Claim Missing Document
Check
Articles

PERTUMBUHAN SUBKULTUR PISANG CAVENDISH DENGAN TEKNIK IN VITRO PADA MEDIA ½ MS DENGAN PENAMBAHAN AIR KELAPA Setiawan, Donny Agung; Asnawati, Asnawati; Arifin, Nur
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i3.58120

Abstract

Tanaman pisang cavendish pada umumnya selalu diperbanyak secara vegetatif, yaitu dengan menggunakan anakan yang tumbuh dari bonggolnya dan hanya memperoleh sekitar 5-10 anakan per tahun. Salah satu cara untuk memperbanyak tanaman pisang cavendish adalah dengan menggunakan teknik in vitro. Perbanyakan secara in vitro dapat menyediakan bibit dalam jumlah banyak dengan waktu relatif singkat. Media tanam yang digunakan untuk kultur in vitro harus mengandung unsur hara makro, mikro, vitamin dan ZPT. Air kelapa dapat digunakan sebagai media modifikasi MS agar biaya produksi dapat berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi air kelapa terbaik untuk pertumbuhan subkultur pisang Cavendish pada media ½ MS. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan konsentrasi air kelapa yang terdiri atas 6 taraf perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan tiap ulangan terdiri dari 4 sampel jumlah unit percobaan yaitu 96 botol. Perlakuannya yaitu A0 = tanpa air kelapa, A1 = ½ MS + 5% air kelapa, A2 = ½ MS + 10% air kelapa, A3 = ½ MS + 15% air kelapa, A4 = ½ MS + 20% air kelapa, dan A5 = ½ MS + 25% air kelapa pada media ½ MS. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan tiap ulangan terdiri dari 4 sampel. Variabel yang diamati adalah waktu muncul tunas (mst), jumlah akar (helai), jumlah daun (helai), jumlah tunas (tunas), dan panjang tunas (cm). Hasil menunjukkan bahwa pertumbuhan eksplan pisang cavendish yang menggunakan media ½ MS tanpa air kelapa relatif sama dengan pertumbuhan pisang cavendish dengan media ½ MS + air kelapa
RESPON PERTUMBUHAN SETEK LADA HUTAN TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI JENIS PERANGSANG AKAR SINTETIS Indarsih, Apriyani Yuda; Sulistyowati, Henny; Arifin, Nur
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64567

Abstract

Lada hutan (Piper colubrinum L.) merupakan salah satu spesies lada liar. tanaman ini memiliki sifat resisten terhadap serangan jamur Phytophthora capsici penyebab penyakit busuk pangkal batang lada dan resisten terhadap nematoda (Meloidogyne incognita), sehingga tanaman lada hutan dimanfaatkan sebagai batang bawah pada grafting lada sambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan setek lada hutan terhadap pemberian berbagai jenis perangsang akar sintetis dan untuk menemukan perangsang sintetis yang paling baik terhadap keberhasilan pertumbuhan setek lada hutan. Penelitian dimulai dari tanggal 30 September sampai dengan 26 November 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan perangsang akar sintetis dengan 4 ulangan pada tiap perlakuan, sehingga didapat 20 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 5 sampel setek lada hutan sehingga jumlah sampel keseluruhannya adalah 100 setek lada hutan. Perlakuan perangsang akar sintetis yang dimaksud dalam penelitian adalah p₀ = kontrol (perendaman air selama 30 menit), p₁ = Rootone-F, p₂ = Root Up, p₃ = Growtone dan p₄ = Atonik. Variabel-variabel yang diamati meliputi : persentase tumbuh setek (%), jumlah tunas (batang), panjang tunas (cm), jumlah akar (helai), panjang akar (cm) dan jumlah daun (helai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis perangsang akar sintetis maupun tanpa perangsang akar sintetis dapat digunakan dalam perbanyakan setek lada hutan. Pemberian perangsang akar Growtone menghasilkan jumlah akar terbanyak yaitu 23,5 helai, dan perangsang akar Atonik menghasilkan panjang akar terpanjang yaitu 16 cm.
PENGARUH PERANGSANG AKAR ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN STEK MELADA (Piper colubrinum L.) Anjeli, Helena; Sarbino, Sarbino; Arifin, Nur
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64574

Abstract

Melada (Piper colubrinum L.) famili piperaceae berhabitus perdu yang resisten Phytophthora capsici digunakan sebagai batang bawah penyambungan dengan tanaman lada. Melada adalah spesies piper yang paling besar persentase perakarannya berkisar 82,24 %, pertumbuhannya cepat sehingga efektif jika diperbanyak secara stek batang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perangsang akar alami terhadap pertumbuhan stek melada. Penelitian ini dilaksanakan didalam green house Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak dari tanggal 30 September - 30 November 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu K = rootone-F (kontrol), A = bawang merah 75%, B = air kelapa 75%, C = daun kelor 75%, D = urine sapi 75%. Variabel yang diamati adalah persentase tumbuh, jumlah daun, jumlah tunas, waktu muncul tunas, panjang tunas, panjang akar, jumlah akar dan volume akar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian zat perangsang akar alami ekstrak daun kelor dan air kelapa dengan konsentrasi 75% lebih efektif sebagai pengganti zat perangsang akar sintetis dalam meningkatkan persentase tumbuh pada stek tanaman melada.