Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

THE IMPACT OF CHARISMATIC LEADERSHIP ON THE ORGANIZATION Latif, Muhaemin
Journal of Islam and Science Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.565 KB) | DOI: 10.24252/jis.v3i2.4403

Abstract

This paper is trying to elaborate the concept of charismatic leadership, the characteristics, the role and implication to the organization. It is believed that charismatic leadership has large contribution to the development of organization. It can develop creativity and critical thinking to the followers. However, charismatic leadership also poses negative effect in relation to the followers. The followers are vulnerable in blind fanaticism which leads to self-sacrifice. The leaders are often more arrogance and not aware about social responsibilities. In general, charismatic leadership is a good style among the modes of organization, particularly if it combined with transformational leadership. This is relevant and have been applied  at UIN Alauddin Makassar.
Mysticism in the Philosophy of Jou Se Ngofangare in the Sultanate of Ternate J Momole, Kasman; Tajuddin, Muh. Saleh; Latif, Muhaemin
International Journal of Islamic Studies Vol 4 No 1 (2024): June
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ijis.v4i1.43551

Abstract

Artikel ini membahas tentang Mistisisme dalam Falsafah Jou se ngofangare di Kesultanan Ternate. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Adapun Pendekatan metodologi yang digunakan adalah pendekatan historis filsofis, dan fenomenologi, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder metode yang digunakan yaitu: Pengamatan (observasi), Wawancara (interview) yang di dalam wawancara terdapat wawancara terstuktur (struktured Interview), dan wawancara Mendalam serta Dokumentasi. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1. Di wilayah Ternate Maluku Utara telah mengalami peradaban Tauhid sebelum kedatangan Islam. Orang Ternate telah mengetahui Tuhan dengan sebutan Jou. Tuhan sebagai Dzat tertingi Giki Amoi (Tuhan yang Satu) 2. Mistisisme yang dimiliki oleh Kesultanan Ternate suda lebih dulu sebelum kedatangan Islam. Di Ternate, dikenal dengan Jou se Ngofangare landasannya adalah Tuhan yang bersifat immateril. Padangan hidup tidak boleh dipisahkan dengan adanya mencari Tuhan dengan konsep budayanya masing-masing. Suba Jou merupakan segalah yang tidak bisa dipisahkan dari hubungan antara Tuhan dan hamba-Nya yang dilakukan sepanjang hidupnya di dunia dan diahirat. 3. Falsafah yang dianut oleh kesultanan Ternate, dijadikan sebagai pandangan hidup masyarakat dengan aturan-aturan yang ditetapkan oleh Kesultanan Ternate, disebut sebagai hukum adat. Sembilan hukum adat Kesultanan Ternate yang mengandung makna religi yaitu: Adat se Atorang, Istiadat se Kabasaran, Galib se Lakudi, Sere se Duniru, Cing se Cingare, Baso se Rasai, Cara se Ngale, Loa se Banar, Duka se Cinta, Baso se Hormat. Implikasi penelitian ini adalah, pertama peneliti, harapkan bagi masyarakat kesultanan Ternate terutama masyarakat adat, para ulama, dan para pemimpin Kesultanan Ternate agar selalu meningkatkan Falsafah dan Mistisisme dikesultanan Ternate agar selalu hidup dan berkembang sesuai dengan adat seatorang. Kedua diharapkan kepada Kesultanan Ternate terutama selaku petugas Kesultanan bobato dunia dan bobato ahirat agar hendak melakukan pelayanan kepada masyarakat hususnya masayarakat (balakusu se kano-kano). Ketiga. Diharapkan kepada pemerinta kebudayaan untuk mengintensif sosialiasi-sosaliasi tetang pencatatan budaya sampai kedesa-desa terpencil.
TELAAH HUKUM ATAS PERKEMBANGAN DAN PENGARUH PEMIKIRAN DAN AJARAN SUFISME DI ERA KONTEMPORER Andi Takdir Djufri; Muhaemin Latif; Mustari Mustafa
Jurnal To Ciung : Jurnal Ilmu Hukum Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perkembangan dan pengaruh pemikiran dan ajaran tasawuf di era kontemporer, dengan penekanan pada relevansi dan fleksibilitasnya dalam menghadapi dinamika modernitas. Tasawuf yang dikenal sebagai Islam berdimensi esoteris tidak hanya mampu bertahan dalam perubahan zaman, namun juga mengalami transformasi signifikan dalam pola pengajarannya, metode penyebarannya, dan interaksi sosialnya. Kajian ini menguraikan bagaimana tasawuf bergerak dari tradisi yang lebih eksklusif menuju pendekatan yang inklusif dan universal, sehingga relevan dalam konteks meningkatnya kebutuhan spiritual individu modern. Penelitian ini juga menyoroti peran tasawuf dalam menjawab tantangan globalisasi, seperti krisis identitas, konflik antar budaya, dan kekosongan spiritualitas, dengan menawarkan nilai-nilai universal seperti cinta, perdamaian, dan toleransi. Selain itu, artikel ini mengeksplorasi pengaruh tasawuf di berbagai sektor, termasuk seni, sastra, pendidikan, dan dialog antaragama, yang mencerminkan kekayaan kontribusinya dalam membangun keharmonisan sosial. Dengan pendekatan interdisipliner, penelitian ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana tasawuf tidak hanya bertahan, namun juga berkembang sebagai sumber inspirasi spiritual dan sosial di tengah kemajuan teknologi dan pluralisme budaya.
PENGARUH PERDEBATAN IQ (INTELLIGENCE QUOTIENT), EQ (EMOTIONAL QUOTIENT) DAN SQ (SPIRITUAL QUOTIENT) DALAM PERKEMBANGAN IPTEK DAN HUKUM ISLAM Irayanti Nur; Mustari Mustafa; Muhaemin Latif
Jurnal To Ciung : Jurnal Ilmu Hukum Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah memicu perdebatan signifikan mengenai peran kecerdasan manusia dalam beradaptasi dan membentuk kemajuan tersebut. Studi ini mengeksplorasi dampak tiga aspek kunci kecerdasan—Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ)—terhadap evolusi ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang memanfaatkan perspektif interdisipliner untuk menganalisis interaksi antara ketiga kecerdasan ini dan kontribusinya terhadap kemajuan teknologi. Temuan ini mengungkapkan bahwa IQ mendorong inovasi teknis, EQ memastikan interaksi manusia yang harmonis, dan SQ memberikan pedoman moral untuk pembangunan berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi yang seimbang antara IQ, EQ, dan SQ sangat penting untuk mengatasi tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendekatan seperti ini menumbuhkan paradigma holistik yang tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis namun juga mendorong penerapan kemajuan teknologi yang etis dan bermakna dalam masyarakat.
PEMETAAN WILAYAH DAN KARAKTERISTIK KAJIAN FILSAFAT ISLAM MODERN (SUNNI DAN SYIAH) Tanca, Syamsul; Harun, Hamzah; Latif, Muhaemin
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aqidahta.v9i1.35241

Abstract

This study aims to find out the history of the birth of Sunni and Shia and how the area and characteristics of the region and the study of Islamic philosophy according to Sunni and Shia. This study uses a qualitative approach to describe and elaborate on regional mapping and characteristics of modern Islamic philosophy (Sunni and Shia) study. The way to describe the data is through several expert opinions.. The data collection technique used in this study is library research (Library Research) where library research is the activity of collecting research-related materials from scientific journals, literature, and authors. This literature study was conducted to obtain theoretical information so that researchers have a strong theoretical basis for a scientific result. The author that the origins of the birth of Shia, and Sunni, have different backgrounds, in their respective different leadership developments, and have fundamental differences in understanding, especially in matters of thought, and have a unique development in which each is very interesting . for further study and research. In this regard, of course, the results of the discussion in this paper are not final, so it is suggested that further in-depth discussions and studies are highly expected.
Membumikan Teologi Islam dalam Kehidupan Modern (Berkaca dari Mohammed Arkoun) Latif, Muhaemin
BINA' AL-UMMAH Vol 10 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/bu.v10i1.472

Abstract

This article discusses the ideas of Islamic theology in relation to modern life. The main purpose of this article is to present the idea of Mohammed Arkoun, the Algerian contemporary intellectual, to review the classical Islamic theological portrait which tends to stagnant and did not deal with the development of human civilization. The method used in this writing is to employ a qualitative method of research literature. The author of this article comes to conclude that the classical Islamic theology thoughts still focuses on medieval themes. Arkoun, in this sense, offers a reconstruction of Islamic thought that theology can be grounded in the modern life.
FENOMENA GERAKAN FUNDAMENTALISME DAN RADIKALISME TRANSNASIONAL SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM Laila, Umar; Mustafa, Mustari; latif, Muhaemin
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v8i2.3078

Abstract

Fenomena fundamentalisme dan radikalisme transnasional telah menjadi tantangan serius bagi perkembangan Islam di era modern. Gerakan ini muncul sebagai respons terhadap globalisasi, marginalisasi sosial-politik, dan ketidakadilan ekonomi, dengan memanfaatkan agama sebagai alat legitimasi ideologis. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini mengkaji akar penyebab, pola penyebaran, dan dampak gerakan ini terhadap Islam, baik secara internal maupun eksternal. Hasilnya menunjukkan bahwa fundamentalisme dan radikalisme tidak hanya menciptakan persepsi negatif terhadap Islam di kancah global, tetapi juga menimbulkan polarisasi di antara umat Muslim, melemahkan upaya moderasi dan toleransi. Di sisi lain, tantangan ini memotivasi komunitas Muslim untuk memperkuat narasi keagamaan yang damai dan inklusif. Strategi berbasis pendidikan, dialog antaragama, dan kebijakan global yang adil diperlukan untuk mengatasi pengaruh negatif dari gerakan ini serta menjaga esensi Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin. Kata kunci: Fundamentalisme, Radikalisme, Transnasional, Islam, Moderasi, Toleransi
FENOMENA GERAKAN FUNDAMENTALISME DAN RADIKALISME TRANSNASIONAL SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM Laila, Umar; Mustafa, Mustari; latif, Muhaemin
Jurnal Andi Djemma | Jurnal Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jad.v8i2.3078

Abstract

Fenomena fundamentalisme dan radikalisme transnasional telah menjadi tantangan serius bagi perkembangan Islam di era modern. Gerakan ini muncul sebagai respons terhadap globalisasi, marginalisasi sosial-politik, dan ketidakadilan ekonomi, dengan memanfaatkan agama sebagai alat legitimasi ideologis. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini mengkaji akar penyebab, pola penyebaran, dan dampak gerakan ini terhadap Islam, baik secara internal maupun eksternal. Hasilnya menunjukkan bahwa fundamentalisme dan radikalisme tidak hanya menciptakan persepsi negatif terhadap Islam di kancah global, tetapi juga menimbulkan polarisasi di antara umat Muslim, melemahkan upaya moderasi dan toleransi. Di sisi lain, tantangan ini memotivasi komunitas Muslim untuk memperkuat narasi keagamaan yang damai dan inklusif. Strategi berbasis pendidikan, dialog antaragama, dan kebijakan global yang adil diperlukan untuk mengatasi pengaruh negatif dari gerakan ini serta menjaga esensi Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin. Kata kunci: Fundamentalisme, Radikalisme, Transnasional, Islam, Moderasi, Toleransi
PENGARUH PERDEBATAN IQ (INTELLIGENCE QUOTIENT), EQ (EMOTIONAL QUOTIENT) DAN SQ (SPIRITUAL QUOTIENT) DALAM PERKEMBANGAN IPTEK DAN HUKUM ISLAM Nur, Irayanti; Mustafa, Mustari; Latif, Muhaemin
Jurnal To Ciung : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 5 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64078/tociung.v5i1.3125

Abstract

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah memicu perdebatan signifikan mengenai peran kecerdasan manusia dalam beradaptasi dan membentuk kemajuan tersebut. Studi ini mengeksplorasi dampak tiga aspek kunci kecerdasan—Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ)—terhadap evolusi ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang memanfaatkan perspektif interdisipliner untuk menganalisis interaksi antara ketiga kecerdasan ini dan kontribusinya terhadap kemajuan teknologi. Temuan ini mengungkapkan bahwa IQ mendorong inovasi teknis, EQ memastikan interaksi manusia yang harmonis, dan SQ memberikan pedoman moral untuk pembangunan berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi yang seimbang antara IQ, EQ, dan SQ sangat penting untuk mengatasi tantangan dan peluang yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendekatan seperti ini menumbuhkan paradigma holistik yang tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis namun juga mendorong penerapan kemajuan teknologi yang etis dan bermakna dalam masyarakat.
TELAAH HUKUM ATAS PERKEMBANGAN DAN PENGARUH PEMIKIRAN DAN AJARAN SUFISME DI ERA KONTEMPORER Djufri, Andi Takdir; Latif, Muhaemin; Mustafa, Mustari
Jurnal To Ciung : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 5 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64078/tociung.v5i1.3130

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perkembangan dan pengaruh pemikiran dan ajaran tasawuf di era kontemporer, dengan penekanan pada relevansi dan fleksibilitasnya dalam menghadapi dinamika modernitas. Tasawuf yang dikenal sebagai Islam berdimensi esoteris tidak hanya mampu bertahan dalam perubahan zaman, namun juga mengalami transformasi signifikan dalam pola pengajarannya, metode penyebarannya, dan interaksi sosialnya. Kajian ini menguraikan bagaimana tasawuf bergerak dari tradisi yang lebih eksklusif menuju pendekatan yang inklusif dan universal, sehingga relevan dalam konteks meningkatnya kebutuhan spiritual individu modern. Penelitian ini juga menyoroti peran tasawuf dalam menjawab tantangan globalisasi, seperti krisis identitas, konflik antar budaya, dan kekosongan spiritualitas, dengan menawarkan nilai-nilai universal seperti cinta, perdamaian, dan toleransi. Selain itu, artikel ini mengeksplorasi pengaruh tasawuf di berbagai sektor, termasuk seni, sastra, pendidikan, dan dialog antaragama, yang mencerminkan kekayaan kontribusinya dalam membangun keharmonisan sosial. Dengan pendekatan interdisipliner, penelitian ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana tasawuf tidak hanya bertahan, namun juga berkembang sebagai sumber inspirasi spiritual dan sosial di tengah kemajuan teknologi dan pluralisme budaya.