Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Paragraphs in the Written Works of Students XI SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun Sari, Khoyiroh Novita; Nasucha, Yakub
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 24 No 2 (2024): Parafrase Vol. 24 No. 2 Oktober, 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/parafrase.v24i2.5395

Abstract

Paragraph writing is an important element in written works that determines the quality of writing through the cohesion and interrelationship between paragraphs. However, there are still many students who have difficulty in determining the location of the main sentence and the right paragraph development pattern in their written work. Therefore, this study aims to: (1) to identify the forms of paragraphs in the written works of students in grade XI of SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun and (2) to describe the paragraph development patterns found in the written works of students in grade XI of SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun. The results show that there are four kinds of paragraphs based on the location of the main sentence, namely (1) the main sentence is at the beginning of the paragraph (deductive) totaling 27 paragraphs, (2) the main sentence is at the end of the paragraph (inductive) totaling 14 paragraphs, (3) the main sentence is at the beginning and end of the paragraph (mixed) totaling 2 paragraphs, and (4) without the main sentence totaling 7 paragraphs. In addition, there are six paragraph development patterns found, namely (1) comparison and contrast totaling 10 paragraphs, (2) analogy totaling 1 paragraph, (3) examples totaling 1 paragraph, (4) cause and effect totaling 29 paragraphs, (5) definition totaling 7 paragraphs, and (6) classification totaling 2 paragraphs. From these results, it can be concluded that the most dominant paragraph development pattern is the cause and effect pattern, while the most common main sentence location is at the beginning of the paragraph (deductive). This research is expected to provide a better understanding for teachers and students in writing good and correct paragraphs, so that the quality of students' written work can improve.
Analisisi Kesalahan Prefiks pada Cerpen Siswa Kelas XI SMK Bhina Karya Karanganyar Devi Yolanda; Yakub Nasucha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4701

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk kesalahan prefiks pada cerpen siswa kela XI SMK Bhina Karya Karanganyar. Penelitian ini berfokus pada bagaimanakah bentuk kesalahan prefiks pada cerpen siswa kelas XI SMK Bhina Karya Karanganyar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat dua puluh tulisan tangan yang merupakan hasil analisis karangan cerita pendek. Kesalahan penggunaan morfem imbuhan awalan afiks ditemukan pada saat menulis cerpen. Penggunaan awalan prefiks dalam afiksasi di-, ke-, per-, pe-, me(N)-, ter-, se-, dan ber-, tidak tepat seperti yang dikerjakan oleh siswa dalam karangan cerpen mereka, seperti menggunakan imbuhan yang salah. Kesalahan yang paling sering terjadi adalah prefiks yang posisinya diikuti dengan kata tempat, banyak sekali kesalahan siswa yang menulis dengan digabung, saat ada kata yang menunjukkan kata tempat seharusnya penulisan prefiks yang benar adalah di pisah.
Analisis Prefiks pada Karangan Narasi Siswa SMPN 27 Surakarta Laras Kinasih; Yakub Nasucha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4702

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan prefiks pada karangan narasi siswa kelas VII SMPN 27 Surakarta. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif karena lebih menekankan pada sebuah proses, melakukan sebuah pembahasan dengan fokus, memiliki seperangkat syarat untuk melakukan pemeriksaan terhadap keabsahan data, rancangan. Dengan menggunakan metode deskriptif diharapkan dapat membantu mendeskripsikan analisis kesalahan berbahasa dalam karangan siswa SMPN 27 Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Data berupa karangan narasi karya siswa yang berjumlah 21, data tersebut sudah dilakukan klasifikasi, analisis dan pembahasan sehingga dapat disimpulkan kesalahan berbahasa bidang Morfologi pada karangan narasi karya siswa kelas VII SMPN 27 Surakarta secara keseluruhan berjumlah 33 kesalahan. Kesalahan penulisan afiksasi terdiri dari kesalahan jenis prefiks di- berjumlah 26, kesalahan prefiks ke- berjumlah 4, prefiks ber- berjumlah 2, dan prefiks me(N) berjumlah 1 kesalahan. Faktor yang menjadi penyebab terjadinya kesalahan berbahasa bidang morfologi pada karangan narasi karya siswa kelas VII SMPN 27 Surakarta yakni pengaruh bahasa yang lebih dahulu dikuasai oleh siswa itu sendiri atau dikatakan juga dengan bahasa Ibu (B1), adanya kekurangpahaman pemakai bahasa terhadap bahasa yang dipakai, dan pengajaran bahasa yang kurang sesuai
Penguatan Kompetensi Melalui Workshop Pembelajaran Kooperatif, Pemilihan Bahan Ajar, Dan Evalusi Pembelajaran Bagi Guru Bahasa Indonesia SMP dan SMA Negeri Sukoharjo Huda, Miftakhul; Nasucha, Yakub; Rahmawati, Laili Etika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kebencanaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kompetensi guru dalam bidang pembelajaran sangatberpengaruh terhadap luaran pendidikan. Tujuan pendidikannasional akan tercapai lebih cepat apabila guru mumpuni dalampembelajaran. Sebab, guru yang mumpuni akan menemukankekuatan anak dan mampu mengembangkannya. Kompetensi tersebutmelingkupi tiga hal, yaitu pelaksanaan pembelajaran, pemilihanbahan ajar, dan penerapan evaluasi pembelajaran. Pengabdiankepada masyarakat ini memiliki tujuan, yaitu memaparkanpeningkatan kemampuan guru Bahasa Indonesia SMP/ SMA dalampenerapan pembelajaran kooperatif, pemilihan bahan ajar, danevaluasi pembelajaran pascaworkshop. Workshop pembelajarankooperatif, pemilihan bahan ajar, dan evaluasi pembelajaran dibagike dalam tiga tahap, yaitu tahap 1 adalah workshop pembelajarankooperatif, tahap 2 adalah workshop pemilihan bahan ajar, dantahap 3 adalah workshop evaluasi pembelajaran. Hasil kegiatan iniadalah adanya peningkatan kemampuan guru Bahasa IndonesiaSMP dan SMA dalam menerapkan pembelajaran kooperatif,pemilihan bahan ajar, dan evaluasi pembelajaran. Keberhasilansecara umum dilihat dari adanya peningkatan nilai pretest ke nilaiposttest. Kendala-kendala yang muncul dalam persiapanpembelajaran kooperatif, pemilihan bahan ajar, dan evaluasipembelajaran dapat di atasi dengan kreativitas guru
Penguatan Generasi Cerdas dan Berkarakter bagi Masyarakat Tangen, Sragen Nasucha, Yakub; Sutopo, Anam; Ahmad, Ahmad; Fatmawati, Fatmawati; Astuti, Tina Indri; Mrihatini, Asti
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14668

Abstract

Hal penting yang harus diperhatikan dalam kehidupan bermasyarakat adalah karakter. Selain pembentukan karakter, hal lain yang tidak kalah penting adalah pembentukan generasi cerdas yang mampu membangun lingkungan menjadi lebih maju dan membentuk kehidupan yang sejahtera. Program kerja KKN Dikmas ini diarahkan agar dapat memben-tuk dan memberikan penguatan pada generasi cerdas dan berkarakter bagi masyarakat, khususnya masyarakat Dukuh Blawong RT 05, Katelan, Tangen, Sragen. Kegiatan ini bertujuan untuk mendefinisikan program kerja KKN Dikmas yang telah dilaksanakan di Dukuh Blawong RT 05 yang mengarah pada penguatan generasi cerdas dan berkarakter bagi lingkungan masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kualitatif dengan desain Partisipatory Rural Appresial (PRA). Subjek dalam pengabdian ini adalah masyarakat Dukuh Blawong RT 05. Tempat kegiatan ini di Dukuh Blawong RT 05, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Pada kegiatan ini menggunakan teknik analisis data model interaktif, yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi data. Program kerja dirancang agar dapat memberikan sebuah pendidikan melalui perintisan kegiatan dalam berbagai bidang yang sebelumnya belum pernah ada di Dukuh Blawong. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi kegiatan dalam bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang keagamaan, dan bidang kesenian. Hasil pengabdian dalam KKN Dikmas ini sangat penting karena dapat membentuk karakter terpuji dan meningkatkan kecerdasaram masyarakt Dukuh Blawong RT 05.
Penguatan Karakter Peduli Lingkungan melalui Program Cinta Lingkungan di MIM Kranggan, Sukoharjo Nasucha, Yakub; Rahmawati, Laili Etika; Silviana, Yasinta; Udin, Ruis; Atitah, Siti; Astuti, Widi; Indriyani, Niko; Safitri, Isnaini; Ayu, Fera Diah; Aji, Sulistyo; Nirmala, Evatias; Arfiah, Sri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 2, Desember 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i2.11846

Abstract

Indeks Perilaku Peduli Lingkungan (IPPL) masyarakat Indonesia pada tahun 2012 berada pada kisaran angka 0,57 dari angka mutlak 1 (Kambuaya, 2013). Berdasarkan data tersebut, menunjukkan kepedulian lingkungan masyarakat Indonesia masih cukup rendah. Hal ini sejalan dengan kondisi yang ditemui tim KKNDik FKIP UMS MIM Kranggan. Oleh karena itu, tim KKNDik FKIP UMS MIM Kranggan mencanangkan dan melaksanakan program cinta lingkungan untuk menguatkan karakter peduli lingkungan siswa di MIM Kranggan. Program cinta lingkungan ini merupakan integrasi dari beberapa kegiatan, sehingga metode yang digunakan pun beragam, yaitu sosialisasi, pemberian reward, gerakan kebaikan, dan praktik langsung. Program cinta lingkuan ini terdiri dari empat kegiatan, yaitu sosialisasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), lomba kebersihan kelas, gerakan membawa tumbler, dan gerakan menanam pohon. Program ini menghasilkan hasil yang positif, yaitu berupa meningkatnya kepedulian siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Pengabdian ini jika dilakukan di seluruh Indonesia, mampu menciptakan manusia-manusia yang bertanggung jawab dan memberikan dampak yang siginfikan terhadap terjaganya lingkungan di Indonesia, serta mampu memberikan efek positif pada sektor yang lain, seperti terjaminnya kesehatan masyarakat Indonesia.
Peningkatan Literasi Digital Anggota Karang Taruna Tunas Harapan sebagai Pembentuk Pendidikan Karakter Bangsa Ayupradani, Niken Thalia; Sofiyana, Laely Nor; Huda, Miftakhul; Nasucha, Yakub; Siswanto, Heri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 2, Desember 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i2.15696

Abstract

Menghadirkan pendidikan literasi digital bagi anggota karang taruna men-jadi trobosan pembelajaran di tengah pandemi. Pengetahuan umum yang dirasa wajib diketahui oleh pengguna media sosial usia remaja. Tujuan adanya sosialisasi literasi digital ini agar tahu bagaimana mengelola me-dia sosial dan sebagai usaha membentuk karakter remaja yang matang. Fokus subjek kegiatan adalah anggota karang taruna di Desa Ngelosari yang masih berusia pelajar jenjang SMP-SMA. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya karakter seperti religius, toleransi, cinta tanah air, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, dan tanggung jawab.
Mentimeter Media as a Formative Assessment Instrument for Observation Report Text for Class X Students Niken Aprilyana; Yakub Nasucha; Atiqa Sabardila
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 1 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i1.5543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi siswa dan guru terhadap efektivitas penggunaan mentimeter sebagai instrumen asesmen formatif teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian campuran metode kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menggunakan strategi desain eksplanatori berurutan. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas X4 SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah pemanfaatan media Mentimeter sebagai instrumen asesmen formatif pada materi ajar teks laporan observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner dalam bentuk skala likert. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data secara statistic deskriptif instrument non-tes. Data mengenai pendapat atau tanggapan pada media mentimeter terkumpul melalui angket yang dianalisis statistic deskriptif instrument non tes. Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa persepsi siswa dan guru menunjukkan hasil yang sangat positif. Melalui pertanyaan terbuka yang diajukan kepada siswa dan kuesioner penilaian yang ditujukan kepada guru, membuktikan media mentimeter efektif apabila digunakan sebagai instrument asesmen formatif. Hal ini dapat dilihat, skor aktual yang menunjukkan 100 dan skor ideal 136 dengan hasil presentase sebanyak 73,52% yang menunjukkan bahwa itu masuk ke dalam rentang presentase 65% - 85 % menunjukkan efektif.
LANGUAGE FUNCTION ACQUISITION OF THREE-YEAR-OLD CHILDREN IN URBAN EDUCATED FAMILY ENVIRONMENT Kurniasari, Anita Dewi; Nasucha, Yakub; Al-Ma’Ruf, Ali Imron
Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Vol. 4 No. 2 (2020): Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature)
Publisher : Elite Laboratory Jurusan Sastra Inggris Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/lire.v4i2.76

Abstract

This article aims to describe the acquisition of language function of three-year-olds in an urban educated family environment. This research utilizes a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects are three-year-old children in an educated family environment in the city of Surakarta with a focus on language function. Data are obtained in school, family, and home environment. Data collection uses observation, recording, and note-taking techniques. Data analysis is performed using the translational, phonetic, and referential identity methods. Data validation applies to data source triangulation. The results of the research found three language functions acquired, including information function, exploration function, and persuasion function. The information function is obtained through the stimulation of the school environment, family environment, and play environment. The exploration function is utilized to convey the results of children's learning development. The function of persuasion is used by children to invite or seduce other people. It can be concluded that the three-year-old children are capable of acquiring various language functions with enough vocabulary to utilize them and stimulations at this stage are important and thus encouraged.
Kata Kerja Aktif dalam Teks Prosedur Karangan Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Surakarta Ardhana*, Muhammad Febrian; Nasucha, Yakub
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2022): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v5i2.2330

Abstract

A procedure text is a text in the form of a series of instructions that explain how to do something structurally. The study was conducted to identify the use of active verbs in procedural texts made by seventh-grade students of Junior High School Muhammadiyah 8 Surakarta. The purpose of the research is to find the forms of the verbs contained in the procedure text and then classify them based on the type and describe the morphological process towards the formation of active verbs. This research is qualitative descriptive research by utilizing Miles and Huberman data analysis. The results showed that there were two kinds of verbs, namely transitive and intransitive active verbs. In addition, several types of morphological processes were found, namely affixation and reduplication, including the use of prefixes (me-), phoneme adjustment (N), prefixes (meNg-), and suffixes (-kan), suffixes (-i), confixes (meM-kan). ), confix (meN-kan), confix (meNg-i), and reduplication, namely the repetition of all basic forms.ABSTRAKTeks prosedur merupakan teks yang berbentuk rentetan pentunjuk yang menjelaskan cara melakukan suatu hal secara testuktur. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi penggunaan kata kerja aktif pada teks prosedur yang dibuat siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Tujuan penelitian yaitu untuk menemukan bentuk-bentuk kata kerja yang terdapat pada teks prosedur kemudian mengklasifikasikan berdasarkan jenisnya dan untuk mendeskripsikan terjadinya proses morfologis terhadap terbentuknya kata kerja aktif. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan analisis data miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua macam kata kerja yakni kata kerja aktif transitif dan intransitif. Selain itu, ditemukan beberapa jenis proses morfologis yaitu afiksasi dan reduplikasi di antaranya penggunaan prefiks (me-), penyesuaian fonem (N), prefiks (meNg-), sufiks (-kan), sufiks (-i), konfiks (meM-kan), konfiks (meN-kan), konfiks (meNg-i) dan reduplikasi yakni pengulangan seluruh bentuk dasar.Kata kunci: kata kerja aktif; proses morfologi; teks prosedur
Co-Authors Abdul Ngalim Agus Budi Wahyudi Ahmad Ahmad Aji, Sulistyo Al-Ma’ruf, Ali Imron Ali Imron Al-Ma’ruf Ali Imron Al-Ma’ruf Anam Purwanto Anam Sutopo Andi Haris Prabawa Anita Dewi Kurniasari Anita Dewi Kurniasari Any Novitasari Ardhana*, Muhammad Febrian Arrabi'ah, Maullinia Resti Astuti, Tina Indri Atik Purwanti Atiqa Sabardila Atitah, Siti Ayu, Fera Diah Ayupradani, Niken Thalia Desy Anggraini Devi Kurnia Khikmawati Devi Yolanda Devi Yolanda Dini Restiyanti Pratiwi Erry Widya Kustanti Fahrizal Lalang Sitoro Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Gallant Karunia Assidik Harun Joko Prayitno Heri Siswanto Ilma, Awla Akbar Ilma, Awla Akbar Indriyani, Niko Jaka Santosa Jaka Santosa, Jaka Jamaluddin, Norliza Jamaluddin, Norliza Kurniasari, Anita Dewi Kusmanto, Hari Kustanti, Erry Widya Laili Etika Rahmawati Laras Kinasih Laras Kinasih Markhamah Miftakhul Huda Miftakhul Huda Mrihatini, Asti Muh Ihsanudin Muh Ihsanudin, Muh Muhammad Niam Naimul Faizah Naimul Faizah, Naimul Nasution, Ali Napiah Niam, Muhammad Niken Aprilyana Nirmala, Evatias Nugroho, Febriyanto Arif Oktavian Aditya Nugraha Oktavian Aditya Nugraha, Oktavian Aditya Purwanti, Atik RAHAYU, FITRI ITUT Rahmawat, Laili i Etika Rini Indah Sulistyowati Rini Indah Sulistyowati, Rini Indah Safitri Zuliana Aryanti Safitri, Isnaini Samsuddin Samsuddin Samsulhadi, Mellyonisa Athariq Sari, Khoyiroh Novita Shindy Tresna Vinansih Silviana, Yasinta Sofiyana, Laely Nor Sri Arfiah Subekti Subekti Subekti Subekti Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sulistyowati, Hanifah Monika Tina Indri Astuti Tri Santoso Tri Santoso Udin, Ruis Vinansih, Shindy Tresna Widi Astuti Zainal Arifin