Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK ADONAN AMPIANG Eko Sulistyo; Eko Yudo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampiang atau kerupuk ampiang adalah makanan asli khas Bangka yang terbuat dari tapioka, ikan, air, garam dan perasa. Dalam pembuatan ampiang kendala yang dihadapi adalah dalam proses pengadukan bumbu, ikan dan tepung. Pencampuran atau pengadukan adonan menggunakan tangan dengan cara adonan diputar dan dibalik sampai adonan ampiang benar-benar merata sehingga prosesnya memerlukan waktu yang lama. Untuk mengatasi permasalahan diatas peneliti membuat alat pengaduk adonan ampiang tipe horisontal dengan kapasitas 10 Kg. Tujuan dari penelitian adalah mendapatkan hasil Prosentase keseragaman pencampuran adonan 100% dan waktu produksi meningkat 100%. Tahapan-tahapan penelitian adalah dengan cara pengumpulan data melalui survey, kuisioner, wawancara dan studi pustaka. Langkah selanjutnya adalah pengolahan data, pembuatan konsep dan pemilihan alternatif, pembuatan alat dan assembling, ujicoba dan analisa. Dalam pembuatan konsep dan pemilihan alternatif diputuskan mesin dibuat dengan ukuran 99 x 66 x 90 cm,menggunakan motor penggerak 1PK dan desain pengadok tipe horisontal. Hasil penelitian menunjukkan mesin mampu mengadok adonan ampiang 10 Kg dalam waktu 3 menit dan Prosentase keseragaman pencampuran adonan 100%.Kata kunci: ampiang, adonan, tipe horisontal
ALAT PENDETEKSI DENYUT NADI BERBASIS ARDUINO YANG DIINTERFACEKAN KE KOMPUTER Eko Sulistyo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Denyut jantung/nadi merupakan  faktor penting dalam bidang kesehatan yang berfungsi untuk mengetahui kondisi kesehatan pada tubuh seseorang. Metode pengukuran jumlah denyut nadi saat ini masih menggunakan cara manual yaitu dengan menghitung detak  denyut jantung/nadi per menit. Untuk mengetahui denyut nadi seseorang perlu melakukan pengukuran di rumah sakit, sehingga tidak semua orang dapat mengukur denyut nadi mereka sendiri. Solusi dari permasalahan ini adalah pembuatan alat pendeteksi denyut nadi manusia otomatis yang bekerja secara real time dan dapat dihubungkan dengan komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat membantu semua orang atau tenaga medis dalam melakukan perhitungan denyut nadi secara digital.Tahapan-tahapan dari penelitian ini adalah  pulse sensor yang berfungsi untuk mendeteksi denyut nadi manusia dapat diletakkan pada 3 tempat pengukuran, yaitu pada jari, telinga dan dahi yang selanjutnya diproses oleh arduino mega 2560 sebagai pusat sistem. Data hasil pengukuran yaitu Beat Per Minute (BPM) akan ditampilkan ke LCD dan juga bisa diinterfacekan ke sebuah Database menggunakan Visual Basic 6.0. Dari hasil pengujian didapatkan hasil rata-rata pengukuran denyut nadi menggunakan alat adalah 77,3 BPM (Beat Per Minute) dan secara manual adalah 76 BPM (Beat Per Minute) dengan keakuratan alat ini mencapai 98,32% dan memerlukan waktu 10 detik untuk menampilkan nilai rata-rata BPM (Beat Per Minute).  Kata kunci: Arduino Mega 2560, BPM, Database, Denyut Nadi, Pulse Sensor
RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK SAMBAL LINGKUNG UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA Eko Sulistyo; Eko Yudo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pengadukan sambal lingkung/abon ikan yang dilakukan oleh industri rumah tangga di Kecamatan Sungailiat kabupaten Bangka Induk masih dilakukan dengan cara manual. Hasil pengadukan sambal lingkung dengan cara manual mempunyai kerugian yaitu waktu pengadukan sangat lama dan hasil penggadukan tidak merata, terjadinya penggumpalan maupun hangus. Hal ini menyebabkan cacat produksi dan penurunan permintaan sambal lingkung dari konsumen. Untuk mengatatasi permasalahan diatas dibuat mesin pengadukan sambal lingkung/abon ikan yang dapat melakukan pengadukan sambal lingkung dengan kapasitas 5-10 kg per proses dengan waktu 1.5-3 jam. Metedologi yang digunakan melakukan survey ke UKM untuk mengetahui cara pengadukan sambal lingkung secara manual, perancangan dan pembuatan mesin sistem pengadukan menggunakan lengan pengaduk pada wadah yang digerakkan dengan motor yang berputar 23 rpm dan pengujian mesin dilakukan dengan mencatat waktu proses pengadukan dan hasil dari pengadukan. Hasil dari pengujian didapatkan mesin dapat pengaduk sambal lingkung sampai 10 kg dalam waktu 3 jam lebih cepat dari pengadukan dengan cara manual yang memerlukan waktu 4,5 jam, sehingga dapat meningkatkan produksi sebesar 50%. Sedangkan hasil pengadukan didapatkan hasil adonan sambal lingkung yang merata, tidak hangus dan tidak menggumpal.
SISTEM KOMUNIKASI ROBOT HUMANOID DALAM APLIKASI ROBOT PENARI Eko Sulistyo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan robotika saat ini sangat cepat dan pemanfaatannya sudah banyak diterapkan di berbagai bidang kehidupan manusia. Salah satu pemanfaatannya  adalah robot humanoid yang menyerupai manusia yang digunakan untuk melakukan pergerakan tari selayaknya manusia. Dalam melakukan pergerakan tari robot harus diprogram  sesuai dengan tema tarian  dan lagu pengiring yang ditetapkan selayaknya manusia menari. Permasalahan yang terjadi dalam robot penari adalah ketidakseragaman gerakan antara satu robot dengan robot lainnya karena perbedaan waktu untuk pengontrolan gerakan pada kedua robot berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat keselarasan gerakan antar kedua robot, dengan melakukan perancangan dan pembuatan sistem komunikasi yang berbasis USART sebagai media transfer serial data melalui modul Bluetooth HC-05, yang kemudian akan di terima oleh Atmega8 dan akan diteruskan menjadi perintah gerakan ke CM-530 sebagai kontroller utama gerakan robot. Hasil uji coba yang dilakukan, kedua robot dapat saling berkomunikasi dan dapat mengirimkan data serial dengan kecepatan yang tinggi sehingga dapat membuat robot melakukan gerakan tari secara bersamaan dengan waktu 208 mikro detik.
RANCANG BANGUN MESIN PENGGILING DAGING AYAM Eko Sulistyo; Eko Yudo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang bangun mesin penggiling daging ayam telah dikembangkan untuk mendapatkan mesin yang aplikatif untuk pengolahan daging ayam pada usaha skala kecil menengah. Mesin didesain lebih sederhana serta dibuat dengan ukuran yang lebih kecil dari produk komersial sejenis dan digerakkan dengan motor bertenaga maksimum 1 HP. Mesin dirancang berdasarkan mekanisme kerja silinder yang berputar dengan digerakkan oleh motor  penggerak dan sistem transmisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil gilingan daging ayam dengan tingkat kehalusan yang diinginkan.Metode penelitian ini dengan menggunakan perencanaan dan pembuatan serta uji coba variasi ukuran lubang plat pada keluaran daging ayam yang dihasilkan. Dari hasil uji coba dengan variasi diameter lubang keluaran daging ayam 1mm sampai dengan 5 mm, didapatkan hasil penggilingan daging ayam yang diinginkan adalah 3 mm.
Co-Authors ., Yudhi Aditya, Irfani Alfarizi, Muhammad Abdurahman Andriyanto, Riki Angraini, Amelya Devi Ardhillah, Ahmad Aren, Ahmad Arif, Akbarudin Arwinsyah, Muhammad Aulia, Merizta Ayu Handira, Putri Azharry, Deni Azis Pangestu, M Azizah, Salsabila Berlina Zalika Cahyanti, Veni Charlotha Charlotha Dedi Susanto Dewi Tumatul Ainin Drajat Tri Kartono Eka Putra, Putu Steven Eko Yudo Evvin Faristasari Fajri Fatah, Martin Gerardus Kristo Prima Ghalumudin, Mirza Haikel, M. Zuhriyandi Hermawan, Anissa Putri Aprilia Howenoki, Alfonso I Wayan Ruspendi Junaedi Indra Dwisaputra Irwan Irwan Ismail, Mokhtar C IWK Teja Sukmana Iyullela Siregar, Novela Sucira Juanda Khozin, Nur Kullaha, Razila Kunanti, Ananda Laily Muharani Latifah, Hilma Lugazhtiardi, Lugazhtiardi Lutfi Toya, Leando Made Andik Setiawan Mahmudin Mahmudin Mar’athus N, Ildsa Maulidya Martinus Buulolo Maulana, Muhammad Melky Maulina, Firly Mayati, Iis Mertayasa, Gede Agus Mertayasa, I Gede Agus Miranda, Ayu Muflih Rahman, Muhammad Muhammad Fadhil Z, Rusdi Noor Rosa (p:43-50) Muhammad Haritsah Amrullah Muhammad Iqbal Nugraha Mutttaqin, Nashrul Novriyanti, Dea Ocsirendi Oktariana, Nabila Pajri Harnedi Parulian Silalahi Perwira, Hardi Pratama, Bagas Priestiani Puteri Mas Agung, Tiara Nurlisda Putri Alwiyah Ramadhan, Ikhram Pratama Ramadhani, Adissa Ramli Ramli Ravik Karsidi Riki Afriansyah Rizkia Meilani Rusdi, Halim Salsabilla, Safira Santrila, Hafizra Sari, Alfi Aulia Savitri, Karlin Sigit Pamungkas Stieven Elizer Surojo Surojo, Surojo Suyasa, Ni Luh Christine Prawita Tafonao, Talizaro Tiara Yasmin Arimbi Chantika Tristha, Adysha Tumatul Ainin, Dewi Turker, Sidhi Bayu Vadila, Vadila Vatuzulaika, Iche Dinitia Vina Ratnaputri, Valentin Wahjoedi, Bambang A Waruwu, Septerianus Wasita, Putu Aristya Adi Widyaningrum Firdausi Yuni Setialoka Yusfagiansyah, Ardhani Zanu Saputra