Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Preservation of Traditions and Economic Development of the Sayyid Traditional Community in Cikoang Faisal, Muhamad; Halim, Abdul; Roslianah; Nashar
Jurnal Pallangga Praja (JPP) Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the economic activities of the Sayyid indigenous community, not only as an effort to maintain the uniqueness of their customs that require high costs but also in pursuing the ideals of achieving a better standard of living and government policies both national, regional, and local/village related to the economic development of the Sayyid indigenous community. This study is descriptive and uses qualitative research methodology to collect information. Data were collected through interviews, observations and documentation. Data analysis includes data reduction, data display and drawing conclusions (verification). The results of the study indicate that the economic activities of the Sayyid indigenous community are no different from those of society in general, they work not only to get a better quality of life, but also in order to preserve their traditional traditions. The village government policy is not only to build road infrastructure in the context of economic development in Cikoang Village, but also to provide equipment to the Sayyid indigenous community in order to support their economic activities.
DIALEKTIKA KEMISKINAN DENGAN DESENTRALISASI FISKAL PEMERINTAH PROVINSI PAPUA BARAT DAYA Jeddawi, Murtir; Rossad, Anwar; Rahman, Abdul; Faisal, Muhamad; Jamaruddin, Jamaruddin
Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Vol 51 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan (LRPSP), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jipwp.v51i2.6054

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis kemiskinan di tengah desentralisasi fiskal di Papua Barat Daya serta kontribusi program pengentasan kemiskinan. Dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, data dianalisis menggunakan reduksi, display, dan verifikasi (Miles, Huberman, & Saldana, 2014). Hasil penelitian menunjukkan desentralisasi fiskal belum mampu menurunkan kemiskinan secara signifikan. Pada tahun 2023, realisasi pendapatan transfer sebesar Rp2,79 triliun hanya menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,67% (dari 105.150 jiwa pada 2022 menjadi 104.440 jiwa). Penyebabnya adalah dominasi tradisi lokal dalam pengeluaran masyarakat dan alokasi belanja yang belum optimal dalam menyentuh kebutuhan dasar masyarakat miskin. Temuan ini sejalan dengan Williams et al. (2018) bahwa dampak desentralisasi fiskal terhadap pengentasan kemiskinan tidak bersifat langsung. Program pengentasan kemiskinan yang dijalankan antara lain: Perlindungan Jaminan Hari Tua (Paitua) untuk lansia, Pemberdayaan Pemuda Daerah (Papeda) bagi pengangguran muda, Jaminan Seribu Hari Kehidupan (Jambu Hidup) bagi ibu hamil dan balita, Beasiswa Generasi Emas (Gemas) untuk pendidikan dasar hingga menengah, Pendidikan Dokter (Prodikter) mencetak tenaga kesehatan lokal, serta Sekolah Sepanjang Hari (SSH) yang memperpanjang waktu belajar siswa. Implikasi kebijakannya adalah perlunya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat adat agar program pengentasan kemiskinan lebih tepat sasaran dan selaras dengan nilai lokal. Kata Kunci: angka kemiskinan, desentralisasi fiskal, tradisi budaya Papua, program pemerintah daerah