Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SPECTROSCOPIC ANALYSIS OF A COMPOUND ISOLATED FROM THE ETHYL ACETATE FRACTION OF CALOPHYLLUM MACROPHYLLUM SCHEFF AND TOXICITY TESTS USING THE BSLT METHOD AGAINST ARTEMIA SALINA LEACH LARVAE Zakiah, Noni; Munira, M; Handayani, Rini; Rasidah, R; Frengki, F
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 16, No 4 (2022): December
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v16i4.23398

Abstract

The Calophyllum genus has been reported to be rich in bioactive compounds that have medicinal properties. The author will also report the results of the isolation of compounds obtained from the ethyl acetate fraction of the bark of the plant C. macrophyllum Scheff, a type of Calophyllum found in Mount Kerinci, Jambi province. This paper will analyze the spectroscopic data of these compounds which include UV, IR, GC-MS, 1HNMR and 13CNMR spectra which are amplified by HMQC and HMBC spectra. The first step in bioactivity testing is the toxicity test using the BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) method using Artemia Salina Leach shrimp larvae. The results of the spectroscopic analysis obtained the chemical formula as a derivative of fatty acid methyl ester (methyl-octadec-14 enoic), in the form of a yellow liquid with a boiling point of 173-175C. The results of the initial screening for bioactivity through the toxicity test of the BSLT method on Artemia salina Leach shrimp larvae obtained an LC50 value of 141.2 g/mL. This compound still has the potential to have certain bioactivity
Pengaruh Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Tumbuh Kembang Janin dan Hemoglobinnya Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Zakiah, Noni; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v5i2.959

Abstract

Anemia selama kehamilan menjadi salah satu faktor risiko utama terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan janin. Moringa oleifera (daun kelor) merupakan tanaman dengan kandungan zat besi, vitamin, dan protein tinggi yang berpotensi mencegah anemia dan mendukung perkembangan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin dan kadar hemoglobin pada tikus putih (Rattus norvegicus) betina bunting. Penelitian menggunakan desain eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 25 ekor tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok: K1 sebagai kontrol negatif (tanpa perlakuan), K2 sebagai kontrol positif (pemberian Sulfas Ferosus), K3 (pemberian ekstrak etanol daun kelor 100 mg/kgBB), K4 (200 mg/kgBB), dan K5 (300 mg/kgBB), yang diberikan selama 21 hari masa kebuntingan. Parameter yang diamati adalah berat badan janin, panjang janin, lingkar kepala janin, serta kadar hemoglobin induk pada hari ke-4, ke-11 dan ke-21. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak daun kelor berpengaruh signifikan terhadap peningkatan janin (p=0,050), tetapi tidak menunjukkan pengaruh terhadap panjang janin (p=0,985), lingkar kepala janin (p=0,742), maupun kadar hemoglobin induk tikus putih betina bunting (p=0,501). Pemberian ekstrak daun kelor berpengaruh signifikan terhadap peningkatan berat badan janin, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap panjang badan janin, lingkar kepala janin, dan kadar hemoglobin induk.