Claim Missing Document
Check
Articles

Determination of Zoning Recharge Area and Spring Conservation in the Upstream Sub-Basin of the Jali River, Gebang District, Purworejo Regency, Central Java Province Mia Fitri Aurilia; Dian Hudawan Santoso; Andi Sungkowo
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 18, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2347.328 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v18i1.10-20

Abstract

Human needs for clean water can be obtained from various sources, one of those is springs. The spring is the main water source for the people in Redinkidul Hamlet. The dependence of the community on springs shows that there is a need for conservation of spring recharge areas. The purpose of this study was to determine the ability of recharge areas to absorb water and provide conservation direction for spring recharge areas. The research method used is survey and mapping methods to obtain data on existing conditions in the field, scoring and overlay methods to determine the condition of the recharge area based on the results obtained. The scoring parameter refers to Permen PU No. 2 of 2013. The results obtained show that the spring recharge area zone has a moderate class with a score of 11-13. The highest score obtained is on the parameters of land use and rainfall. Based on these results, the proposed conservation directives are in the form of technical conservation directions in the form of bund terraces and spring support buildings. This conservation is needed so that the potential of the spring is maintained.
Fitoremediasi Logam Besi (Fe) dan Mangan (Mn) pada Air Limbah Pengolahan Tambang Emas Rakyat di Desa Pancurendang dengan Genjer (Limnocharis flava) Firstananda Yustika; Rr. Dina Asrifah; Dian Hudawan Santoso
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1113.402 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8830

Abstract

Pertambangan emas di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah termasuk ke dalam pertambangan emas rakyat. Pertambangan emas rakyat secara tradisional dapat menyebabkan dampak negatif yaitu terjadinya pencemaran bagi lingkungan hidup di sekitar area pertambangan karena dalam proses pengolahannya masih menghasilkan air limbah. Air Limbah pengolahan emas di Desa Pancurendang mengandung pengotor berupa logam Besi (Fe) dan Mangan (Mn) dengan kandungan melebihi baku mutu yang telah ditetapkan. Hal tersebut berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi pengolahan emas. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk untuk mengurangi kandungan Besi (Fe) dan Mangan (Mn) pada air limbah dengan fitoremediasi menggunakan tanaman genjer (Limnocharis flava) sistem batch dan menentukan desain pengolahan air limbah Metode analisis menggunakan perhitungan efektivitas penurunan. Penelitian ini menggunakan 3 variasi media yaitu 100% air limbah dengan netralisasi, air limbah dengan netralisasi 5 hari dan 100% air limbah tanpa netralisasi. Hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan Besi (Fe) sebesar 866,7 mg/L dan Mangan (Mn) sebesar 206,83 mg/L. Uji coba fitoremediasi dengan sistem batch menggunakan tanaman genjer memiliki penyerapan logam Besi (Fe) paling efektif pada sampel tanpa netralisasi dengan nilai efektivitas 99,168%, sedangkan penyerapan logam Mangan (Mn) yang paling efektif pada sampel netralisasi 5 hari dengan nilai efektivitas 68,24%.Kata Kunci : Pertambangan, Emas, Air Limbah Pengolahan Emas, Fitoremediasi, Besi (Fe), Mangan (Mn)
Potensi Pencemaran Air Lindi Terhadap Air Tanah dan Teknik Pengolahan Air Lindi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banyuroto Desa Banyuroto, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta Rezky Adipratama Thomas; Andi Sungkowo; Dian Hudawan Santoso
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-I
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.418 KB) | DOI: 10.31315/psb.v1i1.9039

Abstract

Kabupaten Kulon Progo merupakan pilot project pengelolaan sampah di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, menyusul banyaknya masalah sampah yang terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, dan Bantul. TPA Banyuroto merupakan TPA yang berada di Desa Banyuroto yang masih menggunakan sistem pengelolaan sampah secara open dumping. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui tingkat pencemaran air lindi (leachate) terhadap kualitas air tanah di TPA Banyuroto, Desa Banyuroto (2) Merancang arahan pengolahan air lindi di TPA Banyuroto, Desa Banyuroto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan pemetaan, skoring dan pengharkatan metode Le Grand. Metode Le Grand mempunyai 5 parameter fisik, yaitu: (1) Kedalaman muka air tanah (2) Kemiringan muka air tanah (3) Daya serap diatas muka air tanah (4) Permeabilitas akuifer (5)Jarak horisontal terhadap sumber pencemar. Uji kualitas air tanah, air sungai dan air lindi dilakukan menggunakan alat EC meter dan pH meter. Parameter fisik berupa warna, suhu, bau, kekeruhan, dan TDS dan kimia berupa pH. Hasil skoring tiap parameter dengan metode Le Grand pada 23 titik sumur sampling, di dapatkan kelas potensi pencemaran kecil (sangat sulit tercemar) dan sangat kecil (tidak mungkin tercemar). Semakin jauh letak sumur dari sumber pencemar maka semakin kecil kemungkinan untuk tercemar. Dari hasil uji kualitas air tanah dan airlindi menunjukkan bahwa kadar BOD dan COD melebihi baku mutu. Untuk arahan pengelolaan pada TPA Banyuroto adalah mendesain Instalasi Pengolahan Air Limbah. Desain kolam lindi yang dibuat adalah kolam inlet (penampung awal) dan kolam outlet (penampung akhir), kolam anaerob, kolam fakultatif, kolam maturasi danpenambahan eceng gondok untuk menurunkan kadar BOD dan COD.
Analisis Kesesuaian Wisata Di Pantai Glagah, Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta Arya Dipa Aristo Putra; Johan Danu Prasetya; Dian Hudawan Santoso
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.611 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8908

Abstract

Pantai Glagah merupakan salah satu wisata pantai yang terletak di Kulon Progo yang termasuk kedalam Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) dimana didalamnya terdapat daya tarik wisata alam pantai dengan didukung  oleh wisata kuliner tepi laut dan surga makanan hasil laut (Seafood Paradise). Pantai Glagah memiliki potensi bencana berupa gelombang pasang dan angin kencang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesesuaian wisata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui metode purposive sampling, wawancara, matematis berupa skoring, dan analisis deskriptif. Parameter kesesuaian wisata terdiri dari kedalaman perairan, lebar pantai, tipe pantai, kemiringan pantai, kecepatan arus, material dasar perairan, kecerahan perairan, biota berbahaya, ketersediaan air tawar, dan tutupan lahan. Berdasarkan hasil perhitungan analisis kesesuaian wisata di Pantai Glagah didapatkan hasil  indeks kesesuaian wisata ∑IKW sebesar 64,90% yaitu sesuai (S2). Kata Kunci: Kesesuaian Wisata, Pantai, Wisata
Rancangan Teknis Reklamasi Lahan Bekas Pertambangan Andesit berdasarkan Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pertanian Lahan Kering di Dusun Pucungan, Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah Muhammad Fiqri Hidayaturrahman; Dian Hudawan Santoso; Rr Dina Asrifah
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4789.303 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8882

Abstract

Salah satu sumber daya alam yang banyak dieksploitasi adalah batu andesit yang dimanfaatkan pada sektorkonstruksi, Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah terdapatbeberapa lahan pertambangan sumberdaya alam mineral andesit. Dalam proses pertambangan tersebut dapatmengakibatkan dampak terhadap lingkungan yaitu kerusakan lahan. Oleh karena itu, di lokasi tersebut harusdilakukan reklamasi wilayah bekas pertambangan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk 1)Menentukan rencana teknis reklamasi lahan bekas tambang andesit yang sesuai untuk pertanian lahan keringberdasarkan perhitungan kemiringan lereng. 2) Mengevaluasi kesesuaian lahan untuk kawasan pertanian kering(vegetasi jambu monyet dan ketela pohon) pada lahan bekas pertambangan andesit di daerah penelitian. Metodeyang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Rencana teknis reklamasimenyesuaikan RTRW Kabupaten Purworejo Tahun 2011-2031 yaitu sebagai pertanian lahan kering dan sedikitpenyesuaian lokasi di lapangan. Reklamasi dimulai dengan penatagunaan lahan yaitu pengaturan geometrijenjang dengan tinggi jenjang 5 meter, lebar jenjang 5 meter, single slope sebesar 65%, dan back slope 3%.Penataan lahan di area bagian barat pertambangan dibuat sebagai lahan parkiran dengan luas 15.930 m2.Penataan lahan secara vegetatif dengan penanaman pohon jambu monyet di area jenjang dengan jarak tanam 3m x 3 m. rancangan sistem pot atau lubang tanaman menggunakan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm dengankebutuhan bibit tanaman sebanyak 1.220 pohon Area dasar ditanami ketela pohon dengan jarak tanam 1 x 1 m,rancangan menggunakan sistem guludan dengan jarak antar guludan 1,5 m.Kata Kunci: Evaluasi Kesesuaian Lahan; Pertambangan; Pertanian lahan Kering; Reklamasi; Revegetasi.
Arahan Konservasi Mata Air Untuk Kebutuhan Air Bersih di Dusun Kediwung, Kalurahan Mangunan, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY Salma Ayunda Nur Raisa; Aditya Pandu Wicaksono; Ayu Utami; Andi Renata Ade Yudono; Dian Hudawan Santoso
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.55 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8909

Abstract

Dusun Kediwung memiliki tiga mata air yaitu Mata Air Pancuran, Mata Air Kediwung, dan Mata Air Gumelem sebagai sumber air utama digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Selama musim kemarau, terdapat penurunan kuantitas pada ketiga mata air. Dusun Kediwung pernah mengalami kemarau panjang sehingga dibutuhkan konservasi mata air untuk memenuhi terhadap kebutuhan air bersih warga. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui arahan konservasi yang tepat untuk mata air dan daerah imbuhan. Metode penelitian menggunakan metode survey dan pemetaan, metode volumetrik, wawancara, pengolahan data kuantitatif, uji laboratorium, serta metode sampling dengan purposive sampling. Secara debit Mata Air Pancuran dan Mata Air Kediwung kelas VI sedangkan Mata Air Gumelem kelas VIII. Mata air hanya memenuhi kebutuhan air bersih sebanyak 35.000 L/hari, namun masih kekurangan air bersih sebanyak 11.900 L/hari. Mata air di Dusun Kediwung mengandung kesadahan yang dapat membahayakan kesehatan. Arahan pengelolaan yang digunakan ialah dengan pembuatan bangunan Pemanenan Air Hujan (PAH) dan bangunan filtrasi dalam memenuhi kebutuhan air bersih di Dusun Kediwung.Kata kunci: Mata Air, Penangkap Air Hujan, Filtrasi, Sanitasi Air, SDG
Kajian Pencemaran Airtanah Di Padukuhan Seturan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Panji Ibnu Hakim; Andi Sungkowo; Dian Hudawan Santoso
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-I
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.137 KB) | DOI: 10.31315/psb.v1i1.9037

Abstract

Aktivitas dari sektor domestik maupun kegiatan usaha sering menimbulkan limbah yang tidak dikelola dan akan dapat menimbulkan potensi pencemaran air tanah yang biasa digunakan oleh masyarakat sekitar. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi kualitas airtanah, serta arahan teknik pengolahan air tanah pada lokasi penelitian. Lokasi penelitian terletak di Padukuhan Seturan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah survei dan pemetaan lapangan, metode yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah metode purposive sampling, metode indeks pencemaran digunakan untuk mencari nilai status mutu airtanah yang mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No 115 Tahun 2003, metode evaluasi deskriptif digunakan untuk mengevaluasi seluruh hasil penelitian yang telah diukur. Perlu adanya pengelolaan limbah cair domestik agar tetap menjaga kualitas airtanah dengan membuat rancangan IPAL Komunal dengan sistem Biofilter Aerob-Anaerob. Berdasarkan dengan penentuan status mutu airtanah dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran, kondisi kualitas fisik air sumur warga tergolong jernih dengan status mutu air tidak tercemar sehingga masih layak digunakan secara kondisi fisik. Rekomendasi pengelolaan kualitas airtanah adalah perlu adanya penelitian lanjutan untuk parameter kimia maupun biologi airtanah, rancangan teknis secara detail (detail engineering design) untuk IPAL Komunal dengan sistem IPAL Biofilter Aerob- Anaerob. 
Evaluasi Daya Dukung Lingkungan Kawasan Permukiman Dusun Kemloko, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Yoga Wijaya Danar Putra; Dian Hudawan Santoso; Wisnu Aji Dwi Kristanto
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4151.554 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8900

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk di Kalurahan Srimartani setiap tahun menunjukan peningkatan sebesar 1,18% (BPS, 2021). Kebutuhan ruang untuk tempat tinggal mengalami kenaikan dan mengakibatkan penggunaan lahan terus mengalami perubahan yang berdampak pada daya dukung lingkungan kawasan permukiman di daerah penelitian. Kawasan permukiman di Dusun Kemloko berada pada daerah lereng perbukitan mengakibatkan daerah terjadi gerakan massa tanah yang tersebar di 4 titik lokasi. Terdapat 2 bangunan warga mengalami keretakan akibat adanya gerakan massa tanah di Dusun Kemloko. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis kondisi daya dukung lingkungan kawasan permukiman di Dusun Kemloko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan pemetaan, wawancara, tumpang susun (overlay), pengharkatan (scoring), dan analisis deskriptif. Hasil evaluasi memiliki 2 (dua) kelas yaitu daya dukung agak jelek dengan luas 37 Ha atau 58,73% dan daya dukung jelek dengan luas 26 Ha atau 41,27% dari luasan daerah penelitian.Kata Kunci: Daya Dukung, Lingkungan, Kawasan, Permukiman, Gerakan Massa Tanah
Kajian Pencemaran Airtanah di Dusun Papringan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Gusti Muhammad Rivadha Adenata; Andi Sungkowo; Dian Hudawan Santoso
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan SATU BUMI Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-I
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.568 KB) | DOI: 10.31315/psb.v1i1.9030

Abstract

Air merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan. Hampir seluruh kehidupan di dunia ini tidak terlepas dari adanya unsur air. Kualitas airtanah yang ada di alam berbeda – beda baik menurut ruang dan waktu terutama karena pengaruh aktifitas manusia, jenis batuan, karakteristik akuifer, topografi, dan juga penggunaan lahan. Pembangunan untuk kebutuhan tempat tinggal, perkantoran, tempat usaha, kos-kosan maupun apartment memiliki dampak yang berpengaruh terhadap kualitas airtanah. Tujuan penelitian ini adalah menggetahui status mutu airtanah dan membuat rencana arahan pengelolaan berupa IPAL komunal di Dusun Papringan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY. Metode yang digunakan adalah survey, pemetaan lapangan, wawancara, analisis deskriptif, dan matematis berupa perhitungan Indeks Pencemaran. Titik pengamatan penelitian berdasarkan pertimbangan peta-peta tentatif. Parameter rona yang diambil adalah pengamatan penggunaan lahan, wawancara, untuk parameter airtanah berupa parameter fisik seperti DHL, TDS, Suhu, Rasa, Warna dan bau dan juga parameter kimia seperti pH. Parameter yang didapat lalu dianalisis sesuai dengan peraturan yang diacu dan akan diketahui nilai besaran IP pada setiap parameter. Nilai IP setiap parameter diktahui berdasarkan interpretasi, digitasi, pengamatan langsung di lapangan dan perhitungan. Hasil akhir diketahui banyak dari setiap parameter mempunyai hasil yang masih berada dalam batas baku mutu sehingga diperlukan pengelolaan potensi pencemaran yang akan terjadi.Kata Kunci: IPAL komunal ; Kualitas airtanah ; Parameter fisik
Analisis Kualitas Udara Ambien pada Area Tambang Batubara Jenis Terbuka (Open Pit) PT XX di Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur Maria Noverella Adventia; Dian Hudawan Santoso; Aditya Pandu Wicaksono; Titi Tiara Anasstasia; Ayu Utami
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 4, No 1 (2022): Vol 4, No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.424 KB) | DOI: 10.31315/psb.v4i1.8823

Abstract

Kegiatan pertambangan batubara di Indonesia umumnya  dilakukan dengan sistem pertambangan terbuka (open pit). Prinsipnya yaitu kegiatan pertambangan batubara dapat menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, salah satunya yaitu penurunan kualitas udara. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas udara berdasarkan ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) pada lokasi penelitian. Pengambilan sampel udara dengan parameter Particulate Matter 10 µm (PM10) pada tiga titik yang dapat mewakili lokasi penelitian. Tiga titik tersebut berada di bagian utara, selatan, dan timur, dengan penggunaan lahan berupa area kerja karyawan yang bekerja di luar ruangan, yaitu Pit Stop Wheel, Pit Stop Track, dan View Point. Pengambilan sampel udara untuk  waktu pengukurannya disesuaikan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan  Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.14/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2020 Tentang Indeks Standar Pencemar Udara yaitu selama 24 jam dengan menggunakan alat High Volume Air Sampler (HVAS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 3 titik lokasi pengambilan sampel udara yang telah dilakukan selama 24 jam memiliki konsentrasi PM10 di bawah baku mutu yaitu sebesar 75 µg/m3 dan kualitas udara berdasarkan ISPU di lokasi penelitian termasuk ke dalam kategori baik dengan status  warna  hijau.Kata kunci: Pertambangan Batubara, PM10, ISPU