Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Correlation Between Mother's Age, Chronic Energy Deficiency (KEK) and Anemia to Low Birth Weight Babies at Purwodadi II Public Health Center Yuwanti; Mahanani Mulyaningrum; Nurulistyawan Tri Purnanto
Jurnal Profesi Bidan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Profesi Bidan Indonesia
Publisher : LPPM AN NUUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Background: Low birth weight (BBLR) is a condition where the baby born has a birth weight of < 2500 grams. Low birth weight is caused by various conditions such as less than a month of pregnancy, maternal age, chronic lack of energy conditions (KEK), maternal diseases, anemia, drug use and economic conditions. Objective: This study aims to determine the relationship between maternal age, anemia, and Chronic Lack of Energy (KEK) to low birth weight. Method: This type of research is analytical research. The study sample was 45 people. Test analytics using Chi Square Test. Result: Conclusion: maternal age, anemia and chronic energy deficiency are not associated with the incidence of Low Birth Weight (BBLR). Background 
METODE PELAKSANAAN PSN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PULOKULON 1 Sutiyono; Nurulistyawan Tri Purnanto
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 1 No 02 (2016): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang; PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) DBD adalah kegiatan memberantas telur, jentik, dan kepompong nyamuk penular DBD (aedes aegypti) di tempat berkembangbiakannya. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD dilakukan dengan cara 3 M “PLUS”. Angka kejadian DBD diwilayah kerja Puskesmas Pulokulon 1 mulai bulan Januari – Desember 2015 adalah 16 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan PSN dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Pulokulon 1.  Metode; Desain penelitian adalah diskriptif analitik korelasional. Denganpendekatan  bersifat cross sectional . Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling.Jumlah populasi adalah 16 responden. Jumlah sampel adalah 16responden. Analisis menggunakan Spearman Rho untuk mengetahui hubungan Pelaksanaan PSN dengan kejadian DBD. Instrumen kuesioner untuk mengetahui pelaksanaan PSN dan kejadian DBD. Hasil;  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PSN buruk dengankejadian DBD pernah sekali (37,5%), pelaksanaan PSN buruk dengan kejadiaan DBD lebih dari sekali (25%), pelaksanaan PSN dengan kejadian DBD sekali (18,75%), pelaksanaan PSN baik dengan kejadian DBD  lebih dari sekali (18,75%). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pelaksanaan PSN dengan kejadian DBD, dengan analisis Spearman Rho dengan p Value : 0.719 (> 0.506 ). Simpulan; Pendidikan kesehatan tentang PSN oleh petugas kesehatan kepada masyarakat sangat diperlukan untuk mempengaruhi perilaku masyarakat agar lebih optimal dalam pelaksanaan PSN.
HUBUNGAN ANTARA USIA, JENIS KELAMIN, PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN DENGAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) PADA LANSIA  DI PUSKESMAS GRIBIG KABUPATEN KUDUS Nurulistyawan Tri Purnanto; Siti Khosiah
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 3 No 01 (2018): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Peningkatan pertumbuhan lansia diseluruh belahan dunia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Jumlah lansia diperkirakan akan meningkat menjadi 28,8 juta pada tahun 2020. Hal ini dibutuhkan kemandirian lansia agar mampu tetap produktif diusia senja. Semakin baik tingkat kemandirian lansia diharapkan mampu untuk meningkatkan status kesehatan lansia. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara Usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan lansia terhadap tingkat kemandirian lansia. Metode: Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif  dengan metode korelasional dan pendekatan cross sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 43 respoden yang akan dianalisa dengan menggunakan pearson product moment. Hasil: Berdasarkan analisa diketahui bahwa terdapat hubungan antara usia dengan tingkat kemandirian lansia (p-value 0,000), dan terdapat hubungan negatif antara pekerjaan dengan  kemandirian lansia (p-value 0,013). Jenis kelamin dan pendidikan responden tidak memiliki hubungan dengan kemandirian lansia dengan p-value masing-masing sebesar 0,241 dan 0,313. Kesimpulan: hanya usia dan pekerjaan yang memiliki hubungan signifikan dengan tingkat kemandirian lansia. 
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK MOZART TERHADAP PENURUNAN NYERI RINGAN SAMPAI SEDANG PADA PASIEN POST OPERASI DI RUMAH SAKIT UMUM PERMATA BUNDA PURWODADI Sulistiyarini; Nurulistyawan Tri Purnanto
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 6 No 01 (2021): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Latar Belakang: Nyeri merupakan salah satu keluhan tersering pada pasien setelah mengalami suatu tindakan pembedahan. Pembedahan merupakan suatu peristiwa yang bersifat bifasik terhadap tubuh manusia yang berimplikasi pada pengelolaan nyeri. Lama waktu pemulihan pasien post operasi normalnya terjadi hanya dalam satu sampai dua jam. Manajemen nyeri merupakan salah satu cara yang digunakan dibidang kesehatan untuk mengatasi nyeri yang dialami oleh pasien. Secara garis besar ada dua manajemen untuk mengatasi nyeri yaitu manajemen farmakologi dan manajemen non farmakologi. Metode non farmakologis salah satunya adalah Terapi Musik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik mozart terhadap penurunan nyeri ringan sampai sedang pada pasien post operasi di rumah sakit umum permata bunda purwodadi. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dengan pendekatan Non Equivalent Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental sampling dan didapatkan 46 responden. Hasil: Berdasarkan hasil analisa data 1) tingkat nyeri responden sebelum pemberian terapi musik Mozart, sebagian besar responden yang mengalami nyeri ringan sebesar 91,3%, 2) tingkat nyeri responden setelah pemberian terapi musik Mozart, sebagian besar responden yang mengalami nyeri ringan sebesar 76,1%. Hasil analisa data menggunakan Uji Wilcoxon bahwa nilai Z (6,008) dan nilai p value (0,00) < a (0,05).   Kesimpulan: Berdasarkan hasil Uji Wilcoxon disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi musik mozart terhadap penurunan nyeri ringan sampai sedang pada pasien post operasi di rumah sakit umum permata bunda purwodadi.  
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG METODE RICE  PADA ANKLE SPRAIN TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU  REMAJA LAKI-LAKI DI PURWODADI Bunga Permata sakti; Nurulistyawan Tri Purnanto; Sulistiyarini
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 6 No 01 (2021): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Ankle sprain merupakan cedera paling umum yang terjadi di Sekolah Menengah Atas selama kegiatan olah raga. Dampak yang ditimbulkan adalah nyeri sendi dan kelemahan berjangka panjang. Pertolongan pertama pada ankle sprain adalah dengan menggunakan metode RICE (Rest, Ice, Compression and Elevation). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMK Negeri 2 Purwodadi Kabupaten Grobogan terhadap 15 remaja laki-laki kelas X, hanya satu yang berpengetahuan sedang, selebihnya remaja belum tahu pelaksanaan metode RICE pada ankle sprain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh pendidikan kesehatan tentang metode RICE pada ankle sprain terhadap pengetahuan dan perilaku remaja laki-laki di Purwodadi.  Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain pra-experiment dengan pendekatan One Group Pre-test Post-test Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probability Sampling dan di dapatkan 30 responden.  Hasil: Analisis uji Wilcoxon diperoleh hasil nilai mean pra-test pengetahuan adalah 15,67 dan mengalami peningkatan ketika dilakukan post-test pengetahuan sebesar 62,50. Didapatkan hasil untuk nilai mean pra-test perilaku adalah 66,33 dan mengalami peningkatan ketika dilakukan post-test perilaku sebesar 86,47. Hasil hipotesa dikedua hasil uji yaitu prapost-test pengetahuan dan perilaku yaitu p value 0,000 < α (0,05).   Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang metode RICE pada ankle sprain terhadap pengetahuan dan perilaku remaja laki-laki di Purwodadi.