Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penelitian Pendahuluan: Permen Rendah Gula Dari Sari Buah Delima-Buah Surga Sebagai Alternatif Mengatasi Anemia Remaja Alfiah, Elma; Yusuf, Andi Mukramin; Umami, Zakia
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 8, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v8i2.1104

Abstract

WHO reported in 2016 that the prevalence of anemia among women was 32.8%. One of the causes for anemia is the deficiency of iron in the human blood cells. Pomegranate has the potential to increase iron status in cells and functional iron. The general objective of this study was to determine the best formulation of pomegranate candy based on the results of its sensory tests and nutritional content. This study was divided into 4 stages: pomegranate extraction, preliminary trial and error, sensory test, and nutritional content test. The sensory test results showed that the three candy formulations with various gelatin compositions had the same sensory properties. The smell and appearance of all candy formulations were classified as normal, the colors of the candy were identified as white and brown, and the taste of the candy was identified as slightly sour with a chewy texture and a solid shape. The candy formulation with the highest gelatin content had the highest iron and protein content, as well as the lowest water content, and longer shelf life. This makes candy with the highest gelatin content determined to be the best formula considering its higher ability to overcome anemia.  Keyword - Anemia, Candy, Fruit of Heaven, Pomegranate
Hubungan Pengetahuan tentang Pangan Halal dan Thoyyib dengan Kebiasaan Makan Mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia Puspa, Amalina Ratih; Umami, Zakia; Nurlatifah, Hanny
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 8, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v8i3.1559

Abstract

The large muslim population in Indonesia makes the need for halal food and thoyyib increases. This need has not been matched by public awareness in choosing, buying and consuming halal products, especially among students. This cross sectional study aims to analyze the relationship between knowledge of halal food  and thoyyib with the eating habits of Al-Azhar Indonesia University students. The research was conducted from March  to October 2020. The research subjects were 110 active students of Al-Azhar Indonesia University who were  selected by proportional random sampling. Data was collected online using google forms. The results showed that most of the subjects (63.6%) had moderate knowledge of halal and thoyyib food, with a score of 60-80. The results also showed that most of the study subjects (76.4%) had relatively good eating habits (score ≥ 92). There was a significant relationship between knowledge of halal food and thoyyib with the frequency of meals per day (r = 0.834, p <0.05).Keywords - Halal, Thoyyib, Knowledge, Eating Habits, Students.
Pendidikan Gizi menggunakan Game Wolfemia pada Remaja Putri di MA IGBS Darul Marhamah Rachmah, Jasmine Nailufar; Umami, Zakia; Rahmawati, Lusi Anindia; Prasetyawati, Annisa Dini; Hafshoh, Mutiara; Jastin, Nafisa Zafira; Ferandha, Syafaa Vionasyaa; Lestari, Zakia Septi
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 3, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v3i1.2532

Abstract

Masalah yang sering dialami oleh kalangan remaja yaitu anemia defisiensi besi. Penyebab anemia pada remaja cenderung disebabkan oleh menstruasi, kekurangan asupan makanan sumber zat besi, dan diet vegetarian, sehingga perlu pemberian edukasi mengenai perilaku makan yang bergizi dan anemia defisiensi besi. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengurangi kejadian anemia yaitu dengan melakukan edukasi gizi menggunakan media pendukung. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh pemberian edukasi gizi dengan menggunakan media game Wolfemia terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pada remaja. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kombinasi dengan metode ceramah dan games yang berisikan topik tentang anemia defisiensi besi. Populasinya adalah remaja putri santri wati MA IGBS Darul Marhamah berusia 14-18 tahun dan telah mengalami menstruasi sebanyak 40 orang. terdapat hasil yang signifikan pada perubahan pengetahuan dan perubahan sikap dengan pemberian edukasi game “Wolfemia”, tetapi tidak terdapat hasil yang signifikan terhadap hubungan pengetahuan dan sikap remaja.Kata kunci: Anemia, Media Edukasi, Pengetahuan, Remaja Putri, dan Sikap.
Pengenalan Media Edukasi “EMO DEMO” dalam Rangka Penguatan Informasi Terkait Gizi Ibu dan Anak, pada Kader Posyandu Mawar, Desa Cikarawang, Bogor Yusuf, Andi Mukramin; Alfiah, Elma; Rahmawati, Lusi Anindia; Umami, Zakia; Sekar Langit, Annisa Sabrina
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3196

Abstract

Posyandu Mawar merupakan salah satu posyandu yang terletak di desa Cikarawang, Kabupaten Bogor Provinsi, Jawa Barat. Beberapa masalah yang ditemukan diantaranya: Pengetahuan kader terkait gizi ibu dan balita masih kurang, metode informasi yang diberikan kepada ibu balita belum maksimal dan terbatasnya fasilitas yang dimiliki oleh Posyandu. Emo Demo adalah singkatan dari emotional demonstration, merupakan metode baru dan inovatif untuk mengubah perilaku terkait gizi. Kegiatan pelatihan Emo Demo bertujuan untuk memberikan informasi dan menambah keterampilan kader, dalam menyampaikan informasi gizi dan kesehatan kepada peserta Posyandu dengan cara yang lebih interaktif. Luaran dari kegiatan ini adalah berupa adanya peningkatan pengetahuan kader dan ibu balita setelah mendapat edukasi gizi terkait konten modul Emo Demo. Di samping itu, terdapat tugas berupa role playing yang langsung diperankan oleh kader untuk mengukur pemahaman kader terhadap teknis pelaksanaan modul Emo Demo. Peserta yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak 10 orang meliputi kader Posyandu/tenaga kesehatan yang biasa membantu kegiatan di Posyandu Mawar. Kegiatan terdiri atas 4 tahap, yaitu persiapan, pemaparan materi dan role play dari peserta. Dalam kegiatan ini posyandu diberikan KIT emo demo dan buku pahlawan gizi seimbang agar kader posyandu bisa lebih produktif melaksanakan kegiatan dengan adanya kedua alat tersebut, selain itu meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait gizi ibu dan anak. Kegiatan ini meningkatkan kemampuan kader dalam menyampaikan informasi gizi dengan interaktif dan menarik.Kata Kunci: Anak, Edukasi, Emo Demo, Ibu, Posyandu.
Edukasi Gizi bagi Orangtua dan Anak Usia Sekolah di Taman Baca Sahabat Lentera Rahmawati, Lusi Anindia; Umami, Zakia; Rizkiyah, Diamarella; Razi, Dimas Khairul; Sabililhaq, Muhammad Adnan; Anggraeni, Rizkia Dewi Putri
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 1, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v1i1.3254

Abstract

Pembangunan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional. Lingkup terkecil dalam pembangunan kesehatan adalah keluarga. Keluarga yang memiliki kesadaran, kemauan, serta kemampuan berperilaku hidup sehat akan dapat mencapai kondisi kesehatan yang optimal, baik jasmani, rohani, maupun sosial. Taman Baca Sahabat Lentera (TBSL) merupakan salah satu wadah dalam melakukan berbagai kegiatan, diantaranya berlatih mendongeng, membaca buku, dan sharing. Namun sayangnya, belum ada kegiatan yang berfokus pada peningkatan pengetahuan gizi sehingga anak-anak masih memiliki kebiasaan jajan yang tidak sehat serta tidak suka mengonsumsi buah dan sayur. Salah satu solusi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah edukasi gizi bagi orangtua dan pengenalan konsep gizi seimbang bagi anak dengan media komik “Pahlawan Gizi Seimbang”. Hasil analisis statistik menggunakan uji paired samples t-test menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan dari edukasi gizi terhadap pengetahuan gizi orangtua (p < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa edukasi gizi yang dilakukan cukup berhasil untuk meningkatkan pengetahuan gizi. Secara keseluruhan anak yang terlibat dalam kegiatan edukasi gizi juga mampu menceritakan dengan baik dan benar isi dari komik “Pahlawan Gizi Seimbang”. Pengenalan konsep yang sudah diberikan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan anak terkait gizi seimbang, dan kemudian dapat tercermin dari sikap mereka di kemudian hari dalam pemilihan makanan sehari-hari.Kata kunci: Edukasi gizi, Taman Baca, Komik, Gizi seimbang
Penyuluhan menggunakan Whatsapp Chatbot dalam Meningkatkan Pengetahuan Anemia Remaja di SMP Al Fityan Tangerang Umami, Zakia; Hidayah, Nurul; Lubis, Syakira Kiyasa; Iskandar, S Jaceyntha Sarah; Irawan, Andi Muh Asrul; Wijihastuti, Risa Swandari; Jumianto, Syafitri
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 3, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v3i1.2394

Abstract

Anemia adalah kondisi yang ditandai dengan penurunan hemoglobin dalam darah. Menurut data Riskesdas 2018, 26,8% anak berusia 5-14 tahun dan 32% anak berusia 15-24 tahun mengalami anemia. Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang anemia. Sasaran kegiatan ini adalah 92 siswa kelas 7 s.d. 9 SMP Al-Fityan Tangerang. Metode yang digunakan adalah edukasi gizi dengan cara penyuluhan menggunakan media power point dan whatsapp chatbot. Pengetahuan siswa diukur sebelum dan setelah edukasi dengan menggunakan kuesioner yang diakses melalui google form. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan secara signifikan antara sebelum dan sesudah edukasi gizi (p<0,005). Sehingga, dapat disimpulkan bahwa edukasi gizi dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan anemia pada remaja.Kata kunci: Canva, literasi komputasi, Microsoft Exce
Pendidikan Gizi Menggunakan Emotion-Demonstration (Emo-Demo) kepada Ibu Baduta di Posyandu Wortel 2 Pesanggrahan Jakarta Selatan Palupi, Kirana Ayu; Umami, Zakia; Rahmwati, Lusi Anindia; Ramadhayanti, Annisa Rizky; Komala, Euis Ratna; Ekaroza, Aisyami Jasmine; Masnun, Siti Fatimah
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 3, No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v3i1.2534

Abstract

Kurangnya pengetahuan ibu terkait pemberian MP-ASI yang benar menyebabkan pemberian MP-ASI kurang optimal. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam pemberian MP-ASI adalah tekstur makanan. Ibu baduta perlu mendapatkan edukasi secara langsung, karena ibu merupakan figur utama dalam keputusan untuk memberikan MP-ASI pada anak. Metode pendidikan gizi yang digunakan yaitu metode Emo-Demo pada Modul MP-ASI-ku yang diaplikasikan berdasarkan modul Emo-Demo dan dilengkapi dengan materi dari buku Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) dari Kementerian Kesehatan.Tahapan pelaksanaan program pendidikan gizi terbagi atas beberapa tahapan meliputi pretest, penyampaian materi MP-ASI, demonstrasi tekstur MP-ASI, dan posttest. Hasil program pendidikan gizi yang telah dilaksanakan menyatakan bahwa berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon diketahui bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil pretest dengan posttest pengetahuan gizi ibu baduta tentang tekstur MP-ASI (p=0,00) dan ada perbedaan rata-rata antara hasil pre-test dan post-test sikap gizi ibu baduta tentang tekstur MP-ASI (p=0,00), yang artinya ada pengaruh dari pendidikan gizi menggunakan media emodemo modul MP-ASI-ku terhadap pengetahuan dan sikap gizi ibu baduta di Posyandu Wortel 2 Pesanggrahan. Kata Kunci: Baduta, Emo demo, MP-ASI, Pendidikan Gizi, Tekstur MP-ASI-ku
The Influence of Emo Demo on Mother’s Knowledge and Attitudes in Providing Infant Feeding Kirana Ayu Palupi; Irawan, Andi Muh Asrul; Yusuf, Andi Mukramin; Rahmawati, Lusi Anindia; Umami, Zakia
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v3i2.259

Abstract

Children under two years old are a critical period in child development, characterized by rapid growth and development. One nutritional issue, stunting, can arise from inappropriate feeding practices and leads to impaired brain development, intelligence, physical growth, and metabolic function. To address this, we implemented Emotional Demonstration education on baby and child feeding schedules for young mothers. This study aimed to analyze the impact of Emotional Demonstration education on mothers’ knowledge and attitudes regarding toddler feeding practices at Dahlia Posyandu, Pabuaran Village, Bogor Regency. A Pre-Experimental One Group Pre-Test Post-Test design was employed involving 32 young women from the Bojonggede Community Health Center. Data were collected through pre-test and post-test questionnaires, analyzed using the Wilcoxon test. Results indicate a significant improvement in mothers’ knowledge following Emotional Demonstration education. However, no significant change was observed in their attitudes. In conclusion, Emotional Demonstration education effectively enhances maternal knowledge about baby and child feeding schedules but does not influence their attitudes
Pengaruh Edukasi Gizi Media Video terkait Kekurangan Energi Kronis (KEK) terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri: The Influence of Video Media Nutrition Education on Chronic Energy Deficiency (CED) on the Knowledge and Attitudes of Adolescent Girls Isnaini, Rafa; Andi Mukramin Yusuf; Umami, Zakia; Irawan, Andi Muh Asrul; Rahmawati, Lusi Anindia
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 5 No. 1 (2024): Agustus 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v5i1.3997

Abstract

Background: CED generally occurs in Women of Childbearing Age (WCA), especially adolescent girls who are in the preconception period. The prevalence of CED in WCA in the age range of 15-19 years is included in the high category, this is a problem because it will have an impact on children's health and nutrition problems in the future. Purpose: This study aims to analyze the effect of nutrition education related to CED on adolescent preconception through video media on the knowledge and attitudes of adolescent girls at SMAN 92 Jakarta. Methods: This study used a Quasi Experiment Two Group Pre-Post Test research design. This study was conducted in June 2024 with a sample of 74 people. Primary data were obtained from questionnaires from respondent interviews. The sampling technique used purposive sampling with data analysis using the Wilcoxon statistical test. Results: The results showed that there was an increase in knowledge score of 20,41 in the intervention group and 12,97 in the control group. Providing nutrition education using video media provides an increase in knowledge. And there was an increase in attitude scores of 6,79 in the intervention group and 7,48 in the control group. Providing nutrition education using video media provides changes in improving attitudes. Conclusion: Providing education using video media is more effective in improving the knowledge of adolescent girls when compared to Powerpoint. However, in the attitude category, both media, namely video and Powerpoint, are equally effective in changing the attitudes of adolescent girls. In the future, it is hoped that video media can be utilized properly as an alternative option for nutrition education media.
Formulasi Sosis Ikan Tuna dan Hati Ayam sebagai Pangan Alternatif Pencegahan Stunting dan Anemia pada Balita Rahmawati, Lusi Anindia; Umami, Zakia; Komalasari, Ema; Rinaldy, Nadya; Iskandar, Suhayhoa Jaceyntha Sarah
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10, No 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v10i1.3287

Abstract

 Stunting is a chronic nutritional deficiency issue that can lead to growth and development disorders in children. Children suffering from stunting are also likely to have significantly lower hemoglobin levels. This study aims to analyze the effect of adding tuna fish and chicken liver on the nutrient content of sausage food products and to assess the acceptance of the sausages among semi-trained panelists at Al-Azhar University Indonesia. The research was conducted using an experimental method with 33 panelists, employing a Completely Randomized Design (CRD) with three treatment levels. The results of the hedonic sensory analysis and hedonic quality were analyzed using One-Way ANOVA. The hedonic test results showed significant differences (p<0.05) in all parameters: taste, texture, aftertaste and overall acceptance. The hedonic quality test also indicated significant differences (p<0.05) in the same parameters. The selected formula based on the MPE test was formula F1, consisting of 35% chicken liver and 65% tuna fish. Nutritional analysis of formula F1 revealed energy content of 155 kcal, protein 12.5 g, total fat 2.6 g, total carbohydrates 20.4 g, moisture content 62.6%, ash content 1.9%, and iron content 3.5 mg. The F1 sausage formula can be considered a high-iron and high-protein food for toddlers aged 1 to 3 years.Keywords – Chicken Liver, High Protein, Sausage, Stunting, Tuna Fish.