Claim Missing Document
Check
Articles

Terapi Latihan Fisik dalam Menurunkan Hipertensi pada Lansia : Studi Literature Faizizah, Naimatul; Muhlisin, Abi
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.17831

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit dengan keadaan tekanan darah pada pembuluh darah arteri meningkat dalam rentang waktu yang lama. Terapi farmakologis dan terapi nonfarmakologis telah digunakan untuk mengelola hipertensi pada pasien. Strategi pengobatan non-farmakologi bertujuan untuk membuat pasien melakukan latihan aktivitas fisik secara teratur, memperbaiki pola makan sehat yang bebas garam, menghentikan kebiasaan merokok dan menjauhi stres psikologis Tujuan : untuk mengetahui Terapi Latihan fisik dalam Menurunkan Hipertensi pada Lansia. Metode : Studi Literature menggunakan database search engine yaitu Sciencedirect, Pubmed, dan Google Schoolar, dengan publikasi artikel berkisar tahun 2017-2023. kata kunci termasuk: "Hypertension" AND “therapy” AND "Physical Exercise” AND “Elderly”. Hasil : didapatkan 7 jurnal yang membahas Efektivitas terapi Latihan fisik dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi. Kesimpulan : Terapi Latihan Fisik dengan cara dan prosedur yang tepat dapat menjadi salah satu alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi
Penerapan Intervensi Perendaman Kaki dengan Rebusan Air Serai dan Garam pada Penderita Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Saputri, Defika Drajat; Muhlisin, Abi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i11.16134

Abstract

ABSTRACT  Hypertension, or high blood pressure, is a condition where arterial blood flow experiences a pressure that is higher than normal, namely 120/80 mmHg in adults. Treatment of hypertension is necessary, not only to lower blood pressure levels but also to prevent the disease from getting worse. Soaking the feet in warm water provides a local response to heat through this stimulation, which will send impulses from the periphery to the hypothalamus. To determine the effect of soaking feet in boiled salt water and lemongrass on lowering blood pressure in hypertensive patients. This scientific work uses a case study design by providing an intervention from evidence-based nursing in the form of the Benson relaxation technique for ± 10 minutes given to four hypertensive patient subjects. Based on the results of applying foot soak therapy in boiled salt water and lemongrass, it showed an effect on lowering blood pressure in the four subjects. Based on the results of the application and description of foot soaks in boiled salt and lemongrass, the author concludes that foot soaks can be a non-pharmacological technique that can influence blood pressure in hypertensive patients to speed up the patient's recovery. Keywords: Hypertension, Lemongrass Decoction, Salt, Blood Pressure  ABSTRAK Hipertensi atau tekanan darah tinggi (high blood pressure) merupakan kondisi dimana aliran darah arteri mengalami tekanan yang lebih tinggi dari kondisi normal yaitu pada 120/80 mmHg pada orang dewasa. Pengobatan hipertensi diperlukan, tidak hanya untuk menurunkan tingkat tekanan darah tetapi untuk mencegah penyakit dari komplikasi. Merendam kaki dengan air hangat memberi respon lokal terhadap panas melalui stimulasi ini akan mengirimkan implus dari perofer ke hipotalamus. Untuk mengetahui pengaruh rendam kaki air rebusan garam dan serai dalam menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Karya ilmiah ini menggunakan rancangan studi kasus (case study) dengan pemberian intervensi dari Evidance Based Nursing berupa teknik relaksasi benson selama ±10 menit yang diberikan pada empat subjek pasien hipertensi. Berdasarkan hasil penerapan terapi rendam kaki air rebusan garam dan serai menunjukan adanya pengaruh dalam menurunkan tekanan darah pada ke empat subjek. Berdasarkan hasil penerapan dan uraian tentang rendam kaki air rebusan garam dan serai, penulis menyimpulkan bahwa rendam kaki bisa menjadi salah satu teknik non farmakologis yang dapat memepengaruhi tekanan darah pada pasien hipertensi untuk mempercepat pemulihan pada pasien. Kata Kunci: Hipertensi, rebusan serai, garam, tekanan darah
Pemeriksaan Kesehatan Rutin “PATIN” Gratis Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Deteksi Dini PTM Muhammad Ahsan Alfatih; Abi Muhlisin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) adalah penyakit yang tidak dapat ditularkan yang terjadi akibat perubahan fungsi organ manusia karena pengaruh beberapa faktor seperti usia, fisiologis, psikologis, aktivitas, pola makan, dan lingkungan. Tingginya angka mortilitas dan morbiditas akibat PTM seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, kanker, dan penyakit pernapasan kronis diperkirakan akan terus bertambah di seluruh dunia, terutama pada negara – negara berkembang dengan penghasilan menengah kebawah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mendeteksi secara dini riwayat penyakit tidak menular dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kegiatan ini meliputi penyuluhan di awal sesi dan praktik pemeriksaan secara langsung, adapun pemeriksaan yang disediakan antara lain pemeriksaan antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar perut, lingkar lengan), tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), asam urat dan skrining PTM. Kegiatan dilaksanakan pada hari sabtu 10 februari 2024. Lokasi kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di gedung IPHI desa Lorog, Tawangsari. Kegiatan ini dikuti oleh 135 peserta. Hasil pemeriksaan kesehatan didapatkan 31% peserta mengalami hipertensi, 8% memiliki gula darah tinggi, dan 40,7% peserta memiliki riwayat asam urat. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk deteksi dini PTM.
Penurunan Tekanan Darah Menggunakan Terapi Akupresur Pada Pasien Hipertensi Siti Musalamah; Abi Muhlisin
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i2.247

Abstract

Hypertension is a chronic disease that cannot be cured, but can be controlled. Acupressure therapy is one of the therapies to control blood pressure in hypertension to avoid complications. This study aims to analyze the application of acupressure therapy to reduce blood pressure in hypertension sufferers. This article was written using a literature review obtained from Garuda, Science Direct, and PubMed, covering the period between 2019 and 2024, in Indonesian and English. A total of 8 articles were reviewed after the search results. All of these articles stated that acupressure therapy can lower blood pressure and can be done at several points on the body. Stimulating nerve waves to smooth blood flow and lower blood pressure can be done by applying pressure to acupuncture points on the body. The application of acupressure therapy in an effort to lower blood pressure in patients with hypertension is considered quite significant and effective. Acupressure therapy can also help lower heart rate, improve sleep quality, and reduce stress levels.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Senam Kaki Diabetes terhadap Penurunan Kadar Glukosa pada Pasien Diabetes Mellitus : Literatur Review Cechilya Anindhita Hariyanto; Abi Muhlisin
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41279

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi, termasuk gangguan sirkulasi darah pada ekstremitas bawah. Senam kaki diabetes merupakan salah satu intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah dan membantu mengendalikan kadar glukosa darah pada pasien diabetes. Pendidikan kesehatan tentang senam kaki diyakini dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien dalam melakukan latihan ini secara rutin, yang pada gilirannya berpotensi membantu menurunkan kadar glukosa. Tujuan: Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pendidikan kesehatan terkait senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus melalui analisis berbagai penelitian yang relevan. Metode: Studi ini menggunakan metode literature review dengan mencari dan menganalisis 10 artikel ilmiah (5 nasional dan 5 internasional) yang berkaitan dengan topik ini. Artikel diperoleh dari berbagai database, seperti Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect, dengan kata kunci “senam kaki diabetes,” “pendidikan kesehatan,” dan “kadar glukosa.” Proses seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria PICO, yaitu Population (P) berupa pasien diabetes mellitus, Intervention (I) berupa pendidikan kesehatan senam kaki diabetes, Comparison (C) tidak ada pembanding, dan Outcomes (O) berupa perubahan kadar glukosa. Seleksi awal menghasilkan 30 artikel yang sesuai tema dan tahun publikasi, kemudian disaring menjadi 15 artikel berdasarkan abstrak dan tujuan, dan akhirnya diperoleh 10 artikel utama untuk dianalisis. Hasil: Analisis dari 10 artikel menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan terkait senam kaki diabetes memiliki efek positif dalam membantu menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes. Pasien yang mendapatkan pendidikan kesehatan mengenai senam kaki cenderung lebih patuh dalam melakukan latihan secara rutin, sehingga meningkatkan sirkulasi darah dan metabolisme, yang berkontribusi pada penurunan kadar glukosa. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan mengenai senam kaki diabetes memiliki pengaruh yang signifikan dalam pengendalian kadar glukosa pada pasien diabetes mellitus. Penerapan senam kaki yang rutin dan tepat dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melalui pengelolaan kadar glukosa yang lebih baik.
Pengaruh Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi: Literature Riview Galih Putri Itsnaini; Abi Muhlisin
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42295

Abstract

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah sistolik mencapai ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg. Jika tidak ditangani, hipertensi dapat meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan tekanan darah adalah rendam kaki air hangat. Terapi ini dapat memperlancar sirkulasi darah, merelaksasi pembuluh darah, dan mengurangi ketegangan otot, sehingga membantu menurunkan tekanan darah. Literature review ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi rendam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi berdasarkan studi yang telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah 10 jurnal nasional yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2020-2025. Analisis terhadap 10 artikel menunjukkan bahwa intervensi rendam kaki air hangat memberikan dampak positif dan signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Terapi ini mampu menstabilkan tekanan darah dengan meningkatkan sirkulasi dan memperbaiki fungsi vaskular. Terapi rendam kaki air hangat terbukti berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu terapi pendukung dalam pengelolaan hipertensi.
Respon Psikososial Pada Penderita Kanker Payudara: Studi Kualitatif Arum Pratiwi; Abi Muhlisin; Agustaria Budi Nugroho; Dian Hudiyawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45959

Abstract

Prevalensi kematian yang tinggi terjadi pada wanita yang didiagnosis kanker payudara. Jumlah penderita kanker di kabupaten Sukoharjo pada tahun terakhir terus meningkat. Pengobatan kanker saat ini masih berfokus pada gejala fisiologis, penanganan masalah psikososial belum ditangani secara terstruktur. Intervensi yang berhubungan dengan masalah psikologis harus berdasar informasi terkait masalah psikososial agar penatalaksanaan bisa dilakukan dengan tepat, oleh karena itu penting untuk diteliti respon psikososial pada penderita kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi masalah spikososial pada penderita kanker payudara. Desain dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenogi. Responden adalah penderita kanker payudara di wilayah kecamatan Baki sejumlah 36 orang yang diambil menggunakan non random sampling. Kriteria sampel adalah wanita penderita kanker post mastektomy, masih menjalani kemoterapi, usia 30 sampai 70 tahun dan mampu berkomunikasi. Analisis data menggunakan deskriptif, Braun and Chlarke thematik anaysis. Hasil penelitian menggambarkan bahwa usia responden terbanyak antara 51 sampai 65 tahun, mayoritas bekerja, dan lama diagnosa lebih dari lima tahun. Tema utma mendeskripsikan kombinasi denial anger dan pergeseran denial acceptance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa respon psikososial pada penderita kanker payudara bertahan dan berubah sepanjang waktu.   
Pengaruh Terapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Caesar Gita Kriswidyananda; Abi Muhlisin
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48685

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang berdampak pada kualitas hidup dan risiko komplikasi kardiovaskular. Terapi non-farmakologis, seperti rendam kaki air hangat, menjadi pilihan intervensi yang mudah, aman, dan murah untuk membantu menurunkan tekanan darah lansia. Tujuan: Artikel ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi melalui kajian literature review. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review, peenelusuran literatur dilakukan pada berbagai database ilmiah terbaru dengan kata kunci “rendam kaki air hangat”, “tekanan darah”, “lansia”, dan “hipertensi” dan selanjutnya dianalisis menggunakan diagram alir PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Hasil: Hasil review menunjukkan bahwa terapi rendam kaki air hangat secara konsisten mampu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi. Mekanisme utama melibatkan vasodilatasi perifer, relaksasi sistem saraf, serta pengurangan stres dan kecemasan. Terapi dilakukan pada suhu 37–42°C selama 15–30 menit, dengan hasil yang signifikan dibanding kelompok kontrol atau sebelum intervensi. Kesimpulan: Terapi rendam kaki air hangat efektif sebagai intervensi sederhana dan non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi serta berpotensi meningkatkan kenyamanan dan kepatuhan pasien. Intervensi ini layak direkomendasikan sebagai pendukung manajemen hipertensi pada populasi lansia.
Pengaruh Terapi Slow Stroke Back Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Annisa Risma Rahmawati; Abi Muhlisin
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48818

Abstract

Prevalensi hipertensi pada lansia di Indonesia masih sangat tinggi dan menjadi salah satu masalah kesehatan utama yang dapat menurunkan kualitas hidup. Intervensi non-farmakologis seperti slow stroke back massage telah berkembang sebagai pendekatan pelengkap untuk menurunkan tekanan darah. Studi ini merupakan literature review yang bertujuan mengetahui pengaruh terapi slow stroke back massage terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Pencarian literatur dilakukan pada berbagai database menggunakan kata kunci relevan “slow stroke back massage”, “hipertensi”, “lansia”, dan “tekanan darah”. Analisis terhadap sepuluh jurnal yang memenuhi kriteria menunjukkan bahwa slow stroke back massage secara konsisten menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan pada kelompok lansia hipertensi. Selain penurunan tekanan darah, sejumlah penelitian juga melaporkan penurunan kecemasan dan nyeri, serta meningkatkan kenyamanan subyektif dan kualitas tidur. slow stroke back massage dikenal aman, mudah diaplikasikan, tidak membutuhkan alat mahal, dan memiliki risiko efek samping yang sangat minimal. Dengan demikian, slow stroke back massage dapat direkomendasikan sebagai terapi non-farmakologis yang efektif dan praktis untuk membantu penatalaksanaan hipertensi pada lansia, baik di fasilitas kesehatan maupun lingkungan komunitas. slow stroke back massage juga berpotensi meningkatkan kualitas hidup lansia dengan cara yang praktis dan mudah diterapkan dalam praktik keperawatan
Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Menjalankan Diet Pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Pajang Surakarta Rizki Nana Kusumaningrum; Abi Muhlisin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.50962

Abstract

Hipertensi ialah keadaan kesehatan yang digejalai dengan tekanan darah tinggi pada dinding arteri, yang bila tidak mendapat penanganan yang baik, bisa mengakibatkan beragam komplikasi yang kronis. Di antara berbagai strategi untuk mengelola hipertensi, penerapan pola makan yang tepat merupakan salah satu pendekatan utama. Namun, banyak pasien mengabaikan aspek ini, sehingga peranan dukungan keluarga menjadi krusial dalam memberikan motivasi dan pemantauan. Penelitian ini ditujukan guna menyelidiki hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan menjalankan diet pada pasien hipertensi di Puskesmas Pajang, Surakarta. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 57 peserta, dan memanfaatkan kuesioner untuk menilai tingkat dukungan keluarga dan kepatuhan terhadap diet hipertensi. Temuan penelitian mengindikasikan, mayoritas responden menerima dukungan keluarga yang baik, yaitu 29 orang (50,9%), dan menunjukkan tingkat kepatuhan diet yang patuh pada 46 orang (80,7%). Analisis uji Chi-Square menghasilkan skor p senilai 0,000 (p < 0,05), mengindikasikan terdapatnya hubungan yang signifikan secara statistik antara dukungan keluarga dan kepatuhan diet pada pasien hipertensi.
Co-Authors Adinda Isna Yanuarinta Afifah Aulia Afifah Zakiyatul Aulia Agus Sudaryanto Agustaria Budi Nugroho Alya Fitri Dwi Karunia Annisa Risma Rahmawati Ardianingrum, Vania Arif Widodo Ariyanta, Fitra Arum Pratiwi Arum Pratiwi Arum Pratiwi Asmara, Mahardika Bagus Aurum Latifah Azzahra Budi Kristanto Bulan Rexy Pratiwi Burhanudin Ichsan Caesar Gita Kriswidyananda Cahyani, Meysa Ayu Cechilya Anindhita Hariyanto Cindy Ratna Ardella Dian Hudiyawati Dimas Ria Angga Pribadi Diva Rahmawati Ekan Faozi Erlangga, Langgang Budaya Rian Erna Herawati Faizizah, Naimatul Fitra Ariyanta Galih Putri Itsnaini Ghina Kamila Hafidz Dinulloh Ibaadurrohmaan Ichsan, Burhanudin Indah Sundawati Intan Roesyati Irdawati Irdawati Irdawati Irdawati Isna Alfiyani Isna Alfiyani Isna Alfiyani Isnaeni, Alfi Nur Kartinah Khoiruna Malihah Maemunah Maemunah Mahendra, Mesha MH Dwi Nur Arif Mochammad Imron Awalludin Mohammad Rudiyanto Mona Isabella Muhammad Ahsan Alfatih Muhammad Fathan Nuralam Muhammad Fathan Nuralam Muhammad Labib Farros Mutia Ayu Pratiwi Muzakar Isa Nabila Novita Priyani Nadhila Putri Utami Nadhila Putri Utami Nina Rahmadliyani Noor Alis Setiyadi Nuralis Setyadi Nurul Indriyastuti Nurul Indriyastuti, Nurul Oktiva, Yayuk Dwi Prima Aldiansa Putri Nurlia Angggraini Rabiatul Adawiya Rahmadliyani, Nina Raihan Ishad Refansa Desfa Dinata Reni Kartika Sari Rita Tri Subekti Rizka Puji Yulianti Rizki Anjarsari Rizki Nana Kusumaningrum Sabar Narimo Sahuri Teguh kurniawan Sahuri Teguh kurniawan, Sahuri Teguh Salwa Yumna Muthi'ah Salza Tri Widyaningrum Saputri, Defika Drajat Sari, Adjeng Pradita Selvia Nur'aini Sheli Duwita Sari Siti Khotimah Siti Marfu'ah Siti Musalamah Sukardi Sukardi Sulastri Sulastri - Sulastri Sulastri Syamsul Arifin Tiara Putri Navy Tosanaji Adyuta Prasasti, Arya Tri Agustina Umi Budi Rahayu Vinami Yulian Wachidah Yuniartika Winarsih Nur Ambarwati Wisardoyo Wisardoyo Wita Oktaviana Yayuk Dwi Oktiva Yulian -, Yulian Yulianti, Rizka Puji Zahra, Auliya Nisa Zakarisma, Afiffah Arundina Zidni Ilman Nafi'a