Articles
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT BERBANTUAN HANDOUT PADA POKOK BAHASAN BESARAN DAN SATUAN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 GUBUG
Yi’laa Nurul Imama;
Harto Nuroso;
Nur Khoiri
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 2 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v6i2.2577
This study was aimed to find out the effectiveness of cooperative script learning model with handout towards the students’ critical thinking ability. The design of the study was quasi experiment in the form of nonequivalent pretest-posttest control group design. This study was conducted in SMA N 1 Gubug on 1st -22th August 2015 with the population of an entire class of X classes in SMA N 1 Gubug. The sample of the study consisted of two classes taken with cluster random sampling technique that was class X-F as experimental class and the class X-G as the control class. The data collecting technique were test and documentation.Based on the data analysis, it was obtained the means of the pretest score of experimental class was 44,77 and the control class was 33,33. Meanwhile, the students’ average score of post-test in experimental class was 80,40 and the control class was 73,70. Based on the pre-test and post-test result from those classes, it showed that there was a significant effect between students’ independence and students’ outcome in experimental class compared with control class. The hypothesis testing used significant level 5% was obtained tcount = 2,83 dan ttable = 1,67. This result indicated that cooperative script learning model with handout is more effective to improve students’ critical thinking ability
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTU KARTU MASALAH PADA MATERI GERAK LURUS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IPA SMA N 1 MRANGGEN TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Wisnu Kemuning;
Nur Khoiri;
Sigit Ristanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v6i1.2361
This study aims "To determine whether there is influence of discovery learning model assisted problem card in a straight motion on the results of study X science class SMA Negeri 1 Mranggen academic year 2014/2015". The population in this study were all class X SMAN 1 Mranggen Academic Year 2014/2015. Sampling using cluster random sampling technique with the normal condition of all classes and homogeneous. Sampling results obtained by X-class science experiment 1 as a class were treated when learning takes place using discovery learning model and problem cards for class X IPA 2 as the control class is given learning using discuss learning group. Based on the final analysis of the t-test showed that t = 4.6738 while the table = 1.671 with a significance level of 5%. Because thitung > ttable is 4.6738> 1.671 it can be interpreted that the average student learning outcomes experimental class better than the class control. The average value of the experimental class is 77.6316 and 70.6579 as control class. Pursuant to the results of this study concluded that there are significant of discovery learning model assisted problem card in a straight motion on the results of study X science class SMA Negeri 1 Mranggen academic year 2014/2015.
Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Keterampilan Komunikasi Peserta Didik Di SMA Negeri 3 Pati
Nur Khoiri;
Mega Indira Teguh Putri
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 11, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v11i2.6433
Revolusi industri 4.0 menciptakan persaingan dalam dunia pendidikan sangat ketat. Peserta didik dituntut memiliki kemampuan yang memadai pengetahuan maupun keterampilan. Salah satu keterampilan mendasar yang harus dimiliki peserta didik yaitu keterampilan komunikasi. Oleh karena itu, model pembelajaran yang sesuai dengan materi belajar sangat menentukan keberhasilan terbentuknya peserta didik. Model pembelajaran project based learning yang bertujuan membentuk peserta didik secara aktif dan mandiri mengembangkan pemikiran dan keterampilan komunikasi antara peserta didik dalam pembelajaran. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 8 SMA N 3 Pati. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, angket dan tes serta dengan teknik penelitian post-test only group design. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran project based learning dapat secara aktif membuat siswa mengembangkan keterampilan komunikasinya. Begitu juga dengan hasil tes siswa diperoleh nilai thitung sebesar 4,39 sedangkan t hasil interpolasi pada harga t0,975 dengan dk = 74 sebesar 1,994. Ketika nilai thitung 4,39 dikonsultasikan dengan t hasil interpolasi 1,994 maka thitung > ttabel (hasil interpolasi). Sehingga dapat dinyatakan model pembelajaran project based learning berpengaruh positif terhadap tidak hanya keterampilan komunikasi tetapi juga terhadap aspek kognitif melalui hasil tes siswa.
Mengajarkan Pemahaman Konsep Gerak Parabola Berbantuan Alat Peraga
Nur Khoiri;
Ani Rusilawati;
Wiyanto Wiyanto;
Sulhadi Sulhadi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 9, No 2 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v9i2.3108
Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui dampak penggunaan alat peraga gerak parabola terhadap pemahaman konsep gerak parabola, penelitian dilakukan secara kuasi eksperiment pada kelas XI, di hasilkan kesimpulan bahwa penggunaan alat peraga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep siswa kelas XI pada pokok bahasan gerak parabola. Hal ini didukung oleh peningkatan pemahaman konsep siswa pada kelas eksperimen yang ditinjau dari akumulasi nilai seluruh kelas dan dari tiap indikator pemahaman konsep. Ditinjau dari ketujuh indikator pemahaman konsep, pada kelas eksperimen terdapat lima indikator yang mengalami peningkatan dalam kategori tinggi, yakni indikator menginterpretasi, mencontohkan, mengklasifikasi, menduga dan menjelaskan. Peningkatan pemahaman konsep ini sangat besar kemungkinanya karena dipengaruhi penggunaan alat peraga sederhana sebagai media pembelajaran pada kelas eksperimen.
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN STRATEGI PIPIZ (PEGAWAI PIZZA) TERHADAP KETEPATAN MENGOLAH KONSEP DASAR OPTIKA GEOMETRIS
Bundy Putera Adyatama;
Nur Khoiri;
Harto Nuroso
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 2 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v6i2.2589
The purpose of this study was to determine the effect of student learning outcomes that gained model of problem based learning assisted by PIPIZ ( Employees Pizza ) strategy and the learning outcomes of students who get a problem based learning model without assisted by PIPIZ ( Employee Pizza ) against precison of basic processing concepts in geometrical optics materials , In addition to know the differences in learning outcomes of students who get a problem based learning model assisted by PIPIZ ( Employee Pizza ) strategy and the learning outcomes of students who get a model problem based learning without assisted by PIPIZ ( Employee Pizza ) against precison of basic processing concepts in geometrical optics materials in Kesatrian 1 Semarang senior high school grade X school year 2014/2015.This study using Nonequivalent Control Group Design method this design is similar to the pretest-posttest control group design comparing experimental class and control class. The population in this study is grade X MIA in Kesatrian 1 Semarang senior high school, amounting to 6 classes the number of students 210 people. This research sample selected by random cluster sampling method, where classes were randomly selected and selected sample is a class X MIA 1 and X MIA 4.The results showed that the student of grade X Kesatrian 1 Semarang senior high school on geometric optics subjects taught by teaching using problem based learning model assisted by PIPIZ (Employee Pizza) strategy (experimental class) gained an average value of 7.65. While the results of student in grade X Kesatrian 1 Semarang senior high school on geometric optics subjects taught by learning using a model of problem based learning without assisted by PIPIZ (Employee Pizza) strategy (control class) gained an average value of 64. The results of the study can be interpreted that the learning outcomes of students who get a model problem based learning assisted by PIPIZ (Employee Pizza) strategy is better than learning outcomes of students who get a model problem based learning without assisted by PIPIZ (Employee Pizza) strategy against precison of basic processing concepts. There are differences in learning outcomes of students of class X Kesatrian 1 Semarang senior high school on geometric optics material taught by learning using a model of problem based learning assisted by PIPIZ (Employee Pizza) strategy and taught by learning using a model of problem based learning without assisted by PIPIZ (Employee Pizza) strategy. The difference is shown by the price of with significance level of 5% (3.472> 1.67).
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS KARAKTER PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP
Aji Setyawan;
Nur Khoiri;
Siti Patonah
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 6, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v6i1.2575
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja siswa yang lebih efektif, yaitu lembar kerja siswa berbasis karakter pada pembelajaran IPA SMP. Dimana lembar kerja siswa ini membantu siswa untuk dapat membangun pengetahuan mereka sendiri serta membantu membentuk karakter yang diharapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Adapun tahap-tahap yang dilalui meliputi: penelitian dan pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan format produk awal, validasi ahli, dan uji coba pemakaian produk. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Somagede. Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang ahli perangkat pembelajaran (LKS), satu orang ahli materi pembelajaran (IPA SMP), dan siswa kelas VII E SMP N 1 Somagede yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data dengan penyebaran angket tertutup. Angket ini berbentuk checklist dengan beberapa aspek penilaian dan kuosioner. Pada tahap validasi ahli, hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja siswa berbasis konstruktivisme yang dikembangkan dalam kategori baik untuk penilaian ahli perangkat pembelajaran dan dalam kategori sangat baik untuk penilaian ahli materi pembelajaran. Sedangkan pada tahap uji coba pemakaian produk, penilaian siswa dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran lembar kerja siswa berbasis karakter layak digunakan pada pembelajaran IPA SMP.
PENGARUH PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LIFE SKILL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 9 SEMARANG
Wiwik Ayu Widiastutik;
Nur Khoiri;
Sigit Ristanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v5i2.2359
Kegiatan belajar mengajar perlu adanya variasi model pembelajaran agar siswa lebih bersemangat untuk belajar. Berdasarkan pengamatan yang diketahui siswa lebih menyukai belajar dengan terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang menjadikan siswa aktif adalah pembelajaran fisika berbasis life skill. Pembelajaran kecakapan hidup (life skill) merupakan salah satu alternatif sebagai upaya untuk mempersiapkan peserta didik agar memiliki sikap kecakapan hidup sebagai bekal bagi kehidupannya kelak melalui kegiatan pembelajaran aktif, dan menyenangkan. Proses pembelajaran life skill pada penelitian ini menggunakan metode diskusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pembelajaran fisika berbasis life skill terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 9 Semarang Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 22 Mei 2014 sampai 24 Mei 2014. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Prodi IPA SMA Negeri 9 Semarang. Sampel penelitian dipilih secara acak, didapatkan kelas XI IPA 5 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 6 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data berupa teknik dokumentasi, metode tes, dan instrumen lembar observasi. Analisis data awal (pretest) menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Diperoleh rata – rata uji normalitas kelompok eksperimen L0 kelas kontrol yaitu 93%>67%. Dan rata – rata penilaian psikomotorik kelas eksperimen > kelas kontrol yaitu 80,5%>64%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif pembelajaran fisika berbasis life skill terhadap hasil belajar.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN METODE PEMBERIAN TUGAS RUMAH PREPARATORI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII SMP N 23 SEMARANG
Wilujeng Imawati;
Nur Khoiri;
Ernawati Saptaningrum
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v5i2.2585
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektifitas model pembelajaran kooperatif dengan metode pemberian tugas rumah preparatori terhadap motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi sebelum diberi perlakuan (model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan metode pemberian tugas rumah preparatori) kategori baik 34 responden dan cukup baik 2 responden, sedangkan motivasi setelah diberi perlakuan (model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan metode pemberian tugas rumah preparatori) meningkat signifikan menjadi kategori sangat baik sebanyak 12 responden dan baik sebanyak 24 responden.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA KELAS VIII SMP PADA MATERI GAYA DAN PENERAPANNYA
Abdullah Mubaqi;
Nur Khoiri;
Siti Patonah
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 5, No 2 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v5i2.2571
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui deskripsi dan karakteristik serta penyebaran miskonsepsi siswa kelas VIII SMP pada materi gaya dan penerapannya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif menggunakan 11 soal pilihan ganda dengan alasan terbuka kepada 36 siswa kelas VIII G SMP N 2 Balapulang. Analisis data dilakukan dari tahap reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Dari analisis yang dilakukan, ditemukan jenis miskonsepsi yakni miskonsepsi klasifikasional, korelasional, dan teoretik yang tersebar di empat indikator pembelajaran konsep; mendefinisikan konsep-konsep yang bersangkutan, menjelaskan perbedaan antara konsep yang bersangkutan, menjelaskan hubungan dengan konsep yang lain, menjelaskan arti konsep dalam kehidupan sehari-hari dan menerapkannya untuk memecahkan masalah.
Pengembangan Perkuliahan Fisika Berorientasi Keterampilan Merancang Kegiatan Laboratorium
Nur Khoiri;
Ani Rusilowati;
Wiyanto Wiyanto;
Sulhadi Sulhadi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 10, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v10i2.4436
Telah dilakukan penelitian pengembangan perkuliahan fisika, penelitian bertujuan untuk mendapatkan program perkuliahan yang mampu membekali keterampilan merancang kegiatan laboratorium kepada mahasiswa calon guru. Penelitian ini dilatarbelakangi kegelisahan rendahnya keterampilan guru fisika dalam merancang kegiatan laboratorium yang berdampak pada rendahnya kegiatan laboratorium oleh guru fisika dalam proses pembelajaranya.Penelitian dilakukan dengan metode pengembangan dan ujicoba pada mahasiswa fisika semester 5 universitas PGRI Semarang. Hasil penelitian didapatkan Karakteristik program perkuliahan yang dikembangkan memberikan penjelasan tentang ciri khas program perkuliahan fisika berorientasi keterampilan (MKL). Program terdiri atas: pembekalan, analisis dan identifikasi kurikulum, penyusunan rencana, pembuatan alat peraga, validasi produk, pengujian dan evaluasi. Masing-masing tahap merupakan ciri khas program diuraikan secara rinci, dengan harapan agar lebih mudah dipahami.Simpulan penelitian ini adalah program perkuliahan berorientasi keterampilan MKL yang dikembangkan valid, Karakteristik program perkuliahan MKL terdiri 6 tahap yang saling terkait antar tahapnya dan disetiap tahap dihasilkan produk yang menjadi indikator dari keterampilan yang diharapkan dari program yang dikembangkan. Kebaruan program yang dikembangkan adalah jenis keterampilan yang dibekalkan dan produk perkuliahan mahasiswa.