Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Mathematical Literacy in PjBL assisted by E-LKPD in terms of Self Concept Amidi, Amidi; Kartono, Kartono; Mulyono, Mulyono; Pujiastuti, Emi
Proceedings of International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 10 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematical literacy and self-concept have become crucial topics in 21st century learning. So that learning innovation and the use of technology need to be carried out to support students' abilities to face the challenges of globalization. The purpose of this study is to describe students' mathematical literacy in terms of self-concept. This study uses a sequential explanatory design. The population in this study was class VIII of one of the junior high schools in Semarang Regency in the 2022/2023 academic year. Subjects in this study were selected using a purposive sampling method based on high, medium and low self-concept categories. Collecting data through test techniques, questionnaire techniques, interviews, and observation. The results showed that the mathematical literacy of students with high self-concept categories was better than students with moderate and low self-concept categories. Students with high self-concept are able to fulfill all indicators of mathematical literacy well; students with moderate self-concepts are able to master the three indicators of literacy but are still unable to apply mathematical concepts, facts, and procedures and represent answers in real-world contexts; students with low self-concept are only able to identify and represent problems mathematically while other indicators have not been fulfilled properly.
Optimalisasi Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Kawasan Wisata Desa Timpik Kabupaten Semarang Muarifuddin; Ilyas, Ilyas; Kurniawan, Edi; Amidi, Amidi; Paranti, Lesa
Jurnal Abdi Negeri Vol 2 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Informa Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63350/jan.v2i2.20

Abstract

Pengembangan kawasan wisata merupakan pilihan yang diharapkan dapat memperkuat baik potensi ekonomi maupun upaya konservasi. Pengembangan kawasan wisata dilakukan melalui transformasi terpadu berbagai peluang dan aset alam dan hayati. Hal ini semua diperlukan kemampuan sumber daya manusia yang berada di dalamnya. Oleh karenanya, program pengabdian kepada masyarakat ini sangat diperlukan untuk mengoptimalkan SDM Desa Timpik dalam meningkatkan potensi sebagai kawasan desa wisata. Kegiatan dilakukan dengan adanya pelatihan dan pendampingan kepada warga masyarakat Desa Timpik segala usia. Para pelaku seni yang ada hingga anak-anak siswa tingkat sekolah dasar. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan berbagai kegiatan yaitu FGD Konsep Pengembangan Wisata Desa Timpik bersama Perangkat Desa, Pendampingan Fasilitasi SDM dalam Gebyar Seni Budaya Desa Timpik, Pendampingan Pembuatan Peta Desa, Pendampingan Pentas Seni Gelar Karya Hasil Pembimbingan, dan Pendampingan Metri Dusun Ngasinan Desa Timpik. Semua kegiatan tersebut tidak terlepas atas kontribusi dari seluruh warga masyarakat Desa Timpik beserta perangkat desa dan segenap mahasiswa KKN UNNES Giat 5. Hasil kegiatan yang telah dilakukan terdokumentasi dipublikasikan melalui youtube Desa Timpik Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang. Hal ini dijadikan sebagai media promosi desa sekaligus product sosial marketing dalam menciptakan Desa Timpik sebagai tempat wisata budaya.
Kemampuan Penalaran Matematis Ditinjau dari Minat Belajar Siswa dengan Model Problem Based Learning Berbantuan Mathigon Rahmawati Kusuma Wardani; Amidi
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/s0amny98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan pembelajaran matematika dengan model Problem-Based Learning berbantuan Mathigon terhadap kemampuan penalaran matematis siswa dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis ditinjau dari minat belajar siswa dengan model Problem-Based Learning berbantuan Mathigon. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 12 Semarang tahun pelajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, posttest, dan angket. Sampel diambil dari populasi menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji t dan uji z. Berdasarkan hasil uji perbedaan dua rata-rata, diperoleh hasil bahwa rata-rata kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol dengan ???? ℎ???????????????????? = 1,884. Selain itu, hasil uji perbedaan dua proporsi menunjukkan bahwa proporsi hasil tes kemampuan penalaran matematis kelas eksperimen lebih dari kelas kontrol dengan ???? ℎ???????????????????? = 1,947. Hasil tersebut menunjukkan bahwa implementasi model Problem-Based Learning berbantuan Mathigon berpengaruh lebih baik dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Berdasarkan hasil analisis data angket minat belajar siswa diketahui bahwa minat belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA Maya Arsita Septiyani; Amidi Amidi
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 12 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.12.2.2025.17-28

Abstract

Penelitian ini mengarah pada pengembangan bahan ajar dengan pendekatan model Discovery Learning dengan dukungan aplikasi GeoGebra dalam rangka meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa dalam memahami topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterampilan siswa dalam menyambungkan teori matematika dengan situasi kehidupan nyata, serta rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran yang belum menggunakan pendekatan modern dan didominasi oleh penggunaan buku paket serta media PowerPoint. Penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan Research and Development (R&D). Pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi kelayakan yang diisi oleh seorang dosen serta dua orang guru mata pelajaran matematika, menghasilkan data dalam bentuk kualitatif dan kuantitatif yang kemudian dianalisis melalui metode deskriptif persentase. Hasil validasi menunjukkan kategori sangat layak, meliputi aspek isi, penyajian, kebahasaan, dan inovasi pembelajaran. Integrasi GeoGebra dalam model Discovery Learning terbukti meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi pemahaman konsep melalui eksplorasi visual. Kesimpulannya, bahan ajar ini sangat layak dan siap diterapkan dalam pembelajaran matematika guna mendukung peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa terkait topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.
Developing Ethnomathematics-Based Outdoor PBL Materials for Mathematical Problem Solving Amidi Amidi; Zaenuri Zaenuri; Scolastika Mariani
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 27, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmipa.v27i2.pp1086-1101

Abstract

This study was motivated by the limited use of mathematics teaching materials that facilitate students’ mathematical problem-solving abilities through contextual learning experiences. As a result, students often have difficulty understanding concepts and solving mathematical problems systematically. This research aimed to develop comparative and scale teaching materials with ethnomathematical nuance, integrated with Problem-Based Learning (PBL) and outdoor learning strategies; to determine the feasibility and readability of the developed materials; and to describe students’ mathematical problem-solving abilities after the implementation of the teaching materials. This study employed a Research and Development (R&D) method using the 4D development model, which consisted of define, design, and develop stages. The research subjects were 30 seventh-grade students (N = 30) at one of the junior high schools in Semarang Regency. Data were collected through expert validation sheets, readability questionnaires, mathematical problem-solving tests, and documentation. The feasibility test involved two mathematics education lecturers and two junior high school mathematics teachers. The findings showed that the developed teaching materials were deemed feasible based on expert validation results across content, presentation, and language. The readability test also indicated that the teaching materials were easy for students to understand. Furthermore, the pretest and posttest analysis showed an improvement in students’ mathematical problem-solving abilities, with an N-gain score of 0.66, placing it in the medium category. Most students’ posttest scores were higher than their pretest scores after learning using the developed teaching materials. Therefore, the developed teaching materials demonstrated validity and practicality and showed potential to support improvements in students’ mathematical problem-solving abilities through contextual ethnomathematics-based learning activities. Keywords: mathematics problem-solving, ethnomathematics, outdoor learning, PBL.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS PESERTA DIDIK PADA MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN GENIALLY Siti Nur Chanifatuzzahro; Amidi Amidi
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 13 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.13.1.2026.110-122

Abstract

Rendahnya kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah matematis masih memerlukan perhatian. Beberapa faktor yang memengaruhi rendahnya hasil belajar peserta didik,  seperti: resiliensi matematis serta model pembelajaran yang digunakan saat proses pembelajaran juga dapat memberikan pengaruh bagi pemahaman peserta didik selama pembelajaran. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah implementasi model pembelajaran Discovery Learning berbantuan Genially efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas eksperimen dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari resiliensi matematis peserta didik pada model pembelajaran Discovery Learning berbantuan Genially. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah mixed-method dengan Sequental Explanatory Design. Seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Ungaran menjadi populasi dalam penelitian ini dengan sampel yang diambil adalah 2 kelas dari seluruh kelas VII, dengan kelas VII H sebagai kelas eksperimen dan kelas VII I sebagai kelas kontrol. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan Genially dalam pembelajaran terbukti efektif dalam proses pembelajaran serta resiliensi matematis juga berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik selama pembelajaran.  
Pengembangan Media Pembelajaran Articulate Storyline Terintegrasi Etnomatematika Makanan Khas Demak melalui Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Salma Aulina; Amidi
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 3 (2026): Riset Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i3.484

Abstract

The low problem-solving abilities of students in statistics material and the importance of preserving local culture are the reasons for the need to develop ethnomathematics-based learning media. This study aims to develop an Articulate Storyline-Based Learning Media Integrated with the Ethnomathematics of Demak Traditional Foods through Problem-Based Learning that is valid, practical, and effective in improving students’ mathematical problem-solving skills. The method used in this study is Research and Development (R&D) employing the 4D development model, which includes define, design, develop, and disseminate. The development process resulted in Articulate Storyline-Based Learning Media Integrated with the Ethnomathematics of Demak Traditional Foods that met validity criteria based on the assessment of six validators, with an average percentage of 87.1%. The learning media also met practicality criteria, with an average percentage of 83.6% in the student response questionnaire. Furthermore, the learning media was found to be effective in enhancing students’ mathematical problem-solving skills as all six research hypotheses were met. Consequently, the Articulate Storyline-Based Learning Media Integrated with the Ethnomathematics of Demak Traditional Foods is deemed valid, practical, and effective, making it a suitable alternative for more contextual and interactive learning to improve students’ mathematical problem-solving skills.