Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : Almikanika

PERANCANGAN SISTEM KONTROL MOBIL MENGGUNAKAN COMPRESSED AIR ENGINE SEBAGAI PENGGERAK MULA Sumadi, Sumadi; Sutisna, Setya Permana
ALMIKANIKA Vol 1 No 1 (2019): Januari
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v1i1.1565

Abstract

This research is an initial research in the development of cars with compressed air engine drivers. Modifications are made to the engine of 2-stroke motorized vehicles fueled by gasoline. Pressurized actuators using selenoid valves are ordered based on the piston position obtained from the proximity sensor. When the proximity sensor detects the piston is in the TMA position, the selenoid valve is ordered to open so that pressurized air enters the combustion chamber and pushes the piston to move to the TMB and turns back to TMA. The selenoid valve will close again when the proximity sensor detects that the piston is moving from TMA to TMB. Pressurized air is given to move the piston to produce a spin on the wheel. Air pressure is given at 0.92 bar to 2.36 bar resulting in a maximum rotating speed of 1035 rpm, torque of 1.33 Nm, and maximum power of 0.71 kW based on the results of static testing. This research will continue to be developed to optimize the torque and power produced so that cars driven by compressed air engines can be produced.
PENGAPLIKASIAN ACCELEROMETER SEBAGAI FEEDBACK PADA ARM ROBOT 5 DOF (DEGREE OF FREEDOM) Sutisna, Setya Permana; Maulana, Erwin; Ahmad, Anton Royanto
ALMIKANIKA Vol 1 No 1 (2019): Januari
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v1i1.2005

Abstract

The automatic control system also able to implement using arm robot concept. In this research, 5 DOF (Degree of Freedom) arm robot control system using the close – loop control methode with the MPU 6050 Sensor which integrates the rotation of MG995 motor servo as feedback.Control of this robot using android – based aplication, the app send data of rotate angle for each servo motor which will rotate to a certain angle, afterward the data received by HC – 05 Bluetooth and the arduino UNO R3 process its data. Arduino UNO R3 microcontroller can control every rotation of each servo motor that integrated with an MPU6050 sensor with serial monitor communication to display the rotation of each servo motor. The test results obtained by the standard deviation value shows how large the sample diversity is. The result of this research show standard deviation correlation with the number of sample diversity. The higher standard deviation value will indicate more sample data spread (data diverse or varies), otherwise smaller standard deviation value will indicate homogenous sample data, and if standard deviation equals to zero it indicates sample has identical data. The highest standard deviation value from servo motor 1 is 5.20, servo motor 2 and 3 are 1.00, servo motor 4 is 2.89, and servo motor 5 is 2.9.
RANCANG BANGUN MEKANISME TRANSMISI PADA MOBIL LISTRIK OTONOMM Setiawan, Ahmad; Sutoyo, Edi; Sutisna, Setya Permana
ALMIKANIKA Vol 1 No 2 (2019): April
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v1i2.4286

Abstract

Perkembangan teknologi pada bidang transportasi di Indonesia mengalami kemajuan yang cukup pesat. Kendaraan otonom (Autonomous Vehicle) juga merupakan salah satu fitur penting masa depan bagi industri otomotif. Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi mekanisme transmisi poros penggerak roda dengan menggunakan sproket dan rantai, memperoleh kekuatan poros yang digunakan dengan penggunaan material yang sesuai dan mendapatkan nilai perbandingan kekuatan poros antara perhitungan teoritis dan simulas. Metodologi penelitian dilakukan dengan metode analisa, yaitu dengan melakukan mencari putaran torsi sprocket, menghitung torsi pada poros transmisi, menghitung putaran poros roda belakang, menghitung kecepatan mobil listrik, menghitung daya yang ditransmisikan oleh poros dan melakukan pengujian dari kekuatan kontruksi poros roda belakang melalui perhitungan dan simulasi software solidwork. Nilai kecepatan roda sebesar 29,3km/jam, dan menghitung torsi poros transmisi mendapatkan 8,64. Pada poros roda belakang mobil listrik otonom F1 = 35,29N, F2 = 152,88N, F3=588N, F4 = 68,6N dan F5 = 131,26N. Perhitungan poros secara teoritis momen lentur sebesar 112,84 Nm, tegangan lentur (σL) 69,5MPa, perhitungan beban kombinasi momen lentur dan momen puntir sebesar 34,77MPa dan nilai safety factor 5,05. Simulasi poros menggunakan solidworks 2018 dengan material AISI 1020. Nilai simulasi tegangan maksimal yang terjadi pada poros sebesar 69,3MPa, dengan yield strenght 351,571MPa dan nilai safety factor 5,07.Kata kunci :  mobil listrik; poros; sistem transmisi; sproket; rantai.
ANALISIS KEKUATAN RANGKA MOBIL LISTRIK OTONOM MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD (FEM) Fauzan, Rifqi; Sutisna, Setya Permana; Waluyo, Roy
ALMIKANIKA Vol 1 No 2 (2019): April
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v1i2.4287

Abstract

Perkembangan teknologi dibidang transportasi mulai mengalami kemajuan, salah satu bukti kemajuan itu ialah mobil listrik. Mobil listrik adalah mobil yang penggerak utamanya menggunakan motor listrik yang bersumber dari energi listrik yang tersimpan di dalam baterai Mobil yang penggerak utamanya menggunakan motor listrik yang bersumber dari energi listrik yang tersimpan di dalam baterai dan bagian terpenting salah satunya ialah rangka. Penelitian ini bertujuan menghasilkan distribusi tegangan, defleksi dan safety factor menggunakan finite element method. Terdapat 3 variasi beban pengemudi 60 kg, 120 kg  dan 180 kg. Hasil analisis terbesar yang terjadi pada pembebanan pengemudi sebesar 180 kg mendapat tegangan maksimal sebesar 44,390 N/mm2, defleksi maksimal sebesar 0,597 mm dan safety factor sebesar 7. Dari analisis tersebut membuktikan bahwa rangka aman dan masih diatas standar aman untuk spesifikasi profil material hollow AISI 1015.Kata kunci :  Defleksi, Finite element method, Faktor keamanan, Mobil listrik, Tegangan.
PERANCANGAN KONTROL AUTOMATIC SISTEM PENGEREMAN MOBIL LISTRIK OTONOM Pramuditha, Anggie Randy; sutisna, Setya permana; Sutoyo, Edi
ALMIKANIKA Vol 1 No 2 (2019): April
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v1i2.4288

Abstract

Semakin meningkatnya jumlah kendaraan mengakibatkan konsumsi (BBM) meningkat. Hal ini memicu pengembangan penggunaan energi listrik pada sistem transportasi sebagai alternatif pengganti BBM. Oleh sebab itu produksi mobil listrik makin meningkat Mobil listrik adalah mobil yang penggerak utamanya menggunakan motor listrik yang bersumber dari energi listrik yang tersimpan di dalam baterai. Sistem rem yang terpasang pada kendaraan merupakan salah satu piranti komponen yang sangat penting demi menjamin keselamatan. Mendapatkan sistem pengereman otomatis mobil listrik yang aman dan mampu mendukung performa mobil listrik secara keseluruhan dengan baik menjadi hal yang penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pengereman mobil listrik pada variasi kecepatan yang berbeda. Analisa yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan mencari ke stabilan pengereman dengan sistem otomatis menggunakan motor DC,  Sistem rem menggunakan rem cakram, kemudian dihitung gaya pengereman. Hasil perhitungan gaya pengereman total akibat kecepatan dan perlambatan yaitu sebesar 232,45 N dengan kecepatan 3,44 m/s dan jarak 15 m. Perancangan mobil listrik otonom yang berpengaruh pada pengereman salah satunya adalah beban total kendaraan dan pembagian beban terhadap setiap roda. Dapat disimpulkan bahwa sistem pengereman sangat mempengaruhi beban statis dan  beban dinamis pada mobil listrik.Kata kunci : Beban ; kendaraan ; mobil listrik ; pengereman ; perancangan ;  rem cakram.
Rancang Bangun Sistem Pengendalian Kemudi Mobil Listrik Otonom Rizki, Asep; Sutisna, Setya Permana; Sutoyo, Edi
ALMIKANIKA Vol 1 No 2 (2019): April
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v1i2.4307

Abstract

Mobil listrik otonom merupakan teknologi mobil yang dilengkapi dengan sistem kendali. Sistem kendali adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan/ dihubungkan sedemikian sehingga mampu memerintah, mengarahkan, atau mengatur dirinya sendiri atau sistem/proses yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecepatan motor transmisi pada mobil listrik otonom, Penelitian ini menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560 untuk bisa menggerakan motor DC 500 watt. Program di rancang dengan 4 variasi yang berbeda dan di uji pada mobil yang diberi beban dan tanpa di beri beban. Hasil pengujian sistem pengendalian kecepatan transmisi tanpa menggunakan beban dan dengan menggunakan beban penumpang yang dikendalikan secara otomatis ini dengan nilai PWM berbeda yaitu 50, 100, 150, 200 dan jarak yang sama yaitu 20 meter akan menghasilkan waktu kecepatan transmisi yang berbeda. Sistem pengendalian kecepatan motor transmisi tanpa beban menghasilkan kecepatan maksimal yaitu 10 km/jam, sedangkan yang menggunakan beban menghasilkan kecepatan maksimal yaitu 6,6 km/jam. Dapat disimpulkan bahwa kecepatan motor transmisi tanpa beban lebih besar dari pada kecepatan motor transmisi dengan beban. 
SYSTEM CONTROL OBJECT TRACKING BERBASIS WARNA PADA ROBOT PENGANTAR BARANG DENGAN INFORMASI SUARA Yakin, Ahmad Ainul; Sutisna, Setya Permana; Sutoyo, Edi
ALMIKANIKA Vol 1 No 3 (2019): Juli
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v1i3.4760

Abstract

Perancangan alat pengantar barang otomatis ini akan dikontrol oleh mikrokontroler Arduino. Konsep vision pada prototype dilakukan untuk mengidentifikasi objek yang akan dipilihnya untuk dapat mengambil keputusan. Dengan menggunakan sensor kamera objek visual akan masuk dalam data dan mengetahui benda yang telah diprogram untuk proses selanjutnya. Penggunaan masing-masing sensor akan menjadi konsep gerak otomatis pada prototype alat angkut tersebut yang dapat menyelaraskan motor DC dengan objek yang sudah ditentukan. Rancang bangun pada sistem kontrol sensor kamera pada robot pengantar barang ini yaitu dengan jarak yang tentukan dengan pencahayaan pada suatu ruangan. Hasil dari pengujian pada kamera Pixy 2 CMUcam5 sangan berpengaruh terhadap cahaya, terbukti pada percobaan dengan nilai Flux ɸ = 2300 percobaan sepenuhnya berhasil dengan pengujian 4 warna dengan hasil width dan height rata-rata yang paling baik error % yaitu 0.01 dan pada Flux cahaya ini nilai yang terendah dengan width dan height rata-rata error % yaitu 0.06. Pada sistem suara berhasil diaktifkan pada saat robot sampai pada tujuan dengan nilai keluaran pada speaker yaitu  dengan jarak 75cm dan  halangan pintu ruangan. Pengujian respon motor berhasil dengan baik dengan respon motor untuk berbelok hanya pada jarak 200cm dengan sudut 20°. Pengujian robot object tracking dengan beban 2.5kg dan 22.5kg berjalan dengan baik. Terbukti pada pengujian ini didapatkan kecepatan robot pada beban 2.5kg dengan nilai resitansi 0.5 Ω rata-rata dengan jarak 60cm yaitu 0.06m/s, jarak 100cm yaitu 0.07m/s, dan pada jarak 200cm yaitu 0.08m/s. Pada beban 22.5kg dengan nilai resistansi 36 Ω terdapat penurunan kecepatan rata-rata jarak 60cm yaitu 0.05m/s, jarak 100cm yaitu 0.07m/s, dan jarak 200cm yaitu 0.07m/s.
RANCANG BANGUN SISTEM GERAK DAN PENGHINDAR HALANGAN ROBOT PEMBERSIH LANTAI Widodo, Slamet; Sutisna, setya Permana; Waluyo, Roy
ALMIKANIKA Vol 3 No 3 (2021): Juli
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v3i3.6714

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini memanfaatkan robot sebagai alat bantu rumah tangga dengan pengaplikasian sebagai robot pembersihan lantai. Berfungsi untuk membersihakan lantai dengan sistem gerak secara otomatis. Robot yang menggunakan sensor ultrasonik HCR-01 sebagai pendeteksi halangan serta arduino mega sebagai mikrokontroler utamanya. Sensor akan mendeteksi level jarak halangan yang nantinya akan dikirim ke arduino mega. Setelah ardiuno mega mendapat masukan dari sensor ultrasonik, kemudian memberikan output kepada motor driver L298N yang selanjutnya memberikan perintah kepada motor DC dan roda untuk bergerak atau berhenti berdasarkan jarak yang dideteksi pada sensor ultrasonik.satu sensor ditempatkan di atas robot yang digabungkan dengan motor servo, motor servo yang dapat berputar sehingga dapat mengarahkan sensor ultrasonik dapat membaca area depan, kanan dan kiri pada robot. Robot bergerak ke arah depan hingga menemui halangan yang kemudian akan belok ke kiri untuk menghindari halangan dan berjalan maju. Tiga sensor pada bagian menghadap bawah untuk menghindari lubang saat robot berjalan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa robot bergerak secar otomatis dan dapat menghindari halangan pada area berjalannya.Kata kunci :  arduino mega, mikrokontroler, robot, sensor ultrasonik  ABSTRACT This study utilizes robots as household aids with application as floor cleaning robots. Function to clean the floor with a motion system automatically. The robot uses the ultrasonic sensor HCR-01 as an obstacle detector and arduino mega as the main microcontroller. The sensor will detect the level of the obstacle distance which will be sent to arduino mega. After ardiuno mega gets input from the ultrasonic sensor, then gives the output to the L298N motor driver which then gives a command to the DC motor and wheels to move or stop based on the distance detected on the ultrasonic sensor. One sensor is placed on top of the robot that is combined with the servo motor, rotating servo motor so that it can direct the ultrasonic sensor to read the front, right and left areas of the robot. The robot moves forward until it encounters obstacles which will then turn left to avoid obstacles and move forward. Three sensors on the bottom face to avoid holes when the robot is walking. Observations indicate that the robot moves automatically and can avoid obstacles in the walking area.Keywords : arduino mega, microcontroller, robotic, ultrasonic sensor.
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA BARBLE HORN MESIN ULTRASONIC ASSISTED STERILIZATION Faizal, Muhamad Nur; Rahmat, Mamat; Sutisna, Setya Permana
ALMIKANIKA Vol 3 No 3 (2021): Juli
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v3i3.6716

Abstract

ABSTRAK Barble horn atau tanduk ultrasonik merupakan batang logam yang berfungsi sebagai media penghantar energi atau penambah amplitudo perpindahan osilasi yang bersumber dari ultrasonic transduser. Barble horn menggunakan material Stainless steel 316L yang memiliki sifat ketahanan karat yang cukup tinggi. Oleh karenanya, perlu dilakukan penelitian untuk merancang dan mengukur keluaran frekuensi yang selaras dengan ultrasonic transduser. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam penelitian meliputi studi literatur, desain barble horn dengan software inventor, manufaktur dan pengukuran frek uensi. Barble horn yang telah dimanufaktur memiliki dimensi í˜30mm, panjang 520mm, dan jarak antar barble 30mm. Hasil pengukuran barble horn yang didapatkan memiliki akurasi 99,90% pada ketebalan ring2,3mm dengan frekuensi 41,62kHz. Pengaruh yang terjadi dari variasi ukuran ring pada barble horn terhadap keluaran frekuensi adalah semakin berkurangnya ketebalan ring maka semakin besar nilai keluaran frekuensi yang dihasilkan oleh barble horn.Kata kunci :  Barble horn; Frekuensi; Rancang bangun ABSTRACT Barble horn (ultrasonic horn) is a metal rod that serves as an energy delivery medium or an oscillating displacement amplitude enhancer sourced from ultrasonic transducer. Barble horn uses 316 L Stainless steel material which has high corrosion resistance. Therefore, research needs to be carried out to design and measure frequency outputs that are aligned with ultrasonic transducers. The stages carried out in the study include literature study, design barble horn with software inventor, manufacturing and frequency measurement. The manufactured barble horn has dimensions í˜30mm, length 520 mm, anddistance of barble 30 mm. The barble horn meassurement result have obtained an accuracy of 99.90% in thickness ring 2,3 mm with a frequency of 41.62kHz. The effect that occurs from the ring size variation on barble horn to the output frequency is the reduced thickness of the ring then the greater it is the value of the frequency output produced by the barble horn.Keywords : Barble horn; Design; Frequency
PENGARUH INLET DAN OUTLET ALIRAN UDARA TERHADAP KESERAGAMAN TEMPERATUR DIRUANG PENGERING Rusydi, Rusydi; Sutisna, Setya Permana; Sutoyo, Edi
ALMIKANIKA Vol 3 No 3 (2021): Juli
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/almikanika.v3i3.6765

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi temperatur pada mesin pengering ikan dan diharapkan dapat diketahui tingkat keseragaman temperatur pada ruang pengering sehingga dapat dilakukan pernbaikan rancang bangun lemari pengering. Dalam penelitian ini dilakukan pada mesin pengering ikan tipe kabinet dalam penelitian ini dilakukan pengendalian sebaran temperatur di ruang pengering menggunakan aliran udara. Ruang pengering ini terdiri dari beberapa bagian yaitu panjang (p) = 4000 mm, lebar L (l) = 4000 mm, tinggi (t) = 6000 mm luas alas = 6400 í— 106 mm2 volume = 96í—109 mm3 . Dinding dan atap menggunakan papan partikel dengan tebal 0.008 mm. Ruang pengering yang akan dianalisa menggunakan 5 skenario aliran udara inlet dan outlet. Setpoint pada modul PID temperature kontrol dibuat sama yaitu 40 ℃ agar data yang diperoleh lebih valid. Hasil analisa skenario 1 di dapatkan temperature rata-rata sebesar 42 °C, Hasil analisa skenario 2 di dapatkan temperature rata-rata sebesar 40.5 °C, Hasil analisa skenario 3 di dapatkan temperature rata-rata sebesar 35.2 °C, Hasil analisa skenario 4 di dapatkan temperature rata-rata sebesar 46 °C, dan hasil analisa skenario 5 di dapatkan temperature rata-rata sebesar 38.8 ℃ Sehingga disimpulkan bahwa analisa sebaran suhu yang paling seragam ada pada skenario 5 dengan skenario aliran udara inlet dan outlet dihidupkan.Kata kunci :  heater, inlet, mesin pengering, outlet, PID controller, temperatur  
Co-Authors Akbar, Barkah Al Ikhsan, Safaruddin Hidayat Ali Khoirul Hidayat Anton Royanto Ahmad Anugrah, Zamil Arien Heryansyah Aris Haryanto Armansyah Halomoan Tambunan Asari, Muhamad Azis Aulia Putri, Meilani Budi Hartono budi hartono Chairunnisa, Alfiani Darmawan, Dwiki Dodih Edy Hartulistiyoso Fadillah, Muhamad Rizky Fahmi Aldiansyah Fahri, M. Faisal Faizal, Muhamad Nur Farizki Ade Korsa Fauzan, Rifqi Fauzi, Maulana Fitriani Fitriani Fitriyah, Atiqotun Gustiana, Muhamad Halif Hablinur Alkindi Hakim, Muhammad Iqbal Furqonul Hasibuan, Musta'anul Husaini Husaini Hasibuan, Musta'anul I Dewa Made Subrata Ibrahim, Maulana Malik Ilyas, Muslim Imam Muftadi Ismaya, Jimmy Jamaludin . Khofifah, Wasfah Komara, Sofyan Akbar Supni Kurniawan Setyo Nugroho Kurniawan, Ainul Septian Kusaeri Kusaeri Maimunah, Maimunah MAMAT RAHMAT Mamat Rahmat Maulana, Erwin Mega Ayu Yusuf, Mega Ayu Mewavianti, Salsabila Safha Muhammad Ilham Fadillah Muhammad Nanang Prayudyanto Muhammad Nuh Lubis Muhammad Ridwan Mutia Pamikatsih Nashrullah, Nuruddin Nasution, Addiena Syahvina Pariatiara, Dicky Nur Prakasa, Anggit Pramono, Gatot Eka Pramono, M.T., Gatot Eka Pramuditha, Anggie Randy Putro, Ady Munanggar Suryo Radite Praeko Agus Setiawan Rasiban Rizki, Asep Roy Waluyo Rudi Tri Jaya Rusydi Rusydi Sahid Agustian Hudjimartsu Salundik Saragih, Michael Yudhea SETIAWAN, Ahmad Setyawan, Gigih Bayu Shah, Syed Humayon Siti Khodijah Parinduri Slamet Widodo Soolany, Christian Suhenda, Muhammad Fikri Pratama SUMADI SUMADI Supriatma, Etim Supriyadi, Tachli Sutoyo, Edi Tika Hafzara Siregar Tri Susilo Tri Wahyudi Waldiansyah, Rian Yakin, Ahmad Ainul Yusuf, Aditia Maulana