p-Index From 2021 - 2026
5.131
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Jurnal Bahasa dan Sastra Lembaran Ilmu Kependidikan BAHASA DAN SASTRA Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) KEMBARA Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL PENGABDI Jurnal Ilmiah Telaah Jurnal Basicedu Jurnal KATA : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni International Conference on Languages and Arts Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Pena Literasi Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Alayasastra: Jurnal Ilmiah Kesusastraan ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Jurnal Filsafat Indonesia Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Kode : Jurnal Bahasa Journal Of World Science Jurnal Pembelajaran Sastra Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Basicedu International Journal of Educational Narratives
Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI-NILAI BUDAYA MINANGKABAU DALAM NASKAH DRAMA DR. ANDA KARYA WISRAN HADI Prasasti, Bawon Wiji Dia; Anggraini, Purwati
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 16 No 2 (2020): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fjpbsi.v16i2.2606

Abstract

ABSTRAK: Rabunnya wawasan terhadap nilai-nilai budaya daerah di kalangan masyarakat semakin kurang diperhatikan sejak kesenian populer maupun barat menjamur di Indonesia. Dengan demikian, budaya tradisi perlu diberi ruang luas dalam berekspresi, yang tentu dilandasan dengan budaya-budaya daerah. Naskah drama karya Wisran Hadi dipilih karena cerita didalamnya mampu memberikan wawasan tentang kebudayaan Minangkabau yang penuh pemaknaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Jenis-jenis budaya Minangkabau dan (2) Nilai-nilai budaya dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologi sastra. Pendekatan antropologi sastra dipilih karena sastra saling berkaitan dengan budaya yang membentuknya. Sumber data yang digunakan yaitu naskah drama DR. Anda, sedangkan data dalam penelitian ini adalah sekuens cerita, kutipan satuan cerita berwujud dialog dan monolog. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan makna nilai budaya Minangkabau melalui naskah drama DR.Anda. Hasil penelitian ini berupa. Pertama, jenis-jenis budaya Minangkabau meliputi: pepatah pepitih, arti nama Minagkabau, merantau, pakaian adat, dan upacara adat. Kedua, Nilai-nilai kebudayaan berupa: nilai budaya politik dan nilai budaya sosial masyarakat Minangkabau.  KATA KUNCI: Antropologi Sastra; Budaya Minangkabau; DR.Anda.  MINANGKABAU CULTURAL VALUES IN DR.ANDA PLAY SCRIPT BY WISRAN HADI ABSTRACT: The insight toward local cultural values amongst the society is getting paid less attention since the western and popular arts spread out in Indonesia. Therefore, culture and tradition need to give more space to express themselves which certainly are based on local cultures. The play script by Wisran Hadi was chosen because it gave meaningful insightf of Minangkabau culture. This research aimed to describe (1) kinds of Minangkabau culture and (2) cultural values in the life of Minangkabau society. This research used literary anthropology approach. The approach used was the play script of DR.Anda, while the data in this research were the sequence of the story and quotes of story unit in the form of dialogues and monologues. The method used in this research was descriptive qualitative. The descriptive method was used to describe the meaning of Minangkabau cultural values through the DR.Anda script play. The results were first, the cultures of Minangkabau included: sayings, meaning of Minangkabau names, traditional clothes and traditional ceremonies. Second, the cultural vales were: the value of political culture and the value of social cultural of Minangkabau society.KEYWORDS: DR.Anda; Literary Anthropology; Minangkabau culture.
Literasi Digital Bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang Qur'ani, Hidayah Budi; Anggraini, Purwati
Jurnal Pengabdi Vol 4, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v4i1.42154

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak hingga dewasa. Masa remaja biasanya diikuti dengan proses penemuan diri. Dalam hal ini, biasanya remaja ingin mencari tahu sesuatu yang tidak mereka ketahui, ingin keberadaannya diperhatikan, dan cenderung lebih bergaul dengan teman sebayanya. Perkembangan teknologi saat ini juga sangat mempengaruhi perkembangan remaja. Setiap siswa memiliki satu perangkat yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dan mengakses berbagai informasi yang dapat mendukung pembelajarannya. Oleh karena itu, diperlukan bantuan literasi digital bagi siswa sekolah menengah pertama.  Pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahapan, diantaranya tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap refleksi. Pada tahap persiapan terdiri dari koordinasi dengan pihak sekolah dan koordinasi dengan pendamping siswa. Tahap pelaksanaan terdiri dari pemberian materi, diskusi, pendampingan siswa, dan produk siswa. Kemudian tahap refleksi terdiri dari hal-hal yang dapat diambil dari kegitan pendampingan literasi digital. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang dengan melibatkan 12 siswa kelas 7 dan 8. Karena kondisi masih pademi Covid-19, sehingga metode pada pengabdian ini dilakukan secara daring melalui Whatsapp grup dan pembimbingan melalui video call. Penggunaan aplikasi Whatsapp dipilih karena siswa tidak mengalami kesulitan dan sinyal dapat stabil. Setelah siswa diberi bimbingan, siswa dapat membuat postingan pada media sosial dengan kreatif dengan memanfaatkan media yang ada.
Simbolisme dalam Novel Jakarta Sebelum Pagi Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie Kajian Semiotika Komunikasi Wafiqotin Nazihah; Purwati Anggraini
TRANSFORMATIKA Vol 3, No 1 (2019): Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.398 KB) | DOI: 10.31002/transformatika.v3i1.1157

Abstract

This Novel Jakarta Sebelum Pagi by Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie examines stories of love nuances which also contain socio-cultural elements in the modern era with a comparison of past stories to support the moral values presented. This study aims to examine abstract symbols so that multiple interpretations are made art connoisseurs. The author uses a type of qualitative research with a content analysis approach. Data was collected by grouping quotations between conversations between Abel's figure and other figures who shared similarity with symbolism in communication semiotics, namely symbolism of loyalty, trust, caring and habit. The results of the study which showed the discovery of four symbolism is as follows. First, the symbol of commitment is demonstrated by the blue Hyacinth flower that the character always brings to his lover. Second, trust is shown by pigs which are believed to have high ability to capture and intelligence, so that a symbol of a pig represents the character of Nissa (someone who can be trusted). Third, the concern is shown by grunts and growls by figures who cannot communicate using the five senses. Fourth, the custom symbol is illustrated by smoked pigs which are already polluted pollution in the city of Jakarta every day. The four symbols can be found in the discussion of imaginary novels.
Penerapan Bermain Peran Melalui Teknik Improvisasi Berbasis SISIMIKA di SMP Negeri 1 Ploso Jombang Khoirun Nisak; Purwati Anggraini
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i2.7467

Abstract

Role Playing Implementation Through Improvisation Based on SISIMIKA Techniques at SMP Negeri 1 Ploso Jombang ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan proses bermain peran dengan teknik improvisasi berbasis SISIMIKA (Persiapan, Motivasi, dan Mendalami Karakter) dan (2) mendeskripsikan pengaruh kreativitas peserta didik dalam bermain peran dengan teknik improvisasi berbasis SISIMIKA. Metode penelitian ini pendekatan deskriptif. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu wawancara guru ekstrakurikuler drama di SMP Negeri Ploso Jombang. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan-tahapan berikut ini (1) reduksi data yaitu kegiatan merangkum data, memilih dan memilah hal-hal pokok, dan memfokuskan penemuan hal penting, (2) menyajikan data dalam bentuk teks naratif, (3) membuat kesimpulan berdasarkan analisis data yang telah ditemukan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) menerapkan proses bermain peran dengan teknik improvisasi berbasis SISIMIKA (2) menerapkan kreativitas peserta didik dalam bermain peran dengan teknik improvisasi berbasis SISIMIKA.Kata kunci: Bermain peran, Teknik improvisasi, SISIMIKA (Persiapan, Motivasi, dan Mendalami Karakter)ABSTRACTThe aims of this study are (1) to describe the process of role-playing with improvisation techniques based on SISIMIKA (Preparation, Motivation, and Character Exploration) (2) to describe the influence of students' creativity in role-playing with improvisation techniques based on SISIMIKA. This research method is a descriptive approach. This type of research is qualitative. The data source of this research is the interview to drama extracurricular teachers at SMP Negeri Ploso Jombang. The data analysis technique was carried out with the following stages (1) data reduction, namely activities to summarize data, select and sort out the main points, and focus on finding important things, (2) presenting data in the form of narrative text, (3) making conclusions based on analysis of the data that has been found. The results of this study indicate (1) applying the role-playing process with improvisation techniques based on SISIMIKA (2) applying the creativity of students in role-playing with improvisation techniques based on SISIMIKA.Keyword: Role plyaing, Improvisation techniques, SISIMIKA (Preparation, Motivation,and Deepening Character)
Nilai Humanisme dan Upaya Penyelesaian Konflik dalam Novel How to Love Indonesia Karya Duma M. Sembiring Wafiqotin Nazihah; Purwati Anggraini
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i2.4256

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan nilai-nilai humanisme yang terdapat dalam novel How to Love Indonesia, (2) mendeskripsikan relevansi nilai-nilai humanisme dalam novel How to Love Indonesia dengan kehidupan modern saat ini, (3) mendeskripsikan upaya penyelesaian konflik yang berhubungan dengan nilai humanisme dari tokoh yang terlibat dalam novel How to Love Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Pendekatan yang digunakan adalah sosiologi sastra. Sumber data diperoleh dari novel berjudul How to Love Indonesia karya Duma M. Sembiring (Juara 3 Seberapa Indonesiakah Dirimu?). Hasil penelitian ini adalah tokoh-tokoh yang ada dalam novel How to Love Indonesia mengajarkan nilai-nilai humanisme yakni menghargai pendapat orang lain, kerjasama, rela berkorban, peduli terhadap orang lain, tolong menolong dan solidaritas yang patut diteladani oleh pembaca. Nilai humanisme yang dihasilkan akan dikaitkan dengan kehidupan modernisasi yang terjadi saat ini. Upaya penyelesaian konflik menggunakan konteks sosial yang dihubungkan pada pemahaman mengenai  pendidikan tertinggi adalah dengan menghargai dan mencintai Negara seperti seorang anak yang mencintai ibunya.Kata kunci: Nilai humanisme, upaya, dan relevansi ABSTRACTThe purpose of this research is (1) to describe the humanism values contained in the novel How to Love Indonesia, (2) to describe the relevance of humanism values in the novel How to Love Indonesia with the current modernization life, (3) to describe conflict resolution the humanism values efforts from figures involved in the novel How to Love Indonesia. This research is a qualitative research with content technique analysis. The approach used is literary sociology. Data sources were obtained from a novel titled How to Love Indonesia by Duma M.Sembiring (Champion 3: Seberapa Indonesiakah Dirimu?). The results of this study are the characters in the novel How to Love Indonesia teach the humanism values, namely respecting the opinions of others, cooperation, willing to sacrifice, caring for others, helping and solidarity that sould be emulated by readers. the humanism values that is produced will be linked to the life of modernization that is happening now. Efforts to resolve conflicts using social contexts which related to understanding the highest education are to respect and love the country as we love mothers.   Keyword: Humanism Values, Effort and relevance
Kearifan Lingkungan Masyarakat Alor dalam Novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur Karya Dyah Prameswarie Qhothrun Nadaul Jannah; Purwati Anggraini
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.6630

Abstract

Alor Community Environmental Wisdom in Swarna Alor Novel: Impian di Langit Timur Written by Dyah Prameswarie ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan manusia dengan alam ditinjau dari nilai-nilai kearifan lingkungan serta upaya menyeimbangkan lingkungan alam yang dilakukan tokoh dalam novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur karya Dyah Prameswarie. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini meliputi kutipan terkait hakekat hubungan antara manusia dengan lingkungannya yang berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat. Sumber data dari novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya (1) sikap tanggung jawab moral terhadap alam yang dimiliki oleh masyarakat Alor yang selalu taat terhadap aturan, tradisi, dan adat dari nenek moyang terdahulu, (2) sikap solidaritas terhadap alam yang dimiliki oleh tokoh Pak Libana guna mempertahankan tradisi leluhur dan ekosistem alam, (3) kasih sayang dan kepedulian terhadap alam yang dimiliki oleh tokoh utama dengan ikut menjadi anggota Green World, dan (4) sikap tidak mengganggu kehidupan alam masyarakat Alor dan selalu taat pada aturan untuk tidak semena-mena memperlakukan alam.Kata kunci: Kearifan, Lingkungan, Alam Masyrakat AlorABSTRACTThis study aims to describe the relationship between humans and nature in terms of environmental wisdom values and efforts to balance the natural environment by characters in the novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur written by Dyah Prameswarie. This type of research is qualitative research with a descriptive data approach. The data in this study including quotes related to the nature of relationship between humans and their relationship in the form of words, phrases, clauses, and setences. Source of the data from the novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur. Data collection techniques in this study used the reading technique and note-taking technique. The result of study show that the (1) is the attitude of moral resposibility towards nature that is owned by the Alor people who always obey the traditional and customery rules of their previous ancestors, (2) the attitude of solidarity towards nature owned by Pak Libana figures in order to maintain ancestral traditions and natural ecosystems, (3) affection and concern for nature that are owned by the main by being a member of Green World, and  (4) the attitudes of not disturbing the natural life of Alor people and always obey the rules not to treat nature arbitrarily.Keywords: Wisdom, Environment, Nature of Alor Community
Prasangka dan Perilaku Destruktif dalam Novel Si Anak Badai Karya Tere Liye Novitasari Novitasari; Purwati Anggraini
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 17, No 1 (2021): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v17i1.3253

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) prasangka tokoh terhadap utusan gubernur dalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye, 2) dampak prasangka tokoh terhadap utusan gubernur pada novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra, dengan sumber datanya novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Data berupa satuan cerita yang terwujud dalam dialog, paragraf, maupun narasi yang menjelaskan prasangka tokoh terhadap tokoh lain. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca catat kemudian dikelompokkan dalam tabel. Analisis data menggunakan langkah reduksi data yang meliputi menyeleksi, meringkas, serta menggolongkan data. Hasil penelitian ini adalah: 1) prasangka tokoh terhadap utusan gubernur yang hendak mendirikan secara paksa pelabuhan di kampung Manowa yang terwujud dalam persepsi, kekhawatiran, bahkan tindakan perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Manowa, 2) dampak prasangka tokoh terhadap utusan gubernur yang berwujud kemarahan dan juga kenekatan dalam melancarkan pembangunan pelabuhan tersebut. This study aims to describe 1) the prejudice of the characters on the governor's delegation in Si Anak Badai novel by Tere Liye, 2) The impact of the character's prejudice on the governor's delegation in Si Anak Badai novel by Tere Liye. This research is a descriptive qualitative study with a literary psychology approach. The data source is the novel Si Anak Badai by Tere Liye. Data in the form of story units that are manifested in dialogues, paragraphs, and narratives that explain the character's prejudice about other characters. The data collection technique used the reading and notes technique and then grouped them in a table. Data analysis uses data reduction steps which include selecting, summarizing, and classifying data. The results of this study are 1) the prejudice of the figures regarding the governor's delegation who want to forcibly establish a port in Manowa Village which are manifested in perceptions, worries, and even acts of resistance by the people of Manowa, 2) the impact of the figures' prejudice on the governor's delegation who is angry and impetuous in accelerating the construction of the port.
Ritual Masyarakat Banjar dan Dayak dalam Novel Jendela Seribu Sungai Karya Miranda dan Avesina: Kajian Antropologi Firlana Izaty Raewal; Purwati Anggraini
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 17, No 1 (2021): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v17i1.1782

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini ada dua macam yaitu tujuan teoritis dan tujuan praktis. Tujuan teoretis dalam penelitian ini yaitu pembaca dan penulis dapat mengetahui ritual yang ada pada masyarakat Banjar dan Dayak dalam novel Jendela Seribu Sungai, yang dalam penelitian ini difokuskan pada ritual. Selain tujuan teoretis terdapat tujuan praktis dalam penelitian ini yaitu menambah pengetahuan tentang kebudayaan kepada penulis secara pribadi dan bagi masyarakat luas. Ritual merupakan tata cara dalam kegiatan upacara atau suatu perbuatan yang dianggap keramat yang dilakukan oleh sekelompok umat beragama dalam suatu daerah tertentu. Ritual ditandai dengan adanya berbagai macam unsur serta komponen yang tidak dapat dilepaskan dengan berlangsungnya kegiatan ritual dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik kualitatif. Metode kualitatif dengan memberikan perhatian terhadap data alamiah, data dalam hubungannya dengan konteks keberadaannya. Metode analisis data yang digunakan dengan mengolah, mengumpulkan data dan analisis data yang akan disajikan. Data-data yang telah dijelaskan sebelumnya kemudian akan ditarik sebuah simpulan dari temuan-temuan yang telah ditemukan dari proses analisis tersebut. 
Penerapan Lesson Study pada Matakuliah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMM Sugiarti FKIPUMM; Purwati Anggraini; Ekarini Ekarini Saraswati
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): November 2015
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v1i2.2603

Abstract

ABSTRAKTujuan lesson study ini (1) mendeskripsikan penerapan lesson study untuk meningkatkan soft skill mahasiswa dalam mata kuliah Penelitian Tindakan Kelas, (2) peningkatan kemandirian cara belajar mahasiswa baik di luar kelas maupun di dalam kelas, (3) peningkatan proses pembelajaran yang mengakomodasi kepentingan mahasiswa yang bervariasi, (4) Peningkatan iklim belajar yang kondusif bagi mahasiswa dengan cara asah, asih dan asuh, (5) mengungkapkan praktik baik  (best practices) yang dilakukan dosen dan mahasiswa selama proses pembelajaran berlangsung.Lesson study dilaksanakan di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada matakuliah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mulai 2 Juni 2014-13 Juni 2014. Satu siklus lesson study terdiri atas perencanaan (plan), tindakan (do), dan refleksi (see). Pembelajaran ini dibagi dalam empat siklus. Mahasiswa yang menempuh matakuliah PTK terlibat dalam kegiatan lesson study sebagai subjek pembelajaran. Target akhir dalam pembelajaran ini adalah mahasiswa dapat meningkatkan keterampilannya dalam menyusun proposal PTK.Hasil yang dicapai adalah (1) lesson study dilakukan dengan model pembelajaran cooperatif learning untuk meningkatkan soft skill mmahasiswa, (2) kemandirian belajar mahasiswa dapat terlihat dalam sesi diskusi dan ada proses saling asah, asih, dan asuh, (3) mahasiswa lebih bersemangat dan berkonsentrasi dengan adanya pengisian lembar kerja mahasiswa pada setiap proses pembelajaran dan adanya pendekatan khusus dari dosen pengampu mata kuliah, (4) ada proses saling asah, asih, dan asuh dalam proses pembelajaran, (5) ada proses menyusun perencanaan pembelajaran secara bersama-sama oleh tim pengajar, saling memberi koreksi antar kolega, dan proses evaluasi pembelajaran yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Kata kunci: lesson study, soft skill, PTK. ABSTRACTThe purpose of lesson study is (1) describe the application of lesson study to improve the soft skills of students in the subject of a Class Action Research, (2) increase the independence of the way of student learning well beyond the classroom and in the classroom, (3) improvement of the learning process that accommodates the interests of students varied, (4) Improved climate conducive to student learning by way of sharpening, and foster compassion, (5) reveal good practices (best practices) carried lecturers and students during the learning process.Lesson study conducted in Prodi Language and Literature Indonesia in the course of classroom action research (PTK) from 2 June 2014-13 June 2014. One lesson study cycle consists of planning (plan), action (do) and reflection (see). Learning is divided into four cycles. Students who take a course PTK engage in lesson study as a subject of learning. The final target in this study is the students can improve their skills in preparing proposals PTK.The results achieved are: (1) lesson study conducted by the learning model cooperative learning to improve soft skills mmahasiswa, (2) independence of student learning can be seen in the discussion session and a process of mutual grindstones, compassion, and custody, (3) students more excited and concentrate with the charging worksheets students at all learning process and the particular approach of the lecturer of the course, (4) a process of mutual grindstones, compassionate, and foster the learning process, (5) there is the process of planning the learning jointly by teaching team, giving each correction among colleagues, and learning evaluation process involving faculty and students. Keywords: lesson study, soft skills, Classroom Action Research
CITRA TOKOH PEREMPUAN DALAM CERITA ANAK INDONESIA (SEBUAH PENDEKATAN KRITIK FEMINISME) Purwati Anggraini
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 2 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v2i1.4045

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan citra tokoh perempuan dalam cerita anak Indonesia. Saat ini, tokoh perempuan dalam berbagai cerita anak Indonesia masih digambarkan sebagai tokoh yang tidak banyak berperan penting, tokoh perempuan hanya digambarkan sebagai pelengkap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan kritik feminisme. Sumber data dalam penelitian ini adalah sembilan buku cerita anak yang digunakan sebagai sampel penelitian. Data dalam penelitian ini berupa uraian dan dialog yang berkaitan dengan citra tokoh perempuan. Hasil penelitian menunjukkan (1) hubungan antara tokoh laki-laki dengan perempuan yang digambarkan sebagai hubungan yang harmonis dan saling mengisi. (2) Tokoh perempuan gigih berusaha dalam berbagai hal, termasuk dalam menyelesaikan persoalan. (3) Tokoh perempuan dapat berpenampilan sesuai dengan keinginan dan kepribadiannya. Tokoh yang tomboi digambarkan lebih aktif dan mandiri dibandingkan dengan tokoh perempuan yang feminin. (4) Tokoh perempuan mempunyai kebebasan dalam menentukan sikap.