada Visible Light Communication menggunakan Algoritma Waterfilling LESTARI, DIAH AYU; FAHMI, ARFIANTO; PAMUKTI, BRIAN
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 9, No 1: Published January 2021
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v9i1.137

Abstract

ABSTRAKPeningkatan terhadap kebutuhan akses data membuat Visible Light Communication (VLC) menjadi alternatif media transmisi nirkabel yang efisien. Namun berdasarkan performansinya, VLC memiliki permasalahan data rate yang tidak merata diterima oleh User Equipment (UE). Dalam mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan alokasi daya kirim dengan algoritma waterfilling yang mampu memberikan keadilan data rate setiap UE berdasarkan nilai kanal. Penelitian ini menggunakan kanal Line Of Sight (LOS) dengan 3 skenario berbeda. Kami menggunakan parameter validasi untuk mengukur setiap kinerja dengan nilai Signal Noise Ratio (SNR), data rate, fairness index dan efisiensi energi. Dari hasil simulasi menggunakan algoritma waterfilling, kami memperoleh nilai fairness index untuk data rate sebesar 100% namun tidak memiliki efisiensi daya. Dengan memodifikasi algorima waterfilling, terjadi penurunan fairness index, SNR serta data rate, tapi memberikan efisiensi energi LED hingga 9%. Dengan demikan, daya yang dipancarkan oleh LED memiliki lifetime yang lebih panjang dengan modified waterfilling.Kata kunci: VLC, Power Allocation, Waterfilling, Fairness. ABSTRACTThe increase in the need for data access makes Visible Light Communication (VLC) an alternative wireless transmission medium that is efficient. However, based on its performance, VLC has a data rate problem that is not evenly accepted by User Equipment (UE). In overcoming this problem, this study applies power allocation with waterfilling algorithm that is able to provide fair data rate for each UE based on channel value. This study uses the Line Of Sight (LOS) channel with 3 different scenarios. We use validation parameters to measure each performance using the Signal Noise Ratio (SNR) value, data rate, fairness index and energy efficiency. From the results of simulation using the waterfilling algorithm, we obtain a fairness index value for the data rate of 100% but does not have a power efficiency. By modifying the waterfilling algorithm, there is a decrease in the fairness index, SNR and data rate, but provide LED energy efficiency of up to 9%. Thus, the power emitted by the LED has a longer lifetime with modified waterfilling algorithm.Keywords: VLC, Power Allocation, Waterfilling, Fairness.
Perencanaan New Radio Pada Frekuensi 900 Mhz Dan 1800 Mhz Dengan Teknik Dynamic Spectrum Sharing Firmansyah, Firmansyah; Fahmi, Arfianto; Ginting, Ishak
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi 5G New Radio telah dikomersialkan oleh beberapa operator seluler di beberapa negara dengan strateginya masing-masing. Sementara itu, dengan akan mulai diimplementasikannya 5G di Indonesia, sumber daya spektrum frekuensi yang dimiliki oleh setiap operator telah dialokasikan untuk teknologi existing 2G, 3G dan 4G. Spektrum frekuensi termasuk sumber yang terbatas dan mahal. Perencanaan radio frekuensi merupakan tahapan penting untuk memaksimalkan kualitas dan kapasitas jaringannya. Berdasarkan 3GPP release-15, teknologi NR mempunyai fitur teknologi Dynamic Spektrum Sharing (DSS) yang mendukung teknologi 4G dan 5G dapat menggunakan alokasi spektrum frekuensi yang sama.[1]. Pada penelitian ini dilakukan perencanaan jaringan 5G NR dengan menggunakan teknik Dynamic Spectrum Sharing pada frekuensi existing teknologi LTE. Studi kasus dilakukan di kota Tangerang Selatan pada frekuensi 900 MHz dan 1800 MHz. Simulasi dilakukan menggunakan software Atoll 3.4.0 dengan model propagasi Urban Macro (UMa) yang telah distandarisasi oleh 3GPP TR 38.901. Berdasarkan hasil perhitungan perencanaan dan simulasi jumlah kebutuhan site sebanyak 72 site untuk dapat mengakomodir kebutuhan coverage dan capacity di kota Tangerang Selatan. Dengan menggunakan teknik DSS, hasil simulasi cakupan radio frekuensi 5G dengan parameter pengujian SS-RSRP diperoleh rata-rata sebesar -91,25 dBm. Sedangkan, hasil simulasi kualitas 5G dengan parameter pengujian SS-SINR diperoleh rata-rata sebesar 12,99 dB. Sementara itu, hasil simulasi kecepatan akses jaringan dengan parameter pengujian datarate mencapai rata-rata 90,24 Mbps.Kata kunci— SA, 5G NR, LOS, NLOS, UMa
Performance Evaluation of Successive Interference Cancellation on Gain Ratio Power Allocation using Underwater Visible Light Communication Channel Nur'Adli, Luthfi; Fahmi, Arfianto; Pamukti, Brian
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.6.2.994

Abstract

Underwater Visible light communication (UVLC) is a network communication wirelessly where information is transmitted employing light through visible waves; in this case, the light source comes from a light-emitting diode (LED) as a transmitter underwater. VLC has several advantages over radio frequency technology, such as safer communication because light propagation cannot penetrate the wall, so it is difficult to do hacking, easy to get a license, relatively build cheap cost, and has no side effects on health. However, VLC has several limitations, one of which is the narrow bandwidth modulation. VLC undergoes a distribution of modulated bandwidth to allocate against each user. This bandwidth sharing has an impact on reduced system capacity. This study applied non-orthogonal multiple access (NOMA) to increase system capacity. This research analyzes the performance of the two best power allocation methods in a water medium, including gain ratio power allocation (GRPA) and static power allocation (SPA). In the results obtained in the NOMA-UVLC power allocation value, GRPA is more stable than SPA power allocation. Then applying residue in the successive interference cancellation (SIC) process will result in a decrease in system capacity compared to no residue in the SIC process. This study found that the GRPA power allocation is more stable in capacity performance compared to the application of SPA power allocation. Average capacity increase of 48.5% in GRPA power allocation
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.B. Muhammad Abi Hakim Amanullah Achmad Ali Muayyadi Afandi, Mas Aly Afief Dias Pambudi Agus Cahya Ananda Yoga Putra Ahmad Sulaeman Ahmad Tri Hanuranto Aji Maulana Akhmad Hambali Ali Muayadi Ali Muayadi Ali Muayyadi Ali, Erfansyah Alit Dian Saepudin anah Putri Andre Yohanes Antoni Andreana Yunio Prasetya Andri Juli Setiawan Anggun Fitrian Isnawati Anhar Muthaqien Aprian Firlanda Imani Aries Priyadi Ramadhan Bhaskara Narottama Bhaskara Narottama Bobby Juan Pradana Boy Fernando Brian Pamukti Budi Syihabuddin Claudia Sofiana Tamba Dadan Nur Ramadan Dadang Gunawan Dadang Gunawan Denny Darlis Desti Madya Saputri Devin Benz Rizki Dharu Arseno Diah Ayu Lestari, Diah Ayu Doan Perdana Dody Herdianto Rachmat Edwar Elmira Puspa Sari Ema Rachmawati Erwin Priyantono Ezi Rohmat Fairuz Azmi Faishal Daffa Fajar Adityawarman Fajar Adityawarman Ferdi Setyo Ariawan Firli Fauzia Karima Firmansyah Firmansyah Furry Rachmawati Gasi Dhias Gina Ilma Amalia Gina Ramadhanti Ginting, Ishak Hafidh Finandriyanto Hamka Ikhlasul Amal NZ Heroe Wijanto Hurianti Vidyaningtyas I Gede Aditya Pratama I Putu.D Irawan Ilham putra pratama Indra Lukmana Sardi Indrarini Dyah Irawati Jefry Armando Yunas Josia Ezra Kris Sujatmoko Krisna Rangga Pradhana Kurnia Cahya Ade Putra Linda Meylani Luh Putu Ayu Sri Aryaningrum Luthfi Aditama Mega Nugraha Meutia Qoonita Noviyani Mochammad Arfin Mohamad Yasin Ramadhan Muhamad Asvial Muhamad Fithryan Muhammad Irfan Maulana Muhammad Raudhi Azmi Muhammad Salman Al Faris Muhammad Yaser Nachwan Mufti Adriansyah Nur Andini Nur Fathimah Nur Indah Nur'Adli, Luthfi Nuriadnyana, Rana Nyoman Bogi Aditya Karna Obed Rhesa Ludwiniananda Obed Rhesa Ludwiniananda Patricius Evander Christy Patricius Evander Christy Pradika Erta Ardanta Priatama Yadita Purusadi Hastruman Raden Arjani Rosalina Rana Nuriadnyana Rana Nuriadnyana Ray Putra Tarigan Raynanda Chandra Wibisono Rendy Munadi Reni Dyah Wahyuningrum Revi Dianawati Reyza Pratama Rifki Fauzi Nurzaman Rina Pudji Astuti Rizal Haerul Akbar Rizky Wahyudi Robie Zulfalaily AK Rudi Sianipar Saleh Dwi Mardiyanto Salma Pratiwi Simon Siregar Sitha Vrindhavani Devi Putri Suci Monica Sari Sugondo Hadiyoso Suryananda Padmadinata Syaiful Rahmat Tjahjo Adiprabowo R Uke Kurniawan Usman Vinsensius Sigit Vinsensius Sigit Vinsensius Sigit Widhi Prabowo Wildan Maulani Wulan Dwi Anggraini Yayan Agustian Yoga Prahara Novandanu Yosia Raya Peranginangin Yudha Purwanto Yudhi Suryanto Yuyu Wahyu