Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

PENGARUH PROGRAM DELI (DEMENSIA PEDULI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN EFIKASI DIRI KADER KESEHATAN PADA LANSIA DENGAN GANGGUAN KOGNITIF BERBASIS MASYARAKAT Novi Tiara; Fery Agusman Motuho Mendrofa; Fhandy Aldy Mandaty
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2154

Abstract

Latar Belakang: Gangguan kognitif menjadi masalah serius bagi lansia karena menyebabkan terjadinya penurunan kinerja pada tugas-tugas kognitif utamanya saat mengambil keputusan akibat adanya keterlambatan terhadap pemrosesan, kerja memori dan fungsi kognitif eksekutif. Demensia merupakan penyakit gangguan fungsi kognitif yang paling umum. Gangguan fungsi kognitif pada demensia biasanya disertai dengan perburukan kontrol emosi, perilaku, dan motivasi. Dampaknya yaitu penurunan kualitas hidup pada lansia. Upaya manajemen demensia melalui pemberdayaan Kader kesehatan dengan pelatihan perlu diinisiasi. DELI merupakan salah satu upaya peningkatan kapasitas kader kesehatan dalam pencegahan demensia di masyarakat yang dirancang berbeda dari pendidikan kesehatan yang sudah ada. DELI dilaksanakan sebanyak 4 sesi selama 2 hari dengan waktu 60-90 menit. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh program DELI (demensia peduli) terhadap pengetahuan dan efikasi diri kader kesehatan pada lansia dengan gangguan kognitif berbasis masyarakat di Kabupaten Kudus. Metode Penelitian : Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen jenis pretest and posttest with control group. Jumlah masing-masing responden 24 kader pada kelompok intervensi dan kontrol diseleksi dengan simple random sampling. Instrument yang digunakan kuesioner pengetahuan menggunakan Alzheimer’s Disease Knowledge Scale (ADKS) dan kuesioner efikasi diri. Hasil Penelitian : Ada pengaruh program DELI terhadap pengetahuan dan efikasi diri kader kesehatan dengan nilai p=0,001 (p0,05) dan p=0,000 (p0,05).
PENGARUH CAREGIVER CLASS TERHADAP PERAN CAREGIVER INFORMAL DALAM PERAWATAN JANGKA PANJANG LANSIA Lasmini Lasmini; Fery Agusman Mutoho Mendrofa; Witri Hastuti; Umi Hani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2155

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan UHH memberikan dampak bertambahnya populasi lanjut usia. Perkembangan demografi ini dapat membawa dampak di bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial.masalah kesehatan yang sering dialami lansia dalah penyakit tidak menular diantaranya hipertensi, osteoarthitis, Diabetes meilitus, penyakit jantung, stroke,  gagal ginjal, tubercolosis dan kanker. Masalah kesehatan tersebut dapat menyebabkan ketidakmampuan lansia dalam melakukan kegiatan sehari-hari sehingga membutuhkan perawatan jangka panjang. Pelaksanaan PJP, caregiver mempunyai peran yang sangat penting dalam mendampingi dan membantu lansia untuk melakukan kegiatan dan memenuhi kebutuhan sehari – hari. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui perbedaan peran caregiver informal dalam perawatan jangka panjang lansia. Metode penelitian : Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen jenis pretest and posttest with control group. Jumlah masing-masing responden 24 kader lansia pada kelompok intervensi dan kontrol diseleksi dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar kuisoner peran caregiver informal dalam perawatan jangka panjang yang dikembangkan oleh peneliti yang terdiri dari 3 (tiga) komponen yaitu pengetahuan, sikap dan lembar observasi keterampilan yang sesuai dengan tugas caregiver yang meliputi aspek fisik, aspek mental, aspek sosial budaya dan aspek spiritual. Penelitian dilakukan selama 16 jam atau selama 2 hari. Hasil penelitian : terdapat pengaruh caregiver class terhadap peran caregiver informal dalam perawatan jangka panjang lansia dengan nilai p=0,000 (p0,05)