Claim Missing Document
Check
Articles

Bahasa Inggris Rahmawati, Wuri; Haryanti, Dwi; Laila, Malikatul
Al-Lisan: Jurnal Bahasa Vol 7 No 2 (2022): Al-Lisan: Jurnal Bahasa (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/al.v7i2.2584

Abstract

This study covers the pragmatics equivalence and violation maxims in the Divergent novel. Classifying the forms of Grice maxim violations and describing the pragmatic equivalence of violation maxims in the Divergent novel are the objectives of this study. It is a qualitative paper that examines violation maxims and pragmatic equivalence in the novel Divergent. The data were direct-utterances infraction maxims in English and Indonesian. There are two types of data analysis techniques employed in this study. The analysis began with a document review, followed by an evaluation of the translation's quality based on pragmatic equivalence. As a result of the research, the following findings were discovered: 139 data were classified as violation maxims. The majority of the results (45,32.4%) involved violations of the quality standard. Second, based on the qualitative parameter of pragmatic equivalence, a total of 137 out of 139 data points were deemed "accurate translation" and  two out of 139 (1,43%) data might be regarded as "less accurate translation." This investigation uncovered no translations that may be deemed inaccurate.
Pendidikan Islam dalam Keluarga Persepektif Abdullah Nashih Ulwan Haryanti, Dwi; Romli, Romli
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 7 No. 2 (2021): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v7i2.2030

Abstract

Pendidikan pertama untuk anak dimulai dari keluarga. Keluarga adalah tempat utama bagi pembentukan dan pendidikan anak. Apabila ingin membentuk anak menjadi anak yang shaleh dan shaleha, cerdas serta terampil, maka harus dimulai dari keluarga. Sebuah keluarga tidak akan pernah menjadi keluarga yang ideal apabila keluarga tersebut tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan terutama oleh agama dan hukum yang berlaku di negara dan masyarakat. Diantara keluarga yang ideal tersebut adalah keluarga yang mampu memfungsikan dirinya menjadi pendamping serta pendidik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Di dalam pendidikan Islam, dasar dari pendidikan dalam keluarga adalah Al-Qur’an dan Hadits. Tujuan pendidikan Islam yakni membentuk anak menjadi anak yang beriman, berakhlak mulia, dan bermoral. Metode yang dilakukan sesuai dengan ajaran Islam menurut Abdullah Nashih Ulwan yakni metode dengan keteladanan, metode dengan pembiasaan, metode dengan nasihat, dan metode dengan perhatian dan pengawasan. Pendidikan Islam dalam keluarga menurut Abdullah Nashih Ulwan menganjurkan orang tua untuk senantiasa menuntut ilmu, khususnya ilmu dalam mendidik anak.
Loose Parts Sebagai Alternatif Sumber Belajar dalam Pengembangan Sains Anak Usia Dini: Loose Parts Sebagai Alternatif Sumber Belajar dalam Pengembangan Sains Anak Usia Dini Haryanti, Dwi; Assa, Indo; Jamhar, Putri Yana; Sanawiyah, Nelly
Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 8 No. 1 (2022): Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : PASCASARJANA IAIN SYAIKH ABDURRAHMAN SIDDIK BANGKA BELITUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/edugama.v8i1.2463

Abstract

Factually, there is a development of the times, so that learning resources also experience development. Entering this new era, educators in particular are required to be creative with the process, not the result. In the 21st century, educators also need to be equipped with abilities, knowledge, and skills in order to achieve optimal learning goals. The development of science is currently in line with the learning process needed in 21st century skills. The skills needed in the 21st century include students being able to be more creative, think critically, be able to communicate well, and be able to work together. So to stimulate these skills, educators must carry out fun activities and use learning resources that are in accordance with learning objectives. Nature is a place to gain knowledge. Children also gain valuable experience from their play activities. Fun play activities can make children feel happy and motivated from the experiences they get. In the development of science, learning resources that can be used are loose parts. Loose parts are a play area that is static and can also be fairly stiff that children usually face on a daily basis. The loose parts area is an environment that can be changed, moved around according to the wishes and imagination of a child, so that when children interact using loose parts media, children can be categorized as entering the world of problem solving abilities and creative thinking. Keywords: Loose Parts, Learning Resources, Science Development Secara faktual, adanya perkembangan zaman, sehingga sumber belajar pun mengalami perkembangan. Memasuki era baru ini, pendidik khususnya dituntut kreatif terhadap proses, bukan hasil. Abad 21 ini, pendidik pun perlu dibekali kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Pengembangan sains saat ini sejalan dengan proses pembelajaran yang dibutuhkan dalam keterampilan abad 21. Keterampilan yang dibutuhkan abad 21 ini antara lain peserta didik dapat lebih kreatif, berpikir kritis, mampu berkomunikasi dengan baik, dan bisa bekerjasama. Sehingga untuk menstimulasi keterampilan tersebut, pendidik harus melakukan kegiatan yang menyenangkan dan menggunakan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Alam menjadi tempat dalam memperoleh pengetahuan. Anak juga memperoleh pengalaman yang sangat berharga dari kegiatan bermain mereka. Kegiatan bermain yang menyenangkan dapat membuat anak merasa bahagia dan termotivasi dari pengalaman yang anak peroleh. Dalam pengembangan sains, sumber belajar yang dapat digunakan adalah loose parts. Loose parts merupakan suatu area bermain yang statis dan bisa juga terbilang kaku yang biasanya anak hadapi sehari-hari. Area loose parts yakni lingkungan yang dapat diubah-ubah, dipindah-pindah sesuai keinginan serta imajinasi seorang anak, sehingga ketika anak berinteraksi dengan menggunakan media loose parts, anak sudah dapat dikategorikan memasuki dunia kemampuan problem solving (pemecahan masalah) dan berpikir kreatif. Kata Kunci: Loose Parts, Sumber Belajar, Pengembangan Sains.
Struktur Komunitas Ikan Karang di Perairan Kota Sorong, Papua Barat Daya, Indonesia Ghofir, Abdul; Haryanti, Dwi; Hartati, Retno; Orisu, Anthon Apolos
Jurnal Kelautan Tropis Vol 28, No 3 (2025): JURNAL KELAUTAN TROPIS
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkt.v28i3.28886

Abstract

Reef fish are one of the biota that are sensitive to environmental changes. Their abundance and diversity are supported by good coral reef conditions. This makes them a bioindicator of coral reef conditions. This study aims to examine the diversity of reef fish, ecological indices, and conditions of coral reef benthic substrates in Sorong City waters from September to November 2024 at ten research stations using the Underwater Visual Census (UVC) and Underwater Photo Transect (UPT) methods. The study found 174 species of reef fish from 26 families (107 major, 55 target, and 12 indicator). The diversity (H') and evenness (E) indices were moderate to high at 1.59-3.41 and 0.41-0.89, respectively, and dominance (C) was low at 0.04-0.48. PCA analysis showed that hard coral cover (HC) as the main determinant of reef fish community structure correlated with the families Pomacentridae, Chaetodontidae, Scaridae, Pempheridae, and Blennidae. This finding is important for marine resource management and conservation in the waters of Sorong City.   Ikan karang merupakan salah satu biota yang peka dengan perubahan lingkungan. Kelimpahan dan keanekaragamannya didukung oleh kondisi terumbu karang yang baik. Hal ini menjadikannya sebagai bioindikator kondisi terumbu karang. Penelitian ini bertujuan mengkaji keanekaragaman ikan karang, indeks ekologi, dan kondisi substrat bentik terumbu karang di perairan Kota Sorong pada September-November 2024 di sepuluh stasiun penelitian menggunakan metode Underwater Visual Census (UVC) dan Underwater Photo Transect (UPT). Hasil penelitian ditemukan ikan karang 174 spesies dari 26 famili (107 mayor, 55 target, dan 12 indikator). Indeks keanekaragaman (H’) dan keseragaman (E) sedang hingga tinggi 1,59-3,41 dan 0,41-0,89, serta dominasi (C) rendah 0,04-0,48. Analisis PCA menunjukkan tutupan karang keras (HC) sebagai penentu utama struktur komunitas ikan karang berkorelasi dengan Pomacentridae, Chaetodontidae, Scaridae, Pempheridae dan Blennidae. Temuan ini penting untuk pengelolaan sumber daya laut dan konservasi di perairan Kota Sorong. 
Persepsi Mahasiswa Jurusan Hukum dalam Penggunaan AI untuk Menerjemahkan Dokumen Legal: Peluang dan Tantangan Fajar Khoiriah, Umul; Shinta Fatimatus Siha, Aninda; Hanifah Rahmani, Putri; Sutopo, Anam; Haryanti, Dwi
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/4rvf3x89

Abstract

In this era, AI has influenced into all aspects of life, even in the world of translation. In this research, the researchers are interested in investigating law students' perceptions related to AI in legal document translation. This research is important because the use of AI in the translation of legal documents can speed up the translation process. This study examines the benefits of using AI in legal document translation according to law students and challenges in using AI in legal document translation according to law students. This study uses a qualitative study method, by conducting interviews with 2 law students. The data was analyzed using thematic method of analysis. In this study, the findings is law students perceive AI as a beneficial tool for translating legal documents due to its efficiency and accessibility, but emphasize the necessity of human review to ensure contextual accuracy and adherence to legal standards. For future research, it is recommended to add different fields of legal documents and be more specific in examining the AI applications used.
Co-Authors Abdul Ghofir Agus Wijayanto, Agus Amalia, Amrina Rosyadana Anam Sutopo Anggi Srimurdianti Sukamto, Anggi Srimurdianti Aningsih, Anissa Putri Antonius Budi Susanto Aryati Prasetyarini Ashom, Khatimul Assa, Indo Atiqa Sabardila Azizah, Mila Amelia Nur Bhagooli, Ranjeet Bramasta, Arrico Fathur Yudha Camalin, Dian Khasanto Chairunissa, Farasifa Darojah, Nisa Aula Dayani, Dona Nopi Delianis Pringgenies Desilawati, Fitria Devi Permata Sari Diah Permata Wijayanti Elis Indrayanti Fadhilla Tri Nugrahaini Fajar Khoiriah, Umul Farrah Zakiyah Anwar, Farrah Zakiyah Faruq, Asrul Faruq Asrul G. Gunawan Gita Permatasari, Kristina Gustinainah, Gustinainah Hanifah Rahmani, Putri Helfi Nasution Heni Widiastuti Heriawan, Fauzan Himmatul, Helina Indrawati Indrawati Indrayati, Novi Jamhar, Putri Yana Kencana, Dwike Cenderamata Khoiriah, Umul Fajar Kusumawardana, Kwica Guswantoro L, Maria Dominika Lomi Lubis, Sunarti Malikatul Laila Mansoor, Hafiza Sana Mariana, Silvia Maskur, Alif Maulina, Dinda Rizky Ayu Mauly Halwat Hikmat Munasik Munasik Musthofa, Zaini Na'mah, Lutfia Uli Ningsih, Nisa Kartika Nuraini, Ria Tri Azizah Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nurhilsa, Siti nurul latifah Orisu, Anthon Apolos Pamela, Elza Mega Prasetyorini, Aryati Pratiwi, Wenny Putri, Adiah Setia Putri, Aninda Ayu Putri, Avinda Putri, Deliya Salsabila Putri, Fitri Noor Sugiarto Qurrotul Aeni, Qurrotul Rahmah Rahmah Rahmawati, Shelfia Rahmawati, Wuri Ramadhan, Muhammad Fadhilah Retno Hartati Rian, Aristy Rini Hidayati Riya, Rosa Romli Romli, Romli Rustananda, Dani Sanawiyah, Nelly Saputri, Nabila Ayu Shinta Fatimatus Siha, Aninda Sigit Haryanto Sinulingga, Wilhelmina br Suharyanto Sulastri Sulastri Syafma, Nidi Kurnia Thoyibi, M Thoyibi, Muhammad Triyanto, Handi Cahyo umi laelatul qomar Wijaya, Aditya Surya Wijaya, Nabila Rahindah Wiratmoko, Gandung Aulia Yanti, Maulida Yulia Susanti, Yulia