Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH KONSUMSI MAKANAN YANG MENGANDUNG LEMAK JENUH TERHADAP PENINGKATAN KADAR KOLESTEROL DI DESA NGABENREJO Purhadi Purhadi; Nurulistyawan Tri Purnanto; Kiki Natassia
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 5, No 2 (2020): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v5i2.250

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kardiovaskuler yang diakibatkan karena tingginya kolesterol adalah penyebab kematian nomor 1 secara global, Salah satu faktor resiko penyakit kardiovaskuler adalah tingginya kolesterol darah dan semua yang berhubungan dengan kebiasaan makan yang buruk. Peningkatan kasus ini disebabkan karena paparan faktor resiko seperti konsumsi lemak jenuh dan kurang serat. Penelitian ini bertujuan untuk menhetahui pengaruh konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh terhadap peningkatan kadar kolesterol di Desa Ngabenrejo puskesmas GroboganMetode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah case control yaitu suatu penelitian survey analitik yang menyangkut bagaimana faktor resiko dipelajari dengan pendekatan retrospektif. Dengan sampel sebanyak 60 orang.Hasil: Hasil analisa data menggunakan uji chi-square didapatkan nilai 0,000 ( p = 0,000), artinya nilai p <0,05. Nilai p <0,05 berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh terhadap peningkatan kadar kolesterol warga desa Ngabenrejo.Simpulan: Berdasarkan hasil chi-square dapat disimpulkan terdapat pengaruh konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh terhadap peningkatan kadar kolesterol di desa Ngabenrejo Kata Kunci : Konsumsi Makan, Lemak Jenuh, Kadar Kolesterol
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG POSYANDU DI DESA KATEKAN UPT PUSKESMAS BRATI KABUPATEN GROBOGAN Nurulistyawan Tri Purnanto; Purhadi Purhadi; Melita Silva Nanda
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2, No 2 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v2i2.5

Abstract

Latar Belakang; Salah satu cara untuk menurunkan AKABA ini yaitu dengan adanya Posyandu. Hal ini dibutuhkan pengetahuan ibu tentang Posyandu sehigga mampu meningkatkan pemahaman ibu tentang pelaksanaan dan pentingnya Posyandu dilakukan.                                                                                    Tujuan; Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang posyandu di Desa Katekan UPT Puskesmas Brati.Metode; Penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan sampel 128 responden.  Hasil; Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 20 – 35 tahun yaitu sebanyak 87 (68.0%), dengan tingkat pendidikan SMP / sederajat sebanyak 56 (43,8%) responden. Jenis pekerjaan responden mayorita adalah Ibu Rumah Tangga yaitu sebanyak 88 (68,8%) responden. Tingkat pengetahuan ibu tentang Posyandu mayoritas berada pada level sedang sebanyak 47 (36,7%) responden.Kesimpulan; Tingkat pengetahuan ibu tentang Posyandu berada pada level sedang. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Posyandu, Balita
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES DAUN KUBIS (BRASSICA OLERACEA VAR.CAPITATA) PADA IBU NIFAS DENGAN NYERI BENDUNGAN ASI Sri Untari; Nurulistyawan Tri Purnanto
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 2 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i2.301

Abstract

Latar belakang: Masa nifas (puerperium) pada persalinan normal dimulai beberapa jam sesudah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu berikutnya. Masa nifas (purperium) adalah masa pulih kembali mulai dari persalinan selesai hingga alat-alat kandungan kembali seperti prahamil, lama masa nifas ini yaitu 6-8 minggu. Pembengkakan payudara merupakan kondisi fisiologis yang tidak menyenangkan ditandai dengan bengkak dan nyeri pada payudara yang terjadi karena peningkatan volume ASI, dan kongesti limfatik serta vaskular. Kompres daun kol terbukti menurunkan pembengkakan pada area tubuh yang mengalami bengkak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres daun kubis pada ibu nifas dengan nyeri payudara karena bendungan asi.Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan studi penelaahan kasus (Case Study). Instrumen yang digunakan adalah asuhan tujuh langkah varney dan catatan perkembangan menggunakan Subyektif, Obyektif, Analisa Data, dan Penatalaksanaan (SOAP).Hasil: Hasil evaluasi dari manajemen kebidanan yang telah dilakukan pada Ny. D selama 4 hari diperoleh hasil terjadi penurunan skala nyeri 5 menjadi skala nyeri 0 (tidak nyeri).Kesimpulan: Pemberian kompres daun kubis dapat mengurangi nyeri pada bendungan ASI pada Ibu Nifas karena kubis kaya akan kandungan sulfur yang diyakini dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan payudara. Kata Kunci: Kompres Daun Kubis, Ibu Nifas, Nyeri Bendungan Asi
EFEKTIVITAS EXTRACT ALUE VERA GEL DALAM PENYEMBUHAN LUKA SIRKUMSISI DENGAN FIMOSIS DI BALAI PENGOBATAN WALISONGO KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN Purhadi Purhadi; Nurulistyawan Tri Purnanto
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 1, No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v1i1.24

Abstract

Latar belakang; Sirkumsisi merupakan tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan penis atau preputium. Sedangkan Fimosis merupakan penyempitan atau perlengketan kulup penis sehingga kepala penis tidak bisa terbuka sepenuhnya.  Penis dengan fimosis sebelum dilakukan sirkumsisi, Tindakan yang dilakukan adalah Peregangan / Stretching yaitu proses pelebaran pada kulit kulup atau pemisahan kulit prepusium  dan glens yang masih melekat, Akibat dari peregangan klien akan mengeluh sakit dari biasanya dan terjadi luka yang serius, Glens penisnya tampak luka kemerahan bekas sisatan. 20% dari 200 anak laki-laki berusia 5-13 tahun yang seluruh kulit preputiumnya dapat ditarik ke belakang penis. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan waktu dan proses penyembuhan luka sirkumsisi dengan fimosis antara kelompok kontrol yang diberikan Bioplasentan dan kelompok intervensi yang diberikan extrack alue vera gel.Metode; Penelitian menggunakan desain penelitian Quasi experimental dengan Rancangan Pre Post Test With Control Group Desain. Sampel dengan insidental sampling sejumlah 21 anak dengan kondisi fimosis. 10 anak sebagai kelompok kontrol dan 11 anak sebagai kelompok intervensi. Variabel bebas: Ektrak alue vera gel, variabel terikat: waktu penyembuhan luka sirkumsisi dengan fimosis dan proses penyembuhan luka sirkumsisi dengan fimosisHasil; uji independen t test waktu penyembuhan luka  dengan nilai  p =0,307 (p> 0,05) dan proses penyembuhan luka dengan nilai p=0.938 (p>0,05).Simpulan; tidak terdapat perbedaan lamanya waktu dan proses penyembuhan luka sirkumsisi dengan fimosis pada kelompok kontrol yang diberikan ektrak  alue vera gel dan kelompok kontrol yang diberikan bioplasenton. Kata Kunci; Alue Vera, Sirkumsisi
STUDY KASUS BODY IMAGE PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 GROBOGAN Nurulistyawan Tri Purnanto; Rahmawati Rahmawati; Ike Diah Ayu Larasati
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 3, No 2 (2018): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v3i2.119

Abstract

Latar Belakang: Citra tubuh merupakan komponen yang paling penting dalam hidup manusia (Husna, 2013). Gambaran citra tubuh pada remaja putri, sebesar 45,2% dan laki-laki 35%, sehingga keinginan untuk menurunkan berat badan lebih banyak terjadi pada putri 37,6% dibandingkan laki-laki 37% (Merinta, 2012). Hal ini mendorong remaja dengan obesitas untuk memperbaiki penampilan fisik, khususnya berat badan dengan cara mengatur pola makan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui body image pada siswa di SMA Negeri 1 Grobogan.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian studi kuantitatif dengan menggunakan pendekatan crossectional, populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Grobogan yang mengalami obesitas. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dan diperoleh sampel sebanyak 91 orang. Uji Hipotesis menggunakan univariat menggunakan Analisis Statistik.Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh hasil body image positif sebanyak 62 (68.1%) responden dan body image negatif sebanyak 29 (31.9%) responden.Simpulan: Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa body image pada siswa SMA Negeri 1 Grobogan adalah body image positif. Kata Kunci    : Body image, Remaja
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HEPATITIS DI KABUPATEN GROBOGAN Nurulistyawan Tri Purnanto; Suryani Suryani; Sulistiyarini Sulistiyarini
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4, No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v4i2.182

Abstract

Latar Belakang: Hepatitis merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Mayoritas penderita telah terdekti setelah kronis. Di Indonesia pada tahun 2019, data menyebutkan lebih dari 877 orang terdiagnosa dengan hepatitis dan separo dari jumlah tersebut mengalami komplikasi. Ada banyak faktor penyebab hepatitis yang salah satunya adalah pengetahuan dan perilaku perawat dalam pencegahan hepatitis.Tujuan: tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan perilaku pencegahan hepatitis di Kabupaten Grobogan.Metode: desain penelitian ini menggunakan quantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sample dalam penelitian ini adalah 109 responden yang dipilih secara simple random sampling. Data dianalisa dengan menggunakan chi-square.Hasil: Tingkat pengetahuan responden tentang hepatitis adalah baik yaitu sebanyak 58 (53,2%); perilaku perawat dalam pencegahan hepatitis berada pada level baik yaitu 98 (89,9%) dan terdapat hubungan antara Pengetahuan Perawat dengan Perilaku pencegahan hepatitis (p-value; 0,001 dengan nilai r sebesar 0,824)Kesimpulan: terdapat hubungan antara Pengetahuan Perawat dengan Perilaku pencegahan hepatitis Kata Kunci : Pengetahuan; Perawat; Perilaku; Pencegahan; Hepatitis
The HUBUNGAN STRES DENGAN POLA MENSTRUASI PADA MAHASISWA KEPERAWATAN Yuwanti Ngadiran; Yuwanti; Nurulistyawan Tri Purnanto
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi serta adaptasi dan rawan terjadi stres. Stres melibatkan sistem neuroendokrinologi sebagai sistem yang besar peranannya dalam reproduksi wanita sehingga dapat mempengaruhi pola menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan pola menstruasi pada mahasiswa keperawatan. Jenis penelitian ini adalah Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple random sampling dan didapatkan 66 responden yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan Spearman’s rho. Hasil penelitian bahwa ada hubungan yang signifikans antara stres dengan pola menstruasi
Perbedaan Tingkat Pengetahuan Peserta Pencak Silat tentang Pencegahan dan Penanganan Cedera Olahraga Purnanto, Nurulistyawan Tri; Sasanti, Serafina Damar; Lestari, Retnaning Muji Lestari Muji
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 13, No 1 (2025): JKP JUNI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i1.1015

Abstract

Latar belakang: pencak silat merupakan salah satu olahraga yang rentan dengan cedera akibat seringnya kontak tubuh. Penanganan dan pencegahan cedera yang baik dan benar akan membantu mengurangi terjadinya keparahan. Disini dibutuhkan pengetahuan lebih agar para Peserta Pencak silat dapat melakukan Pencegahan dan Penanganan cedera akibat olahraga.Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan peserta pencak silat dalam melakukan Pencegahan dan Penanganan cedera olahraga.Metode: penelitian ini berjenis Kuantitatif dengan desian Pre Experimental Study. Pendekatan yang digunakan adalah Pre dan Post Test Design. Sampel penelitian ini adalah Peserta pencak silat dengan jumlah 57 Responden yang dipilih secara total sampling. Pengumpalan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data penelitian dilakukan dengan menggunakan uji Paired t-Test.Hasil: umur responden mayoritas adalah 21,26 tahun, berjenis kelamin laki-laki sebanyak 51 (89,5%). Tingkat Pengetahuan Pre Test mayoritas adalah Cukup sebanyak 28 (49,1%) dan Tingkat Pengetahuan pada Tahap Post Test adalah Baik yaitu 32 (56,1%). Hasil analisa Paired t-Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, r-value sebesar 0,577 dengan nilai mean pada tahap post test sebesar 19.81Kesimpulan: terdapat perbedaan tingkat Pengetahuan Responden antara Pre dan Post Test Edukasi dengan nilai p-value sebesar 0,000. Kata kunci: Pengetahuan; Pencegahan; Penanganan; Cedera; Pencak Silat
Pengelolaan Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Pembangunan Kesehatan Sumber Daya Manusia (SDM) Pintam Ayu Yastirin; Wahyu Utami Ekasari; Nurulistyawan Tri Purnanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Background: Health development aims to increase awareness, willingness and ability to live healthy for everyone in order to realize the highest degree of public health as an investment for the development of socially and economically productive human resources. Grobogan Regency is one of the districts with the highest cases related to maternal and child health. Based on 2019 data, there were 36 cases of maternal death while infant mortality cases were 13.2 / 1000 KH). Here there is a need for strong efforts to improve health, especially reproductive health nationally. Purpose: To improve reproductive health in the adolescent age group and pregnant women. Method: This activity was carried out in Kuripan Village with 12 adolescents and 8 pregnant women as participants. The implementation of the activity was assisted by 4 students. The method of implementing community service uses a descriptive survey with implementation techniques through anamnesis, physical examination, documentation study, and observation. Results: There were 20 participants (100%), subjective data found that teenagers did not know about the importance of adolescent reproductive health, and through objective data collection, pregnant women with anemia and fetal position abnormalities were found. The intervention carried out was the provision of adolescent reproductive health counseling and the implementation of pregnancy exercise. Conclusion: The community service activity was attended by 20 participants with activities including subjective data collection including anamnesis, objective data including physical and supporting examinations, problem determination and implementation of interventions, namely counseling and pregnancy exercise.  
Pelatihan Pengolahan Menu Seimbang bagi Keluarga Beresiko di Kabupaten Blora Anita Lufianti; Mika Agustiana; Nurya Kumalasari; Laily Himawati; Rizki Sahara; Christina Nur Widayati; Yesita Ragil Kusumaningrum; Rahmawati; Fitriani; Yuwanti; Nurulistyawan Tri Purnanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Background: One of the nutritional problems in Indonesia that has become a priority for the national program is stunting. Stunting, a condition where the child's height does not match the child's age, and the condition of stunting in children can have an impact on their growth and development in the future.   Purpose: This community service aims to provide training on processing a balanced menu for at-risk families in Blora Regency   Method: This community service uses a training method for families at risk of stunting with 200 participants from 10 villages.   Results: This community service activity resulted in an increase in knowledge, participants' skills in processing balanced menus as indicated by good knowledge increased from 23.5% to 72.5%.   Conclusion: Training on menu processing can increase the knowledge and skills of groups at risk of stunting.