p-Index From 2021 - 2026
6.239
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Bunga Rampai Usia Emas Pendidikan Sosiologi Bakaba: Jurnal Sejarah Kebudayaan dan Kependidikan JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar community: Pengawas Dinamika Sosial Journal on Education Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Jurnal Pendidikan dan Konseling Indonesian Journal of Religion and Society Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Science and Environmental Journals for Postgraduate LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS JURNAL PENDIDIKAN IPS SOSEARCH : Social Science Educational Research Jurnal Pustaka Aktiva : Pusat Akses Kajian Akuntansi, Manajemen, Investasi, dan Valuta Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Mamangan Social Science Journal JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education JGK (Jurnal Guru Kita) Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Educational Management Research Jurnal Bakaba : Jurnal Sejarah, Kebudayaan dan Kependidikan Journal of Innovative and Creativity Journal of Exploratory Dynamic Problems NJMS
Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Penerapan Sistem Kredit Point (Point Pelanggaran) Terhadap Kedisiplinan Siswa SMP N 3 Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat Pramesti, Maria Laras; Rahayu, Sri; Wijaya, Wibi
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10i1.72060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan Sistem Kredit Point terhadap kedisiplinan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, survei, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, guru mata pelajaran, guru Bimbingan Konseling, serta siswa kelas VIII yang terlibat langsung dalam penerapan sistem kredit poin. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 3 Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Kredit Point dilaksanakan secara terstruktur melalui berbagai kegiatan rutin, seperti operasi jaga gerbang, razia kelas, dan pemeriksaan kelengkapan seragam serta kehadiran siswa, sehingga mampu meningkatkan pengawasan dan kepatuhan siswa terhadap tata tertib sekolah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Sistem Kredit Point berperan penting dalam pembinaan kedisiplinan siswa. Rekomendasi penelitian ini adalah agar sekolah mempertahankan konsistensi penerapan sistem serta meningkatkan peran pembinaan melalui layanan Bimbingan Konseling.
Penyebab Kemiskinan di Jorong Muaro Kaluai Nagari Langki Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung Wela Selfia; Waza Karia Akbar; Wibi Wijaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1289

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemiskinan ekstrim di Jorong Muaro Kaluai Nagari Langki Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung. Untuk itu perlu dilakukan Penelitian yang lebih mendalam terkait penyebab kemiskinan. Adapun tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab kemiskinan di Jorong Muaro Kaluai Nagari Langki Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini menggunakan Teori fungsional stuktural Robert K. Merton dengan konsep disfungsi, nonfungsi, fungsi manifest dan fungsi laten.Sementara metode Penelitian yang digunakan kualitatif dengan tipe deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan dalam Penelitian yaitu dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumen. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Informan dalam Penelitian ini menggunakan purposive sampling sebanyak 10 orang. Unit analisis dalam Penelitian ini adalah kelompok sedangkan analisis datanya yaitu ada pengumpulan data, data reduction (reduksi data), data display (Penyajian data) dan verivikasi/penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian penyebab kemiskinan di Jorong Muaro Kaluai Nagari Langki Kecamatan Tanjung Gadang Kabupaten Sijunjung ini terdapat 10 hasil Penelitian yaitu: faktor internal 1) pendidikan. 2) sumber daya manusia. 3) kebudayaan. 4) letak geografis. 5) keadaan fasilitas umum. Faktor external 6) kebijakan dan program pemerintah. 7) bencana alam. 8) lapangan pekerjaan. 9) keterbatasan informasi. 10) kehidupan sosial
PERAN PENDAMPING PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KELURAHAN PASAR AMBACANG KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG Silvia, Niken; Rinel Fitlayeni; Wibi Wijaya
Nusadaya Journal of Multidiciplinary Studies Vol. 1 No. 3 (2022): Nusadaya Journal of Multidiciplinary Studies, October 2022
Publisher : LPPM, Akademi Administrasi Rumah Sakit Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66294/njms.v1i3.13

Abstract

The background of this research is the extent of the role of assistants in Pasar Ambacang Village, Kuranji District, Padang City. Mentors as spearheads for PKH recipients. This study uses structural functional theory according to Talcott Parsons. This discussion of Parsons' structural functionalism will begin with four AGIL schemes. The approach used is descriptive qualitative. While the type of research is a case study. The data collection carried out in this research is the method of observation, interviews, and document studies. Primary data in the form of data obtained directly by the author from the results of observations and interviews with research informants as many as 14 people. While the types of the results of this study indicate 5 roles of PKH facilitators in Pasar Ambacang Village, namely: 1) The role of facilitator is to provide motivation, opportunities and support for PKH recipient communities. 2) Role as a Advisor provides positive input based on experience. 3) Role as Liaison in several related parties. 4) Role as a mobilizer in PKH Program activities. 5) Role as an Evaluator to see the level of success.
The Impact of Forest Encroachment in the Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) in Kerinci District Wibi - Wijaya; Trina Febriani; Inoki Ulma Tiara; Yolanda Nur Wijayanti; Muhammad Marzuki Ryanda
Jurnal Mamangan Vol 13, No 2 (2024): Special Issue: Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikt
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v13i2.10368

Abstract

Deforestation within the Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) in Kerinci Regency is a serious problem that impacts the sustainability of the ecosystem and the social life of the surrounding community. As a conservation area, TNKS plays an important role in preserving biodiversity, regulating water management, and supporting the livelihoods of local communities. However, pressure from agricultural land use, settlement, and economic activities has led to rampant forest encroachment. This research was motivated by increasing forest degradation in the TNKS area, which poses a threat to environmental sustainability and social welfare. The purpose of this study is to analyze the environmental and social impacts of forest encroachment in the foothills of Mount Kerinci, Kerinci Regency. This study uses a qualitative descriptive method with a field study approach through observation, in-depth interviews, and documentation. Data was obtained from the surrounding community, TNKS management officials, and supporting documents, then analyzed qualitatively with an emphasis on the cause-and-effect relationship between encroachment activities and their impacts. The results of the study show that the environmental impacts include loss of forest cover, declining water quality, increased soil erosion, reduced wildlife habitat, and increased risk of ecological disasters such as floods and landslides. Meanwhile, the social impacts that have emerged include increased conflict between the community and TNKS management, shifts in local cultural values, social inequality due to land disputes, and the community's economic dependence on illegal activities in the forest area. Thus, forest encroachment in TNKS not only threatens environmental sustainability but also causes complex social problems for the surrounding community.