Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Phbs Rumah Tangga Dengan Kejadian Ispa Balita Di Desa Sindon Kabupaten Boyolali Tiara Putri Navy; Abi Muhlisin
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 2 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i2.1275

Abstract

Currently, ARI has become a cause of death in toddlers worldwide. The etiology of ARI is caused by viruses and bacteria. In addition, it can be in the form of nutrition, exclusive breastfeeding, and environmental conditions (Asrianto et al., 2022). Minimal instillation or not knowing the instructions for Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in households also makes it possible to get ARI (Zolendo et al., 2022). This study aims to determine the relationship between household PHBS and the incidence of ARI in toddlers in Sindon Village, Boyolali Regency. The type of research used in this study is quantitative with a correlation analytical method. The sample selection technique is by using the purposive sampling method, and 74 respondents have been determined. The instruments in the study were the household PHBS attitude questionnaire and the toddler ARI incidence questionnaire. The results of the Chi-Square statistical test obtained a p-value of 0.001 (<0.05), so it can be interpreted that there is a relationship between household PHBS and the incidence of ARI in toddlers in Sindon Village, Boyolali Regency. The good PHBS attitude of parents will determine the possibility of ARI in toddlers. The majority of respondents behaved well and did not experience ARI. Judging from the output of this study, health education is needed regarding PHBS in household settings and ARI in the community. Priority should be given to individuals who have moderate PHBS attitudes and experience ARI.
Penyuluhan dan Pelatihan Skrining GiSeLa (Gizi Seimbang Lansia) pada Kader sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Desa Lorog, Jawa Tengah Zahra, Auliya Nisa; Muhlisin, Abi
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): IJPM - April 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.377

Abstract

Kualitas hidup yang dialami lansia dalam beberapa hal dipengaruhi oleh status gizinya. Deteksi dini gizi buruk pada lansia merupakan salah satu langkah pencegahannya. Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya lansia, kader kesehatan masyarakat yang membantu program kesehatan pemerintah dapat diajarkan untuk mendorong pilihan gaya hidup sehat. Kegiatan GiSeLa ini dilakuka kepada Kader Desa Lorog dengan beberapa tahapan yaitu, penyuluhan gizi seimbang bagi lansia, pelatihan skrining gizi seimbang pada lansia, serta pendampingan kader dan evaluasi pengisian skrining gizi seimbang. Hasil dari kegiatan GiSela ini menunjukan peningkatan pengetahuan kader kesehatan Desa Lorog, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah terkait Gizi Seimbang bagi Lansia. Peningkatan pengetahuan ini terlihat dari hasil rerata pre-test yaitu 73,5 menjadi 94,5 untuk rerata nilai post-test. Dengan demikian terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 84%. Selain itu, setelah diberikan pelatihan dan pendampingan pengisian skrining gizi seimbang pada lansia, para kader dapat mengaplikasikannya di posyandu masing-masing.
Hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan pola tidur pada remaja Zakarisma, Afiffah Arundina; Muhlisin, Abi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 11 (2025): Volume 18 Nomor 11
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v18i11.515

Abstract

Background: The use of gadgets has now become a daily necessity for everyone, especially teenagers. In this modern era, the use of gadgets can help all activities in life. The lack of ability and control of each individual in minimizing the use of gadgets can have a negative impact on each individual's sleep patterns. Purpose: To determine the relationship between the intensity of gadget use and sleep patterns in teenagers. Method: Quantitative research type descriptive correlative using cross sectional design. This research was conducted in August-September 2024, at the first Vocational High School of Juwiring Klaten, Mrisen village, Juwiring district, Klaten. The sampling technique used was the probability sampling method with proportional stratified random sampling technique, namely 90 respondents. The inclusion criteria for the selected samples were grade XI students, willing to participate in the research, and having gadgets. The independent variable in this study is the intensity of gadget use, while the dependent variable is sleep patterns. Results: Respondents with moderate and high intensity of gadget use caused poor sleep patterns, namely 46 respondents (54.8%) moderate intensity and 38 respondents (45.2%) high intensity with a p-value of 0.030. Conclusion: There is a relationship between the intensity of gadget use and sleep patterns in teenagers. The higher the intensity of gadget use, the worse the teenager's sleep patterns. Suggestion: It is hoped that schools and parents can be firm in controlling and regulating their teenagers. In order to minimize excessive use of gadgets, so as not to trigger poor sleep patterns.   Keywords: Gadget; Intensity; Sleep Pattern; Teenagers.   Pendahuluan: Penggunaan gadget kini telah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi setiap kalangan, khususnya kalangan remaja. Pada era modern ini, penggunaan gadget dapat membantu segala aktivitas pada kehidupan. Kurangnya kemampuan dan kontrol setiap individu dalam meminimalisir penggunaan gadget dapat mengakibatkan dampak buruk pada pola tidur setiap individu. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan pola tidur pada remaja Metode: Penelitian kuantitatif jenis deskriptif korelatif menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2024, di SMK 1 Juwiring Klaten, Dusun Mrisen, Kecamatan Juwiring, Klaten. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan teknik proportional stratified random sampling, didapatkan sampel sebanyak 90 responden. Kriteria inklusi sampel yang dipilih yaitu siswa-siswi kelas XI, bersedia mengikuti penelitian, dan memiliki gadget. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah intensitas penggunaan gadget, sedangkan variabel terikat adalah pola tidur. Hasil: Responden dengan intensitas penggunaan gadget sedang dan tinggi menyebabkan pola tidur yang buruk, yakni sebanyak 46 responden (54.8%) intensitas sedang dan 38 responden (45.2%) intensitas tinggi dengan perolehan p-value 0.030. Simpulan: Terdapat hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan pola tidur pada remaja. Semakin tinggi intensitas penggunaan gadget, maka semakin buruk pola tidur remaja. Saran: Diharapkan kepada sekolah dan orang tua untuk bisa tegas dalam mengontrol dan mengatur anak remaja mereka. Agar dapat meminimalisir penggunaan gadget yang berlebihan, sehingga tidak memicu pola tidur yang buruk.   Kata Kunci: Gadget; Intensitas; Pola Tidur; Remaja.
Integrasi Pendidikan Karakter dan Multikultural di Perguruan Tinggi: Membangun Generasi Mahasiswa yang Toleran dan Beretika Mohammad Rudiyanto; Abi Muhlisin; Sabar Narimo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6121

Abstract

This research aims to examine the integration of character and multicultural education in higher education, focusing on the development of tolerance and ethical attitudes among students. In the midst of cultural diversity in Indonesia, it is important for universities to implement education that not only pays attention to academic aspects, but also shapes the character of students to become ethical individuals who are able to coexist in a plural society. Through a descriptive qualitative approach with a case study at Madura University, this research explores various programmes, policies, and courses that combine the two concepts. The research findings show that the integration of character and multicultural education on campus can strengthen students' understanding of cultural diversity, as well as shape attitudes of tolerance, empathy and openness. However, the implementation of this integration faces challenges, such as resistance from some lecturers and students and limited resources. This study recommends the development of a more inclusive curriculum and policies that support the synergy between character and multicultural education. Further research is needed to evaluate the long-term impact of this integration on character building and students' readiness for the world of work.
MENAKAR AKURASI IVA : TINJAUAN LITERATUR SEDERHANA MENGATASI TANTANGAN SKRINING KANKER SERVIKS DI BERBAGAI POPULASI BERISIKO Cahyani, Meysa Ayu; Muhlisin, Abi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43235

Abstract

Kanker serviks adalah kanker yang berkembang di leher rahim (serviks) akibat pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akurasi metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dalam mendeteksi kanker serviks serta tantangan yang dihadapi dalam praktik pelaksanaannya di populasi yang berisiko. Metode penelitian menggunakan telaah pustaka dari berbagai database, termasuk PubMed, Science Direct, Garuda (Garba Rujukan Digital), dan Google Scholar, dengan fokus pada publikasi dalam periode lima tahun terakhir. Dari pencarian ini, didapatkan tujuh artikel yang relevan untuk dilakukan review. Hasil dari tujuh artikel tersebut menunjukkan bahwa metode IVA efektif dalam mendeteksi lesi pra-kanker di komunitas berisiko tinggi, meskipun ada beberapa kendala. Meskipun IVA merupakan alternatif yang ekonomis dan cepat untuk skrining kanker serviks, tantangan dalam akurasi dan efektivitasnya tetap ada. Faktor-faktor seperti pelatihan tenaga kesehatan, pemahaman masyarakat, dan stigma terhadap layanan kesehatan berkontribusi pada rendahnya partisipasi dalam skrining. Tantangan dalam akurasi dan partisipasi ini masih menjadi isu yang perlu diatasi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan akses terhadap program skrining kanker serviks.
Terapi Psikososial Pada Osteoartritis Di Komunitas Pratiwi, Arum; Muhlisin, Abi; Rahayu, Umi Budi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.3637

Abstract

Program kemitraan komunitas ini dilakukan dengan tujuan membimbing, dan melatih para mitra yaitu kelompok penderita osteoartritis (OA) dan masyarakat yang berisiko untuk meningkatkan kualitas hidup. Metode yang digunakan adalah bersama dengan mitra yaitu kader kesehatan dan masyarakat, mengidentifikasi kelompok sasaran dan menciptakan home based untuk pusat terapi. Tim kemitraan ini melatih para penderita OA dengan teknik relaksasi, senam osteoarthritis, dan pendidikan kesehatan mengenai diet dan kontrol emosional. Sebelum kegiatan dilakukan, tim kemitraan melakukan pemerikasaan laboratorium asam urat dan gula darah sewaktu. Alat pemeriksaan yang digunakan adalah easy touch dan stik, media komunikasi yang digunakan adalah modul, leaflet, audiovisual, dan poster. Jumlah peserta pengabdian ini adalah 100 orang ysng kemudian teridentifikasi OA menjadi 52 orang. Hasil kegiatan ini terdiri dari gambaran hasil asam urat, gula darah, gambaran nyeri, tingkat pengetahuan yang meningkat pada mitra yaitu rata-rata nilai pre-test 55,27 menjadi 72,10; Peningkatan ketrampilan mitra yaitu mampu memperagakan senam OA dan teknik relaksasi secara mandiri.Kata Kunci: Pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampinganPsychosocial Therapy for Osteoarthritis in the CommunityABSTRACTThe purpose of the community partnership program was guiding of partner to train them who are groups of osteoarthritis (OA ) sufferers and communities that risk to improve quality of life . The method of this activity including built home based therapy centers and then trained OA sufferers used relaxation techniques, osteoarthritis exercises, and health education on diet and emotional control. Before the activity was carried out, the partnership team conducted a laboratory test of uric acid detection and blood sugar level. The examination was used easy touch tools and sticks . the medium of display was used modules, leaflets, audiovisual, and posters. The number of participants of this activity was initially 100 people, next, was identified 52 participant with OA. The results of this activity consisted of a description of the results of uric acid level, blood sugar level, a description of pain, an increased level of knowledge at partners that the average score of 55.27 to 72.10; Enhancing partner skills is able to demonstrate OA exercises and relaxation techniques independently.Keywords: Community empowerment, training program, coaching, mentoring.
Relaxation technique to reduce stress for a caregiver of a mental illness patient Arum Pratiwi; Rita Tri Subekti; Budi Kristanto; Abi Muhlisin
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 1: March 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.807 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i1.1586

Abstract

Background: Mental disorders require a long treatment which has an impact on the family's physical and psychological burden. Psychoeducation in the family becomes crucial to reduce stress on caregivers. Limited case studies still focus on providing therapy to families of mentally ill patients. This case reports aims to provide an overview and discourse on colleagues about how stress management is given to families with parents with mental disorders. Case presentation: A 32-year-old woman cares a mother with Schizophrenia. The woman was a main care provider in the family that complaint was anxiety at the thought of her mother suffering from a severe mental illness. Symptoms that appear in these women are sleep disturbances, headaches for a while, and difficulty concentrating. Examination of vital signs revealed normal pulse, blood pressure and body temperature. Stress management applied to these women is to provide progressive muscle relaxation therapy. The training was carried out at the family home for two activities, then the family was asked to do independent for one month. The achievement of stress management was measured using the Parenting Stress Scale between before and after relaxation exercises. There is a difference scores between before and after training from 81 to 72 but not significant. This is probably due to unresolved social support, one of which is stigma from neighbors. Conclusions: Relaxation technique procedures for severe mental illness caregivers have been successfully applied and have an effect on reducing stress levels, but there is no significant difference.Abstrak: Latar Belakang: Gangguan jiwa memerlukan penanganan yang lama yang berdampak pada beban fisik dan psikis keluarga. Psikoedukasi dalam keluarga menjadi sangat penting untuk mengurangi stres pada pengasuh. Studi kasus yang berfokus pada pemberian terapi kepada keluarga pasien gangguan jiwa masih terbatas. Laporan kasus ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan wacana kepada sejawat tentang bagaimana manajemen stres diberikan pada keluarga dengan orang tua dengan gangguan jiwa. Presentasi kasus: Seorang wanita berusia 32 tahun merawat seorang ibu dengan Skizofrenia. Wanita tersebut adalah pemberi perawatan utama dalam keluarga yang mengeluhkan kecemasan karena memikirkan ibunya menderita gangguan jiwa kronis. Gejala yang muncul pada wanita tersebut adalah gangguan tidur, sakit kepala sesaat, dan sulit berkonsentrasi. Pemeriksaan tanda-tanda vital menunjukkan denyut nadi, tekanan darah dan suhu tubuh normal. Manajemen stres yang diterapkan pada wanita tersebut adalah dengan memberikan terapi relaksasi otot progresif. Pelatihan dilakukan di rumah keluarga selama dua kali, kemudian keluarga diminta untuk berlatih mandiri selama satu bulan. Pencapaian manajemen stres diukur dengan menggunakan Parenting Stress Scale antara sebelum dan sesudah latihan relaksasi. Ada perbedaan skor antara sebelum dan sesudah pelatihan dari 81 menjadi 72 tetapi tidak signifikan. Hal ini kemungkinan karena dukungan sosial yang belum terselesaikan, salah satunya adalah stigma dari tetangga. Kesimpulan: Prosedur teknik relaksasi pada caregiver gangguan jiwa berat telah berhasil diterapkan dan berpengaruh dalam menurunkan tingkat stres, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan.
The Relationship Between Knowledge Level and Vulva Hygiene Behavior During Menstruation in Adolescents Ardianingrum, Vania; Muhlisin, Abi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4467

Abstract

Good reproduction is a state that includes physical, mental, and social related to organs, functions, and reproductive processes. Menstruation is one of the signs of the maturity of the female reproductive organs, therefore knowledge of vaginal hygiene is required. The purpose of this study is to determine the relationship between the level of knowledge and behavior of vulvar hygiene during menstruation in adolescents. The type of research used is quantitative research using a cross sectional approach and data collection through questionnaires that have been tested for validity and reliability. The respondents involved in this study were adolescents at SMK 1 Juwiring with a total of 88 samples from 360 students. The results showed that there was a significant relationship between the level of knowledge and behavior of vulvar hygiene during menstruation in adolescents, with a significant p-value of 0.024 (< α 0.05), which stated a weak correlation with a value of r = 0.241, using the Spearman rho test. In conclusion, there is a relationship between the level of knowledge and vulva hygiene behavior during menstruation in adolescents at SMK 1 Juwiring with a positive direction, the higher the level of knowledge, the better the vulva hygiene behavior carried out.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU KENAKALAN REMAJA DI SMP NEGERI X SURAKARTA Tosanaji Adyuta Prasasti, Arya; Muhlisin, Abi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24571

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu masa perkembangan terpenting dalam kehidupan setiap manusia. Momen indah yang penuh dengan kegembiraan, keunikan, kesenangan dan kepuasan. Pola Asuh adalah suatu hubungan antara orang tua dan anak dimana tindakan tersebut sebagai bentuk perhatian atau kasih sayang orang tua terhadap anak dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku kenakalan remaja di SMP Negeri 3 Surakarta. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Deskriptif Korelatif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari dengan sampel sebanyak 71 responden dari populasi sebanyak 250 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode probability sampling dengan teknik proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner, selanjutnya data di tabulasi dan dianalisis dengan menggunakan Uji Chi-square. hasil penelitian menunjukkan bahwa nila p value 0,003  dan p=<0,05). Dari hasil penelitian ini didapati kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku kenalan remaja di SMP Negeri 3 Surakarta. Pola asuh orang tua dapat mempengaruhi perilaku kenakalan pada remaja karena remaja juga memerlukan perhatian dan pengawasan yang lebih intensif untuk dapat menghindari perilaku yang kurang baik terhadap remaja dapat terjadi.
Pengaruh Isometric Handgrip Exercises Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi: Literatur Review Sari, Adjeng Pradita; Muhlisin, Abi
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.17611

Abstract

Hypertension is better known as the silent killer which is usually interpreted as hypertension which causes death without any symptoms. Physical activity that helps sufferers to lower blood pressure is by doing isometric handgrip exercises. The study aims is to analyze and identify changes in blood pressure during isometric handgrip exercises. The method used is Literature Review. The database used to search for this article is Science Direct, PubMed, and Google Scholar which were published in 2013-2023. The keywords used were "Isometric Handgrip", "Blood Pressure", and "Hypertension". The search results obtained 502 articles and 10 articles that met the selection criteria were selected. The results of the article show that as many as 9 out of 10 articles explain that isometric handgrip exercises can reduce blood pressure. The findings of the article show that isometric handgrip exercises can reduce blood pressure, so they can be used as additional interventions in the field of nursing.
Co-Authors Adinda Isna Yanuarinta Afifah Aulia Afifah Zakiyatul Aulia Agus Sudaryanto Agustaria Budi Nugroho Alya Fitri Dwi Karunia Annisa Risma Rahmawati Ardianingrum, Vania Arif Widodo Ariyanta, Fitra Arum Pratiwi Arum Pratiwi Arum Pratiwi Asmara, Mahardika Bagus Aurum Latifah Azzahra Budi Kristanto Bulan Rexy Pratiwi Burhanudin Ichsan Caesar Gita Kriswidyananda Cahyani, Meysa Ayu Cechilya Anindhita Hariyanto Cindy Ratna Ardella Dian Hudiyawati Dimas Ria Angga Pribadi Diva Rahmawati Ekan Faozi Erlangga, Langgang Budaya Rian Erna Herawati Faizizah, Naimatul Fitra Ariyanta Galih Putri Itsnaini Ghina Kamila Hafidz Dinulloh Ibaadurrohmaan Ichsan, Burhanudin Indah Sundawati Intan Roesyati Irdawati Irdawati Irdawati Irdawati Isna Alfiyani Isna Alfiyani Isna Alfiyani Isnaeni, Alfi Nur Kartinah Khoiruna Malihah Maemunah Maemunah Mahendra, Mesha MH Dwi Nur Arif Mochammad Imron Awalludin Mohammad Rudiyanto Mona Isabella Muhammad Ahsan Alfatih Muhammad Fathan Nuralam Muhammad Fathan Nuralam Muhammad Labib Farros Mutia Ayu Pratiwi Muzakar Isa Nabila Novita Priyani Nadhila Putri Utami Nadhila Putri Utami Nina Rahmadliyani Noor Alis Setiyadi Nuralis Setyadi Nurul Indriyastuti Nurul Indriyastuti, Nurul Oktiva, Yayuk Dwi Prima Aldiansa Putri Nurlia Angggraini Rabiatul Adawiya Rahmadliyani, Nina Raihan Ishad Refansa Desfa Dinata Reni Kartika Sari Rita Tri Subekti Rizka Puji Yulianti Rizki Anjarsari Rizki Nana Kusumaningrum Sabar Narimo Sahuri Teguh kurniawan Sahuri Teguh kurniawan, Sahuri Teguh Salwa Yumna Muthi'ah Salza Tri Widyaningrum Saputri, Defika Drajat Sari, Adjeng Pradita Selvia Nur'aini Sheli Duwita Sari Siti Khotimah Siti Marfu'ah Siti Musalamah Sukardi Sukardi Sulastri Sulastri - Sulastri Sulastri Syamsul Arifin Tiara Putri Navy Tosanaji Adyuta Prasasti, Arya Tri Agustina Umi Budi Rahayu Vinami Yulian Wachidah Yuniartika Winarsih Nur Ambarwati Wisardoyo Wisardoyo Wita Oktaviana Yayuk Dwi Oktiva Yulian -, Yulian Yulianti, Rizka Puji Zahra, Auliya Nisa Zakarisma, Afiffah Arundina Zidni Ilman Nafi'a