Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

EFEKTIFITAS PROGRAM MITRA LANSIA TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH LANSIA DIABETES MELITUS TIPE II Myla Ristiyowati; Fery Agusman Agusman Motuho Mendrofa; Sri Puji Lestari; Tri Ismu Pujiyanto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2220

Abstract

Penyakit syndrome metabolik diabetes melitus masih menjadi masalah utama kesehatn di dunia karena angka morbiditas dan mortalitasnya kian meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas program mitra lansia terhadap kadar glukosa darah lansia diabetes melitus tipe II. Penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian pretes dan posttes control/trial group design. Sebanyak 30 lansia diabetes melitus tipe II dari Puskesmas Gribig dan Puskesmas Jepang yang mengikuti penelitian ini dengan kriteria inklusi berusia 40-60 tahun menderita diabetes melitus tipe II. Subjek terbagi atas dua kelompok intervensi program mitra lansia dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan program mitra lansia yang terdiri dari latihan perhatian, latihan jasmani dan konseling gizi sedangkan kelompok kontrol diberikan latihan jasmani dan konseling gizi. Subjek dilakukan pengambilan sampel darah puasa sebanyak 3 ml dan setelah diberikan perlakuan selama 3 hari diambil kembali sampel darah sebanyak 3 ml untuk dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah puasa. Hasil penelitian Kelompok intervensi yang diberikan program mitra lansia menunjukkan rerata nilai kadar glukosa darah mengalami penurunan setelah diberikan perlakuan. Sebelum diberikan perlakuan kadar glukosa darah puasa mean 163,33+81,71 setelah diberikan perlakuan menjadi 156,60+76,01. Kelompok kontrol yang diberikan perlakuan konseling gizi dan senam lansia sebelum diberikan perlakuan menunjukkan rerata 138,53+77,04 dan setelah diberikan perlakuan menunjukkan rerata mengalami peningkatan 149,93+84,822. Terdapat ffektifitas kelompok intervensi terhadap kadar glukosa darah (P=0,043) dan tidak terdapat efektifitas kelompok kontrol terhadap kadar glukosa darah (p=0,537). Kesimpulan penelitian ini mengorekomendasikan program mitra lansia lebih efektif dalam mengemdalikan kadar glukosa darah lansia diabetes melitus tipe IIKata Kunci: Program mitra lansia, Lansia Diabetes Melitus Tipe II dan Glukosa Darah
PENGARUH PROGRAM DELI (DEMENSIA PEDULI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN EFIKASI DIRI KADER KESEHATAN PADA LANSIA DENGAN GANGGUAN KOGNITIF BERBASIS MASYARAKAT Novi Tiara; Fery Agusman Motuho Mendrofa; Fhandy Aldy Mandaty
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2154

Abstract

Latar Belakang: Gangguan kognitif menjadi masalah serius bagi lansia karena menyebabkan terjadinya penurunan kinerja pada tugas-tugas kognitif utamanya saat mengambil keputusan akibat adanya keterlambatan terhadap pemrosesan, kerja memori dan fungsi kognitif eksekutif. Demensia merupakan penyakit gangguan fungsi kognitif yang paling umum. Gangguan fungsi kognitif pada demensia biasanya disertai dengan perburukan kontrol emosi, perilaku, dan motivasi. Dampaknya yaitu penurunan kualitas hidup pada lansia. Upaya manajemen demensia melalui pemberdayaan Kader kesehatan dengan pelatihan perlu diinisiasi. DELI merupakan salah satu upaya peningkatan kapasitas kader kesehatan dalam pencegahan demensia di masyarakat yang dirancang berbeda dari pendidikan kesehatan yang sudah ada. DELI dilaksanakan sebanyak 4 sesi selama 2 hari dengan waktu 60-90 menit. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh program DELI (demensia peduli) terhadap pengetahuan dan efikasi diri kader kesehatan pada lansia dengan gangguan kognitif berbasis masyarakat di Kabupaten Kudus. Metode Penelitian : Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen jenis pretest and posttest with control group. Jumlah masing-masing responden 24 kader pada kelompok intervensi dan kontrol diseleksi dengan simple random sampling. Instrument yang digunakan kuesioner pengetahuan menggunakan Alzheimer’s Disease Knowledge Scale (ADKS) dan kuesioner efikasi diri. Hasil Penelitian : Ada pengaruh program DELI terhadap pengetahuan dan efikasi diri kader kesehatan dengan nilai p=0,001 (p0,05) dan p=0,000 (p0,05).
PENGARUH CAREGIVER CLASS TERHADAP PERAN CAREGIVER INFORMAL DALAM PERAWATAN JANGKA PANJANG LANSIA Lasmini Lasmini; Fery Agusman Mutoho Mendrofa; Witri Hastuti; Umi Hani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2155

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan UHH memberikan dampak bertambahnya populasi lanjut usia. Perkembangan demografi ini dapat membawa dampak di bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial.masalah kesehatan yang sering dialami lansia dalah penyakit tidak menular diantaranya hipertensi, osteoarthitis, Diabetes meilitus, penyakit jantung, stroke,  gagal ginjal, tubercolosis dan kanker. Masalah kesehatan tersebut dapat menyebabkan ketidakmampuan lansia dalam melakukan kegiatan sehari-hari sehingga membutuhkan perawatan jangka panjang. Pelaksanaan PJP, caregiver mempunyai peran yang sangat penting dalam mendampingi dan membantu lansia untuk melakukan kegiatan dan memenuhi kebutuhan sehari – hari. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui perbedaan peran caregiver informal dalam perawatan jangka panjang lansia. Metode penelitian : Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen jenis pretest and posttest with control group. Jumlah masing-masing responden 24 kader lansia pada kelompok intervensi dan kontrol diseleksi dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar kuisoner peran caregiver informal dalam perawatan jangka panjang yang dikembangkan oleh peneliti yang terdiri dari 3 (tiga) komponen yaitu pengetahuan, sikap dan lembar observasi keterampilan yang sesuai dengan tugas caregiver yang meliputi aspek fisik, aspek mental, aspek sosial budaya dan aspek spiritual. Penelitian dilakukan selama 16 jam atau selama 2 hari. Hasil penelitian : terdapat pengaruh caregiver class terhadap peran caregiver informal dalam perawatan jangka panjang lansia dengan nilai p=0,000 (p0,05)
EDUKASI TERSTRUKTUR NURSING AGENCY PADA EARLY DISCHARGE PLANNING PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RS ST. ELISABETH SEMARANG Mulyanti, Ucik; Motuho Mendrofa, Fery Agusman; Widyaningsih, Widiyaningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2377

Abstract

Stroke merupakan isu kesehatan global dan penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung. Akibat dari stroke pasien mengalami keterbatasan dalam mengerjakan aktifitas sehari-hari secara mandiri. Perawat memainkan peran penting untuk mendukung pasien mencapai kemandirian dengan memberikan edukasi terstruktur. Edukasi terstruktur meningkatkan pengetahuan, motivasi yang kuat serta sikap positif pada perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terstruktur terhadap pengetahuan, motivasi dan sikap nursing agency pada early discharge planning pasien stroke non hemoragik di rumah sakit  ST. Elisabeth Semarang. Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan pre-post test design. Jumlah responden 40 perawat medikal bedah dengan tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling.  Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan edukasi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh edukasi terstruktur terhadap pengetahuan, motivasi dan sikap perawat dengan nilai p=0,000 (p0,05).
Co-Authors Aditya Kartika Megantoro Agow, Liana Lidia Andriyani, Yustina Ardina, Yenli Asih Dewi Setyawati Baehaqi Bagus Widjonarko Bahroen, Siti Um-um Andriyani Bima Suryantara Budiman Budiman Chatarina U. Wahyuni Dedi, Blacius Dewi Mayangsari Dicky Dwispataru Diyanto Diyanto Domianus Namuwali Dwi Indah Iswanti Dyah Ayu Wulandari Firda Fibrila Gloria Caesar Cabral Gunarmi Gunarmi Gunarmi Gunarmi Gunarmi Gunarmi, Gunarmi Hani, Umi Hari Basuki Notobroto Hasan Machfoed Hery Ernawati, Hery Indah Wulaningsih Julius Afta Setyonugroho Juritno Harmi Gaib Kandar Kandar Kandar, Kandar Kasiyanti, Heny Khairul Huda Khairul Huda KHAIRUL HUDA, KHAIRUL Kuntoro Kuntoro Laila, Umi Lasmini Lasmini Liana Lidia Agow Mandaty, Fhandy Aldy Manurung, Romianti Meidiana Dwidiyanti Muhammad Akbar Sobarna Muhammad Bagus Andrianto Muhammad Muin Mujahidah, Sa'adah Mulyanti, Ucik Murniati, Restu Myla Ristiyowati Nauw, Mariyana Ni Nyoman M A Ni Nyoman Maryaningtyas Adinatha Nia Agustiningsih Nurani, Lenina Nursalam . Nursalam Nursalam Nursalam, Nursalam Ovtalia Andriyani Pangaribuan, Ingka Kristina Patonengan, Gita Sandy PK, Rizki Fitryasari Pratama, Wisnu Puji Lestari, Sri Purdani, Kartika Setia Rachmad Hargono Rahma, Nurrulya Rita Dewi Rita Hadi Widyastuti Rita Oktaviani Rizky Fitryasari Rose Nurhudariani Rusmini Rusmini safitri, ifana Saifudin, I Made Moh. Yanuar Sari , Fitri Arumdani Mei Kumala Sarwoko Sarwoko Satria Hendrawan, Gagah Sawab Sawab Sa’adah Mujahidah Shindi Hapsari Sigarlaki, Heni Sonhaji Sonhaji Sonhaji Sonhaji Sri Puji Lestari Sri Puji Lestari Sumarmi Sumarmi Susi Nurhayati Susilowati, Kristiana Sutrisno Sutrisno Tiara, Novi Tri Ismu Pujianto Tri Ismu Pujiyanto Umi Hani Widyaningsih, Widiyaningsih Witri Hastuti Witri Hastuti Yuni Nurhidayat