Muswardi Rosra
Unknown Affiliation

Published : 54 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hubungan Interpersonal Menggunakan Teknik Sosiodrama Devi Nalis Ayu; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.614 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine the use of sociodrama techniques in improving interpersonal relationships of tenth grade students at MA Darul A'malMetro academic year 2018/2019. One Group Pretest-Posttest is used as a research design. The subjects of this study were 6 students. The data collection technique in this study uses the scale of interpersonal relationships. The results of data analysis using the Wilcoxon different test, obtained z count = -2.201 the results are less than z table = 1.645, and also shows an increase of 17.6%, then Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is a significant increase in interpersonal relations before and after being given a group counseling with sociodrama techniques.Tujuannya penelitian ini untuk mengetahui penggunaan teknik sosiodrama dalam meningkatkan hubungan interpersonal pada siswa kelas X MA Darul A’mal Metro tahun pelajaran 2018/2019. One Group Pretest-Posttest digunakan sebagai design penelitian. Subjek penelitian ini sebanyak 6 orang siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala hubungan interpersonal. Hasil analisis data menggunakan uji beda Wilcoxon, diperoleh z hitung = -2.201 hasilnya kurang dari z tabel= 1.645, dan juga menunjukkan peningkatan sebasar 17,6%, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ternyata terdapat peningkatan yang signifikan pada hubungan interpersonal sebelum dan sesudah diberikan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama.Kata kunci: konseling kelompok, teknik sosiodrama, hubungan interpersonal.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DALAM BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Asep Lukman Efendi; Muswardi Rosra; Yusmansyah Yusmansyah
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.658 KB)

Abstract

The intention of this study  is to determine (1) the relationship between X1 and Y, (2) the relationship between X2 and Y, (3) the relationship between X1 and X2 with Y. The method used is quantitative research methods and data collection techniques using scale. Subjects in this study were student guidance and counseling class of 2010, 2011, 2012. Results showed that (1) there is a relationship between X1 and Y, (2) there is a relationship X2 with Y (3) there is a relationship between X1 and X2 with Y, this is evidenced by obtaining the count r r table then Ha is accepted. The conclusion of this study is the concept of self-learning that can positively affect academic achievement, and high motivation to learn can affect academic achievement and self-concept in a positive learning and high learning motivation can affect academic achievement. Tujuan penelitianini untukmengetahui (1) hubungan antara X1 dengan Y, (2) hubungan antara X2 dengan Y, (3) hubungan antara X1 dan X2 dengan Y.Metode yang digunakanadalahmetode penelitian kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan skala. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa bimbingan dan konseling angkatan 2010, 2011, 2012.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada hubungan antara X1 dengan Y, (2) ada hubungan X2 dengan Y(3) ada hubungan antara X1 dan X2 dengan Y, hal ini dibuktikan dengan diperolehnya rhitung rtabel maka Ha diterima.Kesimpulan penelitian ini adalah konsep diri dalam belajar yang positif dapat mempengaruhi prestasi akademik, dan motivasi belajar yang tinggi dapat mempengaruhi prestasi akademik serta konsep diri dalam belajar yang positif dan motivasi belajar yang tinggi dapat mempengaruhi prestasi akademik.  Kata kunci :konsep diri dalam belajar,motivasi belajar, prestasi akademik.
Penggunaan Konseling Client Centered Dalam Meningkatkan Konsep Diri Positif Siswa Emma Lusiana; Muswardi Rosra; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.157 KB)

Abstract

The problem of this research was the self concept. The purpose of this research was to find out the use of client centered counseling in improving the students' positive self-concept at the class X of SMK Kesehatan YPIB Tumijajar in academic year 2016/2017. This research was a descriptive qualitative research by using a case study. The subjects of this research were three students who have a low self-concept. Questionnaire and interview were used to collected the data. The data were analyzed by using data reduction, data presentation, and data verification. The result showed that the use of Client Centered counseling could be used in improving the students' positive self concept. This was evidenced by the change of the three subjects after counseling. It could be concluded that Client Centered counseling could be used to improve the students positive self-concept.Masalah dalam penelitian ini adalah konsep diri. Tujuan penelitian untuk mengetahui penggunaan konseling client centered dalam meningkatkan konsep diri positif siswa kelas X SMK Kesehatan YPIB Tumijajar tahun pejaran 2016/2017. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subjek penelitian ini tiga siswa yang memiliki konsep diri positif rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan metode skala dan wawancara. Teknik analisis data, yaitu: reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian konseling client centered dapat digunakan dalam meningkatkan konsep diri positif siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subjek setelah pelaksanaan konseling. Simpulan penelitian ini adalah konseling client centered dapat digunakan dalam meningkatkan konsep diri positif siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, client centered, konsep diri
Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Client Centered Nico Etiyan Darmawan; Muswardi Rosra; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 5 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.314 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the increase in learning motivation through client centered group counseling services in class VIII students of SMP Negeri 27 Bandar Lampung. The problem with this research is low learning motivation. This study uses a pre-experimental method with one group pretest-posttest design. Research subjects were 6 students who had low motivation to learn. Data collection techniques using a scale of learning motivation. The results of data analysis with the Wilcoxon test, z count = -2,205 z table = 1,645, then Ho is rejected and Ha is accepted. The conclusion is that the client centered group approach counseling service can increase learning motivation in grade VIII students of SMP Negeri 27 Bandar LampungrTujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar melalui layanan konseling kelompok pendekatan client centered pada siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Bandar Lampung. Masalah penelitian ini adalah motivasi belajar yang rendah. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon, z hitung = -2.205 z tabel = 1,645, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya adalah layanan konseling kelompok pendekatan client centered dapat meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Bandar Lampung.Kata kunci: bimbingan konseling, client centered, motivasi belajar
Penggunaan Bimbingan Kelompok Teknik Informasi dalam Kemantapan Rencana Karir Martha Shinta Damai; Muswardi Rosra; Citra Abriani Maharani
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.589 KB)

Abstract

The problem of the research was whether information technique of group guidance could be used to increase the stability of the student's career plan. The objective of this study was to find out the improvement in career plan stability by using the information technique of group guidance services for the nine grade students of SMPN 22 Bandar Lampung in the academic year 2018/2019. The method in this study was pre-experimental. The research subjects were 8 students who had low career plan stability. The results of data analysis used the Wilcoxon Matched Pairs Test which gained = -2.521 = 1.645. It meant Ho was rejected and Ha was accepted. Briefly, it could be concluded that the information technique of group guidance could be implemented to increase the consistency of the career plan for the nine grade students of SMPN 22 Bandar Lampung in the academic year 2018/2019.Permasalahan penelitian adalah apakah bimbingan kelompok teknik informasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemantapan rencana karir siswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kemantapan rencana karir dengan layanan bimbingan kelompok teknik informasi pada siswa kelas sembilan SMPN 22 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperiment. Subjek penelitian sebanyak 8 orang siswa yang memiliki kemantapan rencana karir yang rendah. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test, diperoleh = -2.521 = 1.645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitan adalah bimbingan kelompok teknik informasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemantapan rencana karir pada siswa kelas sembilan SMPN 22 Bandar Lampung Tahun ajaran 2018/2019.Kata kunci: bimbingan konseling, kemantapan rencana karir, teknik informasi
Peningkatan Konsep Diri Menggunakan Pendekatan Client Centered Lilis Marlia; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 1 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.525 KB)

Abstract

The purpose of research was to find out the improvement of self concept using the of client centered approach. The research method was qualitative descriptive by using case study. Research subjects were 3 students who had low positive self concept. Data collection techniques use self-concept scale. Data analysis with data reduction techniques, data presentation and data verification. The results of counseling research indicate that the improvement of self concept using client centered approach can be used in students. This can be proved by the change of the three subjects after the implementation of counseling, such as students know the advantages and weaknesses, more positive thinking and confident of the ability possessed. The conclusion of this research is self concept can be improved by using client centered approach at student of grade XI. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan konsep diri menggunakan pendekatan client centered. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subjek penelitian sebanyak 3 siswa yang memiliki konsep diri positif yang rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konsep diri. Analisis data dengan teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian konseling menunjukkan bahwa peningkatan konsep diri menggunakan pendekatan client centered dapat digunakan pada siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subjek setelah pelaksanaan konseling dilakukan, seperti siswa mengetahui kelebihan dan kelemahan, lebih berfikir positif dan yakin terhadap kemampuan yang dimiliki. Simpulan penelitian ini adalah pendekatan client centered dapat digunakan untuk meningkatkan konsep diri pada siswa kelas XI.Kata kunci: bimbingan dan konseling, pendekatan client centered, konsep diri.
KENDALA PELAKSANAAN KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING Noprita Noprita; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.33 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine the constraints in the implementation of guidance and counseling in SMAN 1 Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat. Problem in this research was an obstancle in the implementation. The method used in this research was descriptive method. The data collection technique was using interview, questionnaire and documentation. The population in this study was 5 guidance and counseling teachers at SMAN 1 Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat year of 2013/2014. These results indicated that (1) lack of control of services by teacher guidance and counseling (2) lack tools and equipment and the limited budget available (3) cooperation beetween school and guidance and counseling teacher were not yet fully effective and also the school cant provide effective scheduling for the implementation of BK in the school. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui kendala-kendala dalam pelaksanaan Kegiaatan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat. Masalah dalam penelitian ini adalah kendala pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket/koesioner dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan kepada 5 orang guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat sekaligus menjadi populasi dan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Minimnya penguasaan layanan yang ada oleh tenaga guru bimbingan dan konseling (2) Kurangnya alat perlengkapan dan terbatasnya anggaran dana (3) Kerjasama antara pihak sekolah dengan guru bimbingan dan konseling yang belum sepenuhnya berjalan efektif dan juga pihak sekolah belum bisa memberikan penjadwalan yang efektif untuk pelaksanan BK di sekolah.Kata kunci: bimbingan dan konseling, kendala, kegiatan bimbingan dan konseling
Hubungan antara Harga Diri dengan Interaksi Sosial Pada Siswa Kelas X SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung Martini Indriani; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 5 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.896 KB)

Abstract

This research aimed to investigate the relationship between self-esteem and social interaction in class X SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. The research method used a quantitative approach. The sample of this research was 101 students taken by random sampling technique. Data collection techniques used the scale of self-esteem and the scale of social interaction. The data analysis technique applied product-moment correlation. The result of this research showed that there was a relationship between self-esteem and social interaction with a ratio of r count = 0.330 rtable = 0.193, with significance level p = 0.05. It could be concluded that there was a relationship between self-esteem and student social interaction.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan interaksi sosial pada siswa kelas X SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 101 siswa diambil dengan teknik Random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala harga diri dan skala interaksi sosial. Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara harga diri dengan interaksi sosial dengan nilai korelasi = 0,330 = 0,193  taraf signifikasi p = 0,05. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara harga diri dengan interaksi sosial siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, harga diri, interaksi sosial
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI PADA SISWA KELAS XI SMK Emilia Roza; Muswardi Rosra; Ranni Rahmayanthi Zulkifli
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.399 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine the use of group counseling to improve self concept in students. This study was pre-experimental research, with one-group pretest-posttest design. The subject in this research were 9 students. Data collection technique used scale. The data analysis using the Wilcoxon test, from pretest and posttest it was obtained that zratio = -2.666 ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha accepted, which means that the students self concept could be increased through group counseling service.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok untuk meningkatkan konsep diri pada siswa. Penelitian ini bersifat pre eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 9 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest diperoleh zhitung = 2,666 ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya konsep diri dapat ditingkatkan melalui layanan konseling kelompok pada siswa.Kata kunci : bimbingan konseling, konseling kelompok, konsep diri
Relationship Self Regulation Learning With Interpersonal Comunication In Students M Andhika Saputra; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.582 KB)

Abstract

The problem in this study was the interpersonal comunication. This study aim to study the relationship between self regulation learning with interpersonal comunication in class XI SMA Negeri 6 Bandar Lampung Academic Year 2018/2019. The research method used quantitative. The study population was 140 students and the research sample was taken by 70 students taken by purposive sampling technique. Data collection techniques used the scale of self regulation learning and scale of interpersonal comunication. Data analysis technique used Product Moment conversion. The results showed that there was a significant positive relationship between self regulation learning with interpersonal comunication with a ratio of r count = 0.256 and significance level p = 0.274 then Ho was rejected and Ha was accepted.Permasalahan dalam  penelitian ini adalah komunikasi interpersonal siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal pada siswa kelas XI SMA Negeri 6 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019. Metode penelitian bersifat kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 175 siswa dan sampel penelitian berjumlah 35 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala regulasi diri dalam belajar dan skala komunikasi interpersonal. Teknik  analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif  yang  tidak signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal siswa,  rhitung= 0,256  rtabel= 0,274 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif  yang tidak signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan komunikasi interpersonal siswa kelas XI di SMA Negeri 6 Bandar Lampung.Kata kunci: bimbingan dan konseling, regulasi diri dalam belajar, komunikasi interpersonal