p-Index From 2021 - 2026
5.131
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Jurnal Bahasa dan Sastra Lembaran Ilmu Kependidikan BAHASA DAN SASTRA JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) KEMBARA Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL PENGABDI Jurnal Ilmiah Telaah Jurnal Basicedu Jurnal KATA : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni International Conference on Languages and Arts Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Pena Literasi Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Alayasastra: Jurnal Ilmiah Kesusastraan ARBITRER: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Jurnal Filsafat Indonesia Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Kode : Jurnal Bahasa Journal Of World Science Jurnal Pembelajaran Sastra Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Basicedu International Journal of Educational Narratives Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Literasi Digital Bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang Qur'ani, Hidayah Budi; Anggraini, Purwati
Jurnal Pengabdi Vol 4, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v4i1.42154

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak hingga dewasa. Masa remaja biasanya diikuti dengan proses penemuan diri. Dalam hal ini, biasanya remaja ingin mencari tahu sesuatu yang tidak mereka ketahui, ingin keberadaannya diperhatikan, dan cenderung lebih bergaul dengan teman sebayanya. Perkembangan teknologi saat ini juga sangat mempengaruhi perkembangan remaja. Setiap siswa memiliki satu perangkat yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dan mengakses berbagai informasi yang dapat mendukung pembelajarannya. Oleh karena itu, diperlukan bantuan literasi digital bagi siswa sekolah menengah pertama.  Pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahapan, diantaranya tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap refleksi. Pada tahap persiapan terdiri dari koordinasi dengan pihak sekolah dan koordinasi dengan pendamping siswa. Tahap pelaksanaan terdiri dari pemberian materi, diskusi, pendampingan siswa, dan produk siswa. Kemudian tahap refleksi terdiri dari hal-hal yang dapat diambil dari kegitan pendampingan literasi digital. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang dengan melibatkan 12 siswa kelas 7 dan 8. Karena kondisi masih pademi Covid-19, sehingga metode pada pengabdian ini dilakukan secara daring melalui Whatsapp grup dan pembimbingan melalui video call. Penggunaan aplikasi Whatsapp dipilih karena siswa tidak mengalami kesulitan dan sinyal dapat stabil. Setelah siswa diberi bimbingan, siswa dapat membuat postingan pada media sosial dengan kreatif dengan memanfaatkan media yang ada.
Penerapan Bermain Peran Melalui Teknik Improvisasi Berbasis SISIMIKA di SMP Negeri 1 Ploso Jombang Khoirun Nisak; Purwati Anggraini
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i2.7467

Abstract

Role Playing Implementation Through Improvisation Based on SISIMIKA Techniques at SMP Negeri 1 Ploso Jombang ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan proses bermain peran dengan teknik improvisasi berbasis SISIMIKA (Persiapan, Motivasi, dan Mendalami Karakter) dan (2) mendeskripsikan pengaruh kreativitas peserta didik dalam bermain peran dengan teknik improvisasi berbasis SISIMIKA. Metode penelitian ini pendekatan deskriptif. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu wawancara guru ekstrakurikuler drama di SMP Negeri Ploso Jombang. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan-tahapan berikut ini (1) reduksi data yaitu kegiatan merangkum data, memilih dan memilah hal-hal pokok, dan memfokuskan penemuan hal penting, (2) menyajikan data dalam bentuk teks naratif, (3) membuat kesimpulan berdasarkan analisis data yang telah ditemukan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) menerapkan proses bermain peran dengan teknik improvisasi berbasis SISIMIKA (2) menerapkan kreativitas peserta didik dalam bermain peran dengan teknik improvisasi berbasis SISIMIKA.Kata kunci: Bermain peran, Teknik improvisasi, SISIMIKA (Persiapan, Motivasi, dan Mendalami Karakter)ABSTRACTThe aims of this study are (1) to describe the process of role-playing with improvisation techniques based on SISIMIKA (Preparation, Motivation, and Character Exploration) (2) to describe the influence of students' creativity in role-playing with improvisation techniques based on SISIMIKA. This research method is a descriptive approach. This type of research is qualitative. The data source of this research is the interview to drama extracurricular teachers at SMP Negeri Ploso Jombang. The data analysis technique was carried out with the following stages (1) data reduction, namely activities to summarize data, select and sort out the main points, and focus on finding important things, (2) presenting data in the form of narrative text, (3) making conclusions based on analysis of the data that has been found. The results of this study indicate (1) applying the role-playing process with improvisation techniques based on SISIMIKA (2) applying the creativity of students in role-playing with improvisation techniques based on SISIMIKA.Keyword: Role plyaing, Improvisation techniques, SISIMIKA (Preparation, Motivation,and Deepening Character)
Nilai Humanisme dan Upaya Penyelesaian Konflik dalam Novel How to Love Indonesia Karya Duma M. Sembiring Wafiqotin Nazihah; Purwati Anggraini
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i2.4256

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan nilai-nilai humanisme yang terdapat dalam novel How to Love Indonesia, (2) mendeskripsikan relevansi nilai-nilai humanisme dalam novel How to Love Indonesia dengan kehidupan modern saat ini, (3) mendeskripsikan upaya penyelesaian konflik yang berhubungan dengan nilai humanisme dari tokoh yang terlibat dalam novel How to Love Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Pendekatan yang digunakan adalah sosiologi sastra. Sumber data diperoleh dari novel berjudul How to Love Indonesia karya Duma M. Sembiring (Juara 3 Seberapa Indonesiakah Dirimu?). Hasil penelitian ini adalah tokoh-tokoh yang ada dalam novel How to Love Indonesia mengajarkan nilai-nilai humanisme yakni menghargai pendapat orang lain, kerjasama, rela berkorban, peduli terhadap orang lain, tolong menolong dan solidaritas yang patut diteladani oleh pembaca. Nilai humanisme yang dihasilkan akan dikaitkan dengan kehidupan modernisasi yang terjadi saat ini. Upaya penyelesaian konflik menggunakan konteks sosial yang dihubungkan pada pemahaman mengenai  pendidikan tertinggi adalah dengan menghargai dan mencintai Negara seperti seorang anak yang mencintai ibunya.Kata kunci: Nilai humanisme, upaya, dan relevansi ABSTRACTThe purpose of this research is (1) to describe the humanism values contained in the novel How to Love Indonesia, (2) to describe the relevance of humanism values in the novel How to Love Indonesia with the current modernization life, (3) to describe conflict resolution the humanism values efforts from figures involved in the novel How to Love Indonesia. This research is a qualitative research with content technique analysis. The approach used is literary sociology. Data sources were obtained from a novel titled How to Love Indonesia by Duma M.Sembiring (Champion 3: Seberapa Indonesiakah Dirimu?). The results of this study are the characters in the novel How to Love Indonesia teach the humanism values, namely respecting the opinions of others, cooperation, willing to sacrifice, caring for others, helping and solidarity that sould be emulated by readers. the humanism values that is produced will be linked to the life of modernization that is happening now. Efforts to resolve conflicts using social contexts which related to understanding the highest education are to respect and love the country as we love mothers.   Keyword: Humanism Values, Effort and relevance
Kearifan Lingkungan Masyarakat Alor dalam Novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur Karya Dyah Prameswarie Qhothrun Nadaul Jannah; Purwati Anggraini
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.6630

Abstract

Alor Community Environmental Wisdom in Swarna Alor Novel: Impian di Langit Timur Written by Dyah Prameswarie ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan manusia dengan alam ditinjau dari nilai-nilai kearifan lingkungan serta upaya menyeimbangkan lingkungan alam yang dilakukan tokoh dalam novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur karya Dyah Prameswarie. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini meliputi kutipan terkait hakekat hubungan antara manusia dengan lingkungannya yang berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat. Sumber data dari novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya (1) sikap tanggung jawab moral terhadap alam yang dimiliki oleh masyarakat Alor yang selalu taat terhadap aturan, tradisi, dan adat dari nenek moyang terdahulu, (2) sikap solidaritas terhadap alam yang dimiliki oleh tokoh Pak Libana guna mempertahankan tradisi leluhur dan ekosistem alam, (3) kasih sayang dan kepedulian terhadap alam yang dimiliki oleh tokoh utama dengan ikut menjadi anggota Green World, dan (4) sikap tidak mengganggu kehidupan alam masyarakat Alor dan selalu taat pada aturan untuk tidak semena-mena memperlakukan alam.Kata kunci: Kearifan, Lingkungan, Alam Masyrakat AlorABSTRACTThis study aims to describe the relationship between humans and nature in terms of environmental wisdom values and efforts to balance the natural environment by characters in the novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur written by Dyah Prameswarie. This type of research is qualitative research with a descriptive data approach. The data in this study including quotes related to the nature of relationship between humans and their relationship in the form of words, phrases, clauses, and setences. Source of the data from the novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur. Data collection techniques in this study used the reading technique and note-taking technique. The result of study show that the (1) is the attitude of moral resposibility towards nature that is owned by the Alor people who always obey the traditional and customery rules of their previous ancestors, (2) the attitude of solidarity towards nature owned by Pak Libana figures in order to maintain ancestral traditions and natural ecosystems, (3) affection and concern for nature that are owned by the main by being a member of Green World, and  (4) the attitudes of not disturbing the natural life of Alor people and always obey the rules not to treat nature arbitrarily.Keywords: Wisdom, Environment, Nature of Alor Community
Prasangka dan Perilaku Destruktif dalam Novel Si Anak Badai Karya Tere Liye Novitasari Novitasari; Purwati Anggraini
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 17, No 1 (2021): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v17i1.3253

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) prasangka tokoh terhadap utusan gubernur dalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye, 2) dampak prasangka tokoh terhadap utusan gubernur pada novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra, dengan sumber datanya novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Data berupa satuan cerita yang terwujud dalam dialog, paragraf, maupun narasi yang menjelaskan prasangka tokoh terhadap tokoh lain. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca catat kemudian dikelompokkan dalam tabel. Analisis data menggunakan langkah reduksi data yang meliputi menyeleksi, meringkas, serta menggolongkan data. Hasil penelitian ini adalah: 1) prasangka tokoh terhadap utusan gubernur yang hendak mendirikan secara paksa pelabuhan di kampung Manowa yang terwujud dalam persepsi, kekhawatiran, bahkan tindakan perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Manowa, 2) dampak prasangka tokoh terhadap utusan gubernur yang berwujud kemarahan dan juga kenekatan dalam melancarkan pembangunan pelabuhan tersebut. This study aims to describe 1) the prejudice of the characters on the governor's delegation in Si Anak Badai novel by Tere Liye, 2) The impact of the character's prejudice on the governor's delegation in Si Anak Badai novel by Tere Liye. This research is a descriptive qualitative study with a literary psychology approach. The data source is the novel Si Anak Badai by Tere Liye. Data in the form of story units that are manifested in dialogues, paragraphs, and narratives that explain the character's prejudice about other characters. The data collection technique used the reading and notes technique and then grouped them in a table. Data analysis uses data reduction steps which include selecting, summarizing, and classifying data. The results of this study are 1) the prejudice of the figures regarding the governor's delegation who want to forcibly establish a port in Manowa Village which are manifested in perceptions, worries, and even acts of resistance by the people of Manowa, 2) the impact of the figures' prejudice on the governor's delegation who is angry and impetuous in accelerating the construction of the port.
Ritual Masyarakat Banjar dan Dayak dalam Novel Jendela Seribu Sungai Karya Miranda dan Avesina: Kajian Antropologi Firlana Izaty Raewal; Purwati Anggraini
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 17, No 1 (2021): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v17i1.1782

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini ada dua macam yaitu tujuan teoritis dan tujuan praktis. Tujuan teoretis dalam penelitian ini yaitu pembaca dan penulis dapat mengetahui ritual yang ada pada masyarakat Banjar dan Dayak dalam novel Jendela Seribu Sungai, yang dalam penelitian ini difokuskan pada ritual. Selain tujuan teoretis terdapat tujuan praktis dalam penelitian ini yaitu menambah pengetahuan tentang kebudayaan kepada penulis secara pribadi dan bagi masyarakat luas. Ritual merupakan tata cara dalam kegiatan upacara atau suatu perbuatan yang dianggap keramat yang dilakukan oleh sekelompok umat beragama dalam suatu daerah tertentu. Ritual ditandai dengan adanya berbagai macam unsur serta komponen yang tidak dapat dilepaskan dengan berlangsungnya kegiatan ritual dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik kualitatif. Metode kualitatif dengan memberikan perhatian terhadap data alamiah, data dalam hubungannya dengan konteks keberadaannya. Metode analisis data yang digunakan dengan mengolah, mengumpulkan data dan analisis data yang akan disajikan. Data-data yang telah dijelaskan sebelumnya kemudian akan ditarik sebuah simpulan dari temuan-temuan yang telah ditemukan dari proses analisis tersebut. 
Penerapan Lesson Study pada Matakuliah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UMM Sugiarti FKIPUMM; Purwati Anggraini; Ekarini Ekarini Saraswati
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 1 No. 2 (2015): November 2015
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v1i2.2603

Abstract

ABSTRAKTujuan lesson study ini (1) mendeskripsikan penerapan lesson study untuk meningkatkan soft skill mahasiswa dalam mata kuliah Penelitian Tindakan Kelas, (2) peningkatan kemandirian cara belajar mahasiswa baik di luar kelas maupun di dalam kelas, (3) peningkatan proses pembelajaran yang mengakomodasi kepentingan mahasiswa yang bervariasi, (4) Peningkatan iklim belajar yang kondusif bagi mahasiswa dengan cara asah, asih dan asuh, (5) mengungkapkan praktik baik  (best practices) yang dilakukan dosen dan mahasiswa selama proses pembelajaran berlangsung.Lesson study dilaksanakan di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada matakuliah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mulai 2 Juni 2014-13 Juni 2014. Satu siklus lesson study terdiri atas perencanaan (plan), tindakan (do), dan refleksi (see). Pembelajaran ini dibagi dalam empat siklus. Mahasiswa yang menempuh matakuliah PTK terlibat dalam kegiatan lesson study sebagai subjek pembelajaran. Target akhir dalam pembelajaran ini adalah mahasiswa dapat meningkatkan keterampilannya dalam menyusun proposal PTK.Hasil yang dicapai adalah (1) lesson study dilakukan dengan model pembelajaran cooperatif learning untuk meningkatkan soft skill mmahasiswa, (2) kemandirian belajar mahasiswa dapat terlihat dalam sesi diskusi dan ada proses saling asah, asih, dan asuh, (3) mahasiswa lebih bersemangat dan berkonsentrasi dengan adanya pengisian lembar kerja mahasiswa pada setiap proses pembelajaran dan adanya pendekatan khusus dari dosen pengampu mata kuliah, (4) ada proses saling asah, asih, dan asuh dalam proses pembelajaran, (5) ada proses menyusun perencanaan pembelajaran secara bersama-sama oleh tim pengajar, saling memberi koreksi antar kolega, dan proses evaluasi pembelajaran yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Kata kunci: lesson study, soft skill, PTK. ABSTRACTThe purpose of lesson study is (1) describe the application of lesson study to improve the soft skills of students in the subject of a Class Action Research, (2) increase the independence of the way of student learning well beyond the classroom and in the classroom, (3) improvement of the learning process that accommodates the interests of students varied, (4) Improved climate conducive to student learning by way of sharpening, and foster compassion, (5) reveal good practices (best practices) carried lecturers and students during the learning process.Lesson study conducted in Prodi Language and Literature Indonesia in the course of classroom action research (PTK) from 2 June 2014-13 June 2014. One lesson study cycle consists of planning (plan), action (do) and reflection (see). Learning is divided into four cycles. Students who take a course PTK engage in lesson study as a subject of learning. The final target in this study is the students can improve their skills in preparing proposals PTK.The results achieved are: (1) lesson study conducted by the learning model cooperative learning to improve soft skills mmahasiswa, (2) independence of student learning can be seen in the discussion session and a process of mutual grindstones, compassion, and custody, (3) students more excited and concentrate with the charging worksheets students at all learning process and the particular approach of the lecturer of the course, (4) a process of mutual grindstones, compassionate, and foster the learning process, (5) there is the process of planning the learning jointly by teaching team, giving each correction among colleagues, and learning evaluation process involving faculty and students. Keywords: lesson study, soft skills, Classroom Action Research
CITRA TOKOH PEREMPUAN DALAM CERITA ANAK INDONESIA (SEBUAH PENDEKATAN KRITIK FEMINISME) Purwati Anggraini
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 2 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v2i1.4045

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan citra tokoh perempuan dalam cerita anak Indonesia. Saat ini, tokoh perempuan dalam berbagai cerita anak Indonesia masih digambarkan sebagai tokoh yang tidak banyak berperan penting, tokoh perempuan hanya digambarkan sebagai pelengkap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan kritik feminisme. Sumber data dalam penelitian ini adalah sembilan buku cerita anak yang digunakan sebagai sampel penelitian. Data dalam penelitian ini berupa uraian dan dialog yang berkaitan dengan citra tokoh perempuan. Hasil penelitian menunjukkan (1) hubungan antara tokoh laki-laki dengan perempuan yang digambarkan sebagai hubungan yang harmonis dan saling mengisi. (2) Tokoh perempuan gigih berusaha dalam berbagai hal, termasuk dalam menyelesaikan persoalan. (3) Tokoh perempuan dapat berpenampilan sesuai dengan keinginan dan kepribadiannya. Tokoh yang tomboi digambarkan lebih aktif dan mandiri dibandingkan dengan tokoh perempuan yang feminin. (4) Tokoh perempuan mempunyai kebebasan dalam menentukan sikap.
Penerapan Aplikasi 1001 Majas guna mempermudah pemahaman majas siswa SMA di Kota Malang Dini Anggita Sumantri; Wulan Ria Anggraini; Purwati Anggraini
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v6i1.11164

Abstract

Majas dalam pembelajaran bahasa Indonesia merupakan sebuah objek kajian yang menarik untuk diteliti. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan siswa mengenai majas, sehingga memerlukan sebuah aplikasi yang dapat membantu dan memudahkan siswa dalam belajar majas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Aplikasi 1001 Majas guna membantu dan mempermudah pemahaman mengenai majas pada siswa SMA di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode persentase deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 7 Malang dan MA Al-Irtiqo’ sebagai populasi penelitian. Total terdapat 5 kelas di SMAN 7 Malang dan 2 kelas di MA Al-Irtiqo’, berdasarkan kondisi tersebut maka digunakan teknik simple random sampling untuk menentukan sampel penelitian, sehingga didapatkan siswa kelas X1 dan X3 di SMAN 7 Malang serta Kelas X1 dan X2 di  MA Al-Irtiqo’ sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan Aplikasi 1001 Majas mampu memudahkan pemahaman mengenai majas dalam pembelajaran bahasa Indonesia dan (2) keberadaan Aplikasi 1001 Majas juga dapat berperan sebagai media pembelajaran yang dapat memberikan manfaat yang berguna pada siswa.
Ricikan Sebagai Representasi Karakter Tokoh Pada Wayang Orang dan Upaya Pengembangannya Asmaul Farida Azizi; Purwati Anggraini
Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Budaya Asing (FBBA), Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.497 KB) | DOI: 10.26714/lensa.10.1.2020.31-44

Abstract

Wayang orang merupakan kesenian drama klasik yang diadaptasi dari wayang purwa. Adaptasi tersebut termasuk kostum yang digunakan salah satunya adalah ricikan atau aksesoris pada wayang orang yang memiliki fungsi untuk menunjukkan karakter tokoh. Seiring perkembangan zaman, ricikan mengalami perkembangan dalam pengaplikasiaanya.  Penelitian ini akan mendeskripsikan ricikan sebagai representasi karakter dan mendeskripsikan perkembangan ricikan pada pementasan wayang orang. Metode yang digunakan adalah metode metode deskriptif analitik. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah pengajar teater wayang orang. Data berupa gambar-gambar dan deskripsi lisan. Hasil dari penelitian ini adalah ricikan dapat digunakan sebagai representasi karakter tokoh melalui bentuk atau motif ricikan yang digunakan. Selain itu, pengembangan ricikan dapat ditemukan dari perubahan bahan pembuataannya dan beberapa ricikan digunakan sama rata tanpa memperhatikan karakter yang diperankan.