Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Design of Student Worksheets for The Collision Material to Develop Analytical Thinking Skills Hidayah, Husnul; Imtinan, Nisrina; Linuwih, Suharto; Aji, Mahardika Prasetya
Unnes Science Education Journal Vol 9 No 3 (2020): December 2020
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v9i3.42276

Abstract

Student worksheets are used as a learning resource that is concise and practical. The design of student worksheets that is concise and practical tends to be low in developing the stages of thinking processes. Physics learning that studies natural behavior always involves analytical thinking. The development of student worksheets based on analytical thinking design is the important goal in this study. Three stages are used to develop student worksheets with an analytical thinking design, that are differentiating, organizing, and attributing. Student worksheets design with the development of analytical thinking has been generated for momentum material. The differentiating stage includes identifying the quantity of moving object, defining the amount of momentum and estimating the velocity before and after the collision. The organizing stage includes the activities of analyzing and relating the momentum quantity to the collision phenomenon. While the attributing stage includes the activities of deducing the relation between momentum quantity and the collision phenomenon, also evaluating the law of conservation of linear momentum of a collision. The results of student worksheets validation obtained a percentage of 92.9%, so this learning resource is in a highly valid criteria. The design of student worksheets that develop analytical thinking skills can form the basis and support higher thinking skills.
Pemanfaatan Limbah Daun sebagai Lightweight Expanded Carbon Aggregate (LECA) untuk Media Tanam Hidroponik Rosita, Nita; Wati, Annisa Lidia; Fauzi, Adi Ahmad; Prayogi, Devin Sidiq; Aji, Mahardika Prasetya
Journal of Creativity Student Vol 1, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jcs.v1i2.7795

Abstract

Lightweight Expanded Carbon Aggregate (LECA) adalah media yang lazim digunakan sebagai media tanam hidroponik. Densitas LECA yang kecil menyebabkan massa LECA menjadi sangat ringan. Porositas dari media ini dipengaruhi oleh pori. Pori  berperan  meningkatkan  kemampuan  menyimpan  air dari LECA. Pada umumnya, LECA dibuat dari bahan baku tanah liat yang diperlakukan pada tekanan dan suhu yang tinggi sehingga dihasilkan media yang ringan dengan porositas yang tinggi. Limbah daun dapat dimanfaatkan karena memiliki kandungan karbon yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menemukan pembuatan LECA berbahan baku limbah daun. Pembuatan LECA dilakukan dengan mencampurkan karbon yang berasal dari pembakaran limbah daun dengan PEG sebagai agen pembentuk pori dan PVAc sebagai perekat. LECA yang dihasilkan dikarakterisasi dengan menghitung nilai porositasnya dan mengujikan LECA sebagai media tanam hidroponik. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa peningkatan persentase PEG akan meningkatkan porositas LECA. Sedangkan hasil uji LECA sebagai media tanam dibuktikan dengan tanaman Lili Paris dan biji kangkung yang tumbuh dengan baik setelah ditumbuhkan diatas media LECA.
Analisis Variasi Warna Terhadap Kualitas Daya Serap dan Kuat Tarik Tissue Napkin Paper Ragil Meita Alfathy; Mahardika Prasetya Aji; Sulhadi Sulhadi
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 2, No 1 (2017): March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.293 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v2i1.201

Abstract

Tisu telah menjadi kebutuhan sehari–hari masyarakat dunia karena tisu merupakan benda pembersih praktis yang dapat dibawa kemana–mana. Inovasi yang dilakukan oleh para produsen adalah dengan memberikan corak motif bahkan warna untuk menambah nilai estetika dari tisu terutama pada tissue napkin paper atau kertas tisu serbet. Seiring berjalannya waktu, nilai estetika pada tissue napkin paper menjadi pertimbangan utama konsumen dalam pemilihan tisu dibandingkan fungsi utama kertas tissue napkin paper sebagai alat pembersih sehingga konsumen melupakan kualitas fisik dari tissue napkin paper. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi perbedaan kuat tarik dan daya serap tissue napkin paper dengan dan tanpa colourant. Tissue napkin paper dihitung volume air yang terserap secara radial dan gaya yang dibutuhkan tisu dengan luas permukaan 0,042m2  untuk merobeknya, sehingga diketahui bahwa tissue napkin berwana merah, hijau, kuning dan putih memiliki persentase kualitas daya serap secara berturut-turut 38,89%, 42,78%, 41,67%, 46,67%  dan daya kuat tarik 78,3N/m2; 103,3N/m2; 140,4N/m2; 141,5N/m2. Colourant mengubah struktur pore menjadi lebih sempit dan jarak permukaan serat selulosa menjadi semakin panjang. Sehingga terjadi penurunan daya serap dan kuat tarik tissue napkins paper dengan colourant meskipun tidak dalam taraf yang signifikan.
Pembuatan Semak (Semprotan Anti Keruh) Sebagai Alternatif Lapisan Pencegah Kekeruhan Pada Kacamata Frilisa Dliyaul Haya; Sulhadi Sulhadi; Mahardika Prasetya Aji
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 2, No 1 (2017): March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.635 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v2i1.198

Abstract

Pengguna kacamata sering mengalami gangguan pandangan saat terjadi perbedaan suhu udara di kedua sisi kacamata. Perbedaaan suhu tersebut membuat uap air yang berada disekitarnya mengalami kondensasi menjadi titik-titik air kecil yang tersebar di permukaan kaca sehingga menyebabkan berkurangnya transmisi cahaya (keruh). Untuk menghasilkan  lapisan pencegah kekeruhan pada kaca, dibuat suatu larutan Semak (semprotan anti keruh) yang bersifat hidrofilik sehingga memungkinkan uap air menyebar merata ke seluruh permukaan daripada pembentukan titik-titik air kecil. Larutan Semak dibuat dari campuran isopropanol, surfaktan non-ionik jenis NP-10 dan anionik jenis Emal 270E dengan berbagai variasi komposisi. Untuk menentukan komposisi terbaik, dilakukan uji sifat anti keruh dan pengukuran sudut kontak. Data hasil uji sifat anti keruh dianalis secara kualitatif berdasarkan keruh atau tidaknya permukaan kaca, sedangkan data hasil pengukuran sudut kontak dibandingkan dengan teori sudut kontak untuk permukaan hidrofilik. Larutan Semak terbaik didapatkan dengan komposisi campuran surfaktan 3,85%, isopropanol 19,23%, dan aquades 76,92% yang mampu bertahan pada permukaan kaca selama 7 hari. Pengukuran sudut kontak permukaan kaca dengan lapisan Semak  dihasilkan 14,462° yang menunjukkan bahwa permukaan bersifat hidrofilik.
STUDI X-RAY DIFFRACTOMETRY PADA STRUKTUR COATING ALUMUNIUM YANG DIPREPARASI DENGAN METODE MECHANICAL ALLOYING Nita Rosita; Toto Sudiro; Didik Aryanto; Mahardika Prasetya Aji
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 17, No 1: OKTOBER 2015
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.072 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2015.17.1.4197

Abstract

STUDI X-RAY DIFFRACTOMETRY PADA STRUKTUR COATING ALUMUNIUM YANG DIPREPARASI DENGAN METODE MECHANICAL ALLOYING. Coating alumunium (Al) telah berhasil dideposisikan pada permukaan baja karbon rendah (low carbon steel) dengan menggunakan metode pemaduan mekanik (mechanical alloying). Setelah dideposisikan, coating alumunium diannealing di dalam vacum furnace pada suhu 600 oC, 700 oC dan 800 oC dengan kondisi vakum sekitar 5,6 Pa. Transformasi fasa dan perubahan struktur pada coating alumunium sebagai fungsi suhu annealing dipelajari dengan menggunakan teknik difraksi sinar-X (XRD). Puncak difraksiAl(111) dari hasil karakterisasi XRD mengindikasikan bahwa coating alumunium telah terdeposisi pada permukaan low carbon steel. Selain itu, hasil XRD juga menunjukkan transformasi fasa dan perubahan struktur coating alumunium sebagai efek suhu annealing. Hal itu ditandai dengan munculnya fasa Al3,2Fe, Fe3Al, dan Fe0,8Al0,2 pada pola difraksi XRD setelah diannealing. Peningkatan suhu annealing menyebabkan penurunan d-spacing, parameter kisi dan konstanta kisi kristal Fe0,8Al0,2(110), namun terjadi peningkatan pada regangan kisi dan kerapatan dislokasi. Evolusi pada struktur coating terjadi karena difusi alumunium kedalam low carbon steel.
SINTESIS NANOPARTIKEL MAGNETIT,MAGHEMIT DAN HEMATIT DARI BAHAN LOKAL Mahardika Prasetya Aji; Agus Yulianto; Satria Bijaksana
Jurnal Sains Materi Indonesia EDISI KHUSUS: OKTOBER 2007
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.566 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2007.0.0.5116

Abstract

SINTESIS NANOPARTIKEL MAGNETIT,MAGHEMIT DAN HEMATIT DARI BAHAN LOKAL. Mineral oksida besi ditemukan pada beberapa bahan lokal, di antaranya mill scale sebagai produk sisa pembuatan baja serta bahan alam pasir besi. Kedua bahan tersebut keberadaannya sangat melimpah dan hingga kini belum termanfaatkan secara optimal. Dalam penelitian ini dikaji sintesis nano partikel bahan oksida besi berupa magnetit (Fe3O4), maghemit (γ-Fe2O3) dan hematit (α-Fe2O3). Proses sintesis dilakukan dengan metode presipitasi basa. Untuk pembuatan precursor digunakan asam klorida (HCl), sedangkan untuk presipitasi digunakan larutan amoniak (NH4OH). Serbuk endapan hasil presipitasi diidentifikasi dengan metode XRD dan ukurannya dikarakterisasimelalui pengukuran magnetik. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa endapan tersebut teridentifikasi sebagai magnetit dengan bulir-bulir magnetik berdomain tunggal (berukuran orde nano). Maghemit diperoleh melalui oksidasi serbuk endapan tersebut pada suhu 300 °C dan hematit diperoleh melalui oksidasi pada suhu 800 °C.
Quality of Biocompost Resulting from Biopore Holes Based on Light Intensity and Acidity Degree (pH) Arik Pujiyanti; Sulhadi Sulhadi; Mahardika Prasetya Aji
Journal of Natural Sciences and Mathematics Research Vol 5, No 2 (2019): December
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.114 KB) | DOI: 10.21580/jnsmr.2019.5.2.11038

Abstract

The use of chemical fertilizers that are not balanced with the provision of organic fertilizers can damage the soil. Chemical fertilizers can also damage the balance of nutrients in the soil and lower soil pH. Therefore, organic fertilizers are needed to help restore soil fertility and LRB as a medium for composting organic fertilizers. The biopore infiltration hole (LRB) is "activated" by providing organic waste. This waste will be used as a source of energy for soil organisms to carry out their activities through the decomposition process. This decomposed waste is known as compost. Compost is a term for man-made organic fertilizer made from the decomposition process of the remains of living things (plants or animals). The investigation of this study was to determine the quality of compost based on light intensity and acidity (pH) from the results of biopore infiltration holes (LRB) as well as good physical properties of compost. This type of research is an experimental research. Good quality compost has low resistance. The pH value of the compost in samples A,B,D,E is 6.5-7.5 so it is neutral, while the pH of the compost sample C is 8.5 is alkaline. The intensity of the light is high. The results of the lowest light intensity in the compost from this study were leaf compost + sawdust + EM4 of 990 lux, fermented in LRB for 2 weeks. Meanwhile, the highest light intensity value was found in the compost of raw material leaves which were fermented for 1 month at 1017 lux. So the greater the value of light intensity in the compost, the better quality it has, because it can improve soil fertility. ©2019 JNSMR UIN Walisongo. All rights reserved.
Utilization of Waste Combustion Heat as an Alternative Renewable Electric Energy Source Based on Thermoelectric Generator Yeni Rima Liana; Sulhadi Sulhadi; Mahardika Prasetya Aji
Journal of Natural Sciences and Mathematics Research Vol 5, No 2 (2019): December
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3346.715 KB) | DOI: 10.21580/jnsmr.2019.5.2.11029

Abstract

Thermoelectric generator is one alternative energy source that is using a temperature difference system to produce electrical energy. This research study aims to utilize combustion heat waste using a thermoelectric generator as a source of renewable electricity. This research method uses the experimental method. The thermoelectric system was made using seven thermoelectric modules TEC1 - 12706 arranged in series by varying the combustion media in the form of Rice husk, Sengon sawdust (Albizia chinensis) and Teak sawdust (Tectona grandis). The test is done by measuring the output voltage, the temperature of the cold side and the hot side which are then analyzed to get the output power and generator efficiency. From the trial results it was found that the greater of the temperature difference, then the output voltage, output power and generator efficiency increase. Output voltage, output power and maximum efficiency of testing prototype thermoelectric generator that generated were 4.64 V, W 20.38 and 16.46 % with fuel Teak sawdust in the tenth minute when the temperature difference of 76.17 0C.©2019 JNSMR UIN Walisongo. All rights reserved.
FABRIKASI TINTA PRINTER BERBAHAN DASAR PIGMEN ORGANIK DARI SAMPAH DAUN Pradita Ajeng Wiguna; - Susanto; Muh. Afis Nur Said; Rahmawan Wicaksono; Mahardika Prasetya Aji; - Sulhadi
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3827

Abstract

Sampah menjadi salah satu permasalahan yang belum terselesaikan dalam masyarakat. Salah satu jenis sampah yang jumlahnya melimpah adalah sampah organik berupa dedaunan. Hal ini menuntut cara penanganan alternatif yang kreatif dan inovatif menjadi produk berdaya guna. Sebuah upaya yang dilakukan adalah pemanfaatan sampah daun sebagai pigmen warna organik untuk tinta printer. Pembuatan pigmen warna dilakukan dengan mereduksi sampah daun hingga berbentuk serbuk karbon yang homogen yaitu membakar sampah daun dalam kondisi oksigen rendah kemudian dilakukan proses pencampuran sederhana dengan bahan lain pembuat tinta. Tinta yang dihasilkan diuji transmitansinya dengan memvariasikan massa karbon yaitu dari 1 sampai 6 gram, hasilnya menunjukan bahwa semakin banyak massa karbon ,intensitas cahayanya semakin rendah. Uji laju absorbsi menunjukan bahwa tinta karbon memiliki kelajuan yang hampir sama dengan jenis tinta di pasaran, yaitu 1,04 mm/s. Saat uji kinerja tinta karbon pada printer menunjukan hasil yang lebih hitam dan halus sehingga sesuai jika diaplikasikan sebagai tinta printer.
SINTESIS PIGMEN ALAMI DAUN TANAMAN ANDONG (CORDYLINE FRUTICOSA L.) SEBAGAI PEWARNA BATIK DAN ANALISIS SIFAT OPTIKNYA Nita Rosita; - Susanto; Andya Satya Purnomo Putro; Riameinda Br. Bangun; Agus Yulianto; Mahardika Prasetya Aji
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3832

Abstract

Pigmen alami dari daun tanaman Andong (Cordyline fruticosa L.) telah berhasil disintesis secara sederhana dengan merendamnya pada larutan 20 ml HCl 1,47 M. Massa daun dijadikan sebagai variabel bebas penelitian dimana 1 gram hingga 6 gram daun direndam pada larutan kemudian dianalisis sifat optik berupa transmitansi dan absorbansinya. Pigmen yang dihasilkan dalam penelitian ini berwarna merah. Hasil analisis menunjukkan bahwa transmitansi pigmen yang diperoleh menurun secara eksponensial dengan penambahan massa daun. Hasil tersebut menunjukkan pada massa daun 4 gram pigmen telah mengalami saturasi. Adapun absorbansi pigmen yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki spektrum absorbansi pada daerah UV hingga spektrum tampak yaitu pada panjang gelombang 200 – 700  nm. Dari hasil analisis absorbansi tersebut, pigmen yang dihasilkan dari penelitian ini secara umum merupakan pigmen jenis flavonoid.  Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa daun tanaman Andong berpotensi sebagai pewarna alami yang selanjutnya dapat diaplikasikan untuk pewarna batik.
Co-Authors - Sulhadi - Susanto Abdurrohman Khotim Nugraha Adhi, Nino Agus Yulianto Agus Yulianto Aisyah, Siti Ali Sunarso Andya Satya Purnomo Putro Andya Satya Purnomo Putro, Andya Satya Purnomo Ani Rusilowati Antika, Dian Ayu Arik Pujiyanti Astuti, Adina Widi Ati, Laras Atun, Cholis Aulia Litsa Ariffiyah Bambang Subali Budi Astuti Budi Naini Mindyarto, Budi Naini Budiyanto, Saraswati Putri D.R, Priyandika Desy Widaningrum Dewi, Nuriana Rahmani Didik Aryanto Dody Rahayu Prasetyo, Dody Rahayu DWI YULIANTI Eko Nugroho Yuliono, Eko Nugroho F Widhi Mahatmanti Fadhiila, Hayunita Niki Fauzi, Adi Ahmad Fauzi, Adi Ahmad Fitrianto, Taufik Nur Frilisa Dliyaul Haya Gelu, Afrianus Harnina Bintari, Siti Hidayah, Husnul Ian Yulianti, Ian Imtinan, Nisrina Jaafar, Rosly Junaedi Harmiansyah, Junaedi Lailatul Qodriyah, Nur Lasiani, Lasiani Martien Herna Susanti Masturi Masturi Mufatihah, Nishfa Muh. Afis Nur Said Muh. Afis Nur Said, Muh. Afis Nur Nita Rosita Nita Rosita Nita Rosita, Nita Noviana Noviana Nurul Apriani Susanti Nuzulina, Khoirun Pradita Ajeng Wiguna Pradita Ajeng Wiguna, Pradita Ajeng Prayogi, Devin Sidiq Prayogi, Devin Sidiq Putut Marwoto Ragil Meita Alfathy Rahmad Hafid Hidayatullah Rahmawan Wicaksono Rahmawan Wicaksono Ramadhani, Amanda Dhyan Purna Riameinda Br. Bangun Riameinda Br. Bangun, Riameinda Br. Ridho Adi Negoro Rini Kusumawardani, Rini Rosita, Nita Rosly Jaafar S Sulhadi Sari, Ane Armitha Permata Sarwi - Sarwi Sarwi Satria Bijaksana Siti Aisyah St. Budi Waluya Suciningtyas Suciningtyas, Suciningtyas Suciningtyas, Suciningtyas Suharto Linuwih Sulhadi - Sulhadi, Sulhadi Supriyadi - Supriyadi Supriyadi Susanto Susanto Susanto Susanto, Susanto Sutikno Sutikno Toto Sudiro Wati, Annisa Lidia Wati, Annisa Lidia Widaningrum, Desy Wiguna, Pradita Ajeng Yeni Rima Liana