Claim Missing Document
Check
Articles

Pemantauan Stabilitas Sefiksim pada Sediaan Racikan Pulveres berdasarkan ketentuan Beyond Use Date Rohmanna, Radixza Afiffatul; Sukmawati, Anita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini masih banyak ditemukan resep dokter racikan obat terutama untuk anak-anak dan lansia. Obat racikan rentan akan ketidakstabilan oleh karena itu evaluasi secara fisika maupun kimia perlu dilakukan untuk mengevaluasi stabilitas sediaan racikan obat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui stabilitas racikan bentuk puyer atau pulveres sefiksim berdasarkan ketentuan Beyond Use Date. Sefiksim merupakan salah satu antibiotik yang sering diresepkan oleh dokter. Racikan pulveres sefiksim yang disimpan pada suhu ruang (26°C) dan lemari pendingin (5°C) kemudian diuji terhadap perubahan kadar, pH, dan organoleptis (warna dan aroma) pada interval hari ke-0, 7, 14, 21, dan 28. Pemantauan kadar bahan aktif selama masa penyimpanan dilakukan menggunakan Spektrofotometer UV pada panjang gelombang 291 nm. Hasil pengamatan organoleptis terhadap warna dan aroma dari racikan pulveres sefiksim tidak ditemukan adanya perubahan mulai hari ke-0 hingga hari ke-28 pengamatan yaitu tetap berwarna putih kekuningan dan tidak berbau. Hasil dari uji kadar dan pH menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya perbedaan yang signifikan pada perolehan kadar dan pH sefiksim pada setiap interval hari pengamatan selama 28 hari baik pada suhu 26°C maupun 5°C (sig.2-tailed>0,05). Setelah 28 hari penyimpanan ditemukan adanya perbedaan yang signifikan pada perolehan pH pulveres sefiksim dari kedua suhu penyimpanan (sig.2-tailed<0,05), namun rerata pH sefiksim pada suhu 26°C maupun 5°C masih memenuhi syarat pH sefiksim yang diperbolehkan yaitu 2,6 sampai 4,1. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, racikan pulveres sefiksim stabil selama 28 hari pada suhu penyimpanan 26°C dan 5°C sehingga hasil ini sesuai dengan ketentuan Beyond Use Date untuk sediaan nonaqueous formulation.
Study of Liquid Self-nanoemulsifying Drug Delivery System (L-SNEDDS) that Use Oleic Acid as the Oil Phase: Literature Review Lestari, Ratih Guswinda; Sukmawati, Anita
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 21, Special Issue 1, 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v21i0.23468

Abstract

Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) is a nanoemulsion system that can be used to increase the bioavailability of drugs that are hardly soluble in water and have low bioavailability. Oleic acid, a saturated fatty acid that is found in many vegetable oils, is an oil that is often used for the oil phase in SNEDDS. Therefore, this review article aims to review, study, analyze and explore the optimum formula of SNEDDS that use oleic acid as the oil phase. The articles were searched via Google Schoolar, Science Direct, and Pubmed. The total number of articles is 464 articles. The total number articles that include exclusion criteria is 453 articles. The total article that use is 11 articles. SNEDDS, which uses oleic acid as the oil phase, produces droplet sizes of 19.75-190.03 nm with a polydispersity index of 0.278-0.532. Zeta potential value, only 2 articles have a zeta potential value above +/-30, that is mefenamic acid SNEDDS and furosemide SNEDDS. Overall, SNEDDS which uses oleic acid as the oil phase has a better dissolution and bioavailability profile compared to the commercial product or the pure drug. If solubility and bioavailability increase, it can increase the pharmacological activity of the drugs
Transformasi Kepemimpinan Nasional: Tantangan dan Peluang di Era Globalisasi Setyawan, Filippus Cahyo; Aditya, Muhammad; Pratama, Ilham Okta; Purnama, Iwan; Rihi Hina, Bara Jonathan; Naibaho, Nora; Sukmawati, Anita; Seran, Ardi Peterson; Makanoneng, Jacqueline; Arsanto, Hugeng Wimbo; Tangkudung, Audrey G.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8679

Abstract

Artikel ini mengkaji peran penting transformasi kepemimpinan dalam menghadapi tantangan yang kompleks dan peluang yang muncul di era globalisasi. Dengan memahami dinamika hubungan internasional, dampak perubahan ekonomi, dan peran media sosial, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kepemimpinan yang responsif terhadap konteks global. Melalui analisis literatur dan pendekatan penelitian kualitatif, artikel ini meneliti karakteristik kepemimpinan transformasional sebagai solusi untuk mengatasi tantangan global. Pendidikan dan pengembangan kepemimpinan, bersama dengan responsivitas terhadap perubahan global, diidentifikasi sebagai elemen kunci dalam proses transformasi kepemimpinan. Tantangan utama termasuk kompleksitas isu-isu global seperti krisis keamanan dan perubahan iklim, yang memerlukan kepemimpinan yang visioner, terbuka terhadap ide-ide baru, dan bersifat responsif terhadap dinamika global. Artikel ini juga mengidentifikasi peluang melalui diplomasi, kerjasama internasional, inovasi dalam tata kelola negara, dan pembangunan sumber daya manusia sebagai cara untuk memperkuat kepemimpinan nasional. Transformasi kepemimpinan menjadi suatu keharusan untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang di era globalisasi. Penguatan pendidikan kepemimpinan, responsivitas terhadap perubahan global, dan kolaborasi internasional menjadi kunci dalam menciptakan pemimpin yang mampu membawa bangsa melangkah maju di panggung global. Artikel ini mengundang pemikiran lebih lanjut dan tindakan konkret dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan nasional demi keberlanjutan dan kemajuan bangsa.
UJI STABILITAS FISIK DAN KIMIA SEDIAAN RACIKAN PULVERES NEVIRAPINE Masyhuda, Asyhar; Sukmawati, Anita
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i3.89

Abstract

Proses peracikan obat masih banyak dilakukan di rumah sakit terutama untuk pasien anak-anak dan lansia. Peran seorang apoteker diperlukan untuk menjamin keamanan dan khasiat racikan obat. Obat racikan rentan akan kesalahan dan ketidaktelitian. Evaluasi secara fisika maupun kimia dinilai perlu untuk mengevaluasi stabilitas sediaan racikan obat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui stabilitas racikan pulveres nevirapin. Nevirapin dipilih karena termasuk salah satu antiretroviral yang sering diresepkan oleh dokter. Racikan pulveres nevirapin yang disimpan pada suhu ruang (25°C) dan lemari pendingin (4°C) kemudian diuji terhadap perubahan kadar, pH, dan organoleptis (warna dan bau) setiap interval hari ke-0, 7, 14, 21, dan 28. Alat yang digunakan adalah spektrofotometer UV GENESYS 10UV untuk mengukur absorbansi dengan panjang gelombang 300 nm. Hasil pengamatan organoleptis terhadap warna dan bau racikan pulveres nevirapin tidak ditemukan adanya perubahan dari awal pengamatan yaitu tetap berwarna putih dan tidak berbau. Hasil dari uji kadar dan pH menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya perbedaan yang signifikan pada perolehan kadar dan pH nevirapin pada setiap interval hari pengamatan selama 28 hari baik pada suhu 25°C maupun 4°C (sig.2-tailed>0,05). Berdasarkan hasil pengujian tersebut, racikan pulveres nevirapin stabil selama 28 hari pada suhu penyimpanan 25°C dan 4°C sehingga hasil ini sesuai dengan ketentuan beyond use date untuk sediaan nonaqueous formulation.   
PENGARUH PENGGUNAAN EMOLIEN MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI (Helianthus annuus) TERHADAP SIFAT FISIK STIK PELEMBAB BIBIR DENGAN PEWARNA ALAMI SARI UMBI BIT MERAH (Beta vulgaris L.) Saputri, Adellia Agustina Nur; Sukmawati, Anita
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v3i1.310

Abstract

Penggunaan beberapa senyawa antioksidan dalam satu sediaan dikenal dengan istilah network antioxidants. Network antioxidants bekerja secara sinergis dan terbukti lebih efektif dibandingkan antioksidan tungal. Pada penelitian ini digunakan 2 senyawa antioksidan yang bersumber dari umbi bit merah (Beta vulgaris L) dan minyak biji bunga matahari (Helianthus annuus). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi konsentrasi minyak biji bunga matahari terhadap homogenitas warna dan tekstur, pH, titik lebur, serta kesukaan panelis terhadap kemudahan pemakaian, tekstur, kelembapan dan warna sediaan pelembab bibir. Pembuatan sari umbi bit merah dilakukan dengan menghaluskan, menyaring, dan mengeringkan larutan umbi bit merah hingga didapatkan rendemen sebanyak 6,17%, selanjutnya sediaan pelembab bibir diformulasikan dengan 3 variasi konsentrasi minyak biji bunga matahari antara lain yaitu 7,5%, 10%, dan 12,5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi konsentrasi minyak biji bunga matahari 7,5%, 10% dan 12,5% tidak memberikan pengaruh terhadap homogenitas (warna dan tekstur), titik lebur dan kesukaan panelis terhadap sediaan pelembab bibir, tetapi memberikan pengaruh terhadap pH dimana semakin tinggi konsentrasi minyak biji bunga matahari maka semakin rendah nilai pH yang didapatkan.
The Effect of Work Motivation, Work Discipline and Compensation on Employee Performance in the Customer Care Unit of Bandung Adventist Hospital Anita Sukmawati; Rudianto Rudianto; Dwi Hernuningsih; Freddy Johannis Rumambi; Marisi Pakpahan
Global Management: International Journal of Management Science and Entrepreneurship Vol. 1 No. 4 (2024): November : International Journal of Management Science and Entrepreneurship
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/globalmanagement.v1i4.31

Abstract

Employee performance, particularly in the customer care department, is crucial as all aspects of hospital care related to patient experience. Effective and responsive interactions can enhance patient satisfaction, build trust, and create a supportive environment that aids the healing process. Additionally, customer care employees serve as a bridge between patients and medical staff, ensuring that patients' needs and inquiries are addressed with distinction. Therefore, it is essential for hospital management to maintain employee performance by providing work motivation, discipline, and appropriate compensation. This study aims to analyze the partial and simultaneous effects of work motivation, work discipline, and compensation on improving employee performance in the Customer Care Department of Bandung Adventist Hospital. This descriptive quantitative research was conducted with 30 customer care employees at Bandung Adventist Hospital in early September 2024. The findings indicate that work motivation and compensation do not significantly affect employee performance according to the data analysis, whereas work discipline has a significant impact on employee performance. However, when considered together, work motivation, work discipline, and compensation collectively have a significant effect, accounting for 44.1% of the variance. From this data, it can be concluded that maintaining work motivation, discipline, and compensation together can help sustain employee performance in the Customer Care Department of Bandung Adventist Hospital.
Formulasi dan Penilaian Fisik Sediaan Spray Minyak Kemiri (Aleurites moluccana (L.) Wild) dan Seledri (Apium graveolens) sebagai Pertumbuhan Rambut Fahmi Alief Maulana; Anita Sukmawati; Ahmad Fauzi; Arifah Sri Wahyuni
Journal of Pharmascience Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v11i2.20283

Abstract

Ekstrak seledri (Apium graveolens Linn) yang mengandung apigenin dan kemiri (Aleurites moluccana (L.) Wild) dengan kandungan asam oleat berpotensi dikembangkan sebagai pertumbuhan rambut. Tujuan penelitian ini untuk memformulasikan ekstrak seledri (Apium graveolens Linn) dan ekstrak kemiri (Aleurites moluccana (L.) Wild) menjadi sediaan spray penumbuh rambut. Ekstrak seledri diperoleh melalui maserasi dengan etanol 96% sebagai pelarut, sementara ekstrak kemiri dibuat menggunakan mesin Hot Press. Kedua ekstrak diformulasikan dengan konsentrasi bervariasi terdiri dari 0,1; 0,5; dan 1%. Evaluasi sediaan spray menunjukkan produk berbentuk cair berwarna hijau kekuningan dengan konsistensi yang homogen. Hasil uji  kualitas fisik sebagai berikut: pH 5,79; keseragaman bobot 1,692%; daya sebar 5,93 cm; daya lekat 12,32 detik; viskositas 505 cP; waktu mengering 81,67 detik; dan pola penyemprotan spray menghasilkan semprotan yang menyebar secara merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak seledri serta kemiri memenuhi syarat sebagai sediaan spray untuk pertumbuhan rambut. Kata Kunci: Daun Seledri, Kemiri, Pertumbuhan Rambut, Kualitas Fisik, Spray Celery (Apium Graveolens Linn) extract containing apigenin and candlenut (Aleurites moluccana (L.) Wild) containing oleic acid have the potential to be developed for hair growth The aim of this research is to formulate celery extract (Apium graveolens Linn) and candlenut extract (Aleurites moluccana (L.) Wild) into a hair growth spray preparation. Celery extract was obtained through maceration with 96% ethanol as a solvent, while candlenut extract was made using the Hot Press machine. The second extract was formulated with varying concentrations consisting of 0.1; 0.5; and 1%. Evaluation of the spray preparation shows that the product is a green liquid with a homogeneous consistency. The physical quality test results are as follows: pH 5.79; weight uniformity 1.692%; spreadability 5.93 cm; sticking power 12.32 seconds; viscosity 505 cP; drying time 81.67 seconds; and the spray spray pattern produces a spray that spreads evenly. This research concludes that celery and candlenut extracts meet the requirements as spray preparations for hair growth.
Active Compounds, Antioxidant Potential, and Formulation Innovations of Oxalis sp.: A Bibliometric Perspective Fitri Kurniasari; Anita Sukmawati; Andi Suhendi
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 16, NUMBER 1, JUNE 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The genus Oxalis, belonging to the family Oxalidaceae R.Br., comprises approximately 504 recognized species that are widely distributed worldwide, particularly in regions ranging from South America to southern North America, as well as in the southwestern Cape region of South Africa. In Egypt, this genus is represented by five species and one variety, namely Oxalis anthelmintica A. Rich., O. corniculata L., O. corniculata var. repens (Thunb.) Zucc., O. corymbosa DC., O. latifolia Kunth, and O. pes-caprae L. However, information on the isolation and characterization of non-polar and volatile constituents from Oxalis species remains limited. Therefore, this study applied bibliometric analysis to evaluate the development of research on Oxalis sp., particularly regarding antioxidant activity, formulation development, and phytochemical studies. Data were obtained from the Crossref database, resulting in 57 selected articles published between 2015 and 2025. Bibliometric analysis was conducted using VOSviewer to map publication trends, keyword co-occurrence networks, overlay visualization, and influential articles related to Oxalis research. A total of 214 publications from 2015–2025 were analyzed. The results show that 22 keywords were grouped into four clusters, forming 154 links with a total link strength of 962, indicating a well-connected research structure. The dominant research themes focus on antioxidant activity, antibacterial activity, and secondary metabolites, particularly in studies on Oxalis corniculata. However, keywords related to formulation development and advanced phytochemical analysis appear less frequently, suggesting that these areas remain relatively underexplored. These findings provide a systematic overview of the research landscape and highlight potential directions for future studies on the development and application of Oxalis-derived bioactive compounds.
Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Warga Negara Indonesia di Seoul Korea Selatan terhadap Penggunaan Obat Mandiri Hidayah Karuniawati; Erindyah R. Wikantyasning; Anita Sukmawati; Zakky Cholisoh; Setyo Nurwaini; Mika Tri Kumala Swandari; Rahayu Farida; Ahmad Rajali
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi penggunaan obat mandiri di masyarakat cukup tinggi. Penggunaan obat secara mandiri yang tidak rasional dapat menyebabkan tujuan terapi tidak tercapai, bahkan dapat membahayakan pasien. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku warga negara Indonesia di Seoul Korea Selatan terhadap penggunaan obat secara mandiri. Kegiatan dilakukan di masjid Ansan Seoul Korea Selatan. Kegiatan inti berupa penyuluhan kepada warga Indonesia yang berada di Seoul terkait dengan penggunaan obat mandiri yang rasional yang meliputi bagaimana cara mendapatkan obat, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang tidak dipakai. Meskipun 37 peserta hadir pada kegiatan ini, tetapi 14 peserta mengisi kuesioner. Mayoritas peserta (71,4%) adalah laki-laki, 64,3% umur 25-30 tahun, dan 50% pendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas (SMA). Rata-rata pengetahuan responden terkait dengan pengobatan mandiri adalah 63,6% sedangkan sikap 72,9%. Pengetahuan, sikap, dan perilaku yang belum sesuai adalah cara mendapatkan obat (logo obat), cara minum obat, cara penyimpanan, dan cara membuang obat. Perlu edukasi farmasis untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam menggunakan obat mandiri secara rasional.
Psikoedukasi Kesehatan Mental Berbasis Komunitas pada Warga Negara Indonesia di Seoul Korea Selatan Rahayu Farida; Hidayah Karuniawati; Erindyah R. Wikantyasning; Anita Sukmawati; Zakky Cholisoh; Setyo Nurwaini; Mika Tri Kumala Swandari
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18567

Abstract

Berdasarkan laman Kementerian Luar Negeri Indoneisa warga negara Indonesia yang tinggal di Korea Selatan baik sebagai pekerja, pelajar dan mahasiswa, pendamping keluarga, serta menikah dengan warga negara Korea Selatan tercatat sebanyak lebih dari 42.000 pada tahun 2019. Jumlah ini semakin bertambah dari tahun ke tahun berkenaan dengan meningkatkan hubungan diplomatik dan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Korea Selatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi atau pengetahuan terkait materi kesehatan mental. Pengabdian masyarakat internasional ini diberikan dengan metode seminar dengan tema kesehatan mental. Materi ini penting untuk diberikan sebagai bekal menghadapi tekanan psikologis yang dialami oleh para warga negara indonesia di Korea Selatan sebagai akibat dari adanya kejutan budaya. Harapannya dengan seminar ini maka para WNI yang tinggal di Korea Selatan dapat melakukan penanganan mandiri pada kasus gangguan kesehatan mental oleh masalah sehari-hari. Setelah mengikuti seminar diharapkan peserta dapat lebih bijak dalam menggunakan obat, serta dapat mengelola stress dengan baik sehingga dapat menjaga kesehatan mental agar tetap produktif di tengah berbagai tekanan psikologis yang dihadapi sehari-hari sebagai warga negara Indonesia yang tinggal di negara lain dan jauh dari keluarga. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh 37 peserta yang merupakan jamaah Masjid Sirotol Mustaqim Ansan, Seoul Korea Selatan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abda Abda Adellia Agustina Nur Saputri Ahmad Fauzi Ahmad Rajali Andi Suhendi Andriyas Nisfiliyah Annisa Nur Lathifah Amanda Putri Arifah Sri Wahyuni Arini Fadhilah Arsanto, Hugeng Wimbo Asyhar Masyhuda Aysha, Miranda m Ayyun, Qurrota Azistyna, Delvi Yulia Clara Cendera Marthadilla Dewi Rahmawati DEWI RAHMAWATI Dwi Hernuningsih Elbira J.A Purnomo Erindyah R. Wikantyasning Evi Mulyani Fahmi Alief Maulana Farida Rahayu Fazleen Izzany Abu Bakar Febri Wulandari Fitri Kurniasari Freddy Johannis Rumambi Gunawan Setyadi Haerani, Dian Hairi, Dewi Gulyla HENNY NURHASNAWATI Hidayah Karuniawati Hilda Srivaliana Ilham Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Indriyani, Yuvita Dewi Intan Nurhanifah Isna Vira Risdiyanti Juwita Rahmawati Laeha, Ms. Nur-ainee Lestari, Ratih Guswinda Lintang Karengga Ihsani Lintang Titian Cahya M. A., Rhinomuraena Makanoneng, Jacqueline Marisi Pakpahan Masyhuda, Asyhar Maulana, Fahmi Alief Mika Tri Kumala Swandari Mika Tri Kumala Swandari Miranda m Aysha Ms. Nur-ainee Laeha Muhammad Aditya, Muhammad Muhammad Bakhtiar Mulyani, Risya Naibaho, Nora Nisfiliyah, Andriyas Nugraha, Adie Nur Aini Nurhanifah, Intan Nurhasan, Dede Oktavia Permata Fenthiadewi Palupi Finofasipa Patrick Patrick Peni Indrayudha Pratama, Ilham Okta Purbandari Ajeng Sarweningtyas Purnomo, Elbira J.A Putra, Handre Qurrota Ayyun Radixza Afiffatul Rohmanna Ramdani, Tasya Eka Ratna Yuliani Ratna Yuliani Razali, Roni REKSI SUNDU Riauwati, Rossa Rifa Iztihara Rihi Hina, Bara Jonathan Ririn Setiawati Rohmanna, Radixza Afiffatul Rudianto Rudianto Salam, Bernadi Gamal Salsabila, Unik Hanifah Santhyami Saputri, Adellia Agustina Nur Septiana Windarti Septiani, Adiva Metri Seran, Ardi Seran, Ardi Peterson Setiawati, Ririn Setyani, Yerika Nova Setyawan, Filippus Cahyo Setyo Nurwaini Sundari, Sri Suprapto Suprapto Tangkudung, Audrey G Tangkudung, Audrey G. Teguh Imanto Tri Mulyani Tri Mulyani Tri Yulianti Triyatno, Sabrina Azizah Umi Khasanah Umi Khasanah Wibowo, Danang Novianto Wijianto, Diski Wahyu Yerika Nova Setyani Yumna Azzuhdiyah Yuvita Dewi Indriyani Zakky Cholisoh  Pakpahan, Marisi