Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI MACAM-MACAM GAYA DI KELAS IV SDN 1 JATISEENG Ningrum, Dedeh Siti; Iman, Bagus Nurul; Asyiah, Nur
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i10.4735

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui proses pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi macam-macam gaya di kelas IV SDN 1 Jatiseeng, (2) untuk mengetahui aktivitas siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning dalam peningkatan kemampuan berpikir kirtisnya pada materi macam-macam gaya di kelas IV SDN 1 Jatiseeng, (3) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah digunakan model Problem Based Learning pada materi macam-macam gaya di kelas IV SDN 1 Jatiseeng. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart. Pengumpulan data meliputi observasi, soal (pretest dan posttest), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran telah mengikuti tahapan model PBL, dengan peningkatan data aktivitas guru dari 71% menjadi 86% pada siklus II. Aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan, meningkat dari 45% menjadi 81% pada siklus II. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang dibuktikan dengan ketuntasan hasil posttest, yaitu 58% pada siklus I dan 90% pada siklus II. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan keefektifan model PBL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Penerapan Teknologi Pembuatan Pakan Ikan Berbahan Baku Ampas Tahu untuk Peningkatan Kualitas Ikan Lele dan Ekonomi Usaha Ikan Lele Rumahan di Kelurahan Asam Kumbang Asyiah, Nur; Ariani Safitri, Sri; Karima Wardani, Dwika
Jurnal Agriuma Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v4i1.7213

Abstract

The purpose of this research is to apply the technology of making fish from tofu dregs to improve the quality of catfish and the economy of home-based catfish business in Asam Village. The tofu dregs used were obtained from the tofu and tempeh Home Industry in the Asam Kumbang Village area. The composition of the raw material for making catfish feed used is 80% tofu dregs + 20% shrimp head. The catfish feed that has been made is then tested for characteristics, namely protein 43.87%, fat 25.04%, carbohydrates 68, 73%. Observations were made for 42 days on catfish that were given fish feed from tofu dregs or those that were not given. The results obtained during 42 days of feeding fish from tofu waste with observations made on days 7, 14, 21, 28, 35 and 42 with the average weight (weight) of each fish (grams): 21, 58 , 92, 147, 193 and 240. Catfish that are ready to harvest have 5-6 tails per kg with the physical characteristics of large/fat fish. The cost of purchasing catfish seeds is Rp. 25 and the cost of making fish feed from tofu dregs for availability for 42 days (harvest mass) is Rp. 12,250. The catfish harvest period per kg is 5 fish and the selling price to the catfish seller is IDR 20,000 / kg. The catfish harvest for 42 days was 5 kg with a total selling price of Rp. 100.00. So the profit obtained from the sale of 4 kg of catfish is Rp. 87,750 or Rp. 3,500/head. 
The Application of the Project Based Learning Model to Increase the Creativity of Class IV Students on Changes in Energy Forms at SDN Indrakila Resmana, Lisna Permayanti; Iman, Bagus Nurul; Asyiah, Nur
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of implementing the project based learning model in increasing the creativity of class IV students in the material on changing forms of energy at SDN Indrakila. In this research, data was collected through two methods, namely observation and questionnaires. The data analysis techniques applied in this research include qualitative and quantitative approaches. Qualitative data was obtained through observation, while quantitative data was obtained through learning outcomes tests. Based on the results of research conducted over two cycles, several conclusions can be drawn: (1) There is a significant increase in student creativity from Cycle I to Cycle II, with the “Good” category (81.25%) in Cycle I increasing to “Very Good” (above 90%) in Cycle II, indicating that the project based learning model is effective in increasing student creativity; (2) Student learning outcomes also experienced a significant increase, from the “Good” category (average score 3.71) in Cycle I to “Very High” (average score above 3.5) in Cycle II, showing an increase student understanding of the material; (3) Observations and feedback from teachers show that students are more involved and motivated, show enthusiasm, better teamwork, and initiative in exploring learning material.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMILIK TANAH SERTIFIKAT HAK MILIK YANG LUAS TANAHNYA BERKURANG AKIBAT ABRASI Asyiah, Nur; Marniati , Felicitas Sri; Syakura , Furcony Putri
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 2 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abrasi merupakan fenomena alam yang dapat menghilangkan atau mengurangi luas tanah, khususnya di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pendaftaran tanah terkait pengurangan luas tanah akibat abrasi dan bentuk perlindungan hukum bagi pemilik tanah bersertifikat yang terkena dampak abrasi. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abrasi dapat menyebabkan hak atas tanah menjadi hapus, sesuai dengan Pasal 27 Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA). Namun, perlindungan hukum yang diberikan lebih bersifat preventif dibandingkan represif. Pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) memiliki tanggung jawab untuk melakukan pemantauan dan pengukuran ulang terhadap tanah yang terkena abrasi. Selain itu, penetapan tanah musnah sesuai Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 17 Tahun 2021 menjadi langkah penting untuk memberikan kepastian hukum kepada pemilik tanah. Meskipun demikian, perlindungan hukum bagi masyarakat yang kehilangan tanah akibat abrasi masih belum sepenuhnya memadai, terutama dalam konteks pemberian kompensasi atau penggantian kerugian.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PERMULAAN DI KELAS 1 SDN 2 KARANG TUMARITIS Ajeung Zahra Pebrianti; Nur Asyiah; M. Khozinul Huda
EDUTARY (Education of Elementary School) Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/edutary.v4i1.6171

Abstract

Menulis permulaan di SDN 2 Karang Tumaritis masih tergolong rendah karena ada beberapa siswa yang masih memiliki kesulitan dalam menulis seperti dalam kejelasan huruf, dan keketapan huruf serta penggunaan kalimat dan kata yang perlu bantuan guru untuk membimbing dalam proses pembelajaran menulis, kondisi siswa yang mempunyai kesulitan menulis menghambat dalam proses pada pembelajaran selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui penting nya keterampilan menulis permulaan dalam pembelajaran dan cara menulis siswa 2) mengetahui peran guru dalam meningkatkan keterampilan menulis permulaan dikelas 1, dan mendeskripsikan peran guru dalam membimbing siswa menulis permulaan dikelas 1, jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, Subjek penelitian ini adalah guru pada kelas 1 dan siswa di kelas 1 SDN 2 Karang Tumaritis. Hasil penelitian ini menunujukan bahwa menulis permulaan di kelas 1 SDN 2 Karang Tumartis dalam pembelajaran dikelas ini untuk menulis siswanya sudah mulai bisa menulis dan mengenal huruf tetapi ada beberapa siswa yang masih perlu di bimbing dalam menulis seperti dalam menuliskan huruf siswa belum jelas dalam menuliskan bentuk huruf yang hampir sama seperti h dan n dan pada penulisan kalimat siswa jarak antara kalimat masih berdekatan seperti tidak ada jarak antar kalimat. kemudian peran guru dalam meningkatkan keterampilan menulis permulaan pada saat pembelajaran dikelas guru membimbing dengan cara diawal pembelajaran guru membuat media tulis kartu huruf untuk mengenalkan siswanya huruf - huruf dan menggunakan tracing the dot yaitu titik - tiktik yang nantinya siswa dapat menembalkan, dan membantu siswa dalam membuat garis bantu untuk membuat kalimat agar jarak antara kalimat tidak berdekatan, menulis permulaan merupakan tahapan awal pembelajarn seperti dalam pembelajaran siswa bisa mengenal huruf, dan menuliskan huruf-huruf serta mengukir atau menuliskan huruf bertujuan untuk ketahap pembelajaran berikutnya.
Analisis Penggunaan Absensi Digital Berbasis QR Code dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SDN Taman Kalijaga Permai Novianti Kartika Dewi; Nur Asyiah; Prabawati Nurhabibah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4519

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh SDN Taman Kalijaga Permai yang telah menggunakan absensi digital berbasis QR Code dalam meningkatkan kedisiplinan siswanya dan absensi berbasis QR Code ini baru diterapkan hanya di SDN Taman Kalijaga Permai se-wilayah Kota Cirebon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan absensi digital berbasis QR Code dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SDN Taman Kalijaga Permai. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Data diperoleh menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan validasi data triangulasi menurut Sugiyono (2018 : 189) yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian membuktikan bahwa absensi berbasis QR Code mampu meningkatkan kedisiplinan siswa untuk masuk ke sekolah tepat waktu. Siswa datang ke sekolah antara pukul 06.45-06.50 atau bahkan lebih dari pukul 07.00 kemudian setelah diterapkannya absensi digital berbasis QR Code siswa sudah berada di sekolah sejak awal yaitu pada pukul 06.15-06.35. Hal tersebut terjadi karena siswa termotivasi untuk masuk ke sekolah tepat waktu karena ada perasaan bangga terhadap absensi digital karena siswa memiliki id card masing-masing guna melakukan absensi digital setiap hari. Absensi digital berbasis QR Code juga merupakan program isasi sekolah untuk mengenalkan kemajuan teknologi kepada siswa.
Penerapan Media Audio Visual Berbasis Powtoon Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Fida Nuraisyah; Arief Hidayat Afendi; Nur Asyiah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4757

Abstract

This study discusses the application of learning media in improving the learning outcomes of IPAS fourth grade students of SD Negeri 1.Gebang. This study aims to determine whether the use of powtoon-based audio-visual media can improve learning outcomes in IPAS subjects. The method used is classroom action research using the cycle model of Kemmis and Taggart which consists of 2 cycles. The subjects of this study were 36 students. data collection techniques include observation, learning outcomes tests and documentation. The research instruments used teacher activity observation sheets and student activity observation sheets and written tests at the end of learning. The results showed an increase in activity and learning outcomes of students in Natural and Social Sciences subjects. This is evidenced by the increase in teacher activity in cycle I of 73.75% increased by 12.5% in cycle II to 86.25% and student activity in cycle I of 68.75% increased by 16.25% in cycle II by 85%. The increase in learning outcomes can be seen from the increase in the average of each cycle. In the pre-cycle, the average score was 54 which increased to 76 in cycle I then increased to 85.14 in cycle II. This shows that the application of powtoon-based audio-visual media can improve the learning outcomes of IPAS fourth grade students of SD Negeri 1 Gebang.
Analisis Prinsip Keadilan dalam Kontrak Tanah Negara Fatimah, Fatimah; Asyiah, Nur
Jurnal Ilmiah Hukum dan Hak Asasi Manusia Vol. 4 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jihham.v4i2.4556

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the application of the principle of justice in resolving state land contract disputes based on the principle of justice in Indonesian law, as well as Indonesian land law policies that support the principle of justice in state land management contracts. Methodology: This research is a normative legal research, which examines laws and regulations, court decisions, and legal doctrines related to the principle of justice in state land contracts. The type of research used is descriptive research. It is expected that this research can provide a comprehensive understanding. Results: State land contract disputes are resolved for legal certainty in the management of state land, with the role of the government and judicial institutions based on positive law in every decision. Conclusion: Penyelesaian penyelesaian kontrak tanah negara di Indonesia harus berlandaskan prinsip keadilan distributif, korektif, prosedural, dan restoratif. Limitations: This normative study examines the causes and legal consequences of the degradation of notarial deeds and requires formal compliance, without involving empirical analysis.. Contribution: Clarifying the concept of legal policy regarding the role of the state in regulating land management in a fair and transparent manner.
Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Audio-Visual dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara dan Mendengarkan Bahasa Indonesia Sabil, Muhammad Handika; Asyiah, Nur; Gultom, Muhammad Nabil Syahputra; Siregar, Rifadeo Rahmad; Siregar, Rahmayani Salsabila
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.10115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemanfaatan media audio visual dalam meningkatkan kemampuan berbicara dan mendengarkan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 27 Jakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan rancangan eksperimen semu. Penelitian ini melibatkan 20 siswa kelas X yang dibagi rata menjadi dua kelompok: kelompok perlakuan yang menerima pembelajaran berbasis teknologi audio visual dan kelompok kontrol yang diajar menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir untuk mengukur kemampuan berbicara dan mendengar. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan media audio-visual mengalami peningkatan skor berbicara dari 70 menjadi 85 dan mendengarkan dari 72 menjadi 88, yang secara statistik signifikan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi audio visual sangat efektif dalam mendukung penguasaan bahasa Indonesia oleh siswa, sehingga penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar sangat direkomendasikan.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN 3M UNTUK MENINGKATKAN KERJA SAMA PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Kirana, Veronika Chandra; Asyiah, Nur; Khotimah, Firliani
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 1 (2025): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue1page129-146

Abstract

Kerja sama merupakan keterampilan penting yang perlu dikembangkan sejak dini untuk mendukung keberhasilan akademik dan sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama peserta didik melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan 3M (Moral Knowing, Moral Feeling, dan Moral Behavior). Penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan 3M dalam penelitian ini dilakukan pada mata pelajaran matematika dengan materi pola gambar di kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Sains Islam Al Farabi yang berjumlah 26. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Dari data yang diperoleh, diketahui bahwa pada tahap pra-siklus, rata-rata kerja sama peserta didik berada pada kategori rendah dengan persentase 35%. Setelah diterapkan model PjBL dengan pendekatan 3M pada siklus 1, terjadi peningkatan menjadi 51% dalam kategori cukup. Pada siklus 2, persentase kerja sama peserta didik meningkat signifikan hingga 81%, masuk dalam kategori sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dengan pendekatan 3M berkontribusi terhadap peningkatan kerja sama peserta didik, sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan skor observasi kerja sama dari pra siklus hingga siklus 2. Pembelajaran berbasis proyek tidak hanya membantu peserta didik dalam menyelesaikan tugas akademik, tetapi juga membentuk kebiasaan bekerja sama secara aktif, bertanggung jawab, saling menghargai dalam kelompok dan komunikasi yang efektif dalam kelompok. Oleh karena itu, model ini dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan karakter kerja sama peserta didik di sekolah dasar.