Muswardi Rosra
Unknown Affiliation

Published : 54 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Motivasi Belajar dengan Menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok Mala Sari; Muswardi Rosra; Ratna Widiastuti
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 2 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.368 KB)

Abstract

The purpose of this research was aimed to find out the improvement of students learning motivation through group guidance. The research used quasi experiment, one-group pretest-posttest design. The subjects of this research were six students. The data collection technique used was learning motivation scale. The results showed the students learning motivation at school could be improved through group guidance, by the result of Wilcoxon test. Statistical analysis result showed that Zhitung= -2,207 Ztabel=  1,645, then Ho was denied, Ha was accepted, it meant that students learning motivation could be improved through group guidance.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan layanan bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian sebanyak 6 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa di sekolah dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok,  hal ini ditunjukkan hasil  uji Wilcoxon. Hasil analisis statistik menunjukkan Zhitung= -2,207 Ztabel=  1,645, maka Ho ditolak Ha diterima, artinya bahwa motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan bimbingan kelompok.Kata kunci: bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok, motivasi belajar
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PENDAPAT MENGGUNAKAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING SISWA KELAS XII SMA Desti Wahyuning; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 2 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.172 KB)

Abstract

The purpose of this research was to increase the capability to express the opinion with using assertive training techniques. This study used quasi experimental methods research, with one-group pretest-posttest design. The research subject were 10 students. Data collection technique used observation. The result of data analysis by using the Wilcoxon test showed that zratio = -2.805 ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha is accepted, it meant that the capability to express the opinion of student can be improved by using assertive training techniques.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengungkapkan pendapat dengan menggunakan teknik assertive training. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa zhitung = 2,805 ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, itu berarti kemampuan mengungkapan pendapat siswa dapat ditingkatkan menggunakan teknik assertive training.Kata kunci : bimbingan konseling, assertive training, mengungkapkan pendapat
Hubungan Self Control Dengan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Jurusan Ilmu Pendidikan 2016 Noven Azalia; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.867 KB)

Abstract

The problem in this research was the high level of student academic procrastination. This study aims to determine the correlation between self-control and academic procrastination for the students of the science education major of Education and Teacher TrainingFaculty (FKIP) ata batch of  2016. The research method was quantitative. The research population was 255 students and the sample was 146 students taken by a voluntary sampling technique. The data collection technique used a standard scale of self-control and the standard scale of academic procrastination. The data analysis technique used the Product Moment correlation. The results showed that there was a strong negative significant correlation between self-control and academic procrastination on the students of the science education major of Education and Teacher Training Faculty (FKIP) at a batch of 2016.Permasalahan dalam penelitian ini adalah tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa yang tergolong tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self control dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa jurusan ilmu pendidikan fakultas keguruan dan ilmu pendidikan angkatan 2016. Metode penelitian bersifat kuantitatif. Populasi penelitian ini sebanyak 255 mahasiswa dan sampel penelitian ini berjumlah 146 mahasiswa diambil dengan teknik voluntary sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala baku self control dan skala baku prokrastinasi akademik. Teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif signifikan yang kuat antara self control dan prokrastinasi akademik, pada  pada mahasiswa jurusan ilmu pendidikan fakultas keguruan dan ilmu pendidikan angkatan 2016.Kata kunci: bimbingan dan konseling, prokrastinasi akademik, self control
PENINGKATAN SELF ESTEEM SISWA KELAS X MENGGUNAKAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK Tri Oktha Ayuevita; Muswardi Rosra; Shinta Mayasari
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.021 KB)

Abstract

This research aim was to determine the increase in self esteem by using group counseling service. Research problem was the students who have low self esteem. Research method was a quasi experimental method with nonequivalent control design. Research subjects were 19 students who have low self esteem, 10 students were experimental group and 9 students were control group. Data collection technique was using self esteem scale. Results of the study by wilcoxon test showed that the students self esteem increased 39.9 % and figures probability 0,05 (0,005 0,05) so Ha was received , it means that students self esteem can be improved using group counseling services.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan self esteem menggunakan layanan konseling kelompok. Masalah penelitian ini adalah siswa memiliki self esteem yang rendah. Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperimental dengan desain nonequivalent control. Subjek penelitian sebanyak 19 siswa yang memiliki self esteem rendah, 10 siswa kelompok eksperimen dan 9 siswa kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan skala self esteem. Hasil penelitian dengan uji wilcoxon menunjukkan bahwa self esteem siswa meningkat 39,9% dan angka probabilitas 0,05 (0,005 0,05) maka Ha diterima, artinya bahwa self esteem siswa dapat ditingkatkan menggunakan layanan konseling kelompok.Kata kunci : bimbingan dan konseling, konseling kelompok, self esteem.
Peningkatan Efikasi Diri melalui Konseling Kelompok Teknik Modeling pada Siswa SMP Iin Marsela; Muswardi Rosra; Redi Eka Andriyanto
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.862 KB)

Abstract

The research problem is low self-efficacy. The purpose of this research was to determine the effectiveness of modeling techniques group counseling in improving self-efficacy.The method used in this research was quasi experiment design of non equivalent control group design. The research subjects used an experimental group of 8 people and a control group of 8 people. Data collection techniques used a self-efficacy scale. The results of data analysis using the Mann Whitney test showed the value p=0.002, p 0.05, its mean that Ho was rejected and Ha was accepted. The results also showed an increase in self-efficacy by 18.53% after being given the group counseling modeling technique. The conclusion is that modeling technique group counseling can improve the self-efficacy of class IX students of SMP Negeri 25 Bandar Lampung in Academic Year 2019/2020.Masalah penelitian adalah efikasi diri rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui kefektifan konseling kelompok teknik modeling dalam meningkatkan efikasi diri. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah quasi exsperiment dengan desain non equivalent control group design. Subjek penelitian menggunakan kelompok eksperimen sebanyak 8 orang dan kelompok kontrol sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala efikasi diri. Hasil analisis data dengan uji Mann Whitney test menunjukan nilai p=0.002, p 0.05, artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian juga menunjukan terjadi peningkatan efikasi diri sebesar 18.53% setelah diberikan perlakuan konseling kelompok teknik modeling. Kesimpulannya adalah konseling kelompok teknik modeling dapat meningkatkan efikasi diri siswa kelas IX SMP Negeri 25 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2019/2020.Kata kunci: efikasi diri, konseling kelompok, modeling
Penggunaan Bimbingan Kelompok Teknik Informasi dalam Kemantapan Rencana Karir Martha Shinta Damai; Muswardi Rosra; Citra Abriani Maharani
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.776 KB)

Abstract

The problem of the researchwas whetherinformation technique of group guidance could be used to increase the stability of the student's career plan. The objective of this study was to find out the improvement in career plan stability by using the information technique of group guidance services for the class IX students of SMPN 22 Bandar Lampung in the academic year 2018/2019. The method in this study was pre-experimental. The research subjects were 8 students who had low career plan stability. The results of data analysis used the Wilcoxon Matched Pairs Test which gained = -2,521 = 1,645. It meant Ho was rejected and Ha was accepted. Briefly, it could be concluded that the information technique of group guidance could be implemented to increase the consistency of the career plan for the class IX students of SMPN 22 Bandar Lampung in the academic year 2018/2019.Permasalahan penelitian adalah apakah bimbingan kelompok teknik informasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemantapan rencana karir siswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kemantapan rencana karir dengan layanan bimbingan kelompok teknik informasi pada siswa kelas IX SMPN 22 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperiment. Subjek penelitian sebanyak 8 orang siswa yang memiliki kemantapan rencana karir yang rendah.. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test, diperoleh = -2,521 = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitan adalah bimbingan kelompok teknik informasi dapat digunakan untuk meningkatkan kemantapan rencana karir pada siswa kelas IX SMPN 22 Bandar Lampung Tahun ajaran 2018/2019.Kata kunci: bimbingan konseling, teknik informasi, kemantapan rencana karir.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Meggunakan Layanan Konseling Kelompok (Teknik Modeling) Nevi Indah Saputri; Muswardi Rosra; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 6 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.277 KB)

Abstract

Problems in this research is low student learning motivation. The purpose of this research is to know the improvement of student's learning motivation by giving counseling service of modeling technique group to students of SMP Negeri 5 Tulang Bawang Tengah of academic year 2016/2017. The method used is research with pre-experimental design design with one group pretest-posttest design research. Data obtained from the results of the scale that has been filled by students on pretest and posttes. The research sample consisted of seven grade VIII students who had low learning motivation. Samples were collected by purposive sampling technique. Students who become the sample is obtained by spreading the scale of motivation to learn throughout the class VIII students and obtained students who have low learning motivation, so elected to the seven students. The data have been obtained were analyzed using non parametris statistics ie wilcoxon test and obtained nilai Z count Z table that is 1.866 2.013, then Ho is rejected and Ha accepted.Permasalahan dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa rendah. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dengan memberikan layanan konseling kelompok teknik modeling pada siswa SMP Negeri 5 Tulang bawang Tengah Tahun Ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan adalah penelitian dengan desain pre-eksperimental design dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Data diperoleh dari hasil skala yang telah diisi oleh siswa pada pretest dan posttes. Sampel penelitian terdiri dari tujuh orang siswa kelas VIII yang memiliki motivasi belajar rendah. Sampel dijaring dengan teknik purposive sampling. Siswa yang menjadi sampel tersebut didapat dengan menyebar skala motivasi belajar keseluruh siswa kelas VIII dan didapat siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, sehingga terpilihlah ke-tujuh siswa tersebut. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan statistik non parametris yaitu uji wilcoxon dan didapat nilai Z hitung Z tabel yaitu adalah 1,866 2,013, maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata kunci: konseling kelompok, motivasi belajar, teknik modeling
Penggunaan Konseling Client Centered untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Khairum Laksari; Muswardi Rosra; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 4 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.753 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out the used of client centered counseling to improve students learning motivation. The method of this research was descriptive qualitative by using case study. The research subjects as many as 3 students who have low learning motivation. Data collection techniques using interview counseling. The data analysis using coding. The result of research showed that client centered counseling can be improve students learning motivation. This proved by the change of the three subjects after the implementation of the counseling, that was paying attention to the teacher when explaining the lesson, doing his or her own tasks though difficult, daring to ask when not understanding the lesson, and using the free time to learn. The conslusion of this research was client centered counseling can be used to improve students learning motivation in the VIII grade at SMP Negeri 28 Bandar Lampung in academic year 2016/2017.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan konseling client centered untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subyek penelitian sebanyak 3 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara konseling. Analisis data menggunakan koding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling client centered dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subyek setelah pelaksanaan konseling, yaitu memperhatikan guru saat menerangkan pelajaran, mengerjakan tugas sendiri meskipun sulit, berani bertanya saat tidak memahami pelajaran, dan memanfaatkan waktu luang untuk belajar. Simpulan penelitian ini adalah konseling client centered dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Bandar Lampung tahun ajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan dan konseling, konseling client centered, motivasi belajar
DUKUNGAN SISTEM PENYELENGGARAAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH KECAMATAN SEKAMPUNG Wita Febritus; Syarifuddin Dahlan; Muswardi Rosra
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.878 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe aspects of the guidance and counseling support system. This research is using survey method, with interviews and observations as data collection techniques. The sources are 24 counselor. Data analysis technique use percentage descriptive. The results are the guidance and counseling support system is a collaboration counselor with teacher for the study in the handling of students who have trouble learning (87,5%), collaboration counselor with the parents of students in order to data collection of students learning activities at home (87,5%), collaboration counselor with psychologist to the psychological tests (0%), counselor activeness teacher in ABKIN (41,7%), the special room of guidance and counseling (11.1%), an instrument of AUM (41,7%), complete counseling program documents (50%), technical supporting that is computer (62,5%), the allocation of funds for home visit (54,2%), and scheduled time allocation is 1 hours/sunday/classes for guidance class. (16,7%).Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek-aspek dukungan sistem penyelenggaraan bimbingan dan konseling. Menggunakan metode survey, dengan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Informannya 24 orang guru BK. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase.Hasilnya, aspek-aspek dukungan sistem adalah kolaborasi guru BK dengan wali kelas/guru bidang studi dalam penanganan siswa yang memilikiprestasi belajar rendah (87,5%), kolaborasi guru BK dengan orang tua siswa dalam rangka pengumpulan data kegiatan belajar siswa di rumah (87,5%), kolaborasi guru BK dengan psikolog untuk pengadaan tes psikologi (0%), keaktifan guru BK dalam ABKIN (41,7%), adanya ruang khusus BK (11,1%), instrumen pengumpul data AUM (41,7%),dokumen program BK lengkap (50%), penunjang teknis komputer (62,5%), alokasi dana untuk home visit (54,2%) dan alokasi waktu terjadwal 1 jam pelajaran/minggu/kelas untuk bimbingan klasikal (16,7%).Kata kunci: bimbingan dan konseling, dukungan sistem, penyelenggaraan
Upaya Mengurangi Perilaku Konsumtif Melalui Layanan Konseling Sebaya Pada Siswa Tri Utami; Muswardi Rosra; Diah Utaminingsih
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.778 KB)

Abstract

The research problem is a high consumptive behaviour students. Purpose of this experiment is to reduce consumption behaviour through peer counseling treatment to students. This experimental used method with a one-group pretest-posttest design, with nine research subjects to measure the level of consumptive behaviour carried out using a blister consumptive behaviour previously tested for validity (V ≥ 0.87)  and reliability (r 0.08) data analysis using Wilcoxon Test, result are obtained by ZscoreZtable or 2.670 1.645 (p 0.05) means Ha is accepted and Ho is rejected. It could be concluded that the consumptive decline student style after being treated with peer counseling treatment of SMA Negeri 2 Bandar Lampung in the Academic Year 2018/2019.Masalah dalam penelitian ini perilaku konsumtif siswa tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengurangi perilaku konsumtif melalui layanan konseling sebaya pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, dengan subjek penelitian sebanyak sembilan siswa. Untuk mengukur tingkat perilaku konsumtif dilakukan dengan menggunakan skala perilaku konsumtif yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas (V ≥ 0,87) dan reliabillitas (r 0,80). Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon, hasil penelitian diperoleh Zhitung Ztabel atau 2,670 1,645 (p 0,05), artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulannya adalah terdapat penurunan perilaku konsumtif siswa setelah diberikan perlakuan dengan layanan konseling sebaya pada siswa SMA Negeri 2 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2019.Kata kunci: perilaku, konseling sebaya, konsumtif