p-Index From 2021 - 2026
4.896
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Farmasi : Jurnal Ilmu Farmasi (Journal Of Pharmaceutical Science) Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Jurnal Kultur Demokrasi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Jurnal Akuntansi Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA JISKa (Jurnal Informatika Sunan Kalijaga) Progress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi dan Keuangan J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) INTELEKTIVA Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Britain International of Humanities and Social Sciences (BIoHS) Journal Journal of Applied Business, Taxation and Economics Reseach Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Akuntansi'45 Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Setya Medika Journal Transformation of Mandalika JOURNAL OF COMMUNITY SERVICES PUBLIC AFFAIRS Prosiding Seminar Nasional Universitas Serambi Mekkah Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Journal of Accounting and Business JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Jurnal Manajemen Dan Bisnis Ekonomi Basic and Applied Accounting Research Journal Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Media Akademik (JMA) Jurnal Medicare Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Pengembangan Ketenagakerjaan Journal of Accounting and Business Prosiding Seminar Nasional Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis
Claim Missing Document
Check
Articles

TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK TERHADAP ALIH KODE DALAM RAPAT EVALUASI KEGIATAN PENGURUS ORTOM HIZBUL WATHAN UMPWR Tri Lestari; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/vgd0hd70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode serta faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dalam rapat evaluasi kegiatan Pengurus Ortom Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Purworejo (HW UMPWR). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan perekaman selama berlangsungnya rapat evaluasi program kerja di Sekretariat HW UMPWR. Analisis data dilakukan melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan deskripsi terhadap tuturan yang mengandung alih kode.Hasil penelitian menunjukkan adanya empat bentuk alih kode, yaitu alih kode internal, alih kode eksternal, alih kode situasional, dan alih kode metaforis. Alih kode internal didominasi peralihan bahasa Indonesia ke bahasa Jawa yang berfungsi memperkuat keakraban dan identitas budaya penutur. Alih kode eksternal berupa penggunaan kosakata bahasa Inggris muncul terutama pada istilah teknis terkait keuangan, publikasi, dan manajemen kegiatan. Alih kode situasional terjadi karena perubahan suasana rapat dari formal menjadi informal, sedangkan alih kode metaforis digunakan untuk menyampaikan nilai budaya dan makna emosional melalui ungkapan khas bahasa Jawa.Faktor penyebab alih kode meliputi penutur, lawan tutur, perubahan topik, situasi komunikasi, kebutuhan menciptakan kedekatan, penggunaan istilah populer, serta upaya membangun suasana yang humoris dan cair. Secara keseluruhan, alih kode berperan penting dalam menjaga efektivitas komunikasi, mengatur dinamika interaksi, serta menggambarkan identitas sosial anggota dalam forum musyawarah organisasi.
Penerapan Metode Participatory Experiential Learning oleh Trainer untuk Membangun dan Meningkatkan e-Loyalty Mitra Bimbel Brainy Kids Riyan Sumarno; Tri Lestari; Siti Amriyah; Annisa Wahyu Damayanti
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2942

Abstract

Retention fluctuations of Brainy Kids partners from 52.24% (2022) to 76.81% (2024) reflect variations in digital service quality influenced by trainers. This community service aims to enhance trainer competencies to strengthen potential partner e-loyalty via improved e-service quality, e-trust, and e-satisfaction. Participatory experiential learning method was applied to 10 partner trainers over three days (December 21–23, 2025). Evaluation relied on participatory observation, daily collaborative reflection, and informal feedback from branch owners. Immediate findings reveal trainers' independent troubleshooting ability rose from 30% to 80% in simulations. Reflections and observations indicate enhanced responsiveness, confidence, and empathetic interactions. Early informal discussions with partners show positive perceptions of digital support. This program offers preliminary evidence that empowering trainers as human mediators can serve as a blueprint for human-technology integration to sustain partnerships in Indonesian non-formal education.
Peran Green Wakaf sebagai Instrumen Keuangan Sosial Islam dalam Mendukung SDGs Nur Lailatul Inayah; Tri Lestari; Mohammad Soleh
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the role of green waqf as an Islamic social finance instrument in supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). The research method used is a qualitative one with a literature review approach through searching for journal articles, academic books, and relevant scientific documents. The results of the study indicate that green waqf is a productive waqf innovation that focuses on financing environmentally friendly activities and contributes to the achievement of the SDGs, particularly poverty alleviation, clean energy, climate change mitigation, and ecosystem preservation. However, the implementation of green waqf still faces challenges in the form of limited literacy, institutional governance, and nazhir capacity. Therefore, it is necessary to organize and professionalize waqf management so that the role of environmentally friendly waqf can be optimized   Keywords: green waqf, Islamic social finance, SDGs, maqasid al-shariah